Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

12,689 Aufrufe • vor 8 Tagen •via X (Twitter)

20 Kommentare

Profilbild von The Lilek
The Lilekvor 8 Tagen

Však chaloši z komunikačného Sasky nás tu pred časom presviedčali, že Sulík podporoval len tú starú AFD, nie túto faši.

Profilbild von Michael Plutzer
Michael Plutzervor 7 Tagen

Vsak ma pravdu, je logicke ze obcania postupne prestanu volit strany co kaslu na ich poziadavky a skusia to hodit niekomu kto im to naslubuje. Za 4 roky budu dalsie volby a mozu skusit zase niekoho ineho. Politik je tu od toho aby nam sluzil, nie nas poucoval ako ucitelka na ZS.

Profilbild von Martina🇸🇰🇪🇺🇮🇱🇺🇦🇳🇦🏳️‍🌈🏳️‍⚧️
Martina🇸🇰🇪🇺🇮🇱🇺🇦🇳🇦🏳️‍🌈🏳️‍⚧️vor 8 Tagen

Mňa dnes dostalo vyhlásenie, že zmena názvu…”Hnutie Sme Rodina a Sulíkovci”…🤣🤣🤣🤦‍♀️

Profilbild von rockonhustla
rockonhustlavor 7 Tagen

Ved ma pravdu, len vdaka progresivnej lavici vyhrava extremna pravica a u na SMER, ludia odmietli viac statu, dani a migrantov Na druhej strane extremna pravica nie je riesenie, ale konzervativna pravica

Profilbild von jakub.vranka
jakub.vrankavor 8 Tagen

brani afd, vsetkych nackov tam, brani russko, brani winklera 😂a po novom aj hrcku krasne, bude radost s nim vladnut

Profilbild von Zoidy
Zoidyvor 7 Tagen

Pravda, pokial regulerne strany seru na problemy ludi a miesto toho riesia klima a lgbt bludy tak je jasne ze raz im dojde trpezlivost. Neviem ako sa AFD bude chovat ale nech uz to dopadne akokolkek na vine nieje rusko ani musk ale klasicke slaboduche strany

Profilbild von Michal Slichta
Michal Slichtavor 7 Tagen

S tymto setupom ho mohli v pohode zobrat do Republiky. To by mal isty parlament.

Profilbild von Ján Šmíd
Ján Šmídvor 8 Tagen

progresívcom pukne žilka zakaždým, keď sľubujú debiliny a percentá im nerastú 😃

Profilbild von Jusi Prelet
Jusi Preletvor 7 Tagen

Brať vážne problém migrácie je jedna vec.... supportovať AFD druhá..... Rišo Rišo.....

Profilbild von Peter Handzus
Peter Handzusvor 8 Tagen

Raz Sulík, navzdy Sulík 😝

Profilbild von Alice🇮🇱🇺🇦🇮🇹🇨🇿
Alice🇮🇱🇺🇦🇮🇹🇨🇿vor 8 Tagen

Nemá hanby tento rozleptávač !

Profilbild von OĽaNO, protikorupčné hnutie Slovensko
OĽaNO, protikorupčné hnutie Slovenskovor 8 Tagen

😔 Voliči SaS a PS si tie vlastnosti typické pre firemného psychopata nechceli všímať a za vinu dávali Matovičovi, Krajčímu a vláde OĽaNO.

Profilbild von Jan Antal 🇸🇰 🇨🇿 🇪🇺 🇺🇦
Jan Antal 🇸🇰 🇨🇿 🇪🇺 🇺🇦vor 8 Tagen

Riško, one time blbec, next time blbec... prestalo ho baviť to varenie?

Profilbild von Driver
Drivervor 7 Tagen

Pekny kkt

Profilbild von Anton Smatanik
Anton Smatanikvor 8 Tagen

AfD moze este zachranit Nemecko ak nie ona, su v riti definitivne

Profilbild von Peter nosko
Peter noskovor 8 Tagen

Problem politikov je ze len slubuju no potom nicia,parazituju a zneuzivaju.

Profilbild von Samuel
Samuelvor 7 Tagen

Pravdu ma

Profilbild von Orphan Ƀlock 🇺🇸🇺🇦🇮🇱🇹🇼🇪🇺✊✌️
Orphan Ƀlock 🇺🇸🇺🇦🇮🇱🇹🇼🇪🇺✊✌️vor 7 Tagen

Hear me out: Matovic just much much less psychopathic. Still piece of shit and forever shame for Slovak politics but exactly because of that he might be able to drain pool of Matovic tetardos.

Profilbild von Alex Mateffy
Alex Mateffyvor 7 Tagen

Pre Sulíka vysoko potešivé. Ako inak …

Profilbild von mozgovy zavitnik
mozgovy zavitnikvor 8 Tagen

Takze staci slubit...ake jednoduche

Ähnliche Videos

Ketahuan Ibu Sendiri
0:31

Sensitive content

Ketahuan Ibu Sendiri

Rianaayushoop

2,570,375 Aufrufe • vor 7 Tagen

Kamu manis banget #ometv
1:03

Sensitive content

Kamu manis banget #ometv

JUMBOtv

152,622 Aufrufe • vor 29 Tagen

Yth. Bapak Sudaryono selaku Kepala BGN. Izinkan kami memberikan saran dengan sesantun-santunnya bahasa, sesuatu yang sangat amat jarang kami lakukan, namun kali ini, kami merasa sangat perlu untuk melakukannya. Dengan bahasa santun, mungkin Bapak berkenan untuk menaruh atensi, berkenan untuk membaca. Bapak, tolong hentikan drama murahan Bapak. Dulu, Ibu Nanik juga kerap menangis tersedu-sedu setiap kali memergoki SPPG yang tata kelolanya buruk dan berpotensi menyebabkan keracunan, ia juga menangis pada korban-korban keracunan di klinik-klinik, bahkan juga menangis karena sebab yang tidak jelas, di depan khalayak, di depan kamera. Apakah Bapak kira kami peduli? Apakah Bapak kira kami menganggap tindakan tersebut murni sebab nuraninya yang tergugah? Sebab empatinya yang membuncah? Tidak, Pak. Maaf ya, Pak, kami harus menyampaikan kalau baik Bapak, maupun kepala-kepala BGN sebelumnya, itu sangat buta dan tuli, padahal kami meyakini Bapak memiliki kuasa dan kekuatan besar untuk mengubah total arah angin pergerakan BGN. Tapi apa? Yang Bapak dan pimpinan-pimpinan sebelumnya lakukan hanyalah tindakan-tindakan nirguna dan nirdampak. Berapa kali kawan-kawan MBG Watch melakukan unjuk rasa di depan kantor Bapak? Pernahkah barang 1x saja Bapak menemui mereka? Pernahkah Bapak membuka ruang dialog? Bukannya di antara salah satu pengunjuk rasa itu ada juga yang bernasib seperti Ibu-Ibu yang memarahi Bapak? Yang anak-anaknya juga keracunan. Mohon beri atensi pada tuntutan kami apabila Bapak sungguh-sungguh ingin kejadian keracunan seperti ini tidak terjadi lagi, Pak. Kami mohon. Kami menuntut agar: 1. Stop total dulu MBG selama sedikit-sedikitinya 6 (enam) bulan. Selama 6 bulan itu silakan Bapak dan jajaran Bapak mengkaji betul-betul bagaimana agar tata kelola MBG bisa berjalan dengan sangat baik. Libatkanlah ahli, libatkanlah orang-orang berpengalaman. 2. Setelah 6 bulan mengkaji, lakukanlah voting kepada calon penerima manfaat yang konon jumlahnya 60jt++ itu untuk mengumpulkan data, berapa banyak orang tua yang masih mau menerima MBG dan berapa yang tidak mau menerima. Hormati keputusan yang tidak menerima. Berikan sanksi yang tegas apabila ada pihak-pihak tertentu yang melakukan pemaksaan. 3. Hapus sistem SPPG yang dikelola oleh swasta. Swasta mungkin membantu, tetapi jarak antar bangunan berpotensi besar terjadinya kontaminasi pada panganan. Bangunlah dapur-dapur MBG di sekolah-sekolah. 4. TUTUP PERMANEN dapur-dapur yang memiliki rekam jejak meracuni lebih dari 50 korban keracunan. Tiada ampun. Umumkan di media sosial resmi BGN. Jika hasil investigasi dari polisi terbukti kalau dapur menjadi penyebab keracunan, maka WAJIB untuk diberi garis polisi. Lalu dapur dengan rekam jejak tutup permanen tidak boleh diberi ruang untuk beroperasi kembali. Jika tidak bisa memenuhi poin 1 hingga 4, kami mohon dengan sesantun-santunnya SILAKAN BAPAK MUNDUR. Kami mohon. Mohon atensi ya, Pak. Kami sudah berusaha sesantun mungkin untuk menyampaikan ini kepada Bapak. Kami beri waktu 1 (satu) pekan sejak permohonan ini kami terbitkan untuk Bapak memikirkan tuntutan-tuntutan kami. Apabila selama satu pekan tidak terjadi apa-apa, maaf, maka kami akan kembali pada setelan bahasa seperti biasanya. Tidak ada ruang hormat sedikitpun dari kami kepada Bapak. Kami akan kembali mencaci dan mencemooh dengan keras setiap kali terjadi penyimpangan tata kelola MBG. Akan kami seret Bapak dan kami paksa untuk mundur. Terima kasih banyak atas atensinya, Pak Sudaryono. Semoga senantiasa sehat selalu. Salam hormat (untuk saat ini) dari kami yang muak dengan drama pejabat-pejabat BGN, Tim Menu Embege Jelek.

MBG Jelek!

201,179 Aufrufe • vor 1 Monat

Saran untuk BGN: Libatkan Langsung Tenaga Medis Senior Puskesmas (Dokter, Perawat, Bidan) untuk mendampingi Sanitatian dan Nutrisionis tidak hanya dalam hal Pembinaan dan Pengawasan saja tapi juga Penindakan! PERANG MELAWAN KERACUNAN MBG! SELURUH PETUGAS MEDIS PUSKESMAS HARUS DITERJUNKAN DAN DIBERI KEWENANGAN SERTA LANDASAN HUKUM. Maraknya kasus keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu menjadi bahan evaluasi serius, terutama dari sisi higiene, sanitasi, dan pengendalian kontaminasi. Saya menyarankan agar Badan Gizi Nasional (BGN) mempertimbangkan keterlibatan langsung TENAGA MEDIS senior di Puskesmas, khususnya Dokter, perawat dan bidan yang berpengalaman, sebagai bagian dari tim pengawasan pembinaan dan penindakan di lapangan. Tenaga Medis terbiasa bekerja berdasarkan SOP dan protap, serta memiliki pemahaman yang kuat mengenai prinsip aseptik dan antiseptik, kebersihan alat, pencegahan kontaminasi silang, serta pengendalian risiko infeksi. Pola kerja tersebut sangat relevan diterapkan dalam rantai penyediaan makanan MBG. Yang perlu diperhatikan bukan hanya proses memasak. Keamanan pangan merupakan rangkaian proses, mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, penyimpanan, distribusi, penyajian, hingga proses pencucian dan sanitasi ompreng atau wadah makanan. Khusus pada proses pencucian ompreng, pengawasan perlu diperketat. Wadah yang digunakan berulang kali harus benar-benar bersih dan memenuhi standar sanitasi. Kesalahan dalam pencucian, pembilasan, penggunaan air, penggunaan bahan pembersih, pengeringan, maupun penyimpanan dapat menjadi titik masuk kontaminasi. Tenaga Medis ( dokter , perawat, bidan) memiliki budaya kerja yang sangat sensitif terhadap prinsip kebersihan. Ompreng MBG harus diperlakukan dengan standar kehati-hatian yang tinggi,ibarat memperlakukan instrumen tindakan medis sederhana: bersih, terkontrol, dan tidak boleh ada tahapan yang dianggap sepele. Karena itu, Selain Sanitasi dan Nutrisionis BGN dapat menambah Tim Pengawasan Higiene dan Sanitasi MBG yang melibatkan perawat dan bidan senior Puskesmas secara langsung. Mereka dapat melakukan pemeriksaan berkala, memberikan edukasi kepada pengelola dapur, mengawasi prosedur pencucian dan sanitasi wadah, serta membantu melakukan identifikasi dini terhadap potensi risiko kontaminasi. Ini bukan soal mengambil alih tugas pengelola dapur MBG, tetapi menambahkan lapisan pengawasan dari perspektif Sepsis asepsis. Program MBG adalah program besar yang menyentuh jutaan anak. Maka, prinsipnya sederhana: makanan bergizi harus aman dikonsumsi. Jangan sampai niat memberikan gizi justru menimbulkan risiko kesehatan. Keterlibatan langsung tenaga Medis Puskesmas yang berpengalaman ( Tidak hanya Sanitatian & Nutrisionis) dapat menjadi salah satu langkah preventif untuk memperkuat sistem keamanan pangan MBG dari tingkat lapangan. Hitam di atas putih perang Puskesmas terlihat bagus , mereka berperan penting dalam mengawasi dan membina Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tugas utamanya meliputi inspeksi kesehatan lingkungan dapur, pengawasan higiene penjamah makanan, pengecekan kualitas air bersih dan sanitasi, serta edukasi gizi dan pencegahan keracunan pangan. Peran puskesmas Jangan Sekadar Menjadi Petugas Sensus dan Penyuluh Dalam pelaksanaan pengawasan program MBG di lapangan, peran petugas Puskesmas perlu diperkuat. Jangan sampai petugas yang turun hanya berfungsi seperti petugas sensus atau penyuluh keliling, melakukan pendataan dan memberikan edukasi, tetapi tidak memiliki kewenangan untuk melakukan intervensi / penindakan ketika menemukan potensi pelanggaran yang dapat membahayakan kesehatan penerima manfaat. Jika petugas Medis Puskesmas memang tidak memungkinkan untuk ditempatkan secara langsung sebagai bagian dari struktur SPPG, maka setidaknya perlu dibuat regulasi yang memberikan mandat dan kewenangan yang jelas kepada Puskesmas sebagai pengawas kesehatan SPPG. >>>>

Miss tweet

174,935 Aufrufe • vor 1 Monat