Загрузка видео...

Не удалось загрузить видео

На главную

masur masur

87,755 просмотров • 3 лет назад •via X (Twitter)

Комментарии: 0

Нет доступных комментариев

Здесь появятся комментарии из оригинального поста

Похожие видео

Malaysia hampir setiap hari mencoba modifikasi cuaca supaya Kalimantan bisa hujan. Indonesia malah memodifikasi hujan di Jakarta, supaya Jakarta yang hujan. Beda kualitas dua negara ini. Pemerintah Malaysia memikirkan keselamatan rakyatnya yang jauh dari ibu kota. Pemerintah Indonesia memikirkan keselamatan yang ada di dalam kawasan ibu kota. Mungkin benar kata seseorang, Indonesia sebenarnya beban bagi ASEAN. Masalah domestiknya menyeberang, tetangga yang jadi korban. Lebih baik negara ini bubar, supaya tiap daerah fokus mengurus dirinya. Tidak menunggu instruksi dan dana dari pusat. Giliran izin SDA dipegang pusat. Giliran asap diserahkan ke daerah dan negara lain. Kalau Kalimantan suatu hari merdeka, mungkin saat itulah karhutla tidak lagi dianggap asap orang lain. Dan tetangga tidak lagi menanggung jerebu. Negara ini terlalu luas kalau hanya dipimpin dari Jawa. Mahatma Gandhi berkata, bumi cukup untuk kebutuhan semua orang, tidak cukup untuk keserakahan segelintir. Edmund Burke menulis, masyarakat adalah kontrak bukan hanya dengan yang hidup, juga dengan yang belum lahir. Yang membakar hutan sedang membatalkan kontrak itu. Albert Camus mengingatkan, kebebasan yang hanya untuk ibu kota bukan kebebasan. Itu privilege yang diberi nama negara. Jadi jangan heran tetangga lebih dulu turun hujan buatan. Yang di pusat sibuk mengguyur dirinya sendiri, lalu menyebut yang di pulau asapnya urusan daerah.

Sumatera Adil & Federal

55,951 просмотров • 1 месяц назад