Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

Identitas visual oknum suporter yang menjadi dalang keributan verbal dengan penggawa muda Timnas Indonesia, Beckham Putra, akhirnya terekspos secara gamblang. #bekckhamputra #timnasindonesia

12,650 views • 3 months ago •via X (Twitter)

0 Comments

No comments available

Comments from the original post will appear here

Related Videos

Gilang Dirga menyampaikan pendapat-nya melalui video yang ia unggah di Threads. 1.⁠ ⁠Gilang menyampaikan pendapat pribadinya mengenai kondisi Indonesia saat ini, khususnya terkait orang-orang yang merasa Indonesia belum sepenuhnya merdeka. 2.⁠ ⁠Ia menyinggung adanya sebagian orang yang tidak mengibarkan bendera Merah Putih, termasuk kasus di Aceh ketika bendera Aceh dikibarkan menggantikan Merah Putih. 3.⁠ ⁠Ia memahami bahwa masyarakat memiliki pandangan yang berbeda mengenai apakah Indonesia sudah benar-benar merdeka atau belum. 4.⁠ ⁠Menurutnya, bendera Merah Putih tetap harus dikibarkan meskipun seseorang sedang kecewa terhadap pemerintah. 5.⁠ ⁠Mengibarkan Merah Putih bagi dirinya merupakan bentuk kecintaan kepada Indonesia, bukan berarti mendukung pemerintah atau seluruh kebijakannya. 6.⁠ ⁠Ia tetap menghargai orang-orang yang memiliki pandangan berbeda mengenai persoalan tersebut. 7.⁠ ⁠Menurutnya, Merah Putih merupakan simbol Indonesia yang tetap layak diperjuangkan dan dikibarkan, minimal di depan rumah. 8.⁠ ⁠Ia mengakui bahwa banyak masyarakat ingin Indonesia maju, tetapi kemajuan tersebut terkadang terhambat oleh oknum-oknum tertentu. 9.⁠ ⁠Ia mencontohkan adanya dugaan oknum di tingkat desa yang menghambat pembangunan jalan karena memiliki kepentingan pribadi. 10.⁠ ⁠Menurutnya, mentalitas seperti itu masih banyak terjadi dan membuat masyarakat kecewa terhadap kondisi Indonesia. 11.⁠ ⁠Ia menegaskan bahwa kekecewaan terhadap pemerintah atau oknum tidak seharusnya membuat seseorang kehilangan rasa cinta kepada Indonesia. 12.⁠ ⁠Gilang menilai perbedaan pendapat merupakan sesuatu yang sehat selama disampaikan dengan argumen yang tepat. 13.⁠ ⁠Ia mengingatkan bahwa para founding fathers Indonesia juga memiliki banyak perbedaan pendapat mengenai cara mengelola negara. 14.⁠ ⁠Ia mengajak masyarakat untuk berdiskusi secara sehat dan tidak mudah terprovokasi hingga menimbulkan keributan. 15.⁠ ⁠Ia berharap orang-orang yang tidak mengibarkan Merah Putih karena kecewa tidak langsung dimarahi atau dibentak, tetapi diberikan pemahaman dengan cara yang baik. 16.⁠ ⁠Namun, menurutnya, ketika bendera Merah Putih diturunkan dan digantikan dengan bendera lain, hal tersebut merupakan sesuatu yang perlu dipertanyakan. 17.⁠ ⁠Bagi Gilang, 17 Agustus tetap merupakan momen yang spesial karena ia lahir sebagai orang Indonesia dan mencintai negaranya. 18.⁠ ⁠Ia tetap mencintai Indonesia meskipun kecewa terhadap perilaku oknum, baik pejabat tinggi maupun pihak-pihak di tingkat bawah. 19.⁠ ⁠Ia mendoakan agar Indonesia menjadi lebih baik dan masyarakat dapat menghadapi perbedaan dengan cara yang lebih bijak. 20.⁠ ⁠Ia menegaskan bahwa dirinya merasa perlu menyampaikan pendapat tersebut sebagai bentuk kecintaannya kepada Indonesia.

folkative

247,692 views • 1 month ago

DUA ANGGOTA TNI-POLRI MINTA MAAF SECARA LANGSUNG KE PEDAGANG ES KUE VIRAL🙏‼ Oknum Babinsa dan Bhabinkamtibmas akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara resmi terkait insiden yang sempat menjadi perhatian publik. Permintaan maaf itu disampaikan dalam sebuah pertemuan yang berlangsung secara terbuka dan disaksikan sejumlah pihak. Babinsa Heri mengakui kekeliruan dalam tindakan yang dilakukan. Ia menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Sudrajat, seraya menegaskan bahwa pihaknya terlalu cepat menarik kesimpulan tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah yang seharusnya menjadi dasar pengambilan keputusan. Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0501/Jakarta Pusat Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman menegaskan bahwa niat awal aparat adalah untuk memastikan keamanan pangan bagi masyarakat. Namun demikian, ia mengakui adanya kesalahan prosedur dalam penanganan kasus tersebut. Ia pun menekankan pentingnya menjunjung prosedur hukum serta verifikasi ilmiah agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Dari pihak kepolisian, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) AKBP Roby Heri Saputra menyampaikan apresiasi kepada Sudrajat yang bersedia menerima permohonan maaf. Ia menilai peristiwa ini menjadi pembelajaran penting bagi aparat penegak hukum untuk bertindak lebih profesional dan mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas. Kasus yang sempat memicu reaksi keras warganet tersebut akhirnya diselesaikan melalui mediasi dan itikad baik dari semua pihak. Dengan adanya permintaan maaf resmi, perkara ini dinyatakan ditutup secara damai. #elshintaviral

Radio Elshinta

65,772 views • 8 months ago