Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

220,185 görüntüleme • 2 yıl önce •via X (Twitter)

10 Yorum

Rapi✨ profil fotoğrafı
Rapi✨2 yıl önce

Bantu jawab ✨ Udang rama-rama (Thalassina anomala) merupakan hewan krustasea yang hidup di muara yang berlumpur dan membuat lubang seperti gunung di tepi pantai. Udang ini merupakan komoditi perikanan di Kepulauan Meranti Provinsi Riau yang memiliki cita rasa gurih.

IHZA profil fotoğrafı
IHZA2 yıl önce

bjir zoid

Damar profil fotoğrafı
Damar2 yıl önce

Thalassina anomala/mud lobster/rama rama/makohe.

Yanasu profil fotoğrafı
Yanasu2 yıl önce

Ini

Komentator TL profil fotoğrafı
Komentator TL2 yıl önce

lobster megantropus

pecalang sumbrayu profil fotoğrafı
pecalang sumbrayu2 yıl önce

Itu kek yang di residen evil 4

my name 🍉🔻 profil fotoğrafı
my name 🍉🔻2 yıl önce

udang kubur

Wits profil fotoğrafı
Wits2 yıl önce

pocong mumun

Warga Tudum 🎬✨ profil fotoğrafı
Warga Tudum 🎬✨2 yıl önce

wow sand king is real

di jalan yang lurus profil fotoğrafı
di jalan yang lurus2 yıl önce

udang lek jacob c

Benzer Videolar

Heboh! Warga Pondok Betung Tangsel Temukan Paru Sapi Bertuliskan Nama Orang yang Berkurban Warga RT 002/RW 001, Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. mendadak heboh dengan penemuan paru sapi bertuliskan nama orang yang berkurban. Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Al Ikhlas, DR. KH Suhada S,Ag M. Ag mengatakan awalnya kami menerima 15 ekor kambing dan 3 ekor sapi dari berbagai macam orang yang berkurban, katanya kepada wartawan, Sabtu (7/6/2025) di Halaman Masjid Jami Al Ikhlas. Setelah dilaksanakan pemotongan 3 ekor sapi dan 15 ekor kambing berjalan lancar. Namun pada saat penyesetan daging hewan kurban, ada salah satu dari panitia kami yang bernama yusman menyampaikan bahwa ada kejadian aneh terkait dengan salah satu daging hewan kurban sapi, ujarnya. Ditemukan ada tulisan yang bernama salah satu pemberi hewan kurban. Saya pun kemudian mengecek, ternyata benar ada tulisan nama orang yang berkurban adalah Muhammad Mustofa Bin Jalal Sahidi. Nama itu tertulis di paru-paru sapi, Anehnya nama yang tertulis di paru sapi ini, beliau memberikan hewan kurban kambing bukan sapi, ungkapnya. Kemudian saya menyampaikan ini adalah Sirrun Min Asrorillah dalam peristiwa hewan kurban. Menurut Ustadz Suhada, tidak mungkin ini buatan rekayasa manusia. Nama yang tertulis di daftar panitia penerima hewan kurban ditulis secara manual oleh panitia kemudian nama pemberi hewan kurban itu digantungkan ke leher masing-masing hewan kurban. Ketika kami cocokan antara tulisan dari panitia yang digantungkan di leher hewan kurban tidak sama persis nama yang ditulis panitia dengan nama yang tertulis pada penemuan paru sapi ini sangat berbeda. Selama kami berkurban, baru tahun ini diberikan kemukjizatan (keajaiban) diluar nalar akal sehat manusia. Ini merupakan ketulusan dan keikhlasan hati orang yang berkurban, tutupnya. Via : alanpratamaxx

Never

311,515 görüntüleme • 1 yıl önce