正在加载视频...

视频加载失败

Pagi ini saya bersama beberapa pengurus DPP PKB jalan-jalan di CFD. Selain menyapa warga, saya juga senang bisa ketemu bu Menlu Retno Marsudi. Bu Menlu ini keren, gak cuma rajin diplomasi, tapi juga rajin olahraga. 🔥🌾

125,381 次观看 • 2 年前 •via X (Twitter)

9 条评论

AdeZKA 的头像
AdeZKA2 年前

Masya Allah mimpi apa aq ketemu cak imin pagi ini😍

mas mas. 的头像
mas mas.2 年前

merah banget cak, the real menyala🔥

Rohendi E Maulana 的头像
Rohendi E Maulana2 年前

Semenjak fotonya ada di kertas suara Pilpres, Gus Imin jadi makin populer dan membawa berkah tersendiri... PKB juga suaranya naik. Gass Pilkada tetap mengusung tema perubahan....

KritiKuS 的头像
KritiKuS2 年前

Gus, jng pernah mengecewakan Rakyat yg berharap "perubahan"

AnnaYellowHeart💛💛💛 的头像
AnnaYellowHeart💛💛💛2 年前

asiikkkkk😍😍😍☝️💛 jerseynya baguuuusss kangen hastag #AMINAjaDulu #kitaAMINkanIndonesia

Joszee 的头像
Joszee2 年前

Yg katanya dianggap kalah... Tapi kok ceria terus sih cak... ?? 😀

bang-beng 的头像
bang-beng2 年前

Kalah menang kesehatan nomor siji yg kedua pak Anies presidennya

bie 的头像
bie2 年前

titip salam hormat & ucapan terima kasih untuk bu Menlu Retno Marsudi yg telah berjuang membela rakyat Palestina lewat jalur diplomasi.

ArahSalahBaru 🕳️ 的头像
ArahSalahBaru 🕳️2 年前

Ngak akan pernah menyesal memilih pasangan @aniesbaswedan dan @cakimiNOW ini, semangat cak! 💪

相关视频

“Mas, besok aku daripada nganggur abis nyoblos, ikut dong, ke mana kek…” Itu pesan singkat saya sehari sebelum pencoblosan pemilu 2014 ke Mas Anies. Beliau dan saya waktu itu adalah relawan Pak Jokowi. Beliau juru bicara resmi, saya mah cuma ‘tukang ngonten’ kalau istilah sekarang. Sehabis nyoblos, saya ikut beliau ‘ngider’. Kalau teman2 inget, ada klaim kemenangan quick count dari kubu lawan. Inget insiden sujud syukur? Suasana tegang. “Kita mau ke mana?” “Ke rumah Ibu Mega. Ada konferensi pers.” Waduh, deg-degan saya. Tapi ya seneng juga. Kapan lagi kan, biasanya ke Taman Anggrek kali ini ke rumah Ibu Megawati? Suasana masuk sesak susah bergerak. Tapi karena saya bareng jubir resmi, ya bisa masuklah. Juga karena bawa-bawa kamera layaknya juru foto resmi juga kali, hehe… Kita semua berkumpul di sebuah ruangan yang lebih sesak lagi, penuh dengan relawan dan media. Di ruangan itulah, saya pertama kali melihat Pak Jokowi dengan mata kepala sendiri. Kalau inget sekarang, rasanya terharu. Ini dia sosok yang saya dan teman2 relawan perjuangkan habis-habisan supaya menang. Saya ingat merasa senang, melihat beliau yang gugup dan diam dan kayaknya merasa out of place duduk di meja yang penuh dengan para tokoh negara itu. “Ini dia nih, salah satu dari kita.” Ketika sedang bernyanyi Indonesia Raya, saya ingat sungguh-sungguh membisikkan pesan buat beliau dari hati saya, “Nitip Pak. Nitip Indonesia.” . . Ini hanya sedikit cerita, dari foto2 yang saya lagi lihat2 di harddisk saya. Saya lirik tanggalnya, 9 Juli 2014, hampir persis 10 tahun lalu. Jujur saya tidak kecewa, atau patah hati sampai gimana2 sama manusianya. Mungkin karena saya sering mengaca juga, dan sering masih merasa malu melihat manusia yang ada di dalam sana. Tapi jujur, ketika titipan harapan saya itu kandas, patah hati juga saya dibuatnya. Walau memang, tidak lama. Karena semakin tua, saya semakin sadar, bahwa yang saya bela, memang bukan manusianya, bukan presidennya, bukan tokohnya. Saya sadar, dalam kekurangan saya, dalam keburukan saya, yang saya selalu cintai, adalah negeri ini. . Terus berjuang. Jangan menyerah untuk masa depan Indonesia. 💙🇮🇩

Edward Suhadi

256,032 次观看 • 1 年前