Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

Hanshsnshanahanshahsh

69,785 görüntüleme • 6 ay önce •via X (Twitter)

0 Yorum

Yorum bulunmuyor

Orijinal gönderinin yorumları burada görünecek

Benzer Videolar

Selalu bersama sampai tua ya kak
0:59

Sensitive content

Selalu bersama sampai tua ya kak

M

15,987 görüntüleme • 1 yıl önce

Mace bilang krim stiker batang
12:43

Sensitive content

Mace bilang krim stiker batang

Adeenak

618,268 görüntüleme • 5 gün önce

21 Tahun Damai Aceh, Ketika Bendera Kembali Menjadi Persoalan Peringatan 21 tahun perdamaian Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15 Agustus 2026), diwarnai kericuhan antara aparat keamanan dan sebagian peserta setelah pengibaran Bendera Aceh dilarang. Sejumlah laporan kemudian menyebut bendera Bulan Bintang sempat dikibarkan di lokasi. Padahal, MoU Helsinki 2005 menjadi dasar penting bagi lahirnya perdamaian Aceh. Kesepakatan tersebut antara lain memberikan ruang bagi Aceh untuk memiliki dan menggunakan simbol wilayah, termasuk bendera dan lambang, serta memberikan kewenangan yang luas dalam pengelolaan ekonomi dan sumber daya alam. MoU juga menyebut Aceh berhak mempertahankan 70% pendapatan dari cadangan hidrokarbon dan sumber daya alam lainnya. Karena itu, bagi sebagian masyarakat Aceh, persoalan bendera bukan sekadar soal selembar kain. Ia dipandang sebagai simbol dari komitmen terhadap kesepakatan damai yang ditandatangani Pemerintah Indonesia dan GAM pada 15 Agustus 2005. Setelah 21 tahun, muncul kembali pertanyaan besar: sejauh mana seluruh butir kesepakatan Helsinki benar-benar telah dilaksanakan? Sebagian pihak menilai Jakarta belum sepenuhnya memenuhi komitmen yang telah disepakati, terutama terkait simbol Aceh, kewenangan ekonomi, dan pengelolaan sumber daya alam. Tuduhan tersebut tentu merupakan pandangan politik yang masih menjadi perdebatan, tetapi persoalan implementasi MoU Helsinki memang tetap menjadi salah satu isu utama dalam perjalanan perdamaian Aceh. Ironisnya, pada hari yang seharusnya menjadi simbol perdamaian, perbedaan tafsir mengenai salah satu simbol Aceh justru kembali memicu ketegangan. Perdamaian bukan hanya tentang berhentinya konflik bersenjata. Perdamaian juga tentang menepati kesepakatan. Aceh telah memilih jalan damai. Kini yang dibutuhkan adalah memastikan bahwa seluruh komitmen perdamaian dihormati dan dilaksanakan secara adil.

Aceh 🇮🇩🇹🇷🇵🇸

2,114,663 görüntüleme • 4 gün önce

PADA 1 Julai 2026 (Rabu), sekitar jam 9.11 malam, saya sedang berehat untuk makan malam bersama keluarga. Tiba-tiba saya menerima panggilan daripada tempat kerja yang terletak tidak jauh dari rumah. Saya terus bergegas ke sana tanpa sempat memakai pakaian kerja kerana ketika itu saya masih dalam waktu rehat. Tidak lama kemudian, dua orang anggota polis tiba di tempat kerja untuk menyiasat kes kecurian. Namun, apa yang mengecewakan saya ialah mereka terus masuk ke pejabat tanpa bertanya atau memastikan terlebih dahulu siapa pencuri yang sebenar. Salah seorang anggota polis terus menendang kepala saya. Saya ialah individu yang memakai singlet hitam dalam video tersebut. Sedangkan individu yang disyaki mencuri, iaitu lelaki warga emas yang memegang tin alkohol dalam gambar, berada betul-betul di sebelah anggota polis ketika itu. Hanya selepas menendang saya, barulah mereka bertanya siapa sebenarnya pencuri. Saya ingin bertanya, adakah itu cara yang sepatutnya dilakukan ketika menjalankan tugas? Anggota polis tersebut ada datang berjumpa saya untuk memohon maaf. Dia menghulurkan tangan, dan saya menyambutnya sebagai tanda menghormati. Namun, saya tidak pernah menyatakan bahawa saya memaafkan tindakan yang dilakukan terhadap saya. Harapan saya, pada masa akan datang, setiap tindakan dibuat selepas memahami situasi sebenar dan memastikan fakta terlebih dahulu. Bayangkan jika ini melibatkan kes yang lebih serius, seperti kes pembunuhan. Katakan saya hanyalah seorang saksi, tetapi polis terus mengambil tindakan terhadap saya tanpa usul periksa. Adakah itu tindakan yang wajar? Saya berkongsi perkara ini bukan untuk memburukkan sesiapa, tetapi supaya perkara seperti ini tidak berulang kepada orang lain. Sumber :- Melton Jukilin

MYNEWSHUB

103,766 görüntüleme • 1 ay önce