Loading video...
Video Failed to Load
No more Red Bull in 2024. Enough is enough.
47,945 views • 2 years ago •via X (Twitter)
10 Comments

Dan Pak Mahmud MD sekarang adalah bagian dri Bu Ketum+parpolnya Gmana pak, segerbong kan sekarang ? Nanti apa2 ya tanya dulu sama bu ketum ya ? Nanti kalau bu ketum bilang “Stop” ya stop. Kalau dibilang jalan ya jalan. Kalau dibilang jalan with terms and condition ya nurut saja

@redbull Tunggu, ini masih banyak yg keliru paham ya ? Ini berlaku di semua fraksi. Baik itu pdip, demokrat, pks, pan, pkb, gerindra, nasdem, golkar, semuanya yg ada di DPR, bkn hny mamak banteng saja. Makanya si pacul nanya ke sebelahnya kanan-kiri yg beda frakso "ya bener toh?", "benar"

@redbull Terus buat apa ada DPR kalo ujung2nya ketua partai yg menentukan.

@redbull Bambang Pacul sendiri ngomong Ijin Ketua Partai Beliau dulu, Siapa lagi klo Bukan Bu Megawati.... 😅😂🤣

@redbull

@kimiwww_ @redbull

@redbull Dan ini saya jamin berlaku buat semua parpol. Terlihat manuver SP yg dulu mendukung jkw, terus pecah kongsi dengan mengangkat Anis. Intinya politik ini berkepentingan. Percuma juga lu bela Ampe fitnah, kelak mereka semua akur, yg lu dapat cuma dosa jariyah lu sendiri.

@redbull Kita muak ga mau mabok Redbull

@redbull Nanti yang berkuasa juga jadi another red bull dengan casing dan bumbu yang berbeda. Cost nyalon itu mahal, makanya ROI itu penting buat caleg dan parpol 😁🤣

@redbull Ini admin @redbull bingung juga pasti 😂😂😂
