Sensitive content

This media may contain sensitive content.

Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

lindsaycapuano

47,128 görüntüleme • 1 yıl önce •via X (Twitter)

0 Yorum

Yorum bulunmuyor

Orijinal gönderinin yorumları burada görünecek

Benzer Videolar

LBH Muhammadiyah Dukung Penuh Dokter Tifa Hadapi Kriminalisasi! Dalam filsafat politik, negara hukum hanya sah sejauh ia melindungi ruang rasional publik. Ketika pertanyaan ilmiah dijawab dengan instrumen pidana, negara tidak sedang menegakkan hukum, iya sedang kehilangan legitimasi epistemiknya. Ketika sebuah pertanyaan akademik dipindahkan dari ruang diskursus ke ruang pidana, yang sedang berlangsung bukan penegakan hukum, melainkan operasi kuasa atas rezim kebenaran (regime of truth). Pendampingan hukum PP Muhammadiyah dengan mengirimkan enam Penasihat Hukum bagi dokter Tifa adalah interupsi penting terhadap mekanisme tersebut. Dukungan ini menegaskan bahwa pengetahuan tidak boleh ditundukkan oleh kekuasaan, dan hukum tidak boleh direduksi menjadi teknologi disipliner untuk membungkam kritik. Pendampingan hukum oleh LBHA Muhammadiyah adalah pernyataan etis yang kuat: bahwa kebenaran diuji melalui argumen, bukan melalui intimidasi; bahwa hukum berfungsi menjaga diskursus, bukan menutupnya. Kasus ini telah bergeser dari persoalan individual menjadi problem struktural demokrasi: apakah republik masih mengakui public use of reason (Kant), atau telah bergeser menjadi kekuasaan yang alergi terhadap verifikasi. Kriminalisasi terhadap kritik akademik adalah gejala runtuhnya communicative rationality, saat kekuasaan memilih koersif alih-alih deliberatif (Habermas). Dalam masyarakat yang sehat, kebenaran lahir dari kontestasi argumen dan verifikasi terbuka. Dalam masyarakat yang bergeser menuju kontrol, kebenaran dikelola melalui stigma, kriminalisasi, dan rasa takut. Sikap PP Muhammadiyah menempatkan institusi ini pada posisi historis yang tegas: berpihak pada nalar publik, melawan normalisasi pembungkaman, dan menjaga agar hukum tetap berada di sisi kebebasan berpikir. Terima kasih PP Muhammadiyah. Di saat kuasa berusaha mengatur kebenaran, Anda memilih membela keberanian untuk mengetahui. Muhammadiyah, melalui sikap ini, menempatkan diri pada garis sejarah yang panjang: membela nalar publik, menjaga martabat ilmu, dan menolak reduksi hukum menjadi alat kekuasaan. Terima kasih PP Muhammadiyah. Sejak saat ini, Dokter Tifa secara bersama-sama dengan Pejuang Kebenaran lainnya: Dr Roy Suryo dan Dr Rismon Sianipar telah didukung oleh Tiga Tim yang bekerja secara sinergis dan kolaboratif. Satu Tim Pembela Dokter Tifa - TPDT dengan Koordinator PH Abdullah Al Katiri dengan 19 Advokat Dua Tim BALA RRT - Barisan Pembela Roy Rismon Tifa dengan Trio koordinator: Refly Harun - Muhammad Taufiq - Jahmada Girsang, dengan 9 Advokat Tiga Tim LBHA Muhammadiyah dengan 6 Advokat Nashrun minnallah wa Fathun qarib. Laa haula wala quwwata ila billah. #PowerKnowledge #RegimeOfTruth #KebebasanAkademik #EtikaKekuasaan #NegaraHukum #AntiKriminalisasi #MartabatIlmu #DokterTifa #Muhammadiyah

Dokter Tifa

38,150 görüntüleme • 5 ay önce