Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

57,175 views • 1 year ago •via X (Twitter)

11 Comments

rim 🍁's profile picture
rim 🍁1 year ago

Mashallah ✨

Parroted Words's profile picture
Parroted Words1 year ago

If the fear of Yahweh is the beginning of wisdom, then what is its end? Cut through the abundant nonsense, empty platitudes, and conventional musings of the world and get straight to the heart of what it means to be wise.

Ali's profile picture
Ali1 year ago

MashAllah

The Lighted Path's profile picture
The Lighted Path1 year ago

Her heart is illuminated by the words of the Qur’an, a soul deeply connected to the light of Allah’s guidance.

Mohammed Husain Ansari's profile picture
Mohammed Husain Ansari1 year ago

Allahu akbar

Shooting Star's profile picture
Shooting Star1 year ago

MashaAllah

ٰImran Siddique's profile picture
ٰImran Siddique1 year ago

MashAllah

The Muslim Saga's profile picture
The Muslim Saga1 year ago

Subhanallah...

Leila Lylie's profile picture
Leila Lylie1 year ago

Masyaa Allaah 💞

MST, {Dan'iya}'s profile picture
MST, {Dan'iya}1 year ago

Allahu Akbar

Carlo's profile picture
Carlo1 year ago

She's old and beaten like a typical old muslim lady.

Related Videos

Ma’Sha’Allah
1:00

Sensitive content

Ma’Sha’Allah

Allah Islam Quran

19,752 views • 11 months ago

Kenapa yaa, penemuan ladang ganja lebih sering pas panen..?
0:25

Sensitive content

Kenapa yaa, penemuan ladang ganja lebih sering pas panen..?

blaugranaline.

933,902 views • 7 days ago

PEMBUNUHAN ANGGOTA TNI DI SAPURAN, WONOSOBO Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Wonosobo pada Minggu, 14 September 2025 dini hari. Seorang anggota TNI dari Koramil 05/Kejajar, Kodim 0707/Wonosobo, Serda Rahman Setiawan, tewas setelah dibacok oleh seorang pria bernama Iwan (35), warga Dusun Merapi, Desa Sedayu, Kecamatan Sapuran. Berdasarkan laporan resmi Kodim 0707/Wonosobo, insiden bermula ketika korban datang ke Resto Shaka, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, sekitar pukul 20.00 WIB. Di lokasi tersebut, korban sempat berbincang dengan kasir kafe bernama Leni (40). Namun, sekitar pukul 23.55 WIB, korban mendengar adanya keributan di salah satu ruang karaoke Infinic 3. Serda Rahman kemudian mendatangi ruangan itu dan bermaksud untuk melerai. Namun korban justru terlibat cekcok dengan pelaku. Perselisihan berlanjut hingga ke area parkir kafe. “Pukul 00.05 WIB terjadi tindak pidana pembacokan kepada Serda Rahman Setiawan dibagian leher, pelaku langsung melarikan diri menggunakan mobil Avanza Veloz putih,” tulis laporan Kodim 0707/Wonosobo. Korban yang mengalami luka serius segera dievakuasi menggunakan ambulans ke RS PKU Wonosobo sekitar pukul 00.10 WIB. Namun, upaya medis tidak membuahkan hasil. “Pukul 00.30 WIB korban dinyatakan meninggal oleh pihak RS PKU,” lanjut laporan tersebut. Pihak Kodim 0707/Wonosobo bersama Polsek Sapuran, Polres Wonosobo, dan Tim Resmob langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. “Kodim 0707/Wsb dalam hal ini Dan Unit Intel Kodim 0707/Wsb saat ini koordinasi dengan Polsek Sapuran dan Polres Wonosobo, dan Tim Resmob sedang melakukan pengejaran Sdr Iwan (pelaku) yang melarikan diri,” tegas laporan tersebut.selengkapnya di kabarwonosobocom PELAKU DITANGKAP Tim Gabungan TNI Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Anggota Kodim Wonosobo di Rumah Kosong Kepil Wonosobo – Tim gabungan dari Intel Kodam IV/Diponegoro, Korem 072/Pamungkas, dan Kodim 0707/Wonosobo berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap anggota Kodim 0707/Wonosobo, almarhum Serda Rahman Setyawan. Penangkapan dilakukan pada Senin (15/9/2025) sekitar pukul 10.56 WIB di sebuah rumah kosong di Dusun Sumpit, Desa Kepil, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo. Dua orang pelaku yang diamankan yakni Iwan dan pacarnya, Putri. Keduanya diduga terlibat langsung dalam insiden pembunuhan yang terjadi di Kafe Shaka beberapa waktu lalu. Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Waas Inteldam IV/Dip, Dandeninteldam IV/Dip, bersama anggota gabungan Deninteldam IV/Dip, Tim Intel Korem 072/Pmk, serta Unit Intel Kodim 0707/Wonosobo. Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno menjelaskan kronologi penangkapan. “Sekitar pukul 10.00 WIB, tim menerima informasi dari salah satu jaringan bahwa ada sepasang pria dan wanita tidak dikenal berada di sebuah rumah kosong dekat Pasar Kepil,” terangnya. Menindaklanjuti informasi tersebut, pada pukul 10.15 WIB tim melakukan penyelidikan di lokasi. Dari hasil pengamatan, diketahui benar terdapat dua orang yang terindikasi sebagai pelaku pembunuhan. “Pada pukul 10.30 WIB, tim yang dipimpin Waas Intel dan Dandenintel langsung melakukan penyergapan. Kedua pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti di lokasi,” ujar Dandim. Sekitar pukul 11.00 WIB, kedua tersangka dibawa menuju Kodim 0707/Wonosobo untuk proses awal pemeriksaan. Selanjutnya, pukul 12.30 WIB, keduanya diserahkan kepada Polres Wonosobo guna penanganan hukum lebih lanjut. Dandim menegaskan keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama solid antar unsur intelijen TNI. “Kami berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini sampai tuntas dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak kepolisian,” pungkasnya. • kabarwonosobocom • Pendim0707

CREEPY ROOM

115,089 views • 9 months ago