Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

27,281 views • 24 days ago •via X (Twitter)

0 Comments

No comments available

Comments from the original post will appear here

Related Videos

Badan nya mantab pinter goyang lagi #asupandibiocek
0:13

Sensitive content

Badan nya mantab pinter goyang lagi #asupandibiocek

cogan viral

209,491 views • 3 days ago

- Sopir Tewas Ditembak KKB di Wamena, Sempat Disandera dan Dipaksa Dukung Papua Merdeka - Seorang sopir lajuran bernama Aris Sanda dilaporkan tewas ditembak kelompok bersenjata di wilayah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (15/9/2026) pagi. Sebelum tewas, korban diduga sempat disandera dan dipaksa membuat pernyataan mendukung Papua merdeka. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan aparat masih melakukan respons di lokasi kejadian. “Anggota masih respons dan belum kembali,” kata Yusuf saat dikonfirmasi. Sementara itu, Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengklaim kelompok TPNPB Kodap III Ndugama Derakma bertanggung jawab atas penembakan tersebut. Sebby menuding Aris sebagai agen intelijen militer yang bekerja sebagai sopir. Klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan tuduhan mengenai keterlibatan korban sebagai agen intelijen belum dikonfirmasi aparat. Sebelum penembakan, beredar video yang memperlihatkan Aris bersama sejumlah orang yang diduga merupakan anggota kelompok bersenjata di salah satu ruas jalan di Jayawijaya. Dalam rekaman tersebut, Aris tampak mengenakan baju krem, jaket hitam, dan celana pendek. Ia dipaksa mengangkat bendera bergambar Bintang Kejora serta menyampaikan pernyataan mengenai Papua merdeka. Dalam video itu, Aris mengatakan telah bekerja sebagai sopir dan melayani masyarakat Papua sejak 2013 hingga 2026. Pernyataan tersebut disampaikan dalam kondisi terancam, sementara sejumlah orang di sekitarnya terlihat membawa senjata api laras panjang dan parang. Setelah video tersebut dibuat, Aris dilaporkan ditembak hingga meninggal dunia. Kelompok yang mengklaim bertanggung jawab juga mengeluarkan peringatan kepada warga pendatang yang bekerja sebagai sopir, pengemudi ojek, taksi, maupun ASN agar menghentikan aktivitas di wilayah yang mereka anggap rawan konflik. Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap, lokasi kejadian, identitas pelaku, motif penembakan, serta proses evakuasi korban.

CREEPY ROOM

201,232 views • 20 hours ago