Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

Konsepnya di luar nalar🗿🗿

1,280,281 Aufrufe • vor 3 Jahren •via X (Twitter)

9 Kommentare

Profilbild von Txt dari Kuliner
Txt dari Kulinervor 3 Jahren

credit:

Profilbild von daddy
daddyvor 3 Jahren

Kaum borjuis ingin merasakan kehidupan kaum proletar.

Profilbild von minyakcabe
minyakcabevor 3 Jahren

Untuk yg pengen ngobrol sama temen sambil masak mie, tapi dapur di rumahnya sempit, jadi pindah ke sini. Oh iya, sama yg males cuci piring dan panci habis makan.

Profilbild von clever
clevervor 3 Jahren

Saatnya mengeluarkan "bukan elo target pasarnya"

Profilbild von Gammara
Gammaravor 3 Jahren

Di korea/ jepang ini mungkin populer karena bayar pegawai/ jasa orang itu mahal. Di kita kebalik, bayar pegawai/ jasa orang itu murah, makanya banyak yang buka warmindo. Jatuhnya juga lebih enak karena di masakin, ga perlu nyuci pula. Paket lengkap 🤣

Profilbild von 🇵🇸 AMORIMHOLIC
🇵🇸 AMORIMHOLICvor 3 Jahren

Kaya di korea kalo gak salah

Profilbild von Txt dari Kuliner
Txt dari Kulinervor 3 Jahren

@NatasyaSkraba Benerr

Profilbild von ravana
ravanavor 3 Jahren

Paling simpel emang ke warkop Beliau sudah tau selera kita se Indonesia

Profilbild von melon_slayer
melon_slayervor 3 Jahren

Mungkin petani bisa meniru konsep ini, mau beli beras, sediain sawah, bibit, pupuk, dibundling sekalian pendampingan selama masa tanam, bisa menanam sambil mengobrol dengan kawan di petak sebelah, dibikin kompetisi, bisa catering rantang menu ala petani selama masa tanam

Ähnliche Videos