Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

Manifesting adat ultraman

969,265 görüntüleme • 1 yıl önce •via X (Twitter)

10 Yorum

Diki | Adult Related 🫂 profil fotoğrafı
Diki | Adult Related 🫂1 yıl önce

Sc tiktok @/acucuma

Firza profil fotoğrafı
Firza1 yıl önce

malem pertama diliatin Ultraman 😭

Diki | Adult Related 🫂 profil fotoğrafı
Diki | Adult Related 🫂1 yıl önce

Orang mah ceweknya pake kostum waifu tapi ini mah cowoknya nanti pas malem pertama pake costum ultraman taro

🧜🏻‍♀️ profil fotoğrafı
🧜🏻‍♀️1 yıl önce

tbtba banget kostum ultraman 😭😭

hadilocoboy profil fotoğrafı
hadilocoboy1 yıl önce

Ultramen sih GG 😭🤣

kelvin profil fotoğrafı
kelvin1 yıl önce

Ultraman gak tuh 🤣

Gümiho. profil fotoğrafı
Gümiho.1 yıl önce

Gue juga mau dong pakai Ultraman

Ayu profil fotoğrafı
Ayu1 yıl önce

Tiba tiba banget wkwk

Seblak Tanpa Kerupuk profil fotoğrafı
Seblak Tanpa Kerupuk1 yıl önce

Gokil dah yak

Jevan. profil fotoğrafı
Jevan.1 yıl önce

Jir bisa gitu ya

Benzer Videolar

Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Panglima Besar Adat Dayak Prof. Rudolf Sumual dengan Presedium Dewan Adat (PDA), DPRD, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Senin (18/5/2026), berakhir ricuh. Menjelang akhir RDP, Prof. Rudolf Sumual meminta waktu menyampaikan pendapat. Ia menyatakan siap membayar denda adat yang sebelumnya dijatuhkan PDA Kubar kepada dirinya. Namun, di akhir pernyataannya, Rudolf menegaskan akan memanggil Ketua PDA dan jajaran Kepala Adat Kecamatan se-Kutai Barat untuk menggelar sidang adat tingkat provinsi. Ia juga menyebut, pihak yang tidak hadir akan dikenakan denda adat sebanyak 1.000 antang. Pernyataan tersebut memicu reaksi dari sejumlah pengurus PDA Kubar dan Kepala Adat Kecamatan yang hadir dalam forum, hingga terjadi interupsi. Situasi kemudian memanas dan kericuhan tidak terelakkan. Ketua PDA bersama jajaran pengurus akhirnya memilih meninggalkan ruang rapat sebelum berita acara terkait agenda denda adat disepakati. Diketahui, RDP ini digelar setelah Prof. Rudolf Sumual dijatuhi denda adat melalui musyawarah Kepala Adat Besar se-Kutai Barat dalam forum Rurant Adat Rekonsiliasi dan Konsolidasi Lembaga Adat Kecamatan dan Kampung di Lamin Adat Taman Budaya Sendawar, Senin (30/3/2026). Dalam keputusan tersebut, Rudolf Sumual dikenakan denda adat sebesar 83 antang atau setara Rp33,2 juta, pasca keributan yang sebelumnya terjadi di Kantor PDA Kubar. #rdp #dprd #kutaibarat #denda #adat

Khatulistiwa Indonesia

18,747 görüntüleme • 1 ay önce