Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

30,200 görüntüleme • 2 ay önce •via X (Twitter)

0 Yorum

Yorum bulunmuyor

Orijinal gönderinin yorumları burada görünecek

Benzer Videolar

Jokowi datang ke pengadilan untuk dirinya dan menghukum rakyatnya. Megawati datang ke pengadilan demi demokrasi dan demi membela ratusan warga. Inilah bedanya negarawan sejati dengan politisi gorong-gorong. Megawati datang ke pengadilan bukan untuk ijazahnya atau kepentingan pribadinya tapi untuk menegakkan demokrasi. Demokrasi yang kita nikmati & rasakan saat ini. Demokrasi yang membuat kita bebas bersuara, bebas menyampaikan pendapat hingga menuliskan isi pikiran pada media sosial kita masing-masing. 14 Oktober 1996. Ratusan aparat kepolisian lengkap dengan senjata pagi itu berjaga-jaga. Anjing pelacak dibawa keliling pengadilan. Dua helikopter hilir mudik di langit Jakarta Pusat untuk mengawasi keamanan. Barisan panjang aparat kepolisian antihuru-hara bersenjata tameng & kendaraan taktis pun mengawasi setiap kawasan sudut pengadilan. Megawati hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat bersaksi atas penangkapan 124 orang pejuang demokrasi yang ditahan aparat pasca Peristiwa Sabtu Kelabu 27 Juli 1996. Wajah Sang Putri Revolusi tenang. Ia duduk dikursi persidangan. Menyeka keringat dengan tisu. Di balik ketengangan Megawati hari itu tersimpan beban sejarah untuk menegakkan keadilan. Kendati ia sadar bahwa hukum kala itu tidak pernah berpihak pada orang-orang benar tapi dikendalikan oleh kekuasaan yang membungkam setiap suara-suara yang merindukan keadilan. Megawati itu bukan tipe pemimpin yang memanipulasi perasaan rakyat agar mendapatkan simpati. Ia pemimpin yang sungguh-sungguh berjuang untuk keadilan. Keadilan yang diperjuangkan atas dasar moral & nurani. Megawati membayar lunas setiap mahalnya harga sebuah kebebasan di era otoritarinisme Orde Baru. Pun kehadirannya di ruang sidang adalah komitmennya selalu berada di sisi mereka yang tertindas. Ia tetap tegak berdiri meski seorang diri dalam menghadapi semua tekanan politik yang coba menghardiknya & menyingkirkannya. Di hadapan kekuasaan yang lalim & sistem hukum yang berpihak pada kekuasaan Presiden Soeharto, Megawati memilih untuk tidak tunduk pasa kekuasaan. Kehadirannya di ruang pengadilan menjadi pengingat abadi bahwa kebebasan & keadilan tidak pernah datang secara cuma-cuma, ia lahir dari api keberanian seorang perempuan bernama Megawati Soekarnoputri. Ingatlah satu hal, saat banyak tokoh masih belajar "bicara" akan kekuasaan yang zalim Orde Baru, Megawati sudah Melawan. Anwar Saragih.✍️ Beda jauhkan bro Dedy Nur dengan nabimu?😁

Sadewa

170,232 görüntüleme • 2 gün önce

Ara live basah di kolam renang Full -->
0:29

Sensitive content

Ara live basah di kolam renang Full -->

exclusheep

393,970 görüntüleme • 4 gün önce