Sensitive content

This media may contain sensitive content.

Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

Mukanyaa bikinn napsuu anjgg

57,001 görüntüleme • 29 gün önce •via X (Twitter)

0 Yorum

Yorum bulunmuyor

Orijinal gönderinin yorumları burada görünecek

Benzer Videolar

Pertanyaan bagus ☝🏻😋 (Maaf baru kelar baca-baca dikit jurnalnyaa biar gak asbun) Gajah kan nomaden, kenapa Sulong rela berjalan sejauh 100km lebih untuk kembali ke asalnyaa❓️❔️ Pertama, Sulong ini Gajah Jantan yang diperkirakan berusia sekitar 25 Tahun. Usia puncak seekor Gajah secara fisik dan mental, memiliki memori navigasi yang matang, serta keterikatan sosial yg sangat kuat. Menurut Kosmo, ada beberapa faktor ilmiah dan emosional mendalam yg bikinn si Sulong rela jalan kaki ratusan kilometer menembus pegunungan ekstrem buat balikk ke Gua Musang: 1. Ikatan Keluarga dan Kelompok (Herd Bond) 🧬 Makhluk Sosial yang Kompleks: Gajah adalah salah satu mamalia darat dengan struktur sosial paling erat. Sulong dipisahkan secara paksa dari kawanannya. Terlebih kalau kawanannyaa adalah keluarganya. 2. Memori Geografis yang Luar Biasa (An Elephant Never Forgets) ⏱️ Seperti threadku sebelumnyaa kalau Gajah adalah pengingat yang baik. Bahkan salah 1 yang terbaik. Peta Kognitif di Otak: Bagian otak gajah yang mengatur memori (temporal lobe) sangat berkembang. Ingatan Jalur Jelajah: Sulong merekam dgn sangat baik rute, sumber air, wilayah jelajah kuno, dan tempat ia dibesarkan. Begitu dilepaskan di hutan asing di Gerik (Perak), navigasi alaminya langsung mengarahkannya kembali ke koordinat rumah asalnya di Kelantan. 3. Zona Nyaman dan Ketersediaan Sumber Makanan 🍃🍂 Hutan belantara Gerik adalah wilayah baru yang belum ia kenali dan mungkin sudah dikuasai oleh kelompok gajah liar lain. Bisa jadi Sulong merasa ngga nyaman dan aman di hutan barunya. ================== Tambahan: Perilaku Gajah jantan dan betina ini emang unikk dan beda. Gajah jantan seusia Sulong biasanya sudah mulai keluar dari kelompok matriarki (induk betina) utk hidup mandiri atau bergabung dgn kelompok jantan muda (bachelor herd). Selain antar manusia, Gajah ini juga sering konflik sesama Gajah. Mungkin Sulong di tempat barunyaa punya masalah (anjay) jadi dia terdesak dan mundur. Gajah jantan dewasa juga punya determinasi fisik yg warbiasa. Hormon dan kekuatan otot mereka memungkinkan mereka tetap jalan meski kaki depan kanan mengalami infeksi bengkak parah. Terakhir Gajah memang adalah hewan Habituation & Tolerance. Banyak orang heran kenaoa Sulong sangat tenang saat berjalan di samping truk dan mobil malam hari. Ini karena gajah jantan dewasa yang cerdas dapat menilai tingkat ancaman. Jadi Sulong mikir gini: "Ah daripada tenaga gweh sia-sia buat gelud sama manusia cebol begini, mending hemat tenaga buat jalan, masih jauh coyyy!" Source: Buku Probelm - Elephant Translocation Memory-Based Navigation in Elephants: Implications for Survival Strategies and Conservation" #SulongDeservesBetter 🐘

dans 🔰

26,680 görüntüleme • 1 ay önce