Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

Nonton bola jadi beda saat dirayakan bareng 🤝⚽️ Lebih rame, lebih hidup, dan pastinya lebih berkesan 🔥 Karena di setiap momen, selalu ada cerita yang tercipta bersama. Dan bareng Heineken, semuanya terasa lebih seru — 𝘍𝘢𝘯𝘴 𝘏𝘢𝘷𝘦 𝘔𝘰𝘳𝘦 𝘍𝘳𝘪𝘦𝘯𝘥𝘴 🍻 Mau ngerasain pengalaman yang lebih gila lagi? 👀 Ikutan...

156,985 görüntüleme • 4 ay önce •via X (Twitter)

0 Yorum

Yorum bulunmuyor

Orijinal gönderinin yorumları burada görünecek

Benzer Videolar

Kata Ganindra Bimo soal banyaknya pemain diaspora hijrah ke liga Indonesia termasuk Persib. "Jadi menurut gua nih ya, akar masalahnya bukan ada di Persib, tapi akar masalahnya ada di cara kita melihat hierarki sepak bola. Kita nih masih nganggap perkembangan pemain tuh linear. Eropa selalu di atas, Asia selalu di bawah. Kalau pindah dari Eropa ke Indonesia, berarti turun kelas drastis. Padahal nih ya, dalam football economics dan player development, hierarki itu jauh lebih dinamis. Yang dicari pemain profesional bukan selalu liga dengan reputasi paling tinggi, paling baik, paling hebat, paling besar. Yang dicari adalah competitive advantage, tempat di mana dia bisa memaksimalkan kualitasnya. Kalau sebuah klub menawarkan menit bermain yang lebih konsisten, sistem permainan yang lebih cocok, targetnya juara, kesempatan tampil di kompetisi Asia yang lebih besar, dan eksposur yang gede terhadap Timnas, itu adalah aset olahraga yang paling nyata. Itu bukan soal sekadar gaji atau nama liga. Makanya banyak klub modern yang sekarang enggak lagi merekrut pemain-pemain tuh hanya berdasarkan CV, tapi berdasarkan project fit. Pertanyaannya jadi berubah, bukan lagi, 'Kenapa dia ninggalin Eropa?', tapi, 'Kenapa klub sebesar Persib ngerasa pemain itu layak jadi bagian dari proyek mereka?'. Karena transfer selalu terjadi dua arah kan? Ada pemain yang milih klub, ada klub yang memilih pemain. Dan kalau semakin banyak pemain diaspora mulai datang ke Indonesia, mungkin yang berubah bukan mentalitas pemainnya, mungkin justru value sepak bola Indonesia yang mulai meningkat. Bagus dong buat kita, iya kan? Jadi menurut gua, berhentilah menilai transfer hanya dari arah perpindahannya, nilailah dari outcome-nya. Karena dalam sepak bola profesional, keputusan transfer enggak pernah divalidasi saat tanda tangan kontrak. Keputusan itu baru divalidasi ketika performanya terlihat di atas lapangan, gitu. Menurut gua, bukan pundit, bukan pakar sepak bola, gua mah penonton sepak bola biasa."

PersibPedia

179,840 görüntüleme • 1 ay önce

Gimana ya rasanya kerja di passion lo dan buat klub yang lo cinta, at the same time? Meet Destiantos, salah satu designer Indonesia yang pernah intern di Puma HQ dan bantu ngerjain projects untuk Manchester City. Semuanya berawal dari dia jadi fan City di era Mancini 2010. “Waktu kecil, gue suka banget gambar harapan atau mimpi di dinding. Gua ngelukis mural Man City dengan harapan bisa jadi pemain bola di sana, maunya sih jadi striker. Apalagi keinspirasi banget sama momen ‘Agueroooooo’ yang super ajaib itu.” ungkap Destiantos di interview bareng kita. “Tapi gua sadar nggak jago main bola, gua pun tetep bercita-cita realisasiin mimpi gua lewat bidang yang gua suka.” Sejak itu, Destiantos pun fokus untuk menekuni bidang design. Beberapa tahun kemudian, dia nyoba sesuatu yang sebenernya di luar plan: ikutan kompetisi Instagram untuk nge-design logo Puma dan dia menang. Lewat kompetisi itu, dia pun bisa dapat sepatu gratis dari Puma. Awalnya, dia kira hadiahnya sepatu aja. Ternyata, kemenangan itu jadi gerbang yang jauh lebih besar, dia bisa dapet kesempatan magang dan bekerja langsung di proses kreatif jersey dan merch Man City koleksi “MDCR” di 2021. Karya yang akhirnya dipakai langsung sama Pep Guardiola dan Phil Foden. Bahkan di tengah prosesnya, dia sempat ada beberapa kegiatan bareng Neymar. Setelah menimba ilmu di PUMA HQ, Destiantos nggak berhenti di situ. Dia membangun SOC Artisan Studio, studio kreatif miliknya sendiri, dengan misi yang lebih besar: empowerment pekerja seni Indonesia. Jadi wondering nggak sih, kegiatan lo yang sekarang keliatan “di luar plan”, jangan-jangan itu justru yang bakal ngebuka gerbang ke impian lo? Anyway, kita bakal bahas banyak orang Indonesia yang super keren di section “The Finest Indonesian”. Stay tuned for more inspiring contents! 🤩

Stories with Intention

11,079 görüntüleme • 4 ay önce

Tiap ngeliat tim underdog sukses gini jadi mikir sama alasan fans-nya suka sama klub itu. Di Indonesia, jadi fans klub besar itu pilihan yang "aman." Gampang cari komunitas, kesempatan buat juara terbuka luas, dan akses lebih nggak terbatas. Tapi ada segmen kecil yang memilih jalan yang berbeda klub dengan sejarah panjang, filosofi unik, nemu klub di Football Manager, atau sekadar karena... vibe-nya cocok. Kadang seseorang suka sama satu klub memang alasannya nggak logis tapi cukup berkesan. Fans klub-klub yang nggak masuk radar mainstream kayak Indonesia Seagulls , INDOTORINO , Leverkusen Indonesia 🇮🇩 , WatfordIDN , Como Indonesia dan lainnya pasti punya cerita menarik kenapa mereka suka sama klub favoritnya. Tapi ada beberapa pola kenapa orang suka & tertarik sama sebuah klub secara gak sadar: 1. Sebagian orang milih klub bukan karena menang, tapi karena klub itu merefleksikan siapa mereka. Bukan soal keren-kerenan. Ini lebih ke "klub ini ngerti gue atau setidaknya gue ngerti klub ini." They feel connected. 2. Ada yang fatigue sama hal mainstream. Bukan sok edgy tapi ada fatigue karena oversaturation tim-tim besar di media. Jadi ya, di titik tertentu, orang nyari ruang yang lebih... sepi. Somehow, komunitas fans klub yang underrated ini terasa lebih intimate. 3. Ada paradoks yang menarik: makin sering sebuah klub bikin frustrasi, makin dalam attachment-nya. Ini bukan masokisme, ini lebih ke sunk cost yang punya makna emosional. Soalnya gregetan sendiri, tapi malah jadi momen suffering ini yang merekatkan fans. 4. Fan culturenya gak terlalu mementingkan fame. Ya, pengen fan clubsnya terkenal bukan berarti salah, tapi somehow waktu mereka secara sadar ngefans klub-klub underrated ini, ya tandanya tau kalau ada kemungkinan anggotanya ngga selalu ramai. Dan biasanya inilah yang membuat mereka welcome sama orang baru yang genuinely tertarik belajar. Pilihan klub & alasan lo suka klub itu personal banget. Jadi, apa alasan lo suka sama tim kesukaan lo sekarang?

Stories with Intention

86,319 görüntüleme • 4 ay önce

[231225] #BAEKHYUN IG Live "Para Eri, Merry Christmas! Para Eriku, ayo bikin harapan! Tahun depan- ini kenapa suaranya gede banget ya. Ayo kita bikin harapan biar semoga tahun depan kita bisa lebih banyak bertemu dan bermain dengan asik! Aku udah ngerencanain buat ngelakuin ini hari ini tau~ tapi di rumahku ga ada alat buat nyalain api jadi aku pake kompor! Ohh, walau ini belum akhir tahun, tapi... Merry Christmas! Dan ayo buat banyak waktu yang lebih bahagia tahun depan! Oke!? Para Eriku jadi bisa ngerayain pesta gini bareng aku karena kalian sendirian kan... sekarang aku juga ga bakal pergi kemana-mana jadi para Eriku jangan terlalu khawatir. Walau ada beberapa hal yang mungkin mencoba untuk memisahkan kita, mari kita berjalan bersama sambil bergantung pada satu sama lain. Para Eri! Sekali lagi Merry Christmas! Dan aku cinta kalian para EXO-Lku! We are! EXO! Ayo bikin harapan! Habis satu dua tiga tiup lilinnya ya! Satu, dua! Habis satu dua tiga *tiup* ya! Satu, dua, tiga! *tiup* Saranghaja!! Walau ini kue yang sederhana, walau begitu...- ini kue castella ㅋㅋㅋ Para Eriku, Merry Christmas~ kalian harus menghabiskan hari ini dengan baik ya, oke? Habiskan waktu yang bahagia bersama keluarga dan teman kalian. Aku lagi diet jadi aku ga bisa makan kue ini, sayang banget ya. Anyway, ayo kita cepat sambut tahun depan dengan kondisi terbaik kita... kayaknya tahun depan kita bakal bisa melakukan banyak hal yang lebih asik deh. Anyway, aku sangat mencintai kalian dan hal itu tidak akan berubah. Dibandingkan sebelumnya, mungkin kalian merasa seperti aku mengabaikan kalian, tapi aku lebih sibuk banyak dari yang kalian kira. 'Walau kamu sibuk pun harusnya kamu bisa komunikasi sebentar aja kan?' Iya benar, sebenarnya... belakangan ini aku dalam kondisi yang sangat kecapekan. Ada banyak meeting, dan keadaan bikin aku jadi ga bisa terlalu sering pegang handphone... hm... kedepannya pas aku lagi dalam perjalanan, aku bakal lebih banyak komunikasi sama kalian... jadi jangan berpikir kalau kita banyak menjauh. Tahun depan aku bakal menunjukkan kalian sisi yang beragam, jadi tunggu sebentar ya~ aku cinta banget sama kalian semuanya, para Eri. Semuanya tetap sehat ya, dan belakangan ini flu lagi nyebar jadi hati-hati sama flu. Karena kalian udah memulai Christmas dengan sangat bahagia bareng aku, hari ini makan banyak makanan yang enak dan aku harap kali menghabiskan waktu dengan bahagia, terus foto-foto yang banyak juga. Aku juga, besok masih belum tau bakal ke Bucheon atau enggak sih tapi kalo aku jadi pergi, nanti aku bakal post foto Mongryong. Kalo ga jadi pergi, paling nanti aku ngebubble... gitu deh. Yang bekerja hari ini, kalian telah bekerja keras, dan semoga ini jadi hari yang lebih bahagia buat kalian ya. Kalau gitu aku bakal ngucapin sapaanku sekarang, dadah para Eri~"

Grace🍯

60,301 görüntüleme • 2 yıl önce

3 momen LenaMiu favorit ✨ 🥇 Pinned tweet Lena: “Celia St. James to my Evelyn Hugo” Lena udah baca dan suka sama novel The Seven Husbands of Evelyn Hugo dari 2024, bahkan sebelum terjun ke GL dan jauh sebelum dipasangin sama Miu. Setelah dipasangin sama Miu, Lena juga masih sering upload tentang novelnya, upload potongan quote yang dia suka kayak “I love you more than anything else in the world”, dan beberapa kali repost editan LenaMiu ala Evelyn–Celia. Miu sendiri juga pernah repost editan dengan referensi yang sama, dan Lena selalu seneng tiap ada kabar baru soal adaptasi filmnya. Salah satu hal yang paling menarik dari Evelyn–Celia dengan cara novel ini ngomongin intimasi yang bukan sekadar kedekatan fisik, tapi tentang bisa jujur sepenuhnya sama seseorang, membiarkan dia melihat diri kita apa adanya, dan tetap ngerasa aman. Jadi waktu Lena upload foto LenaMiu dengan caption “Celia St. James to my Evelyn Hugo”, kata “my” di situ yang bikin semuanya jauh lebih personal. Berasa Lena bukan cuma nyamain LenaMiu sama pasangan dari novel yang dia suka, tapi kayak Lena sendiri ngelihat LenaMiu sebagai Evelyn dan Celia dalam versi mereka sendiri. Dan tweet itu masih Lena pin sampai sekarang 😙 🥈 Postingan Miu di Instagram: scene dari In the Mood for Love + lagu “bad” dari wave to earth Scene yang Miu post dari In the Mood for Love. Di film itu ada cerita tentang orang zaman dulu yang kalau punya rahasia dan nggak ingin membaginya ke siapa pun akan mencari sebuah tempat, membuat lubang, membisikkan rahasianya ke sana, lalu menutupnya lagi. Di akhir film, hal itu benar-benar dilakuin. Sesuatu yang begitu pribadi akhirnya tetap disimpan sendiri, ada perasaannya, tapi nggak pernah benar-benar diucapkan. Di post yang sama, Miu pakai lagu “bad” dari wave to earth. Lagunya punya makna tentang seseorang yang keberadaannya aja bisa bikin hari yang biasa atau bahkan buruk terasa jauh lebih baik. Ada rasa nyaman, bahagia, dan dicintai cuma karena orang itu ada. Kalau scene film, lagu, caption postingan “kind of laugh”, dan foto-foto LenaMiu di post itu dilihat maknanya lebih personal. Apalagi semua foto yang Miu pilih isinya cuma Miu sama Lena. Kalau semuanya digabung, rasanya kayak Miu pengen nyimpen sebagian perasaannya buat dirinya sendiri, tapi lewat lagu yang dia pilih tetap kerasa kalau keberadaan Lena bikin dia bahagia 🥹 🥉 Video LenaMiu di Dear Myself Sebenernya hampir sepanjang wawancara ini omongan LenaMiu punya makna yang dalem. Tapi bagian favorit tetap waktu mereka sama-sama ditanya foto favorit masing-masing dan alasan kenapa memilih foto itu. Foto yang mereka pilih beda, jawabannya juga beda, tapi ada satu hal yang terasa sama dari dua-duanya: kebahagiaan satu sama lain selalu jadi bagian penting dari jawaban LenaMiu. Dari bagian itu makin nangkep cara Lena sama Miu ngelihat satu sama lain. Mereka sama-sama pengen terus jalan bareng dan saling dukung, tapi bukan dengan cara saling nahan. Selama jalannya masih bisa berdampingan, mereka pengen tumbuh dan bahagia bareng. Tapi kalau masing-masing punya jalan sendiri yang harus ditempuh buat berkembang atau nemukan kebahagiaannya, mereka juga nggak akan nahan satu sama lain cuma supaya semuanya tetap sama. Jadi rasanya LenaMiu pengen terus ada di hidup satu sama lain, tapi bukan dengan cara maksa mereka harus selalu berjalan bareng sebagai pasangan. Yang penting dua-duanya tetap bahagia, berkembang, dan bisa terus saling dukung apa pun jalan yang akhirnya mereka pilih 🥰 Kalau tiga momen ini disambungin, semuanya selalu balik ke satu hal yang sama: cintanya LenaMiu setara. Nggak terasa ada satu orang yang terus memberi sementara satunya cuma menerima. Dua-duanya sama-sama pengen satu sama lain bahagia, berkembang, dan tetap jadi dirinya sendiri tanpa kehilangan keinginan buat terus jalan bareng. LenaMiu juga ngasih contoh kalau cinta yang setara bukan tentang siapa yang paling banyak ngasih atau siapa yang paling kelihatan sayang, tapi tentang dua orang yang sama-sama pengen yang terbaik buat satu sama lain 🤍 #LenaMiu #ลีน่าหมิว

ᵖˡˢgumberforlot

22,688 görüntüleme • 20 gün önce

siapa yang gak kenal son yejin dan jun jihyun. dua wanita yang menjadi bagian dari ikon aktris korea yang begitu melekat di era 2000-an. mereka berdua pernah dikenal sebagai “nation’s first love” dengan visual yang sejak dulu selalu jadi sorotan. tapi tau gak sih kalau yejin dan jihyun menunjukkan kalau nilai seorang perempuan nggak cuma pada seberapa cantik wajahnya. seperti yang kita tahu, di industri hiburan korea selatan visual memang sering banget mendapat perhatian. wajah cantik, aura yang kuat, penampilan yang memukau, semuanya seolah menjadi bagian penting dari perjalanan seorang aktris. tapi semakin bertambah usia, keduanya justru punya pandangan yang jauh lebih dalam soal kecantikan. bukan tentang bagaimana mempertahankan wajah agar selalu terlihat seperti dulu, tapi tentang bagaimana seseorang menerima perubahan dan menjalani hidup dengan baik. son yejin misalnya. saat menghadiri bifAn pada tahun 2024, dia sempat berbicara tentang perubahan dirinya dan bagaimana cara pandangnya terhadap kecantikan ikut berubah seiring bertambahnya usia. “setiap orang memiliki kecantikan uniknya sendiri saat di usia 20-an tetapi hal itu tidak akan bertahan selamanya. aku sempat berpikir, ‘kenapa dulu aku tidak menikmati kecantikan itu?’ tapi yang lebih penting, aku hanya ingin menua dengan anggun.” yejin sendiri sepertinya sudah sampai di titik di mana dia nggak lagi melihat perubahan sebagai sesuatu yang harus ditakuti. menurutnya, yang lebih penting bukan bagaimana caranya tetap terlihat seperti dulu, tapi bagaimana bisa menua dengan anggun dan menerima setiap perubahan yang datang. nah, pemikiran yang nggak jauh berbeda juga disampaikan oleh jun jihyun. saat ditanya soal julukan “tae-hye-ji” yang merujuk ke kim taehee, song hyekyo dan dirinya, jun jihyun mengungkapkan kalau dirinya nggak percaya seseorang harus memiliki wajah yang cantik untuk memiliki nilai. “aku bersyukur. secara pribadi, aku tidak percaya bahwa seseorang harus memiliki wajah yang cantik. semakin aku bertambah usia, aku merasa bagaimana seseorang menjalani hidup jauh lebih penting daripada apakah seseorang itu terlihat cantik atau tampan. jadi aku tidak terlalu memikirkannya ketika bercermin setiap hari. yang terpenting adalah seseorang harus menjalani hidup dengan baik.” yang membuat mereka terus dikenal sampai saat ini tuh karena kemampuan mereka sebagai aktris dan menurutku, itu jauh lebih keren. visual bisa berubah seiring waktu tapi bakat dan karya yang ditinggalkan mereka berdua di industri hiburan korea selatan nggak akan hilang begitu aja. aku suka banget dengan pemikiran mereka berdua soal ini. kayak mereka sadar kalau kecantikan itu memang ada masanya, tapi nggak berarti setelah itu semuanya selesai. justru ada banyak hal lain yang jauh lebih penting untuk dibawa sampai kita tua nanti. #sonyejin #junjihyun

egha☘︎݁˖

12,798 görüntüleme • 22 gün önce

Q: Lulus kuliah dan sudah hampir setahun nganggur. Sekarang udah mulai hopeless. Harus gimana ya? Sebenarnya, yang berbahaya dari nganggur – selama kamu masih bisa bertahan hidup – menurut gw bukanlah belum mendapat pekerjaan. Tapi saat kamu merasa stuck, males melakukan apa-apa, hopeless, gak ada semangat hidup, atau burnout. Itu lebih bahaya. Dan ini biasanya karena nggak terjadi feedback loop dari cara kamu berproses. Kalau kamu masih muda banget (baru lulus) dan belum ada tanggungan, sadari bahwa kamu punya unfair advantage yg gak semua orang punya: energi, waktu, dan gak ada resiko finansial yang fatal. Sadari itu dulu, dan coba bersyukurlah. Dengan bersyukur kamu bisa lebih tenang dan siapa tau dimudahkan juga rezekinya. Nah kalau kamu udah coba apply ke ratusan lamaran di berbagai job portal dan belum ada feedback apa2, menurut gw cukup jelas ada pada strategi. Kamu mungkin tetap melakukan satu hal yang sama berulang2 walau hasilnya nggak optimal. Ini juga membantu kamu agar gak terjebak di situasi yang sama. Sadari bahwa ada hal2 yang di dalam dan di luar kontrol kamu. Jumlah job opportunity yang adam, dapet offer letter dari perusahaan juga gak bisa kamu kontrol. Yang dalam kontrol kamu adalah usaha untuk meningkatkan keahlian, dan bersiap yang terbaik kalau opportunity datang. Posisikan diri untuk bisa semudah mungkin keberuntungan menemukan kamu. Pelajari hal2 yang perlu seperti bikin CV dengan format yang bagus dan bisa memperlihatkan keahlian kamu dengan baik. Tapi isi CV-nya juga harus berkualitas, dan itu hanya bisa dicapai dengan bikin pencapaian yg didapat dengan skill. Kalau belum punya skillnya, belajar. Share juga prosesnya di blog, linkedin, atau social media apapun. Buat project sendiri, lalu bagikan lagi ke publik dan masukkan itu di CV. Jadi selama kamu masih mencari pekerjaan, yang kamu lakukan bukan cuman apply di job portal dan menunggu. Kamu bakal selalu sibuk. Walau belum dapet kerja dan dapet panggilan interview, anggep cari kerja dan upskilling itu fulltime job kamu sekarang. Bangun pagi, ganti baju saat working hours, pergi ke perpustakaan, pulang saat jam kerja selesai. Lakukan hal2 yang membuat keberuntungan itu mudah untuk kamu dapatkan. And lastly, don’t end the week with nothing. Usahakan sekuat tenaga, di akhir minggu ini kamu akan sedikit lebih baik dari pada kamu di minggu lalu. Dengan belajar hal baru, ikut course, bikin project, reachout leaders di perusahaan yang kamu targetkan pakai linkedin, dokumentasikan perkembangan diri, buat beberapa versi CV untuk versi role yang berbeda, dan lain lain. Apapun. Yang penting jangan biarkan satu minggu berlalu tanpa ada progres. Oh ya, pastikan kamu juga bisa dapet support dari orang tua dan keluarga yang tinggal bareng kamu. Kasih tau plan kamu apa. Soalnya ini juga penting. Gw rekomendasikan sehari2 kegiatan kamu lakukan diluar aja, di perpustakaan misalnya. Biar bisa lebih fokus. Dan siapa tau di perjalanan ini ternyata kamu dapet insight tertentu, yang membuka peluang ke hal2 baru. Jadi pengusaha, bikin toko, freelance, atau penulis webtoon misalnya. Dan itu keren juga kok!

Anas

442,935 görüntüleme • 3 yıl önce

Lena Lalina sampai minta dijauhin dari Miu di Girls Cup tahun ini biar nggak gampang luluh 😌 🗣️: Menurutmu, siapa pemain paling berbahaya atau paling menakutkan di Girls Cup? 🦋: Jujur, siapa yang paling berbahaya, paling menakutkan, atau paling kuat itu nggak penting. Soalnya yang paling berbahaya dan menakutkan ya Miu Natsha. 🦋: Jangan dekat-dekat. Jangan lihat aku pakai tatapan manis kayak gitu. Jangan. Dia yang paling berbahaya. 🗣️: Tahun ini kamu dan Miu beda tim. Kamu bakal ngalah? 🦋: Hei, ini kompetisi serius. Nggak, tentu aja nggak. Aku nggak bakal ngalah sama siapa pun. Jangan godain aku, ya? 🦋: Jangan natap aku kayak gitu, ya? Aku larang! 🦋: Aku udah bilang ke teman-teman setimku buat bantu jagain aku biar nggak dekat-dekat Miu. Soalnya aku lihat klip tahun lalu dan ternyata aku selalu lari ke dia. 🦋: Kayak waktu aku berhasil cetak skor dan senang, aku langsung lari buat meluk dia. 🦋: Karena kami dekat dan sering bareng. Jadi kalau aku lagi senang atau ada sesuatu yang seru, dia orang pertama yang aku samperin. 🦋: Tapi tahun ini aku bakal tahan diri. Nggak lagi, nggak lagi. Jangan godain aku! 🦋: Tahun ini aku harus berjuang buat tim Mint dan Gina. Komentar Miu di Instagram: 🧸: Tungguin aja ya, semuanya. 🧸: Nanti juga tahu. 🗣️: Lena bilang kamu lawan paling menakutkan atau paling berbahaya di Girls Cup. 🧸: Hmm, yakin? 🧸: Tahun lalu semua orang bilang P’Lena bakal sengaja ngalah. Tapi sebenarnya nggak ada yang sengaja ngalah, karena semua orang main serius. 🧸: Tahun ini aku nggak bakal kasih tatapan manis-manis itu, karena aku mau bertanding. 🗣️: Ada cara supaya Lena mau ngalah sama kamu tahun ini? 🧸: Aku bakal terus kasih dia tatapan kayak gitu 🧸: Siapa tahu tahun ini dia bakal luluh, terus mau ngalah dan nurutin aku sedikit. 🧸: Jadi kita tunggu dan lihat aja nanti pas pertandingannya mulai 🗣️: Ada yang mau kamu sampaikan ke Lena? 🧸: Yakin? Kalau yakin, coba aja. Nanti kita lihat 😏 #LenaMiu #ลีน่าหมิว

ᵖˡˢgumberforlot

31,344 görüntüleme • 1 ay önce

"Halah, cuma karakter 2D fiksi ini, bebas lah mau diapain juga." "Saya tidak pernah dengar suaranya, apalagi beli bantalnya, gesek-gesek [kelamin] saya sambil nonton, saya ga pernah, JADI STOP HIPOKRIT!" Kalimat-kalimat di atas jujur bikin darahku mendidih. Sebagai orang yang hidup di dua dunia sekaligus, yaitu sebagai VTuber dan juga seorang sutradara, opini kayak gitu enggak cuma salah kaprah secara logika, tapi juga nyenggol ranah personal aku. Aku tahu gimana rasanya berdarah-darah bangun persona di balik avatar. Berapa jam yang abis buat persiapan, seberapa terkurasnya energi tiap kali live, dan seberapa nyatanya ikatan yang kebentuk sama penonton. Avatar itu bukan tembok pembatas antara fiksi dan realita. Justru sebaliknya, itu jembatannya. Makanya, pembelaan Dera itu bener-bener enggak masuk akal. Buat yang ketinggalan info, kemarin Dera ini bikin tier list VTuber Indonesia. Masalahnya, ini bukan tier list soal kualitas konten atau skill streaming. Kategorinya beneran seksual secara terang-terangan, bahkan Dera memperlakukan avatar & art vtubernya dengan tidak pantas. Pas komunitas VTuber protes, dia malah bikin live stream "klarifikasi" yang sama sekali gak bikin suasana adem, isinya malah makin ngaco. Di stream itu, argumen dia intinya bilang kalau ini kan cuma karakter 2 dimensi, dia enggak pernah ngelakuin hal aneh-aneh pas nonton mereka, dan malah nuduh netizen yang nonton VTuber tuh sebenernya gooner semua, dan dia yang benar. Dilanjut dengan instagram story dengan isi serupa, video terlampir. Pertama, yang Dera lakukan itu namanya logical fallacy tu quoque, atau dalam bahasa yang lebih membumi: "kamu juga begitu." Argumen "kalian juga gooner" tidak membuat tindakannya jadi benar. Lagipula, banyak sekali vtuber dan viewers yang kontennya jauh dari hal-hal seksual sekarang. Sebagian besar konten VTuber yang beredar sekarang, apalagi di skena vtuber Indonesia, isinya tuh main game bareng penonton, belajar bahasa asing sambil ngasbun, masak-masakan, atau sekadar ngobrol santai tentang hari yang berat. Ada VTuber yang jadiin channel-nya tempat belajar sejarah. Ada yang fokus ke komedi murni. Bahkan ada para v-doctor, baik dokter biasa, dokter gigi, dan dokter hewan, bahas soal kesehatan. Kebanyakan bahkan enggak pernah sekalipun nyentuh topik dewasa, karena memang bukan itu yang ingin mereka bangun. Penonton dateng bukan karena libido. Mereka dateng karena butuh temen ngobrol jam dua pagi, karena pengen ketawa setelah hari yang melelahkan, atau karena ada kreator yang bikin mereka merasa diterima tanpa harus jadi siapa-siapa dulu. Menyamaratakan semua itu sebagai "gooner" bukan cuma salah secara faktual, itu juga penghinaan terhadap jutaan orang yang menemukan sesuatu yang genuine di skena ini. Kedua, soal "cuma 2D." Sebagai sutradara, waktu aku nulis naskah, karakter di atas kertas itu emang fiksi murni. Aku bebas mau matiin karakternya, mau disiksa, atau mau diapain aja, karena mereka enggak punya perasaan, enggak punya jadwal, dan enggak punya penonton yang nungguin tiap minggu. VTuber itu beda. Avatar 2D itu lebih mirip kostum panggung daripada karakter fiksi. Di baliknya ada talent nyata, manusia beneran yang membangun reputasi bertahun-tahun, menanggung konsekuensi psikologis dan finansial kalau nama baiknya rusak, serta punya relasi parasosial yang nyata sama audiensnya. Bedanya sama karakter anime biasa jelas banget. Naruto enggak punya jadwal live streaming. Rem dari Re:Zero enggak bakal bales komentar lu pas lagi mabar. Tapi VTuber itu interaktif dan nyata. Ketika kamu bikin konten seksual tanpa consent atau izin pake identitas mereka, yang kena dampaknya bukan cuma piksel di layar, tapi manusia di baliknya. Ini Namanya Pembunuhan Karakter Orang yang baru pertama kali denger nama si VTuber lewat tier list mesum itu bakal langsung punya persepsi buruk. Mereka bakal inget si VTuber dari cap seksualnya, bukan dari karya, skill, atau konten aslinya. Ini beneran pembunuhan karakter secara harfiah. Lebih parahnya lagi, hal ini memicu normalisasi pelecehan. Penonton yang ngerasa konten begitu "lucu" atau "biasa aja" bakal bawa kebiasaan itu ke mana-mana. Mereka bakal nge-chat mesum di kolom komentar streamer lain, bikin jokes enggak pantes di forum, dan ngerasa itu hal yang wajar Normalisasi itu enggak dateng tiba-tiba kayak meteor; dia menjalar pelan-pelan akibat pembiaran dan kebiasaan. Klaim dia yang bilang "cuma mau membuka mata penonton" juga kocak sih. Mau buka mata soal apa? Sisi gelap parasosial di dunia VTuber? Bahasan itu sih udah sering didiskusiin sama orang-orang dengan cara yang jauh lebih berkelas dan elegan. Membuat tier list seksual cuma ragebait murahan yang dibungkus dengan pembenaran biar kelihatan lebih baik dari orang yang dia hina. Komunitas terbentuk dari apa yang kita normalisasi bersama. Setiap hal yang kita tertawakan, setiap konten yang kita biarkan lewat tanpa reaksi, setiap kreator yang kita pilih untuk didukung atau tidak, itu semua adalah suara. Dan suara-suara kecil itu, kalau cukup banyak yang searah, bisa membentuk seperti apa industri ini di masa depan.
0:58

Sensitive content

"Halah, cuma karakter 2D fiksi ini, bebas lah mau diapain juga." "Saya tidak pernah dengar suaranya, apalagi beli bantalnya, gesek-gesek [kelamin] saya sambil nonton, saya ga pernah, JADI STOP HIPOKRIT!" Kalimat-kalimat di atas jujur bikin darahku mendidih. Sebagai orang yang hidup di dua dunia sekaligus, yaitu sebagai VTuber dan juga seorang sutradara, opini kayak gitu enggak cuma salah kaprah secara logika, tapi juga nyenggol ranah personal aku. Aku tahu gimana rasanya berdarah-darah bangun persona di balik avatar. Berapa jam yang abis buat persiapan, seberapa terkurasnya energi tiap kali live, dan seberapa nyatanya ikatan yang kebentuk sama penonton. Avatar itu bukan tembok pembatas antara fiksi dan realita. Justru sebaliknya, itu jembatannya. Makanya, pembelaan Dera itu bener-bener enggak masuk akal. Buat yang ketinggalan info, kemarin Dera ini bikin tier list VTuber Indonesia. Masalahnya, ini bukan tier list soal kualitas konten atau skill streaming. Kategorinya beneran seksual secara terang-terangan, bahkan Dera memperlakukan avatar & art vtubernya dengan tidak pantas. Pas komunitas VTuber protes, dia malah bikin live stream "klarifikasi" yang sama sekali gak bikin suasana adem, isinya malah makin ngaco. Di stream itu, argumen dia intinya bilang kalau ini kan cuma karakter 2 dimensi, dia enggak pernah ngelakuin hal aneh-aneh pas nonton mereka, dan malah nuduh netizen yang nonton VTuber tuh sebenernya gooner semua, dan dia yang benar. Dilanjut dengan instagram story dengan isi serupa, video terlampir. Pertama, yang Dera lakukan itu namanya logical fallacy tu quoque, atau dalam bahasa yang lebih membumi: "kamu juga begitu." Argumen "kalian juga gooner" tidak membuat tindakannya jadi benar. Lagipula, banyak sekali vtuber dan viewers yang kontennya jauh dari hal-hal seksual sekarang. Sebagian besar konten VTuber yang beredar sekarang, apalagi di skena vtuber Indonesia, isinya tuh main game bareng penonton, belajar bahasa asing sambil ngasbun, masak-masakan, atau sekadar ngobrol santai tentang hari yang berat. Ada VTuber yang jadiin channel-nya tempat belajar sejarah. Ada yang fokus ke komedi murni. Bahkan ada para v-doctor, baik dokter biasa, dokter gigi, dan dokter hewan, bahas soal kesehatan. Kebanyakan bahkan enggak pernah sekalipun nyentuh topik dewasa, karena memang bukan itu yang ingin mereka bangun. Penonton dateng bukan karena libido. Mereka dateng karena butuh temen ngobrol jam dua pagi, karena pengen ketawa setelah hari yang melelahkan, atau karena ada kreator yang bikin mereka merasa diterima tanpa harus jadi siapa-siapa dulu. Menyamaratakan semua itu sebagai "gooner" bukan cuma salah secara faktual, itu juga penghinaan terhadap jutaan orang yang menemukan sesuatu yang genuine di skena ini. Kedua, soal "cuma 2D." Sebagai sutradara, waktu aku nulis naskah, karakter di atas kertas itu emang fiksi murni. Aku bebas mau matiin karakternya, mau disiksa, atau mau diapain aja, karena mereka enggak punya perasaan, enggak punya jadwal, dan enggak punya penonton yang nungguin tiap minggu. VTuber itu beda. Avatar 2D itu lebih mirip kostum panggung daripada karakter fiksi. Di baliknya ada talent nyata, manusia beneran yang membangun reputasi bertahun-tahun, menanggung konsekuensi psikologis dan finansial kalau nama baiknya rusak, serta punya relasi parasosial yang nyata sama audiensnya. Bedanya sama karakter anime biasa jelas banget. Naruto enggak punya jadwal live streaming. Rem dari Re:Zero enggak bakal bales komentar lu pas lagi mabar. Tapi VTuber itu interaktif dan nyata. Ketika kamu bikin konten seksual tanpa consent atau izin pake identitas mereka, yang kena dampaknya bukan cuma piksel di layar, tapi manusia di baliknya. Ini Namanya Pembunuhan Karakter Orang yang baru pertama kali denger nama si VTuber lewat tier list mesum itu bakal langsung punya persepsi buruk. Mereka bakal inget si VTuber dari cap seksualnya, bukan dari karya, skill, atau konten aslinya. Ini beneran pembunuhan karakter secara harfiah. Lebih parahnya lagi, hal ini memicu normalisasi pelecehan. Penonton yang ngerasa konten begitu "lucu" atau "biasa aja" bakal bawa kebiasaan itu ke mana-mana. Mereka bakal nge-chat mesum di kolom komentar streamer lain, bikin jokes enggak pantes di forum, dan ngerasa itu hal yang wajar Normalisasi itu enggak dateng tiba-tiba kayak meteor; dia menjalar pelan-pelan akibat pembiaran dan kebiasaan. Klaim dia yang bilang "cuma mau membuka mata penonton" juga kocak sih. Mau buka mata soal apa? Sisi gelap parasosial di dunia VTuber? Bahasan itu sih udah sering didiskusiin sama orang-orang dengan cara yang jauh lebih berkelas dan elegan. Membuat tier list seksual cuma ragebait murahan yang dibungkus dengan pembenaran biar kelihatan lebih baik dari orang yang dia hina. Komunitas terbentuk dari apa yang kita normalisasi bersama. Setiap hal yang kita tertawakan, setiap konten yang kita biarkan lewat tanpa reaksi, setiap kreator yang kita pilih untuk didukung atau tidak, itu semua adalah suara. Dan suara-suara kecil itu, kalau cukup banyak yang searah, bisa membentuk seperti apa industri ini di masa depan.

Kalanara Mahardika 🎬✨

318,221 görüntüleme • 2 ay önce

NANYAIN PEMAIN BARU BAKAL ADALAH POKOKNYA, SAMA KALO JUARA PIALA PRESIDEN NAGA NGAK AKAN KONVOI Wartawan: "Pemain baru berarti ada dong pas di launching itu?" Pak adit: "Kayak lebih seru sebelum launching ya..." wartawan: "Berapa pemain baru lagi kira-kira, eh?" Pak adit: "Ada lah pokoknya lah..." Wartawan: "Kiper atau...? Pak adit: "Ada lah pokoknya pemain lah." wartawan: "Lokal atau asing?" wartawan : "Ada lah, coba lah, ada lah. Ditunggu aja lah pokoknya. Dalam waktu dekat lah ini, Kang Adi lagi nyiapin." pak Adit: "Nah, good question. Gini, kalau konvoi itu kan kebanyakan organik. Kita juga kadang enggak bisa melarang, ya karena Bobotoh kan organik aja gitu, ya. Tapi kalau di kacamata manajemen, kami melihat kita teh belum mulai season. Liga ini belum dimulai, jadi kayaknya lebih baik energi dan fokusnya kita pakai untuk persiapan musim baru. Kalau pun nanti kita mau konvoi, Insya Allah nanti kita konvoi bareng-bareng lagi lah di akhir musim gitu, jangan... jangan sekarang lah. Biarkan pemain juga fokus dulu ke pertandingan yang sebenarnya. Kita punya pertandingan yang sangat penting di tanggal 31 ini pertandingan sebenarnya. Kita enggak mau karena ada euforia tertentu akhirnya mengurangi fokus pemain, dan kami berharap Bobotoh juga punya pemahaman yang sama. Mangga kalau mau diselebrasi, dirayakan pada... kami tidak usah ngelarang. Tapi kalau di kacamata manajemen kami rasa, jika kami ditakdirkan juara gitu ya... kami sih fokusnya lebih ke mempersiapkan untuk tanggal 31 aja. Kita tidak akan ber-euforia segala macam lah, kita fokusnya 31 (ACL Two) gitu, itu penting banget. Mari kita berdoa bersama supaya euforianya kita bisa lakukan di akhir musim. 🎥Republik bobotoh

Vamos.persib

43,260 görüntüleme • 25 gün önce

Kalau ada member yang punya tekad kuat menjadi aidoru, saya bisa pastikan Aurhel Alana salah satunya. Pertama notis Alana karena Extra Time Indonesia yang terus-terusan menyamakan dia dengan Kim Min-jeong aka Winter Aespa. Kemudian saat pertama kali dia live sendirian. Saya iseng nonton tanpa ekspektasi apa-apa, tiba-tiba dia srat srot sepanjang live. Itu ikonik bngtt WKWKWKWK Dari live itu saya tau kalau Alana ini sangat ekspresif, lucu, dan punya tingkah-tingkah spontan yang menghibur. Dia tidak butuh banyak adaptasi karena dia benar-benar senang ada di depan kamera dengan menjadi dirinya sendiri. Respons dia menghadapi chaos-nya saat live juga sangat cepat karena dia lah sumber chaos itu ✌️ Sepertinya karena dia terbiasa berhadapan dengan bocil-bocil tetangganya, iykyk. Intinya dia senang sekali menjalani role-nya sebagai aidoru. Yang tidak banyak orang tau, selain fans-fans-nya, eskalasi perjalanan Alana sebagai member JKT48 ini menarik sekali. Di awal debutnya sebagai trainee, Alana jadi member yang "tertinggal". Saat teman yang lainnya sudah show belasan kali, dia baru 2 kali. Bukan tanpa alasan, di setlist Aitakatta, Alana menjadi backup-nya backup member lain. Dia satu blockingan dengan Gendis dan Aralie. Jadi, kemungkinan dia masuk line up lebih kecil dari yang lainnya. Bahkan, sebelum gen 11 naik ke inti, dia hanya mendapatkan 1 kali show Aitakatta (cmiiw 🙏). Kemudian di setlist Pajama, dia satu blockingan dengan Chelsea. Artinya dia mendapatkan kesempatan lebih banyak di setlist ini. Terlebih saat gen 11 dipromosikan menjadi member inti semua. Dia pernah bilang kalau Pajama Drive adalah cinta pertamanya. Hal ini karena Pajama Drive menjadi setlist yang bisa dia kejar agar tidak terlalu jauh dari teman-temannya. Di setlist ini, Alana nyaris setiap minggu masuk line up. Bahkan pernah dalam seminggu dua kali Lana Pajamaan. Di Pajamjam terakhirnya bulan lalu masih ada selisih 20 show antara Alana (43 show) dengan Oline (63 show) yang menjadi member gen 12 dengan jumlah show terbanyak. Dan yap, sepertinya jumlah show bukan satu-satunya indikator trainee dipromosikan. Masih ada parameter lainnya yang hanya diketahui manajemen. Yang berkesan dari Alana tidak hanya bagaimana dia tetap bersemangat mengejar ketertinggalannya, tapi juga bagaimana dia menciptakan hubungan yang genuine dengan fans-fansnya. In case kamu punya mutual Lana oshi, kamu bakal tahu betapa sayangnya mereka ke Lana. Tentu saja ini karena mereka tahu betapa tulusnya Lana sayang ke fansnya. Setiap interaksinya baik di live, VC, dan sosmednya punya sentuhan yang genuine yang membuat fans-nya merasa diperhatikan. Dari beberapa komentar fans yang pernah ada. Setiap interaksi Lana dan fansnya terasa personal dan tidak template. Bahkan dia masih ingat fans-fansnya dahulu. Di live-nya dia juga pernah nangis terharu saat tau ada fans lamanya yang 'hilang' tiba-tiba kembali lagi. Hubungan yang kuat antara Alana dan fansnya ini membuat saya tidak heran lagi kalau dia meraih rangking 15 di SSK kemarin. Artinya Lana ada di barisan depan jajaran Undergirls. Sebuah bargain power yang sangat menjanjikan untuk member trainee. Apalagi momen #UGDarurat dengan tingkat kehebohan yang di luar nalar serta sangat dar der dor itu. Exposure yang dia terima jadi makin lebih besar lagi. Tidak sampai di situ, setelah SSK dia juga pernah dipercayakan menjadi Global Center di Aitakatta. Setlist yang sebelumnya menjadikannya backup-nya backup memberinya kesempatan ada di posisi paling depan. Dengan pencapaian dan pengalaman yang dia dapatkan 1,5 tahun ini, ternyata dia tidak berpuas diri. Alana juga berani keluar dari zona nyamannya untuk eksplor apa saja yang ada dalam dirinya. Awal April lalu dia memberanikan dirinya mengcover lagu SNSD-Into The New World dan mengupload-nya di TikTok-nya. As member yang talent utamanya bukan menyanyi, cover lagu dia tidak jelek, tidak sempurna, tetapi masih enak untuk didengarkan. Yang perlu di-highlight adalah tidak semua member berani melakukan hal itu. Ini semacam kode kalau ada ruang yang terang-terangan dibuka oleh Alana. Ruang untuk belajar, bertumbuh, dan memperbaiki dirinya agar bisa menjadi aidoru seutuhnya. Dan yap, kejutan memang datang secara tak terduga. Seminggu setelah dia mengunggah cover menyanyinya, dia dipromosikan menjadi menjadi member inti. Dan tidak butuh satu bulan, Into The New World Alana become Into The New Phase. Tanggal 4 Mei besok dia sonichi sebagai member inti di setlist Ramune. Good job, bravo, well done, Aurhel Alana 🫡👏 Siapa yang menyangka member yang tingkahnya terlihat seperti anak kecil itu ternyata punya ambisi yang besar sekali. Member yang teriakannya paling kencang itu ternyata punya mimpi setinggi bintang. Sekali lagi, selamat Alana 👏 Sudah satu langkah lagi lebih dekat menjadi 1.000% idol. Suka sekali dengan cara kamu berjuang mengejar ketertinggalan, berani keluar dari zona nyaman, menghargai fans yang ada, serta memaksimalkan semua kesempatan yang diberikan. Yang saya pahami, 'bubble' Alana memang sangat menyenangkan. Hubungannya dengan fans yang saling berusaha dan saling menyemangati itu terasa dekati sekali. Tidak mengherankan jika banyak yang stay untuk menemani dan mendukung kamu growing up sebagai idol yang sejati. Sepertinya semuanya sudah berjalan dengan semestinya. Meski sering terlihat seperti bocil, Lana ini sudah dewasa dan mengerti apa yang dia mau dan apa yang dia perjuangkan. Nikmatin setiap momen proses bertumbuhnya, Lan. Meski kadang terasa tidak nyaman, coba untuk tetap bertahan. Ga perlu buru-buru, oke 🫶💌

Gigiiih 🍀💎🦖

45,430 görüntüleme • 1 yıl önce

🐰: “member lain tadi udah ngomong bagus2 banget, jadi aku bingung mau nambah apa lagi.” 😆 🐰: “pertama-tama, hari ini ibuku datang nonton.” 🐰: “kayaknya beliau bakal seneng kalo aku sebut, jadi…” 🐰: “bu, lagi nonton kan?” 😁💜 🐰: “lasti beliau bakal seneng bgt dengar itu.” 🐰: “semoga menikmati konsernya ya!” 🐰: “dan ada satu hal yg lagi aku rasain sekarang di Arirang in Busan ini…” 🐰: “waktu itu ternyata berjalan cepat banget.” 🐰: “setelah comeback, kita sempat tur keliling Amerika Utara, dan tau2 sekarang udah balik lagi ke sini.” 🐰: “rasanya semuanya berlalu begitu cepat.” 🐰: “kadang aku berharap bisa mengingat semuanya.” 🐰: “tapi ada jg banyak momen yg ngak bisa aku ingat satu per satu.” 🐰: “dan aku yakin setelah konser ini selesai, nanti pasti ada banyak detail yg juga nggak akan aku ingat lagi.” 🐰: “makanya akhir2 ini aku sering kepikiran…” 🐰: “aku pengen bisa mengingat waktu yang kita habiskan bersama dgn lebih baik.” 🐰: “aku pengen bener2 menyimpannya di dalam ingatanku.” 🥹 🐰: “terima kasih karena sudah menghabiskan momen yg begitu berharga bersama kami. 🐰: “dan kami akan terus berusaha sebaik mungkin.” 🐰: “seperti yg tadi sudah dibilang, kami ingin terus melakukan ini bersama kalian untuk waktu yg sangat, sangat lama.” 🐰: “terima kasih banyak.” 🐰: “kami akan bekerja lebih keras lagi.” 🐰: “aku sayang kalian banget.” 💜 🐰: “hati-hati di jalan pulang ya!” 🐰: “makasih banyak!” ending ment hari ini bikin nangis semua gaksih 😭 jungkook lucu yaa mention mamanya 😭🤏🏻

⋆࣪ ִֶᴍᴇᴡ

122,087 görüntüleme • 2 ay önce

Nggak ada lagi drama aplikasi lemot di tengah aktivitas! Hadir dengan cicilan bunga 0% dan DP mulai dari Rp0, Samsung Galaxy A27 5G baru dilengkapi dengan Snapdragon 6 Gen 3 yang bikin streaming, gaming, scrolling, dan multitasking terasa lebih mulus. Jadi apa pun aktivitasmu, semuanya Jadi Awesome tanpa lag dengan RAM yang lebih cepat✨Yuk ikutan #IfIWinGalaxyA27Part1 & menangkan Samsung Galaxy A27 5G sekarang juga🤩 Caranya kamu langsung aja cari di Google, "FITUR APA YANG BIKIN MULTITASKING DI SAMSUNG GALAXY A27 5G TANPA LAG?" Lalu, upload hasil pencarianmu ke media sosial (IG/X). Setelah itu, ikutin langkah berikutnya di bawah ini👇: 1. Follow akun Instagram TRANS7 dan @samsungindonesia. Pastikan akun kamu tidak di-private ya! 🔓 🔓 2. Buat pencarian di Google sesuai dengan pertanyaan di banner, lalu buat konten yang menarik berdasarkan hasil pencarian tersebut. 3. Upload konten yang telah kamu buat & hasil pencarian kamu di Google ke media sosial (IG/X). 4. Tuliskan juga jawaban kamu di caption beserta hal apa saja yang akan kamu lakukan kalau memenangkan Samsung Galaxy A27 5G! 5. Kasih tau juga nama & domisili kamu di caption, lalu cantumkan hashtag #IfIWinGalaxyA27Part1 #GalaxyA27 5G dan mention 3 orang teman kamu. Pemenang yang beruntung akan mendapatkan 1 unit Samsung Galaxy A27 5G! Pemenang akan diumumkan lewat akun IG TRANS7 pada tanggal 14 Agustus 2026. S&K berlaku: - Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat - Periode kuis: 31 Juli - 13 Agustus 2026. - Kegiatan ini tanpa dipungut biaya apapun Semoga Beruntung!🤝 #IfIWinGalaxyA27Part1 #GalaxyA27 5G #T7

TRANS7

16,756 görüntüleme • 27 gün önce

Andai saya Jokowi... (menjawab video Pandji Pragiwaksono, silakan membaca atau mendengarkan suratnya saya membacakan) Mas Pandji yang terhormat, izinkan saya merespon video Mas Pandji yang ditujukan ke saya. Saya dengar Mas Pandji di Pilpres kali ini, tak mendukung Pak Anies seperti halnya di Pilgub DKI 2017 lalu. Mas Pandji beralasan bahwa Pak Anies seharusnya melanjutkan dulu perubahan yang Pak Anies lakukan di Jakarta. Mas Pandji, alasan itulah yang mendasari saya merasa harus ikut cawe-cawe dalam pilpres kali ini. Menurut Mas Pandji, apa yang dibangun Pak Anies di Jakarta selama 5 tahun bisa sia-sia jika dilanjutkan gubernur lain yang tidak satu visi karena pondasi yang dibuat selama 5 tahun belumlah cukup kuat. Begitu juga di posisi Presiden, perlu Mas Pandji sadari, bahwa membangun pondasi selama 10 tahun itu belum cukup kuat karena negara ini sangat besar. Sejak 2014, saya sudah memulai sebuah perubahan besar. Perubahan besar yang saya mulai ini, menurut saya, harus terus berlanjut. Pembangunan pondasinya saja belum benar-benar selesai, akan besar sekali kerugian negara ini jika pondasi itu dibongkar kembali. Jika di pemerintahan selanjutnya, arah pembangunan harus diubah lagi, maka pembangunan tidak akan sampai ke tujuan karena kita harus sibuk membuat pondasi lagi. Kita pastinya tidak mau itu terjadi. Kita tidak ingin setiap kali pergantian pemerintahan, isu yang diangkat adalah perubahan. Kondisi yang terus berubah pasti tidak kondusif bagi dunia usaha. Sebagai bangsa, kita masih terus berproses agar suatu saat nanti, pergantian kepemimpinan nasional tidak lagi mengubah arah pembangunan bangsa ini ke depan. Arah pembangunan akan tetap pada jalurnya siapapun presidennya. Bayangkan, pembangunan sekelas IKN pun bisa terancam tak dilanjutkan hanya karena ada pihak yang tidak suka dengan saya. Pembangunan IKN, jalan tol, jalur kereta api, atau pembangunan yang lain, semua itu bukan tentang saya. Itu kepentingan bangsa yang jauh lebih besar dari sekadar nama pribadi saya. Saya rela nama saya dihapus dan tidak disebut sebagai pencetus pada program-program pembangunan itu asalkan semua program itu tetap dilanjutkan. Jadi, ini bukan tentang saya, ini untuk kepentingan bangsa ke depan. Pembangunan ini harus tetap jalan. Ini bukan tentang saya, apalagi tentang keluarga saya. Ini tentang Indonesia yang sudah menentukan arah pembangunannya, dan saya tidak ingin kita berbelok dan memulai dari nol lagi. Betapa mahalnya pengorbanan kita yang terbuang jika kita mulai dari nol lagi. Siapa yang dirugikan? Rakyat Indonesia. Kalau saya pribadi, apapun yang terjadi di pemerintahan selanjutnya, insya Allah saya dan keluarga masih bisa hidup layak. Jadi, ini bukan tentang kehidupan saya. Ini tentang kerugian negara ini jika pembangunan ini tidak dilanjutkan. Untuk bangsa ini, saya rela kalau hanya dituduh: - Jokowi memanipulasi konstitusi. - Jokowi membangun politik dinasti. - Jokowi otoriter. - Jokowi perusak demokrasi. - Gibran anak haram konstitusi. Silakan saja menuduh saya dan keluarga. Perlu Mas Pandji ketahui bahwa dari orang tua saya, saya pribadi, hingga anak-anak saya, sudah terbiasa mendapatkan tudingan yang jauh lebih buruk dari itu. Tujuan saya melakukan cawe-cawe ini hanya satu, yaitu Indonesia yang lebih baik di masa depan. Tidak masalah saya dituduh melanggar etika, yang penting saya dan keluarga saya tidak melanggar hukum dan bisa melihat Indonesia menjadi lebih baik. Tidak masalah saya dituduh melanggar etika, karena tuduhan itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan besarnya manfaat yang akan kita raih untuk negara ini. Mas Pandji, sekarang coba kita ingat ucapan Bung Karno, "Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri." Nah, Mas Pandji sekarang tahu, kan, bagaimana beratnya perjuangan saya menghadapi semua tudingan itu? -lanjut👇-

Hasyim Muhammad

372,050 görüntüleme • 2 yıl önce

loading magz content update park siwoo x kim yoonsik Q: masih inget nggak waktu pertama kali ketemu? gimana perasaan kalian saat itu? setelah saling mengenal, apa perubahan impresi kalian terhadap satu sama lain? 🐈‍⬛: jujur waktu pertama kali lihat hyung aku agak takut, tapi sekarang rasanya dia punya pesona yang berbanding 180 derajat. dia punya vibes “anak anjing lucu”, bener bener manis banget 🐶: sebaliknya, waktu aku pertama kali lihat siwoo dia tuh kelihatan sangat manis dan lemah lembut. tapi sekarang, setelah kita banyak menghabiskan waktu bersama, aku rasa dia punya sisi yang bisa diandalkan. kayak seorang kakak yang bisa dipercaya Q: kalau dikasih kesempatan kerjasama lagi, peran apa yang ingin kalian coba? 🐶: aku pengen coba komedi 🐈‍⬛: hah komedi? kamu pengen coba genre ini bareng aku? 🐶: yup! soalnya chemistry di antara kita udah match banget. jadi menurutku, kalau acting komedi bareng siwoo, kita bisa nunjukin kecocokan kita lebih baik 🐈‍⬛: kalo aku sih pengen genre romantis (buset, masih kurang kah? ☺️) 🐶: romantis? 🐈‍⬛: gimana menurut hyung kalo kita main genre romantis lagi? 🐶: jelas bagus dong (eaaaaaa 🤭) 🐈‍⬛: alasannya? soalnya aku merasa chemistry kita oke, jadi aku yakin ke depannya kita bisa kasih tunjuk yang lebih baik dan hebat lagi (GASS POL NDANGAK PLIS MAU) Q: Jika kalian bekerja sama lagi bertahun-tahun kemudian, kalian ingin melihat satu sama lain dalam keadaan seperti apa? 🐶: aku berharap siwoo nggak berubah. baik itu sisi dirinya yang bisa diandalkan atau kematangan seperti seorang kakak, aku berharap itu nggak akan berubah. aku berharap ketika waktu berlalu dan kita ketemu lagi di masa depan, kita akan tetap seperti sekarang (🥹🥹💗) 🐈‍⬛: aku juga yakin bahwa di masa depan, kita akan tetap menjaga hubungan. karena itu, aku percaya kita berdua akan tumbuh menjadi aktor yang sangat cemerlang. khususnya, karena yunsik adalah aktor yang aku perhatikan dan nantikan, aku yakin dia bakal jadi sosok yang sangat keren dan menawan. 🐶: siwoo juga… (manise deh cokkk 😩💗)
1:51

Sensitive content

loading magz content update park siwoo x kim yoonsik Q: masih inget nggak waktu pertama kali ketemu? gimana perasaan kalian saat itu? setelah saling mengenal, apa perubahan impresi kalian terhadap satu sama lain? 🐈‍⬛: jujur waktu pertama kali lihat hyung aku agak takut, tapi sekarang rasanya dia punya pesona yang berbanding 180 derajat. dia punya vibes “anak anjing lucu”, bener bener manis banget 🐶: sebaliknya, waktu aku pertama kali lihat siwoo dia tuh kelihatan sangat manis dan lemah lembut. tapi sekarang, setelah kita banyak menghabiskan waktu bersama, aku rasa dia punya sisi yang bisa diandalkan. kayak seorang kakak yang bisa dipercaya Q: kalau dikasih kesempatan kerjasama lagi, peran apa yang ingin kalian coba? 🐶: aku pengen coba komedi 🐈‍⬛: hah komedi? kamu pengen coba genre ini bareng aku? 🐶: yup! soalnya chemistry di antara kita udah match banget. jadi menurutku, kalau acting komedi bareng siwoo, kita bisa nunjukin kecocokan kita lebih baik 🐈‍⬛: kalo aku sih pengen genre romantis (buset, masih kurang kah? ☺️) 🐶: romantis? 🐈‍⬛: gimana menurut hyung kalo kita main genre romantis lagi? 🐶: jelas bagus dong (eaaaaaa 🤭) 🐈‍⬛: alasannya? soalnya aku merasa chemistry kita oke, jadi aku yakin ke depannya kita bisa kasih tunjuk yang lebih baik dan hebat lagi (GASS POL NDANGAK PLIS MAU) Q: Jika kalian bekerja sama lagi bertahun-tahun kemudian, kalian ingin melihat satu sama lain dalam keadaan seperti apa? 🐶: aku berharap siwoo nggak berubah. baik itu sisi dirinya yang bisa diandalkan atau kematangan seperti seorang kakak, aku berharap itu nggak akan berubah. aku berharap ketika waktu berlalu dan kita ketemu lagi di masa depan, kita akan tetap seperti sekarang (🥹🥹💗) 🐈‍⬛: aku juga yakin bahwa di masa depan, kita akan tetap menjaga hubungan. karena itu, aku percaya kita berdua akan tumbuh menjadi aktor yang sangat cemerlang. khususnya, karena yunsik adalah aktor yang aku perhatikan dan nantikan, aku yakin dia bakal jadi sosok yang sangat keren dan menawan. 🐶: siwoo juga… (manise deh cokkk 😩💗)

iyel 🍓

48,752 görüntüleme • 1 ay önce

#MoreDayswithYou (MDWY) by SUJU Hadiah dari aku untuk SUJU & ELF dalam rangka 19th Anniversary SUPER JUNIOR. Warning: ini tulisan panjang bener. #슈퍼주니어 #SUPERJUNIOR SUPER JUNIOR #SUPERJUNIOR_19th_Anniversary Pertama kali mendengar rekaman live MDWY di peluncuran album yang segede keramik itu, aku langsung jatuh hati meskipun saat itu aku belum tahu maknanya. Apalagi setelah diunggah behind the scene taping acara tersebut: SUJU nyanyiin MDWY live dini hari. Kala itu, 2021, aku sedih karena MDWY tampaknya hanya akan ditampilkan sekali saja. Siapa sangka MDWY jadi setlist di sesi akhir SS9. Maka ketika SS9 Jakarta, pas di MDWY, aku gak ambil fancam. Aku refleks nangis terharu dan mendengarkan-menyaksikan member SUJU menampilkan MDWY dengan khidmat. Lagu ini dibuka dengan kalimat yang menggambarkan kesetiaan dalam perjuangan yang tak selalu mudah. #RYEOWOOK & #SIWON mengatakan, Sebagaimana kita berjalan langkah demi langkah, yang tak selalu beralaskan karpet putih. Cukuplah engkau bersamaku, kekasihku, dalam sebuah perjalanan yang tak pernah aku sesali, dalam sebuah takdir yang selalu aku pilih kembali karena keberadaanmu. Sulitnya sebuah perjalanan hidup adalah kewajaran, namun dengan partner yang tepat (sahabat, kekasih), tak akan ada penyesalan yang mengikutinya. #YESUNG & #LEETEUK melanjutkannya dengan kisah tentang bagaimana berjalannya waktu mampu menumbuhkan rasa lekat & cinta, Sebagaimana musim-musim telah berlalu, tatapan kita semakin dalam tertanam & mewujud menjadi rasa. Semakin kuat rasa dekat kita satu sama lain, dan dengan pandangan yang lebih lekat ... #KYUHYUN kemudian menyahut dengan lantang tentang keberadaan dia yang kita cinta dalam perjalanan yang telah berlalu & yang akan datang, ... maka di dalamnya senantiasa aku dapati keberadaanmu dan hanya dirimu semata yang membersamaiku, dalam perjalanan yang lebih jauh, dibandingkan dengan apa yang telah kita lalui. Lantas mengalirlah reff yang selalu menghadirkan dilema di dalam hati kita, antara takut & harap tentang kedatangan dia yang tercinta, Sing it like you ... You ... Sebagaimana di masa yang telah berlalu, kudendangkan indahnya namamu, dan sekali lagi kuucapkan, "I DO", lantas apa jawabmu? Katakan, apa jawabmu? Ketahuilah bahwa hatiku masih teguh & kokoh mencintaimu, sama seperti selama ini, sejak dulu hingga kini, Aku akan menanti jawabmu di penghujung jalan & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Sungguh rasa harap & takut adalah warna yang wajar dalam perjalanan kehidupan. Rasa harap akan menghadirkan optimisme; sementara rasa takut akan meruntuhkan kesombongan, menyadarkan kita tentang realitas kehidupan, & menumbuhkan ketaatan kepada-Nya lewat doa. #YESUNG & #DONGHAE menegaskan tentang dinamika takut & harap tersebut, Dengan gentar kulangkahkan tapak demi tapak, namun ... ... selalu tergambar keberadaanmu membersamaiku hingga akhir perjalanan. Sekalipun kewalahan menyertai di setiap langkah, lihatlah kembali kepada kita yang telah melangkah sejauh ini. #SHINDONG, #KYUHYUN, dan #EUNHYUK kemudian dengan bersahutan satu sama lain mengatakannya secara lebih kentara, Di antara tebal & mempesonanya kebahagiaan, ... di antara kebahagiaan ... selalu terdapat kesedihan yang mewarnainya, tetapi ... jika engkau mundur selangkah untuk meluaskan pandangan jiwamu, akan tampak sebuah lukisan kehidupan, #RYEOWOOK kemudian memulai kembali rangkaian reff yang sama, ... yang di dalamnya senantiasa aku dapati keberadaanmu dan hanya dirimu semata yang membersamaiku, dalam perjalanan yang lebih jauh, dibandingkan dengan apa yang telah kita lalui. ... Sing it like you ... You ... ... & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Dan menjelang puncak lagu, #DONGHAE & #RYEOWOOK mengantarkannya dengan menyatakan, Bersamamu, tampak terbentang dalam cakupan pandanganku, keindahan sejati nan abadi yang menghiasi jalan yang akan kita lalui. Aku berharap, ketika kita tiba di akhir perjalanan, ada sosokmu yang membersamaiku, sebagaimana kini, dirimu dan diriku, bersisian satu sama lain. Kemudian, #LEETEUK & #RYEOWOOK memulai puncak lagu, Tak perlu lagi air mata ditumpahkan, karena bersamamu akan selalu penuh dengan tawa. Maka sebagaimana kini, teruslah abadi kehadiranmu di sisiku. Dan terdengarlah pekikan #KYUHYUN dan #YESUNG yang menyayat hati, mengantarkan harmoni indah suara member SUJU mengulang reff yang penuh harap itu, You, only you ... ... Sing it like you ... You ... ... Kunanti jawabanmu di penghujung jalan & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Hingga #SIWON menutupnya dengan sebuah pertanyaan, Tell me, DO you? Menurutku, lagu ini merupakan ekspresi SUJU kepada ELF yang selama ini membersamai mereka. Ketidakpastian & perubahan besar pola kehidupan umat manusia akibat pandemi, turut menghadirkan kecemasan: seperti apa relasi fans dan idolanya di masa mendatang? Namun lagu ini bisa dimaknai lebih dalam tentang kehidupan. Sebagai ELF, yang pasti usianya relatif matang, lirik MDWY tentu relate dengan kehidupan kita: tentang persahabatan dan/atau pasangan hidup yang pernah, sedang, dan akan terus membersamai hidup kita. Ujian selalu ada, pun dengan asa dan harapan. Kesedihan pasti terjadi, pun dengan kebahagiaan yang pasti lebih mendominasi. Rasa takut & harap yang hadir harus kita arahkan pada orientasi yang tepat, untuk melentingkan perjalanan kita menuju cita-cita terbaik. SUJU tepat sekali menutup lagu ini dengan lirik berupa pertanyaan karena seiring berjalannya waktu, pengalaman hidup akan selalu menantang kepercayaan kita terhadap diri sendiri & orang-orang yang kita kasihi. Pertanyaan dari SUJU di akhir lagu adalah pertanyaan kita kepada selain kita sekaligus pertanyaan dari selain kita kepada kita, tentang komitmen cinta & persahabatan kita: TELL ME, DO YOU? Kalau komitmen dengan SUJU kan jelas, tinggal tabung dan belanjakan uang untuk member SUJU, sampai dompet & rekening kita menipis. WKWKWKWKWK. Lantas bagaimana dengan komitmen kita kepada pasangan hidup, keluarga, & sahabat kita? Sapa mereka, doakan mereka, ucapkan terima kasih kepada mereka dan katakan bahwa kita mencintai mereka. Bahwa kita ingin lebih banyak hari bersama mereka: more days with you, dear my SUJU, my beloved one, my family, dan my friends. Happy 19th Anniversary buat SUJU & still counting, insya-Allaah.

Ahmad Rahma Wardhana

18,333 görüntüleme • 1 yıl önce