Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

38,406 görüntüleme • 1 yıl önce •via X (Twitter)

11 Yorum

Akay profil fotoğrafı
Akay1 yıl önce

Ieu bener-bener semesta emang ngadukung Persib. Carana ge alus, dramatis. Nempo si Rezaldi, si Bow, si Beckham nobar kitu asa nempo barudak sorangan. Dangukeun tilik-tilik, si Bule aya ngomong "ceesss" hahaha, urang-urang pisan~

inoe nugraha profil fotoğrafı
inoe nugraha1 yıl önce

kang emil teu diajakan konvoy om ?

Brewski profil fotoğrafı
Brewski1 yıl önce

Bah.. Siro aples asa teu katempo nya?

Manielle Darsh profil fotoğrafı
Manielle Darsh1 yıl önce

Merinding bangsaaaat, lagu na cocok deuih 😁

doncupezto profil fotoğrafı
doncupezto1 yıl önce

Dibalik bungahna sebagai bobotoh aya kapikiran pelatih, pemain jeung ofisial tim nu hak na can dibayarkeun. Maranehna pasti ceurik geutih ningali pemaen, ofisial jeung menehmen encib ngarayakeun juara bari nobar di imah sorangan (grha persib). Nuhun gusti abi terlahir sbg bobotoh

kiw profil fotoğrafı
kiw1 yıl önce

A aya LPM A? 🥺

ordinary profil fotoğrafı
ordinary1 yıl önce

Bojan PD pisan euy alus

ltfff 🇵🇸 profil fotoğrafı
ltfff 🇵🇸1 yıl önce

🥹🥹🥹🥹

Solar Heavy profil fotoğrafı
Solar Heavy1 yıl önce

- All I Knew

okinawasuit profil fotoğrafı
okinawasuit1 yıl önce

Bule said :... Cessss.. and GOALLLLL

𝔰𝔞𝔫𝔡𝔦 profil fotoğrafı
𝔰𝔞𝔫𝔡𝔦1 yıl önce

🥲

Benzer Videolar

BATANG, — Kepolisian Resor Batang mulai mendalami kasus dugaan penyebaran konten pribadi yang viral di media sosial dengan memanggil pasangan yang diduga terkait dalam video tersebut. Pasangan berinisial T.A. (19) dan S.E. (26), warga Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, dimintai keterangan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batang pada Selasa (21/4/2026). Kanit PPA Satreskrim Polres Batang, Maulidya Maharani, mengatakan pemanggilan tersebut bertujuan untuk mengklarifikasi beredarnya video yang telah menimbulkan keresahan di masyarakat. “Pemanggilan ini untuk klarifikasi terkait konten yang beredar dan menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi. Menurut Maulidya, pihak kepolisian akan mendalami keterangan dari kedua pihak guna mengetahui kronologi kejadian secara utuh, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam penyebaran video tersebut. Ia menegaskan, penyidik tidak menutup kemungkinan akan memanggil sejumlah pihak lain untuk dimintai keterangan, terutama jika ditemukan indikasi keterlibatan dalam distribusi konten tanpa izin. “Semua akan didalami, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam penyebaran,” katanya. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak ikut menyebarluaskan konten tersebut. Bahkan, masyarakat yang masih menyimpan video diminta untuk segera menghapusnya. Menurut Maulidya, penyebaran konten pribadi tanpa izin berpotensi melanggar hukum, termasuk ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). “Jika memenuhi unsur pidana, pihak yang ikut menyebarkan juga bisa dimintai pertanggungjawaban hukum,” tegasnya. Kasus ini mencuat setelah video tersebut beredar luas sejak Sabtu (18/4/2026). Konten itu diduga pertama kali tersebar melalui aplikasi perpesanan, sebelum kemudian meluas ke berbagai platform media sosial lainnya. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa video tersebut direkam untuk kepentingan pribadi oleh pasangan yang bersangkutan. Namun, rekaman itu diduga tersebar ke publik tanpa sepengetahuan salah satu pihak.

Never

1,211,332 görüntüleme • 1 ay önce