Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

MATIIN IKLAN ANDROID Iseng iseng konekin hp Android ke laptop dan minta agy mattiin ads. Ternyata semua apps dan services yg handle iklan di disable sama agy. MAMPUS!! 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 Saya greget bgt soale dri dulu gk ada cara efektif buat matiin iklan-iklan yg tiba-tiba muncul di hp Android. Cara...

96,441 Aufrufe • vor 2 Monaten •via X (Twitter)

0 Kommentare

Keine Kommentare verfügbar

Kommentare vom Original-Post werden hier angezeigt

Ähnliche Videos

Hahahahaha... Sungguh sebuah pertunjukan sirkus logika yang sangat menghibur dari "pakar ekonomi trotoar" di video tersebut! Mari kita nikmati sejenak bagaimana indahnya dunia jika dikendalikan oleh imajinasi liar para pemburu takhta viewers. ​1. Ilusi "Cetak Duit Murah, Cuma 5 Triliun!" ​"Biaya cetak duit itu gampang, guys, murah 5 triliun nggak ada artinya..." 🤣 ​Luar biasa! Menurut logika die, tantangan redenominasi itu hanya masalah ongkos cetak di Perum Peruri. Dia pikir redenominasi itu seperti mengganti desain kaus partai; tinggal cetak, sebar, dan selesai. Die tampaknya lupa—atau memang tidak tahu—bahwa menghapus tiga angka nol di mata uang itu membutuhkan penyesuaian seluruh sistem akuntansi, IT perbankan, perangkat hukum, hingga kalkulasi psikologis inflasi di pasar tradisional. Jika ongkos cetaknya 5 triliun, dampak sistemik dari kekacauan transisinya bisa memakan biaya ratusan triliun jika tidak dimitigasi. Tapi ya sudahlah, mari kita amin kan saja demi kelancaran kontennya 🤣🤣🤣🤣🤣 ​2. Teori Konspirasi "Koruptor Panik Lalu Borong Emas" ​"Para koruptor bakal pusing... mereka terpaksa belanja, beli emas, beli berlian... perekonomian kita meledak!" ​Ini adalah puncak komedi dari video tersebut 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 Bayangkan seorang mafia atau koruptor kakap yang memegang uang tunai ribuan triliun di bawah kasur, tiba-tiba panik karena redenominasi, lalu pergi mengantre di toko emas lokal sambil membawa karung 🤣🤣🤣🤣🤣 ​Lalu solusinya apa? "Bikin aturan wajib sertakan NPWP kalau beli emas di atas 10 gram!" 🤣🤣🤣 ​Logika Konstitusi & Hukum Keuangan: Si abang ini sepertinya hidup di ruang hampa. 🤣🤣🤣 Transaksi mencurigakan atau pembatasan uang tunai (Cash Transaction Limit) itu sudah diatur oleh undang-undang dan dipantau oleh PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan). Koruptor sejati tidak menyimpan uang tunai ribuan triliun di dalam POT BUNGA HAHAHAHAHAHA... untuk ditukarkan ke emas batangan di toko pasar. Mereka menggunakan smurfing, shell companies di negara tax haven, atau pencucian uang lintas batas yang sangat canggih. ​Mengharapkan ekonomi Indonesia "meledak" karena uang haram dari Pot Bunga yang dipaksa keluar untuk beli emas adalah teori ekonomi pasca-apokaliptik yang sangat menggemaskan. 🤣🤣🤣🤣🤣 ​3. Pedagang Kaki Lima Berpenghasilan 4 Miliar per Bulan? 🤣🤣🤣 ​"Gue udah ketemu banyak pelaku pedagang kaki lima, penghasilannya miliaran per bulan... 3 miliar, 4 miliar... duitnya ditaruh di bawah kasur..." ​Mari kita hitung secara kasar. Jika seorang pedagang nasi goreng di trotoar berpenghasilan Rp 4 Miliar per bulan, artinya dalam satu hari mereka harus menghasilkan sekitar Rp 133 Juta. Jika satu porsi nasi goreng dihargai Rp 20.000, maka abang tersebut harus memasak dan menjual 6.650 porsi nasi goreng setiap hari 🤣🤣🤣 ​Itu bukan pedagang kaki lima lagi, itu pabrik manufaktur nasi goreng berskala internasional 🤣🤣🤣 dengan kecepatan menggoreng melampaui kecepatan suara! Dan hebatnya lagi, menurut video tersebut, uang Rp 4 Miliar tunai setiap bulan itu disimpan di bawah kulkas. Kita butuh kulkas sebesar Monas untuk menampung tumpukan uang kertas sebanyak itu setiap tahunnya. Hahahaha... ​jika prabowo dan purbaya percaya orasi ekonom trotoar ini, Arah Negara ini berantakan 🤣🤣🤣 ​Opini & Kesimpulan: ​Orang-orang ini sama sekali tidak paham konstitusi dan hukum moneter. Mereka menyederhanakan masalah inflasi, shadow economy, dan kebijakan makroekonomi menjadi sekadar skenario drama kriminal yang diselesaikan dengan aturan NPWP toko emas. ​SANGAT MEMPRIHATINKAN jika ruang publik kita dibanjiri oleh "influencer keuangan" yang mengedukasi masyarakat menggunakan data yang bersumber dari imajinasi mereka sendiri. Untungnya, Bank Indonesia dan para ekonom waras masih memegang kendali regulasi, sehingga kita tidak perlu melihat antrean koruptor membawa karung uang di toko emas dalam waktu dekat. Hahahahaha... 🤣🤣😎

Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨

12,068 Aufrufe • vor 2 Monaten

Jasa kirim doa ala Yusuf Mansur. 😭 Jadi ingat dulu sekitar tahun 2013, dia datang ceramah ke masjid dekat rumah. Saya masih ngefans sama dia, buku2 dia saya beli; ikut bisnisnya yg dulu bernama “VSI”—sekarang berubah paytren. Bahkan saya pernah samperin kantor VSI dia di Bandung. Ceramah-ceramahnya diputar setiap saat—kebanyakan motivasi sedekah. Bahkan sempat mau ikut investasi lagi di bisnisnya, membangun hotel dengan skema Patungan Usaha (PU) di dekat Bandara Soetta. Untung dilarang oleh keluarga. Klo ga salah bisnis PU ini juga digugat oleh jamaahnya—sekaligus investornya. Untuk VSI a.k.a. Paytren juga ga jelas kelanjutannya. Akun saya ga bisa dibuka, jutaan rupiah raib entah ke mana. Kembali ke acara dia di masjid dekat rumah. Seperti biasa di akhir ceramah, jemaah diiming-imingi menjadi kaya dengan bersedekah. Dengan pola yg selalu sama di setiap acara, “menodong” jamaah agar mau memberikan uang atau perhiasan. Yg punya cincin diminta sedekah cincinnya, yg punya uang diminta uangnya. Memainkan psikologis jemaah seakan yg ga mau sedekah tidak kuat imannya. Harus percaya bahwa Allah swt akan mengembalikan sedekah kita dengan harta yg berkali lipat. Yaaa—termasuk saya juga 🤣 Ketika ditawari “siapa yg mau sedekah motor”, saya pun ikut angkat tangan. Bahkan jemaah juga ditanya; siapa yg mau sedekah mobil? Ada pulak yg angkat tangan, dan sama YM disuruh maju ke depan. Dilakukan interview sekilas tentang mobil dan motivasi kenapa mau sedekah mobilnya. Tak lupa doa-doa dipanjatkan. Hal ini semakin meyakinkan saya; ah cuma motor kok, Bapak itu mobil pun disedekahkan. Ga masalah; batinku. 🤣🤣🤣 Ya udah selesai acara, jemaah yg bersedekah tadi dikumpulkan. Didata oleh panitia, apa saja yg disedekahkan dan kapan bisa diserahkan. Setelah isi data saya pulang dengan riang gembira. Wkwk Beberapa hari kemudian dari panitia masjid datang ke rumah untuk mengambil motor. See u motor semoga berkah. 🤲🏼 Saya cerita ini bukan mengungkit-ungkit tidak ikhlas lho. Ikhlas banget, lah wong sudah 12 tahun yg lalu kejadiannya. Tapi, makin ke sini kok si YM ini makin aneh saja. Sepemikiran gaes?

narkosun

12,412 Aufrufe • vor 10 Monaten

udah lama ga dengerin ni orang nebarin FEAR (fearmongering) di Market. eh rupanya sekarang udah sering jadi MOTIVATOR juga neh... nah, kali ini bang Bennix bahas soal KEMISKINAN nih ! enak bener dengerin doi ngomong negbacod soal MISKIN 😂 tapi gue sepakat sih, salah 1 point dia: BAD HABIT itu sama kayak DUIT di bank. Duit, lu tabung sedikit demi sedikit, lama lama berbunga dan jadi bukit. Nah, Bad Habit pun demikian. Hal yang negatif pun, sedikit demi sedikit, kalau dibiarkan pun lama lama menjadi bukit. dan ketika udah segede itu, lu baru sadar: ASTAGA, ternyata susah sekali keluar dari lubang Gravitasi ini... Sudah nyungsep sedemikian dalam Jurang Gravitasi Kemiskinan; dan akan sangat susah sekali lepas dari jerat Kemiskinan. hhmmm.... Saya jadi kangen bro Timothy Ronald kalau bacod soal KEMISKINAN gini ; enak bener deh dengerinnya... 🤣 Kalau versinya Timothy : 1. Skill di tambah/kerja yg bener + belajar yg banyak kalo kerja, jgn ngeluh mulu 2. Bedain Kebutuhan sama keinginan, which harus prioritas kebutuhan dulu tapi inget, kebutuhan kalo bisa di efesiensi. 3. Inget amal, nomer 1 keluarga dulu, kalo 2,5% itu buat orang lain. (Jika, lu hanya sanggup buat keluarga, buat orang gak usah gak apa, sanggup silahkan). 4. Kalo naik income / gaji / pendapatan, jangan ikut naik juga spendingnya (jangan boros). 5. Banyak banyaklah bersyukur, inget masih ada orang yg hidupnya di bawah kita, mungkin lu ngeluh skrng, tapi lu liat msh ada yg lebih sulit dr lu. 6. bergaya sesuaikan kemampuan/secukupnya jgn sampai hutang demi Hedon 7. Kalo udah kerja inget, janganlah kamu menyusahkan orang lain, tapi bermanfaatlah buat orang lain. Ini prinsip. enak bener kan? terdengar simpel dan mudah untuk diterapkan dalam hidup ini. 🤣🤣🤣

DiaryTrader

13,331 Aufrufe • vor 3 Monaten

Ini contoh Pengamat PESANAN Hahahaha, pembukaannya nampak sempurna tapi disisipin dengan kata contoh Investasi buruk di Indonesia dengan MBG Hahahaha ini jelas Pesanan dan dia Tutup dengan Vietnam. Lucu Analisis "Kelas Berat" atau Sekadar Jualan Dapur? ​Wah, hebat sekali pengamat kita ini. Pintar sekali menyambungkan puzle kusut yang sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali. Awalnya bicara soal "kepastian hukum" dengan nada serius ala pakar beneran 🤣, lalu tiba-tiba melompat ke MBG seolah-olah itu adalah akar masalah utama investasi di Indonesia. ​Benar-benar plot twist yang luar biasa absurd! ​Lucu melihat bagaimana mereka begitu panik saat "kepala bgn" berganti. Bukannya mengapresiasi upaya membereskan warisan korupsi, malah disebut "labil" karena kebijakan berubah. Kebijakan Kepala Baru, Ya tentu saja berubah, orang yang sebelumnya terbukti korup dan harus diganti, bukan malah dilanjutkan polanya! Masa iya Kepala yang Baru malah MEWARISI Kebijakan yang TERBUKTI KORUP? Itu Force Majeure bos, Bukan diganti karena masa jabatannya berakhir. 🤣 Kalau dia mau "pasti" dan "tidak labil", mungkin maksudnya adalah "pasti korupsi si dadan dkk lanjut terus," ya? 🤣🤣🤣 ​Dan puncaknya, bawa-bawa Vietnam di akhir. Cliché sekali. Ini sih bukan analisis ekonomi, tapi CURCOL (curhatan terselubung) orang yang mungkin sedang "lapar" karena jatah di dapur MBG belum cair atau malah sedang sibuk memastikan dapurnya sendiri tetap ngebul. Kalau mau jualan narasi, lain kali pakai data yang lebih masuk akal, jangan cuma modal suara lantang tapi isinya "ASBUN" (Asal Bunyi) demi pesanan cuan! Atau jangan-jangan dia juga memiliki dapur MBG yang terganggu cash flow nya karena kebijakan baru dari Kepala BGN baru 🤣🤣🤣 :: WeKa ::

Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨

10,932 Aufrufe • vor 1 Monat

WILLIAMEST PRESSTOUR #WilliamEstFanconPressTour #Flex1045xWilliamEstFANCON #WilliamEst 👤: Gimana sih rasanya punya partner kayak P’Est? Kalo bisa pilih satu lagu buat ngegambarin perasaan lo ke dia, lagu apa? 🎸: Rasanya gimana ya.. Honestly, gue belum pernah punya partner yg harus bareng terus kayak gini. Maksudnya, literally hampir tiap saat bareng. Dan gue juga blm pernah harus belajar sebanyak ini soal satu orang. Makanya gue ngerasa lucky banget, karena P’Est tuh orang yg datang buat ngisi kekurangan gue. Gue orangnya cuek parah, suka mikir cuma dari permukaan aja. Tapi dia tuh selalu kasih lihat gue, “eh ini bisa lho dilakuin dgn cara ini,” dan dia selalu punya alasan logis di balik semuanya. Dia bantu gue ngerampungin banyak hal, baik dlm hidup maupun kerjaan. Jadi gue sadar, ada bagian dari diri gue yg selama ini gak pernah bisa dibenahin sama siapa pun, tapi dia bisa. Dulu gue tuh percaya 100% sama apa yg gue pikir, kayak, “ya ini bener, udah, jangan ganggu pikiran gue.” Tapi semenjak kenal P’Est as partner, dia selalu ingetin, “ini tuh belum tentu bener, coba deh lihat dari sisi ini. Ini yg bener, dan ini alasannya.” Makanya gue ngerasa SANGAT BERUNTUNG karena dia tuh dateng dan nutupin semua celah dalam diri gue yg bolong2 itu. 👤: Kalo lo harus milih satu lagu buat dia? 🎸: Gue gak sering ngomong kayak gini sih, tapi gue bakal pilih lagunya Asanee–Wasan, yg judulnya “คนสุดท้าย (The Last One).” 👤: Kenapa lagu itu? 🎸: Karena kayak yg gue bilang tadi, gue udah capek buat mulai lagi sama orang baru. Jujur aja, temen gue di hidup ini tuh dikit banget. Beneran cuma 2–3 orang doang. 🦈: 🤣🤣🤣 🎸: Maksud gue temen sekolah ya, bukan temen dari dunia hiburan. Gue susah banget buat kenal sama orang baru, dan kalo di tempat umum gue tuh pendiem. Tapi setelah kenal P’Est, gue ngerasa kayak.. “gue udah gak pengen kenal siapa2 lagi deh.” Jadi ya, gue pengennya dia jadi “the last one”. //MENANGIS SUBUH SUBUH

e m i 🎸🦈 REST

13,802 Aufrufe • vor 1 Jahr