Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

Keempat, iklan Flip - Semua Bisa Transfer Gratis Script yang ditulis sama tim Ceritera-nya Ko Edward Suhadi terasa banget hangatnya. Makasih banyak udah nulis dan bikin ini, Ko Ed dan tim 🙏🥹 Meski nggak dulu nggak ikut proses shooting-nya, gw sangat menikmati bagaimana proses script ini tercipta.

128,286 Aufrufe • vor 2 Jahren •via X (Twitter)

11 Kommentare

Profilbild von Ryan Nira
Ryan Niravor 2 Jahren

Tiap menjelang bulan Ramadan, adaaa aja iklan yang berkesan. Ada yang bikin perasaan jadi hangat, ada juga yang bisa bikin nangis sesenggukan. 😭 Menurut gw 4 iklan ini dabest dan ninggalin kesan tersendiri. Kalau ada yg lagi pengin nangis tapi nggak keluar, coba tonton deh 👇

Profilbild von Ryan Nira
Ryan Niravor 2 Jahren

Pertama iklan @tokopedia yg ada rumah makannya. Buat gw yg waktu kecil hidup di tengah keterbatasan, iklan ini ngebuat air mata gw bercucuran :') Keinget dulu seringkali cuman bisa makan nasi pakai minyak jelantah. Kalau ada lauk diirit-irit banget buat beberapa kali makan.

Profilbild von Ryan Nira
Ryan Niravor 2 Jahren

Kedua, iklan @ramayanads soal ingatan yang terhenti. Gw nggak tau sih rasanya punya bokap kayak gimana, tapi gw bisa merasakan pedihnya perasaan keluarga ini 😭

Profilbild von Ryan Nira
Ryan Niravor 2 Jahren

Ketiga, iklan @kitabisacom soal Ramadan dulu dan sekarang. Ini membuka memori masa kecil yang penuh keseruan dan saling mengingatkan satu sama lain soal kebaikan. Pas udah dewasa gini pada sibuk sendiri-sendiri. Bikin kangen bulan Ramadan waktu kecil dulu :')

Profilbild von Ryan Nira
Ryan Niravor 2 Jahren

HONORABLE MENTION! Ini nggak bikin hangat sih, tapi gw terlibat langsung sama proses shootingnya! Ahahaha Unforgettable experience! 🤣

Profilbild von Ryan Nira
Ryan Niravor 2 Jahren

Apa lagi ya iklan yang ngasih sensasi hangat serupa?

Profilbild von Ryan Nira
Ryan Niravor 2 Jahren

Mungkin lo akan suka konten bedah iklan ini 👇

Profilbild von Ryan Nira
Ryan Niravor 2 Jahren

Kalau ini bikinan gw dulu. Bukan iklan sih, cuma konten harian sebelum masuk campaign Ramadan.

Profilbild von Ryan Nira
Ryan Niravor 2 Jahren

Ada lagi! Sensasi habis nonton iklan ini tuh unik. Di satu sisi ngerasa hangat, di sisi lain ngerasa kocak🤣 Terasa hangat dan personal karena ngingetin soal beragam kebaikan di bulan Ramadan dengan cara ngomong yg dekat sama daerah asal gw. Kocaknya juga karena yg kedua😆

Profilbild von ΛLFΙΛЯ
ΛLFΙΛЯvor 2 Jahren

@flip_id @edwardsuhadi Bikin iklan yg insya Allah bonus pahala jariyah inimah 😂. Salut buat semua yg terlibat dari awal sampe akhir 👏🏼👏🏼

Profilbild von Ryan Nira
Ryan Niravor 2 Jahren

Pesan terakhirnya itu lho "Yang namanya kebaikan, dia pasti berpulang." Bikin pengin berbuat baik terus~

Ähnliche Videos

🤯 Ini orang lagi ngebahas salah satu workflow Claude yang menurut gue keren banget. Idenya sebenarnya simpel... Berhenti pakai AI cuma buat nulis atau ngoding. Mulai pakai AI buat mengingat semua hal yang pernah lu pelajari. 👀 Workflow-nya juga nggak ribet. Semua artikel, PDF, transcript, atau catatan yang menurut lu penting tinggal masukin ke satu folder. Terus Claude yang baca, ngerangkum, nyambungin ke informasi lain yang udah ada, lalu bikin semacam wiki pribadi yang terus berkembang. 😳 Yang bikin gue tertarik bukan karena ini sekadar aplikasi buat nyatet. Obsidian udah lama bisa dipakai buat itu. Bedanya, sekarang catatan lu nggak cuma disimpan. Tapi juga dipahami. Setiap informasi baru otomatis dikaitkan dengan pengetahuan yang udah lu punya sebelumnya. 🚀 Makin lama dipakai, bukan cuma isi catatannya yang nambah. Cara AI memahami konteks dari semua yang pernah lu simpan juga ikut berkembang. Dan menurut gue, itu jauh lebih menarik daripada sekadar punya ribuan file yang akhirnya nggak pernah dibuka lagi. 😅 Makin ke sini gue ngerasa AI bukan cuma jadi alat buat mencari jawaban. AI mulai berubah jadi "otak kedua" yang bisa membantu kita mengingat, menghubungkan, dan menemukan kembali informasi yang mungkin udah lama kita lupakan. Karena pada akhirnya... Nilai terbesar bukan ada di seberapa banyak informasi yang kita simpan. Tapi seberapa cepat kita bisa menemukan dan menghubungkannya saat benar-benar dibutuhkan. 🔥

stellar protocol

92,263 Aufrufe • vor 1 Monat

Tiap ngeliat tim underdog sukses gini jadi mikir sama alasan fans-nya suka sama klub itu. Di Indonesia, jadi fans klub besar itu pilihan yang "aman." Gampang cari komunitas, kesempatan buat juara terbuka luas, dan akses lebih nggak terbatas. Tapi ada segmen kecil yang memilih jalan yang berbeda klub dengan sejarah panjang, filosofi unik, nemu klub di Football Manager, atau sekadar karena... vibe-nya cocok. Kadang seseorang suka sama satu klub memang alasannya nggak logis tapi cukup berkesan. Fans klub-klub yang nggak masuk radar mainstream kayak Indonesia Seagulls , INDOTORINO , Leverkusen Indonesia 🇮🇩 , WatfordIDN , Como Indonesia dan lainnya pasti punya cerita menarik kenapa mereka suka sama klub favoritnya. Tapi ada beberapa pola kenapa orang suka & tertarik sama sebuah klub secara gak sadar: 1. Sebagian orang milih klub bukan karena menang, tapi karena klub itu merefleksikan siapa mereka. Bukan soal keren-kerenan. Ini lebih ke "klub ini ngerti gue atau setidaknya gue ngerti klub ini." They feel connected. 2. Ada yang fatigue sama hal mainstream. Bukan sok edgy tapi ada fatigue karena oversaturation tim-tim besar di media. Jadi ya, di titik tertentu, orang nyari ruang yang lebih... sepi. Somehow, komunitas fans klub yang underrated ini terasa lebih intimate. 3. Ada paradoks yang menarik: makin sering sebuah klub bikin frustrasi, makin dalam attachment-nya. Ini bukan masokisme, ini lebih ke sunk cost yang punya makna emosional. Soalnya gregetan sendiri, tapi malah jadi momen suffering ini yang merekatkan fans. 4. Fan culturenya gak terlalu mementingkan fame. Ya, pengen fan clubsnya terkenal bukan berarti salah, tapi somehow waktu mereka secara sadar ngefans klub-klub underrated ini, ya tandanya tau kalau ada kemungkinan anggotanya ngga selalu ramai. Dan biasanya inilah yang membuat mereka welcome sama orang baru yang genuinely tertarik belajar. Pilihan klub & alasan lo suka klub itu personal banget. Jadi, apa alasan lo suka sama tim kesukaan lo sekarang?

Stories with Intention

85,978 Aufrufe • vor 3 Monaten

𝗦𝗜𝗡𝗜 𝗕𝗥𝗢 𝗞𝗨𝗠𝗣𝗨𝗟 𝗥𝗘𝗨𝗡𝗜𝗔𝗡 𝗚𝗥𝗔𝗦𝗦 Jadi gini bro aku ceritain tentang 𝗚𝗥𝗔𝗦𝗦 yang mungkin kalian belum tau banyak dan ke makan fomo. Btw siapin dulu ☕️ nya dan mari bercerita. 𝗚𝗥𝗔𝗦𝗦 ini memang banyak ngasih rewards airdrop ke user pada stage 1 atau season 1 dulu & salah 1 nya [ Adalah 😅 Saya ] karna aku dapet Rp 30Jt++ pada saat itu. Faktanya pada stage 1 dulu pada semi waitlist atau early hanya jalan 1 tahun yang di mulai pada [ Januari 2023 sampai januari 2024 ] + di lanjutkan sampai epoch 7 berarti total nya [ 19 Bulan ] di tambah bonus epoch agustus 2024 -+ selama 25 hari. Setelah bonus epoch selesai barulah snapshot pembagian alokasi airdrop 𝗚𝗥𝗔𝗦𝗦 nya. Setelah season 1 airdrop 𝗚𝗥𝗔𝗦𝗦 selesai dan distribusi di lanjutkan kembali ke season 2 yang di mana start pada [ Oktober 2024 ] dan sampai saat ini [ May 2026 ] belum ada informasi detail tentang jadwal alokasi airdrop season 2 "tapi pihak official 𝗚𝗥𝗔𝗦𝗦 sudah pernah meng informasikan bahwa setelah pembuatan wallet external 𝗚𝗥𝗔𝗦𝗦 akan mungkin akan melakukan snapshot atau distribusi rewards airdrop season 2 ini" airdrop project depin itu memang lama bro tapi setidak nya kita masih bisa dapet alokasi token 𝗚𝗥𝗔𝗦𝗦 nya gratis. Coba sekarang bandingkan deh season 1 dan season 2 nya kalau [ S1 Total nya RUN 19 Bulan ] dan [ S2 Baru 18 Bulan ] beda tipis kan sama S1. Saat ini kita semua hanya bisa berharap setidaknya S2 ini tidak lebih lama dari S1 kemarin & buat yang masih ngeluh ngeluh ngeluh dan ngeluh setelah tau proses dan perjalanan nya semoga pada lebih bisa sabar dan menunggu.

𝐃𝐮𝐭𝐚 𝐃𝐫𝐨𝐩𝐬 🦇

18,139 Aufrufe • vor 2 Monaten

Punggungnya Memang lebar, tapi gak selebar hatinya buat ATINY lebih kuat dari apa pun 💪🩵 🥹 "San menceritakan perjuangannya ke Melbourne” 🐈 Tiba-tiba semua tiket/pesawat dibatalkan. Jadi aku panik banget, “Harus ngapain nih, harus ngapain nih" Aku terus cari-cari maskapai lain sampai akhirnya ketemu penerbangan. Terus aku mulai cek jadwal penerbangan dan segalanya--Dan karena kalian semua sudah nunggu, aku bener-bener mikir matang-matang. Mikir banget. Aku lagi konflik batin sama diri sendiri. Soalnya penerbangan itu sendiri udah agak gila.. dan aku beneran dateng sambil berdiri. Beneran berdiri sepanjang jalan. Punggungku nggak bagus, jadi aku (kayaknya) berdiri hampir sepanjang waktu… Tapi tahu itu, aku terus mikir "harus lanjut apa nggak?" Terus tiba-tiba kalian semua keinget. Kalau ini cuma jadwal biasa, jujur aku mungkin nggak bakal sejauh ini. Tapi kalian tiba-tiba muncul di pikiran. Jadi… rasanya kayak bohong sama diri sendiri kalau nggak dateng. Kayak bakal nipu diri sendiri gitu. Dan aku nggak mau malu sama diri sendiri, jadi aku pikir, oke.. walau susah dan ketat, coba aja. Tapi hati manusia lucu ya,, begitu naik pesawat langsung mikir “Aduh… ini jelek. Aku kena masalah nih.” (sambil ketawa) “Ini bener-bener parah.” Kayaknya aku berdiri hampir setengah waktu penerbangan. Karena aku udah nari dari kecil, sekarang kondisi badanku nggak terlalu bagus. Tapi situasinya terus begitu, jadi aku bilang ke pramugari, “Maaf, boleh nggak aku berdiri sebentar?” Mungkin kedengeran kayak pamer atau sombong, tapi… aku cuma pengen cerita seberapa besar perasaanku (cuma pengen bilang seberapa berartinya ini buat aku/seberapa tulusnya aku). 🐻 Kamu hebat~~ Aku puk-puk ya~~ 🐻🫳🫳🫳🫳🫳🫳🫳 🐈Beneran. Bukan “Tolong puji aku dong, bilang aku hebat.” Cuma panggung itu dan kalian semua berarti banget/berharga banget buat aku, jadi aku pengen bagi perasaanku kayak gini. Pokoknya, aku nggak yakin panggung hari ini 100% bagus. Nggak tahu apakah sempurna, tapi aku udah kasih yang terbaik. Aku cuma kerja keras. Dan pas sampe, member lain udah ada di sana. Aku langsung excited banget. Seneng banget. Kita ngobrol banyak banget sampe jujur aku nggak ngerasa capek sama sekali. Terus-terusan ngobrol sama member. Nggak capek sama sekali. Nggak ada capeknya. Sebelum naik panggung, aku nggak capek karena ngobrol sama member. Dan pas perform di panggung, aku nggak capek karena lihat kalian semua. Jadi begitulah. Pokoknya… Pokoknya, selama tenagaku masih ada, aku bakal terus kasih yang terbaik di situasi apa pun. Tapi jujur, aku rasa semua member bakal ngelakuin hal yang sama. Dan sebenarnya, aku rasa member lain kerja lebih keras dari aku. Beneran. Bahkan pas aku di pesawat, aku terus nonton member perform di panggung. Dan entah kenapa, itu bener-bener bikin aku terharu. Hati aku berat/rasanya sesak. Jadi aku mikir: “Aku bener-bener seneng aku dateng kayak gini.” (Aku memutuskan dateng dengan cara ini) Kalau aku cuma nunggu tiket lain di sana, rasanya hati aku bakal jelek banget. Member lagi kerja keras banget. Lihat mereka kerja keras, bahkan pas aku dalam perjalanan ke sini hati aku berat/rasanya nggak enak sama sekali. Aku cuma terus mikir, “Cepet sampe dong. Cepet sampe dong.” Jadi untung semuanya beres. Lega banget. Pokoknya, karena aku udah sampe dengan selamat sekarang, tolong jangan khawatir lagi ya. Semoga semua punya hari yang bahagia dan malam yang bahagia. Sannie 🥹🤍

—͟͞͞★ ᒍ𝕠𝕠ꪦ𝐠ꫜ𝒶ოı ★

12,609 Aufrufe • vor 4 Monaten

SIMPLE and Cheers to Youth are a perfect portrayal of us who grew up in this cruel world. Dua lagu tentang proses berpikir Woozi sebagai anak muda yang terjebak di kotak kecilnya dan si dewasa dengan perayaan hidup di tempat yang sama. SIMPLE ditulis waktu Woozi masih 20 tahun. Tentang isi kepala anak muda yang terkungkung di proses pendewasaan, anak muda yang lihat dunia kayak labirin raksasa tanpa jalan keluar, yang di dalamnya cuma ada hitam dan putih aja, yang seluruh perniknya terlihat monoton dan membosankan. Pada akhirnya, ini adalah kita di awal perjalanan menuju dewasa, manusia yang bahunya terasa berat banget dengan mimpi sendiri dan ekspektasi orang lain, manusia yang isi kepalanya selalu ramai dan berisik. Kita nggak butuh apa pun, not even happiness. Yang kita perlu cuma sesederhana waktu istirahat yang cukup untuk rebah dan meluruskan kaki yang lelah, sesederhana malam yang tenang, jauh dari bisingnya keributan dunia. Sesederhana ingin hidup berjalan dengan semestinya. Dan Cheers to Youth tentang mereka yang perjalanannya sudah dekat dengan garis akhir pendewasaan. Ini tentang si dewasa yang tetap lelah, resah, dan gelisah akan hidup. Tentang kita yang bahunya berat dengan tuntutan, dengan mimpi yang gagal tercapai, dengan ekspektasi yang dirasa makin sulit tergapai, dengan sapa dan pamit para masalah yang berbeda-beda. Tentang kita yang waktu nyalanya lebih lama dari waktu tidurnya, tentang kita yang selalu penasaran dengan apa itu bahagia. Tapi pada akhirnya hidup akan terus begini, kayak pinata yang di dalamnya penuh dengan bunga juga luka. Sekeras apa pun menghindar, kejutan itu akan terus meletup. Dan lagu ini kayak perayaan untuk diri sendiri bahwa biarpun kita jatuh, terluka, lelah, bosan, tertawa, berbuat salah, menjadi keliru, dan terkadang lupa akan sesuatu.. Toh, ini pertama kalinya kita hidup. Ini pertama kalinya kita menyecap manis dan getirnya hidup. Ini pertama kalinya kita berkenalan dengan dunia. Ini pertama kalinya kita belajar bertahan dan berdamai. Kita nggak bersalah hanya karena sering merasa lelah dan kecewa. Kehidupan pertama kita dengan segala bahagia dan kedukaannya, layak untuk dirayakan. Tiap dengerin 'mereka', ada semacam kelegaan bahwa.. ”Gue nggak melewati proses ini sendirian. Gue bertumbuh bareng yang lain. Ada banyak makhluk berparu-paru lain yang menghadapi hal serupa kayak gue. Dia mengalami ini. CARATs juga sama.”

nasi.

14,250 Aufrufe • vor 4 Monaten

HOAKS PASAR PRAMUKA, NGELAWAK ATAU HANYA BIKIN RUSUH? Dunia politik kita ini memang nggak pernah kehabisan drama, ya! Baru-baru ini, senior PDIP Andi Widjajanto dengan tegas membantah pernyataan kadernya sendiri, si Beathor Suryadi, yang ngomong kalau ijazah Pak Jokowi itu dicetak di kawasan Pasar Pramuka. Ya Tuhan, Pasar Pramuka? Itu kan tempat orang nyari alat tulis sama printilan murah, bukan bikin ijazah presiden! Jadi gini, si Beathor ini kayaknya kelewat kreatif bikin cerita. Dia ngeluarin narasi yang bikin orang-orang pada ngakak sekaligus geleng-geleng kepala. Eh, tapi yang bikin tambah lucu, ada aja tuh dua orang yang ikut-ikutan nyebarin hoaks ini tanpa mikir panjang. Ibaratnya, mereka ini kayak penutup botol yang ikut-ikutan nyanyi tanpa tahu lagunya. Beathor bilang A, mereka langsung teriak A plus-plus, padahal nggak ada buktinya sama sekali! Coba bayangin, kalau beneran ijazah presiden bisa dicetak di Pasar Pramuka, mungkin sekarang kita semua udah pada punya gelar profesor dari kios sebelah toko fotokopi. “Eh, Mas, bikin ijazah S3 dong, yang kilat, sekalian laminating!” Hahaha, kebayang nggak sih? Tapi serius, nyebarin hoaks gini kan nggak lucu. Apalagi ini soal ijazah orang nomor satu di negeri ini, bukan main-main. Nah, buat dua penyebar hoaks tambahan ini, kayaknya mereka perlu diajak ngopi sambil dikasih wejangan: “Bro, lain kali cek dulu dong sebelum share. Jangan asal ngegas kayak motor balap, tapi otaknya lupa diisi bensin!” Soalnya, kalau cuma ikut-ikutan nyebarin kabar bohong, nanti malah jadi penutup cerita yang cuma bikin orang ketawa doang, tanpa substansi. Pendukung Pak Jokowi mungkin udah pada siap-siap laporin si Beathor sama duo penyebar hoaks ini, lho. Makanya, mending tobat dari sekarang, deh. Daripada nanti malu sendiri pas ketahuan bohongnya. Intinya, hoaks itu kayak api: kecil aja udah bisa bikin rusuh, apalagi kalau ditiup-tiupin. Jadi, buat Beathor dan duo penyebar hoaks, mending fokus bikin konten yang bener ketimbang bikin cerita fiksi yang nggak laku di pasar. Yuk, kita semua main cantik aja, pakai fakta, bukan drama Pasar Pramuka!

𝘁𝗵𝗲 𝗹𝗮𝘀𝘁 𝗱𝗼𝗱𝗼‏‎ ‏‎🆇

11,074 Aufrufe • vor 1 Jahr