Sensitive content

This media may contain sensitive content.

Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

481,341 Aufrufe • vor 1 Jahr •via X (Twitter)

10 Kommentare

Profilbild von nnnayy
nnnayyvor 1 Jahr

Beginilah ulama akhir zaman, mencari pembenaran dalil untuk menutupi kepentingan golongan sendiri. Pertanyaannya, menyogok untuk kemanfaatan masyarakat, Apakah yg dimaksud video ini izin tambang untuk ormas? Kemanfaaan masyarakat yg mana, manfaat bagi Ormas dan pengurusnya?

Profilbild von ÈBÈ
ÈBÈvor 1 Jahr

Hello @ulil emang sogok menyogok itu tdk dosa dan linier dgn pendapat Ustadz ini 👇

Profilbild von Miss Nano
Miss Nanovor 1 Jahr

Kelihatan gk pernah baca hadis..pantas sj mulutnya Allah sobek dr lahir lihat sj skr yg keluar dr ucapannya..🚮🤬👹👎

Profilbild von Tonny Hendriawan
Tonny Hendriawanvor 1 Jahr

🤣🤣🤣🤣🤣 wis SUMBING ,. GOBLOK ,.. !!! Iku jeneng e RISWAH, ketok nek GA BER- INTEGRITAS.. GUUBLOOKK.!!!..

Profilbild von Dwitama K.
Dwitama K.vor 1 Jahr

Sepak terjang si @ulil ini sebagai pentolan JIL udah dr dulu spt itu, dalil diutak-atik seenak bibirnya aja... Yg heran, koq bisa @NahdatulUlama1 pilih dia sebagai ketua @PBNU_164 ??? Cc @tempodotco

Profilbild von 𝕁𝕠𝕟𝕘𝕠𝕤 𝕆𝕝𝕚𝕘𝕒𝕣𝕜𝕚
𝕁𝕠𝕟𝕘𝕠𝕤 𝕆𝕝𝕚𝕘𝕒𝕣𝕜𝕚vor 1 Jahr

Ngomong yg didasari Fiqih tp tdk disebutkan contoh kejadianya! Yg ditekankan hanya "boleh menyogok " menurut sebagian ulama. Menurut "Si Ulil": 1. Jadi boleh, Jika "BUPATI menyogok DPR" ttg "Anggaran Pembuatan JEMBATAN" asal berguna utk Rakyat. Jelas cr berfikir yg SONTOLOYO!

Profilbild von BCPM
BCPMvor 1 Jahr

Kalau wahabi diartikan ngotot ke textbook. Berarti dia juga wahabi. Cuman dia bukunya adalah liberal.

Profilbild von daily me
daily mevor 1 Jahr

Haduh... orang liberal didengerin

Profilbild von arrijal
arrijalvor 1 Jahr

Itu fatwa pengikut Dajjal aseli

Profilbild von Juan Chaniago
Juan Chaniagovor 1 Jahr

liberal lagi ngerusak NU dari dalam

Ähnliche Videos

Langsung dari Yogyakarta.. Monggo disimak
0:29

Sensitive content

Langsung dari Yogyakarta.. Monggo disimak

MasBRO 🦉🫶

163,907 Aufrufe • vor 1 Jahr

Monggo disimak video lengkap Gus Fuad Pleret dengan judul "Para "HABIB" berhentilah berdakwah di Indonesia, bikin "rusak". Banyak video yang beredar di medsos sudah diplintir yang akhirnya mengaburkan maksud dan tujuan Gus Fuad. Termasuk tagline yang ada di video ini yang diupload oleh akun ᴘᵃᵖⁱ, taglinenya tidak sepeunuhnya mewakili statement Gus Fuad Pleret, justru tagline tersebut dapat menyulut kaum sumbu pendek menurut saya. Dan ada juga beberapa media abal-abal yang memelintir statement beliau. Saya sudah mendengarkan konten beliau keseluruhan dan sudah diulang-ulang dengan durasi 8 menit lebih. Tepatnya pada menit ke 7:00. Beliau menyarankan begini, "untuk sementara itu mungkin Habib-Habib itu berhentilah dakwah di Indonesia karna ngerusak aja itu". Pernyataan beliau ini ditujukan kepada Habaib yang memang punya kecenderungan intoleran, radikal dan keras dalam berdakwah. Beliau bicara soal fakta kekinian yang terjadi pada beberapa sebagian Habib yang punya metode dakwah kasar, ya itu memang dapat merusak menurut saya. Sementara kita ketahui sejarah Islam masuk ke Indonesia itu lewat pewayangan, sehingga bisa lebih mudah diterima oleh masyarakat, bukan dengan teriak-teriak diatas mimbar, mencaci maki serta fitnah terhadap kelompok tertentu. Metode dakwah yang dilakukan oleh para Ulama dan Habaib terdahulu lebih mudah diterima oleh masyarakat dan terbukti Indonesia saat ini menjadi negara mayoritas muslim terbesar di dunia, berkat siapa? Berkat Habib dan Ulama radikal itu? Absolutely not! Pun Rasulullah kemana beliau menginjakkan kakinya dalam metode dakwahnya tidak mencaci maki ataupun keras dalam berdakwah namun dengan akhlakul karimah, santun yang membuat orang terkesima saat menyampaikan pesan ilahi. Metode dakwah itu pula yang dilakukan oleh para ahlul bait dan sahabatnya. Prilaku Habaib yang kasar dalam berdakwah yang menjadi kekeasalan Gus Fuad dan juga saya tentunya. Sejak dulu saya sudah banyak mengecam "Habib gagal", gagal membawa Islam yang rahmah ke Indonesia. Sepenuhnya saya mendukung statment Gus Fuad untuk melarang "Habib-Habib itu" berdakwa di Indonesia, suru balik ke Yaman atau hijarah ke negara yang cocok dengan metode dakwahnya. Jangan sekali-kali merusak tatanan yang sudah dibangun oleh para ulama pendahulu di Nusantara. Untuk orang yang kurangajar sama Gus Fuad saya berharap dipolisikan orang tersebut biar gak ngelunjak. Gus Fuad ini keturunan Sunan Ampel, sudah tau trah Sunan Ampel dari mana? Habib-Habib di Sasak pasti tau trah Sunan Ampel. Satu kata untuk Gus Fuad, hajar Gus!!!

Husin Alwi

297,221 Aufrufe • vor 3 Jahren