Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

Menyalah adekku

51,640 görüntüleme • 2 yıl önce •via X (Twitter)

18 Yorum

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Istri cantik, dibiayain lagi masih aja kurang bang —a thead

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Cek disini :

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Kurang apa lagi Abang nya

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Telah terjadi transaksi

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Cek Disini :

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Enak, bangun tidur udah dijamu pembantu cantik

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Suara hati apa Suara Pokal 🤭

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Cek Disini :

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Pagi pagi udah dimainin aja itu burung

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Cek Disini :

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Ngajak temen pertama kali naik lift

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Cek Disini :

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Ritual memanggil temen

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Cek Disini :

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Cek Disini :

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Ada2 aja kelakuan adek satu ini

Rasia_lucu profil fotoğrafı
Rasia_lucu2 yıl önce

Niat nya mau nolong

bangTOHIR•Talk profil fotoğrafı
bangTOHIR•Talk2 yıl önce

Anjirrr ngakak gua

Benzer Videolar

Aktivis & Tokoh Anti Korupsi "Turun Gunung" Membela Hasto Kristiyanto Adalah Bukti Kasusnya Politik Bukan Kasus Pemberantasan Korupsi Aktivis dan tokoh anti-korupsi seperti Prof Todung Mulya Lubis, mantan Pansel KPK pertama dan ikut mendirikan LSM anti korupsi seperti Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Transparency International Indonesia (TII) dan Febri Diansyah mantan Juru Bicara KPK yang "turun gunung" membela Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto karena mereka meyakini kasus Hasto bukan kasus hukum, bukan kasus pemberantasan korupsi tapi lebih sebagai kasus politik dan pertarungan kekuasaan serta politik balas dendam. Tidak mungkin sosok seperti Prof Todung dan Febri Diansyah mengingkari nurani mereka terkait pemberantasan korupsi kalau tidak melihat ada masalah yang serius di KPK saat ini. Meskipun Prof Todung dan Febri Diansyah adalah advokat tapi tidak pernah mengambil klien yang berurusan dengan KPK dan menghindar dari kasus-kasus korupsi, kini mereka membela Hasto Kristiyanto bukan sebagai "terdakwa kasus korupsi" tapi karena Hasto sebagai korban politik dan tahanan politik yang dijerat dengan menyalah-gunakan KPK. Seperti yang disampaikan Prof Todung bahwa KPK saat ini "dibelokkan, bukan KPK yang kita kenal dulu, bukan KPK yang dicita-citakan" Febri Diansyah juga menganggap dakwaan Jaksa lebih pada "oplosan" yang mencampur-adukkan antara fakta, opini dan imajinasi. Padahal sudah ada fakta hukum dan dua putusan pengadilan sebelumnya yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht) yang menegaskan Hasto Kristiyanto tidak terlibat kasus suap. Hasto Kristiyanto adalah korban politik. Hasto Kristiyanto adalah TAHANAN POLITIK. #PDIPerjuangan #HastoKristiyanto

Mohamad Guntur Romli

25,040 görüntüleme • 1 yıl önce