Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

Paguyuban Editor Special 3rd Anniversary — Proudly Present: “Once Upon A Bond : Lumora” — Beberapa kisah tidak ditulis untuk berakhir , namun tertulis sebagai rumah untuk pulang. #3YearsOfPErfection #PEProject #PaguyubanEditor

22,943 görüntüleme • 8 ay önce •via X (Twitter)

9 Yorum

Dian S profil fotoğrafı
Dian S8 ay önce

@heyitsmendels @fthasya_ @inimeii @anothercelz @nddxxzzz Sampe lupa ucapin, happy 3rd Anniversary PE🥳 Toddler bukan sembarang toddler yg isinya gadis2 kreatif mahal.. Sukses terus untuk PE, tumbuh lebih hebat lagi, lebih tinggi lagi tapi ttp rendah hati 🫶🏻 #3YearsOfPErfection #PEProject #PaguyubanEditor

Anget profil fotoğrafı
Anget8 ay önce

@heyitsmendels @fthasya_ @inimeii @anothercelz @nddxxzzz Happy Birthday Baby Pipieee 💓

dels✨ profil fotoğrafı
dels✨8 ay önce

@fthasya_ @inimeii @anothercelz @nddxxzzz Selamat hari lahir , Bayikuuu! semakin sukses yah. Love youuu🫶🏻 #3YearsOfPErfection #PaguyubanEditor #PEProject

theonlycha✨ profil fotoğrafı
theonlycha✨8 ay önce

@heyitsmendels @inimeii @anothercelz @nddxxzzz BAYIKU SAYANGGG, SELAMAT TIGA TAHUN YAA

Nan. profil fotoğrafı
Nan.8 ay önce

@heyitsmendels @fthasya_ @inimeii @anothercelz Yeyeeyy, selamat tiga tahun cintaaa🥰🤍

Raniah_1721 profil fotoğrafı
Raniah_17218 ay önce

@heyitsmendels @fthasya_ @inimeii @anothercelz @nddxxzzz Met 3 tahun PE☺️🫶 semoga kedepannya makin sukses dan selalu menampilkan karya2 terbaik berikutnya 💕💕

Luh Semadi profil fotoğrafı
Luh Semadi8 ay önce

@heyitsmendels @fthasya_ @inimeii @anothercelz @nddxxzzz Keren

Ceritakopi profil fotoğrafı
Ceritakopi8 ay önce

@heyitsmendels @fthasya_ @inimeii @anothercelz @nddxxzzz Beautiful, yet a sad story

witty.witry 🍉 profil fotoğrafı
witty.witry 🍉8 ay önce

@heyitsmendels @fthasya_ @inimeii @anothercelz @nddxxzzz Selamat 3 tahun Paguyuban Editor, kalean emang the best lahh pokoknya 😘😘😘😘🥳🥳🥳🥳

Benzer Videolar

Detik-detik Wanita Pengunjung Rumah Hantu di Tulungagung Meninggal Usai Lari Keluar Wahana Siapa sangka, wahana yang biasanya dipenuhi tawa dan teriakan justru berakhir dengan sebuah tragedi. Seorang perempuan BNW (39) warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, mendadak ambruk tak sadarkan diri usai keluar dari wahana rumah hantu di Apollo Super Mall Tulungagung. Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat mendapat penanganan di rumah sakit. Menurut keterangan Pamapta Polres Tulungagung IPDA Hendra Endy Purwanto, Hasil pemeriksaan awal polisi menemukan luka di pelipis kiri dan satu gigi patah diduga akibat terjatuh. Namun, penyidik menegaskan luka tersebut belum dapat disimpulkan sebagai penyebab kematian. Penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk meminta keterangan saksi-saksi. Yang paling menyayat hati, korban ternyata datang tidak sendirian. la betsama putranya yang masih berusia sekitar delapan tahun. Namun sang anak menunggu di luar karena tidak ikut masuk ke dalam rumah hantu. Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat hipertensi dan sering pingsan. Bahkan setelah pulang dari ibadah haji beberapa waktu lalu, korban disebut sering mengalami jantung berdebar ketika mendengar suara keras. Meski begitu, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan karena pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak autopsi. Kini wahana rumah hantu tersebut ditutup sementara dan dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Kasus tersebut ditangani olek Unit Reskrim Polsek Tulungagung Kota.

b3'doel

211,516 görüntüleme • 1 ay önce

Wanita 60 Tahun Ditemui Mati Dipukul Di Dalam Rumah Di Pekanbaru- Menantu Dipercayai Perancang Utama Oleh Mynewshub PEKANBARU: Seorang wanita warga emas ditemui mati dipercayai dibunuh selepas dihentam dengan kayu berkali-kali dalam kejadian di kediamannya di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Indonesia. Mangsa dikenali sebagai Dumaris Deniwati Boru Sitio, 60, ditemukan tidak bernyawa pada pagi Rabu (29 April), selepas suaminya pulang ke rumah. Menurut Ketua Bidang Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, sebelum kejadian suami mangsa, Salmon Meha, ada mengajak isterinya keluar untuk menguruskan cukai kenderaan, namun mangsa enggan dan memilih untuk tinggal di rumah. “Kira-kira jam 11 pagi, suami mangsa pulang dan mendapati pintu rumah terbuka. Apabila masuk ke dalam bilik, keadaan didapati berselerak,” katanya dalam kenyataan pada Jumaat (1 Mei 2026). Beliau berkata, mangsa pada awalnya tidak ditemui di dalam bilik mahupun bilik air, sebelum akhirnya ditemui dalam keadaan tidak bernyawa di dapur rumah dengan kesan darah turut ditemui di kawasan bilik air. Susulan itu, kejadian dilaporkan kepada Polresta Pekanbaru sebelum pihak polis menjalankan siasatan di lokasi kejadian serta membawa mayat mangsa ke Hospital Bhayangkara untuk proses bedah siasat. Hasil siasatan awal mendapati mangsa dipercayai dibunuh, disokong oleh rakaman kamera litar tertutup (CCTV) di dalam rumah. “Setakat ini, empat individu telah dipanggil untuk membantu siasatan dan kes sudah menjurus kepada seorang suspek, namun masih memerlukan bukti lanjut,” jelasnya. Difahamkan, mangsa mempunyai empat orang anak. Polis turut memberi perhatian kepada seorang menantu yang pernah tinggal bersama mangsa sekitar tahun 2022 hingga 2023 sebelum berpindah keluar, namun masih berhubung dengan keluarga. Menantu ini dipercayai pengerak utama kejadian malang itu. Menurut Pandra, pada 8 April lalu, suami mangsa menyedari terdapat kesan cubaan pecah masuk di bilik utama, menyebabkan pemasangan CCTV dilakukan keesokan harinya. Dalam pada itu, polis turut melibatkan unit teknikal termasuk Inafis dan DVI Polda Riau bagi membantu siasatan, selain menyediakan bantuan sokongan psikologi kepada keluarga mangsa. “Kami juga menurunkan pasukan untuk trauma healing kepada ahli keluarga kerana kejadian ini memberi kesan emosi yang berat,” katanya. Motif kejadian masih disiasat, namun beberapa barangan milik mangsa dilaporkan hilang termasuk cincin, barang kemas, pasport serta wang tunai berjumlah SGD400.

MYNEWSHUB

26,806 görüntüleme • 4 ay önce

Bola Terjatuh Ke Longkang, Empat Sahabat Pergi Buat Selamanya Oleh Mynewshub KULIM – Mereka keluar dari rumah untuk bermain bola seperti kanak-kanak lain, namun tiada siapa menyangka petang yang sepatutnya dipenuhi gelak tawa bertukar menjadi tragedi meragut empat nyawa. Empat kanak-kanak ditemukan lemas di dalam longkang sedalam kira-kira 3.05 meter di Taman Desa Kayangan, Sungai Karangan, selepas dipercayai cuba mengambil bola yang terjatuh ke dalamnya. Ketua Polis Daerah Kulim, Superintendan Syamsul Sinring berkata, siasatan awal berdasarkan temu bual dengan ibu mangsa mendapati kesemua mereka keluar bermain bola sebelum permainan itu berakhir dengan tragedi. “Kesemua mangsa dipercayai cuba untuk mengambil bola sebelum terjatuh ke dalam longkang dan lemas. “Anggaran kedalaman longkang tersebut kira-kira 3.05 meter dan lebarnya 1.83 meter,” katanya. Lebih memilukan, tiada sesiapa menyaksikan detik mereka terjatuh, menyebabkan jeritan meminta pertolongan — jika ada — tidak didengari. Mangsa dikenal pasti sebagai Muhamad Aeril Aziz Muhamad Zafis, 12, dan adik tirinya, Muhammad Arif Naufan Abdullah, 8. Dua lagi mangsa ialah Muhammad Zafril Arsyad Muhamad Azrin, 12, dan Muhammad Iman Nuruddin Khairol Anuar, 10. Dua mangsa berusia 12 tahun disahkan meninggal dunia di lokasi kejadian, manakala dua lagi yang berusia lapan dan 10 tahun menghembuskan nafas terakhir ketika dalam perjalanan ke Hospital Kulim. Rakaman dan gambar kejadian yang tersebar di media sosial memperlihatkan beberapa individu membawa naik tubuh mangsa dari kawasan longkang dan kolam tadahan dalam keadaan tidak sedarkan diri. Kesemua jenazah kemudian dibawa ke Hospital Sultanah Bahiyah, Alor Setar untuk proses bedah siasat. Sebiji bola yang cuba diselamatkan akhirnya tertinggal sebagai saksi bisu kepada kehilangan empat nyawa kecil — mereka keluar bersama untuk bermain, namun tidak pernah pulang ke pangkuan keluarga. – Mynewshub

MYNEWSHUB

209,309 görüntüleme • 13 gün önce

20 TAHUN MERANTAU, PULANG MALAH DITUNTUT KELUARGA 😢 Bayangkan harus meninggalkan kampung halaman selama bertahun-tahun demi satu tujuan: membuat keluarga hidup lebih baik. Selama 20 tahun bekerja di Hong Kong, perempuan ini disebut mengirim hasil jerih payahnya ke kampung halaman. Uang yang dikumpulkan bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga digunakan untuk membangun rumah, membeli kendaraan, hingga membantu usaha dan perkebunan keluarga. Namun setelah kontraknya berakhir, kisah yang seharusnya menjadi cerita tentang kepulangan dan kebahagiaan justru berubah menjadi persoalan keluarga. Dalam video ini, ia menceritakan adanya tuntutan terkait uang yang disebut harus dikembalikan, bahkan sang ibu disebut meminta perhitungan “gaji memasak” sebesar Rp2,5 juta per bulan selama tiga tahun. Yang paling menyedihkan, ketika bukti transfer masa lalu tidak lagi lengkap, ia merasa berada dalam posisi sulit. Di tengah kondisi kehamilan, ia disebut memilih mengalah dan menyerahkan kembali tanah haknya demi menghindari persoalan hukum. Kalau cerita yang disampaikan dalam video ini benar, rasanya begitu berat. Dua puluh tahun bekerja jauh dari keluarga tentu bukan waktu yang sebentar. Ada tenaga, air mata, rasa rindu, dan pengorbanan yang mungkin tidak pernah terlihat oleh orang lain. Merantau seharusnya membuat seseorang merasa memiliki tempat untuk pulang. Bukan justru membuatnya takut ketika kembali ke rumah sendiri. Semoga persoalan ini bisa diselesaikan dengan kepala dingin dan hati yang jernih. Karena pada akhirnya, harta bisa dicari kembali, tetapi hubungan keluarga yang sudah terluka belum tentu mudah untuk dipulihkan. 🙏🥺

Muhammad Tuhasan

1,020,275 görüntüleme • 1 ay önce

Sebuah unggahan dari akun Instagram @/manangsoebeti_official viral dan menjadi perbincangan di media sosial setelah memuat pengakuan seorang perempuan yang mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh oknum debt collector saat proses penagihan utang Kredivo. Dalam unggahan tersebut, korban mengaku telah melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Berdasarkan pengakuannya, peristiwa bermula saat dirinya dihubungi oleh seorang penagih utang terkait tunggakan sebesar Rp4,4 juta. Korban mengaku telah menjelaskan bahwa kondisi keuangannya belum memungkinkan untuk melunasi tagihan, sehingga keduanya sepakat bertemu guna membahas penyelesaian pembayaran. Korban menyebut pertemuan pertama belum menghasilkan kesepakatan. Penagih kemudian memberikan waktu satu minggu untuk melunasi utang. Namun sebelum tenggat itu berakhir, korban mengaku kembali diminta bertemu. Pada pertemuan kedua, korban mengklaim mendapat tawaran yang tidak pantas. Menurut pengakuannya, penagih meminta korban melakukan hubungan badan sebagai syarat agar utangnya dianggap lunas dan tidak lagi ditagih. Korban juga mengaku sempat dihubungi kembali setelah pertemuan tersebut. Beberapa hari kemudian, penagih kembali meminta pelunasan tagihan. Meski telah menolak permintaan tersebut, korban mengklaim tetap dipaksa mengikuti kemauan pelaku dan dibawa ke sebuah rumah kos di wilayah Bayan, Purworejo. Hingga kini, pengakuan tersebut masih menjadi perhatian publik. Dugaan peristiwa itu telah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.
1:19

Sensitive content

Sebuah unggahan dari akun Instagram @/manangsoebeti_official viral dan menjadi perbincangan di media sosial setelah memuat pengakuan seorang perempuan yang mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh oknum debt collector saat proses penagihan utang Kredivo. Dalam unggahan tersebut, korban mengaku telah melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Berdasarkan pengakuannya, peristiwa bermula saat dirinya dihubungi oleh seorang penagih utang terkait tunggakan sebesar Rp4,4 juta. Korban mengaku telah menjelaskan bahwa kondisi keuangannya belum memungkinkan untuk melunasi tagihan, sehingga keduanya sepakat bertemu guna membahas penyelesaian pembayaran. Korban menyebut pertemuan pertama belum menghasilkan kesepakatan. Penagih kemudian memberikan waktu satu minggu untuk melunasi utang. Namun sebelum tenggat itu berakhir, korban mengaku kembali diminta bertemu. Pada pertemuan kedua, korban mengklaim mendapat tawaran yang tidak pantas. Menurut pengakuannya, penagih meminta korban melakukan hubungan badan sebagai syarat agar utangnya dianggap lunas dan tidak lagi ditagih. Korban juga mengaku sempat dihubungi kembali setelah pertemuan tersebut. Beberapa hari kemudian, penagih kembali meminta pelunasan tagihan. Meski telah menolak permintaan tersebut, korban mengklaim tetap dipaksa mengikuti kemauan pelaku dan dibawa ke sebuah rumah kos di wilayah Bayan, Purworejo. Hingga kini, pengakuan tersebut masih menjadi perhatian publik. Dugaan peristiwa itu telah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

Netizen Viral

25,994 görüntüleme • 2 ay önce

Melancong Ke Malaysia Membawa Pelakon Filem Dewasa Rae Lil Black Dari Dunia Hiburan ke Jalan Islam 1. Permulaan Pencarian Makna Hidup Sebelum memeluk Islam, Kae Asakura—yang lebih dikenali sebagai Rae Lil Black—adalah seorang figura terkenal dalam industri hiburan dewasa. Kehidupannya dipenuhi dengan populariti, kemewahan, dan kebebasan tanpa batas. Namun, di sebalik semua itu, dia mula merasakan kekosongan yang tidak dapat diisi dengan wang atau kejayaan. Dalam beberapa temu bual sebelum ini, Rae pernah menyatakan bahawa sejak kecil, dia sering tertanya-tanya tentang tujuan hidup. Namun, persekitaran di mana dia dibesarkan tidak banyak memberi ruang untuk pencarian spiritual. 2. Titik Perubahan: Perjalanan ke Malaysia Pada pertengahan tahun 2024, Rae memutuskan untuk melancong ke Malaysia, sebuah negara yang kaya dengan budaya Islam. Pada awalnya, perjalanan ini hanyalah untuk bersantai dan menikmati makanan tempatan. Namun, ketika berada di Kuala Lumpur, dia bertemu dengan seorang rakan lama yang telah memeluk Islam. Perbualan dengan rakannya membuka mata Rae tentang Islam sebagai agama yang membawa kedamaian. Dia tertarik dengan konsep keseimbangan hidup, kesabaran, serta hubungan langsung dengan Tuhan tanpa perantara. Suatu hari, rakannya menjemputnya untuk melawat sebuah masjid di Putrajaya. Ketika melihat orang-orang beribadah dalam keheningan dan ketulusan, dia merasakan ketenangan yang belum pernah dia alami sebelum ini. Inilah detik permulaan rasa ingin tahunya terhadap Islam. 3. Mula Mempelajari Islam Secara Mendalam Selepas kembali dari Malaysia, Rae mula membaca tentang Islam. Dia menonton ceramah daripada pelbagai ulama, membaca terjemahan Al-Qur'an, dan berdiskusi dengan Muslim yang ditemuinya. Pada Oktober 2024, Rae mengejutkan para pengikutnya apabila dia memuat naik sebuah video di TikTok. Dalam video tersebut, dia mengenakan hijab dan pakaian Muslim ketika mengunjungi sebuah pusat komuniti Islam di Tokyo. Video ini segera menjadi viral, dengan pelbagai reaksi daripada peminat dan media. 4. Menghadapi Cabaran dan Kritikan Keputusan Rae untuk mendekati Islam tidak diterima dengan mudah oleh semua pihak. Ada yang menyokong, tetapi ada juga yang mengkritik dan mempersoalkan keputusannya. Sebagai seorang yang pernah berada dalam industri hiburan dewasa, ramai yang meragui keikhlasannya. Namun, Rae tidak mudah terpengaruh dengan pandangan negatif. Dia terus mendalami ajaran Islam, menghadiri kelas agama, dan mula mengamalkan solat serta berpuasa. Pada awal tahun 2025, dia berkongsi satu lagi video di mana dia menunjukkan ruang solat di rumah ibu bapanya di Kyoto. Ini menandakan bahawa perjalanannya dalam Islam bukan sekadar fasa sementara, tetapi sebuah perubahan yang mendalam dan penuh makna. 5. Fasa Baru Kehidupan Kini, Rae Lil Black meneruskan kehidupannya dengan cara yang lebih bermakna. Dia menggunakan platform media sosialnya untuk berkongsi pengalaman dan perjalanan spiritualnya. Walaupun perjalanan ini tidak mudah, dia tetap istiqamah dalam mencari kebenaran dan ketenangan dalam Islam. Kisah Rae Lil Black menjadi inspirasi bagi ramai orang—bahawa hidayah boleh datang kepada sesiapa sahaja, tanpa mengira latar belakang dan masa lalu. -MYNEWSHUB
1:43

Sensitive content

Melancong Ke Malaysia Membawa Pelakon Filem Dewasa Rae Lil Black Dari Dunia Hiburan ke Jalan Islam 1. Permulaan Pencarian Makna Hidup Sebelum memeluk Islam, Kae Asakura—yang lebih dikenali sebagai Rae Lil Black—adalah seorang figura terkenal dalam industri hiburan dewasa. Kehidupannya dipenuhi dengan populariti, kemewahan, dan kebebasan tanpa batas. Namun, di sebalik semua itu, dia mula merasakan kekosongan yang tidak dapat diisi dengan wang atau kejayaan. Dalam beberapa temu bual sebelum ini, Rae pernah menyatakan bahawa sejak kecil, dia sering tertanya-tanya tentang tujuan hidup. Namun, persekitaran di mana dia dibesarkan tidak banyak memberi ruang untuk pencarian spiritual. 2. Titik Perubahan: Perjalanan ke Malaysia Pada pertengahan tahun 2024, Rae memutuskan untuk melancong ke Malaysia, sebuah negara yang kaya dengan budaya Islam. Pada awalnya, perjalanan ini hanyalah untuk bersantai dan menikmati makanan tempatan. Namun, ketika berada di Kuala Lumpur, dia bertemu dengan seorang rakan lama yang telah memeluk Islam. Perbualan dengan rakannya membuka mata Rae tentang Islam sebagai agama yang membawa kedamaian. Dia tertarik dengan konsep keseimbangan hidup, kesabaran, serta hubungan langsung dengan Tuhan tanpa perantara. Suatu hari, rakannya menjemputnya untuk melawat sebuah masjid di Putrajaya. Ketika melihat orang-orang beribadah dalam keheningan dan ketulusan, dia merasakan ketenangan yang belum pernah dia alami sebelum ini. Inilah detik permulaan rasa ingin tahunya terhadap Islam. 3. Mula Mempelajari Islam Secara Mendalam Selepas kembali dari Malaysia, Rae mula membaca tentang Islam. Dia menonton ceramah daripada pelbagai ulama, membaca terjemahan Al-Qur'an, dan berdiskusi dengan Muslim yang ditemuinya. Pada Oktober 2024, Rae mengejutkan para pengikutnya apabila dia memuat naik sebuah video di TikTok. Dalam video tersebut, dia mengenakan hijab dan pakaian Muslim ketika mengunjungi sebuah pusat komuniti Islam di Tokyo. Video ini segera menjadi viral, dengan pelbagai reaksi daripada peminat dan media. 4. Menghadapi Cabaran dan Kritikan Keputusan Rae untuk mendekati Islam tidak diterima dengan mudah oleh semua pihak. Ada yang menyokong, tetapi ada juga yang mengkritik dan mempersoalkan keputusannya. Sebagai seorang yang pernah berada dalam industri hiburan dewasa, ramai yang meragui keikhlasannya. Namun, Rae tidak mudah terpengaruh dengan pandangan negatif. Dia terus mendalami ajaran Islam, menghadiri kelas agama, dan mula mengamalkan solat serta berpuasa. Pada awal tahun 2025, dia berkongsi satu lagi video di mana dia menunjukkan ruang solat di rumah ibu bapanya di Kyoto. Ini menandakan bahawa perjalanannya dalam Islam bukan sekadar fasa sementara, tetapi sebuah perubahan yang mendalam dan penuh makna. 5. Fasa Baru Kehidupan Kini, Rae Lil Black meneruskan kehidupannya dengan cara yang lebih bermakna. Dia menggunakan platform media sosialnya untuk berkongsi pengalaman dan perjalanan spiritualnya. Walaupun perjalanan ini tidak mudah, dia tetap istiqamah dalam mencari kebenaran dan ketenangan dalam Islam. Kisah Rae Lil Black menjadi inspirasi bagi ramai orang—bahawa hidayah boleh datang kepada sesiapa sahaja, tanpa mengira latar belakang dan masa lalu. -MYNEWSHUB

MYNEWSHUB

1,004,422 görüntüleme • 1 yıl önce

Tumbal Tragedi Bintaro 1987: Kisah Pilu Masinis Slamet Suradio yang Terbuang dan Menanti Keadilan JAKARTA — Tragedi Bintaro yang terjadi pada 19 Oktober 1987 masih menyisakan luka mendalam dalam sejarah perkeretaapian Indonesia. Insiden maut yang merenggut 139 nyawa dan melukai 254 orang tersebut selalu dikenang sebagai bencana kelam. Namun, di balik puing-puing besi lokomotif yang hancur, ada satu kepingan sejarah yang hingga kini dibiarkan usang dimakan waktu: kisah pilu Slamet Suradio, sang masinis KA-225 yang dituduh sebagai tersangka utama. Selama puluhan tahun, publik disuguhi narasi bahwa Slamet adalah pihak yang paling bersalah. Namun, benarkah demikian? Kesalahan Komunikasi dan Surat PTP yang Diabaikan Hari itu, Slamet Suradio dituduh memberangkatkan kereta api tanpa seizin petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA). Narasi ini menyudutkannya seolah ia bertindak ceroboh dan melanggar aturan. Faktanya, sebelum lokomotifnya melaju, Slamet telah mengantongi surat Pemindahan Tempat Persilangan (PTP). Dalam dunia perkeretaapian, surat tersebut adalah nyawa dan perintah; surat itu adalah izin resmi bahwa keretanya sah untuk diberangkatkan. Celakanya, terjadi kesalahan komunikasi fatal antara petugas PPKA Stasiun Sudimara dengan Stasiun Kebayoran. Kesalahan sistemik inilah yang pada akhirnya menempatkan dua kereta baja melaju di satu jalur yang sama, berujung pada tabrakan hebat yang tak terhindarkan. Sepanjang perjalanan maut itu, Slamet mengaku tidak melihat satu pun rambu-rambu darurat yang mengisyaratkan perintah untuk menghentikan kereta. Bertahan di Balik Kemudi: Mematahkan Stigma "Pengecut" Selain dituduh berangkat tanpa izin, Slamet juga harus memikul fitnah keji bahwa ia melompat keluar dari lokomotif sesaat sebelum tabrakan terjadi demi menyelamatkan diri. Kenyataan di lapangan berbanding terbalik. Ketika jarak antara dua kereta sudah terlalu dekat, asisten masinis-lah yang melompat keluar. Sementara itu, Slamet Suradio memilih bertahan di dalam kabin lokomotif. Ia mengerahkan seluruh tenaganya untuk menarik tuas rem darurat hingga tangannya tak lagi sanggup bertahan. Saat benturan keras terjadi, tubuhnya terpental ke lantai lokomotif. Hantaman itu membuat tulang pinggulnya retak dan matanya terluka akibat pecahan kaca yang berserakan. Dalam kondisi kritis, berlumuran darah, dan menahan sakit yang luar biasa, ingatannya hanya tertuju pada satu hal: bukti kebenarannya. Ia meminta tolong kepada seseorang untuk memfotokopi surat PTP yang masih ada di dalam kantong seragamnya sebanyak mungkin. Di atas surat itu, bercak darah Slamet ikut tertoreh, menjadi saksi bisu tragedi tersebut. Ketidakadilan di Meja Hijau Namun, segala bukti dan pembelaan Slamet seolah menguap begitu saja di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fotokopi surat PTP yang telah ia perjuangkan tak berarti apa-apa di hadapan majelis hakim. Pengabdiannya selama 23 tahun sebagai masinis runtuh seketika. Ia divonis sebagai terpidana. Tidak hanya itu, ada rentetan ketidakadilan lain yang menimpanya. Ia mengaku kerap dipaksa menandatangani dokumen-dokumen tak jelas asal-usulnya oleh oknum tertentu. Puncaknya, ia dipecat dari pekerjaannya sebagai masinis tanpa diberikan pesangon sepeser pun. Pengkhianatan dan Bertahan Hidup dari Sebatang Rokok Kehancuran karier dan kebebasannya ternyata bukan satu-satunya cobaan. Di saat ia sangat membutuhkan dukungan moral, sang istri justru menggugat cerai dan memilih menikah dengan pria lain, meninggalkan Slamet sendiri meratapi nasibnya. Kini, masa kejayaan sang masinis telah lama redup. Pria renta itu kini harus mengais rezeki dengan berjualan rokok eceran. Setiap hari, ia harus menempuh jarak sekitar 15 kilometer dari tempat asalnya untuk berdagang. Hidupnya jauh dari kata layak. Pernah suatu ketika, ia tidak bisa pulang ke rumah selama dua bulan penuh karena sama sekali tidak memiliki ongkos. Untuk merebahkan tubuh rentanya, ia menjadikan musala sebagai tempat bernaung sehari-hari.

Catholic 𐕣

94,196 görüntüleme • 5 ay önce

Apa yang kalian lakukan kalau menemukan uang 42 Milyar? > Tahun 1992, ada seorang tukang becak di Yogyakarta bernama Pono Geneng. Pendidikan beliau hanya sampai SD. Setiap hari pekerjaannya sederhana. Mengayuh becak di kawasan Prawirotaman, Yogyakarta. Mengantar wisatawan dari satu tempat ke tempat lain demi menghidupi keluarganya. Hidupnya jauh dari kata berkecukupan. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pun tidak selalu mudah. Suatu hari... Pono mendapat penumpang seorang wisatawan asal Swiss beserta istrinya. Setelah sampai di tujuan, pasangan itu turun dari becaknya. Pono pun melanjutkan pekerjaannya seperti biasa. Beberapa saat kemudian... Ia melihat ada sebuah tas tertinggal di dalam becaknya. Saat dibuka... Pono terkejut. Di dalamnya terdapat uang dolar Amerika dalam jumlah yang sangat besar. Konon nilainya jika dirupiahkan saat itu mencapai puluhan miliar rupiah. Yang terlintas di pikirannya: - "Wah... kalau uang ini jadi milikku, hidupku pasti berubah." - "Aku bisa beli rumah." - "Aku bisa beli mobil." - "Aku tidak perlu lagi narik becak." - "Keluargaku tidak akan hidup susah lagi." Namun... Pono tidak langsung mengambil keputusan. Ia membawa tas itu pulang. Sesampainya di rumah... Ia menunjukkan tas tersebut kepada ibunya. Lalu ia berkata, > "Mak... iki duit akeh tenan." > "Nek diduweni iso tuku omah." > "Iso tuku mobil." Ibunya hanya memandang Pono. Lalu menjawab dengan kalimat yang kemudian mengubah hidup anaknya. > "Piye, Le... nek mobilmu kuwi mengko bablas nang jurang piye?" > "Piye nek mengko malah dadi musibah?" > "Iki dudu duwekmu." > "Balekno. Sing dudu hakmu ojo kok duweni." Ucapan ibunya membuat Pono terdiam. Ia sadar... Sebanyak apa pun uang itu... Tetap bukan miliknya. Keesokan harinya... Pono mulai mencari pemilik tas tersebut. Ia bertanya ke sana kemari. Hingga akhirnya menemukan pasangan wisatawan asal Swiss yang kehilangan tas itu. Saat bertemu... Pono menyerahkan tas tersebut. Lengkap. Tidak ada satu lembar uang pun yang diambilnya. Pasangan itu sangat terkejut. Mereka tidak menyangka ada seorang tukang becak yang begitu jujur. Pono pun tidak meminta imbalan sedikit pun. Baginya... Ia hanya mengembalikan sesuatu yang memang bukan miliknya. Namun setelah itu... Cobaan justru datang. Becak yang diparkir di depan hotel hilang dicuri. Satu-satunya alat untuk mencari nafkah lenyap. Pono pulang berjalan kaki. Banyak orang mungkin akan berkata, - "Sudah jujur malah rugi." - "Tas dikembalikan, becaknya malah hilang." Tapi... Ceritanya belum selesai. Beberapa hari kemudian... Pasangan asal Swiss itu kembali mencari Pono. Mereka tidak bisa melupakan kejujuran seorang tukang becak yang hidup serba kekurangan tetapi tidak tergoda mengambil uang yang bukan haknya. Mereka kemudian mengajak Pono ke Swiss. Semua keperluannya diurus. Mulai dari paspor, tiket, hingga keberangkatannya. Di sana... Pono belajar bertani. Belajar bekerja. Belajar mengelola usaha. Hubungan mereka semakin dekat. Bahkan Pono dianggap seperti anak sendiri. Menurut kisah yang diceritakan Pono dalam berbagai wawancara... Setelah pasangan tersebut meninggal dunia, ia dipercaya untuk melanjutkan usaha yang mereka miliki. Dari seorang tukang becak... Hidupnya berubah menjadi seorang pengusaha. > Pelajaran dari kisah Pono Geneng: - Rezeki yang bukan hak kita tidak akan membawa berkah. - Kejujuran mungkin terlihat merugikan di awal. - Tapi kepercayaan bisa membuka pintu yang tidak pernah kita bayangkan. - Kadang Allah mengganti sesuatu yang kita lepaskan dengan sesuatu yang jauh lebih besar. Kadang... Yang mengubah hidup seseorang bukan uang yang ia temukan. Melainkan keputusan yang ia ambil ketika tidak ada seorang pun yang melihatnya.

Ancy+ AI

22,078 görüntüleme • 1 ay önce

Mimin salut dengan kebesaran hati dari Bang Rusdi, meskipun jelas-jelas dagangannya diobrak-abrik dan terluka kakinya, tapi komentarnya sangat menyejukkan. Itulah sebabnya Mimin berharap netizen bisa ikut membantu beliau, meringankan beban yang sedang dipikulnya. Mimin percaya, Bang Rusdi ini orang yang baik, banyak pelanggannya dan tidak pantas diperlakukan sedemikian rupa oleh para preman. Kendati demikian rasanya sangat perlu Mimin mengunggah video yang diambil beberapa saat setelah aksi perusakan yang dilakukan oleh para preman terhadap barang dagangan Bang Rusdi, agar kita tau seperti apa fakta yang terjadi di lapangan. Para preman tersebut datang untuk mencari orang yang menegur rekan mereka lantaran menggeber motor di lingkungan padat penduduk, namun mereka tidak menemukan orang yang dicari, alhasil gerobak dagangan Bang Rusdi yg dirusak. Menurut keterangan para saksi di TKP, gerobak itu sempat digulingkan sehingga lauk pauk berhamburan. Warga yang melihat kejadian tersebut mengejar para pelaku guna meminta pertanggungjawaban, namun pihak pelaku justru melakukan perlawanan. Warlok yang kesal melihat ulah para preman segera melakukan perlawanan balik, hingga para preman tersebut mundur ke markas mereka. Sesampainya di markas, para preman tidak kunjung mengakui kesalahannya apalagi meminta maaf dan memberikan ganti rugi. Mereka justru melakukan perlawanan sambil melontarkan provokasi yang nadanya menantang warga. Bentrokan terus berlanjut dan berakhir pada kekalahan di pihak para preman, seorang preman tewas dan seorang lainnya luka parah. Sisanya berhasil meloloskan diri dengan cara memanjat tembok dan atap rumah warga. Para Tomas turun tangan meredakan situasi, sehingga para preman yang terjebak di atap rumah warga bisa dievakuasi dengan selamat. Situasi mereda setelah aparat kepolisian datang melerai, namun sayangnya pada malam hari datang sekelompok orang membawa Sajam yang mengaku sebagai keluarga dan kerabat korban yang tidak terima dan menuntut balas atas kematian saudara dan rekan mereka. Situasi kembali memanas, warlok mengkonsentrasikan kekuatan guna menghadapi kemungkinan serangan balik dari lawan. Namun situasi tidak berubah menjadi bentrokan antar kedua kelompok, karena langkah sigap dari aparat kepolisian yang menerjunkan setidaknya 1 SSK Brimob dan dibantu oleh pasukan TNI mengamankan situasi.

Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)

71,277 görüntüleme • 2 ay önce

INSTRUKTUR FITNES SEKAP WANITA DI APARTEMENT JAKUT ‼ Seorang wanita asal Cimahi, Jawa Barat, berinisial TN (20) disekap dan diperkosa oleh pemuda berinisial DS (26). Peristiwa tersebut terjadi di Apartemen The Mansion Bougenville, Tower Gloria, Lantai 11 Nomor A-2, Jalan Trembesi, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (24/9/2023). "Korban merupakan seorang perempuan yang merantau ke Jakarta untuk membantu ibunya sebagai asisten rumah tangga (ART)," ungkap Kapolsek Pademangan Kompol Binsar Hatorangan Sianturi dalam jump pers di Mapolsek Pademangan, Jumat (13/10/2023). Awalnya TN berkenalan dengan pelaku melalui aplikasi bernama Muzz: Pernikahan Muslim. Saat berkenalan, pelaku mengaku bernama Deni Setiawan. Setelah tiga minggu membangun kedekatan, keduanya bertemu untuk pertama kalinya. "Awalnya korban hanya diajak bertemu, kemudian diajak mengobrol. Ketika sudah malam, korban dipaksa untuk ikut ke apartemennya," ujar Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP I Gede Gustiyana dalam kesempatan yang sama. Saat itu, TN beberapa kali diintimidasi pelaku secara verbal dan mengalami kekerasan seksual. Korban dipaksa untuk melakukan hubungan intim. Namun, korban menolak sehingga diancam pelaku. "Mulai muncul ancaman kepada korban. Korban ketakutan dan pasrah. Tindakan-tindakan kekerasan seksual tersebut terjadi dua kali. Tidak puas dengan hal tersebut, pelaku memaksa kembali korban untuk melakukan oral," ungkap Gustiyana. "Sudah, dua kali diperkosa. Korban sudah menolak, melawan. Tapi, karena kalah tenaga dan badan, akhirnya tetap terjadi tindakan kekerasan tersebut," imbuh dia. Saat pelaku mengambil makanan yang dia pesan ke lobi, TN pun menghubungi ibunya. "Kemudian, ibu kandung korban menyampaikan kepada majikan dan majikan memberikan informasi ke 110.Kami langsung bergerak cepat mendobrak dan mengamankan pelaku pada saat itu," tutur Gustiyana. via: #elshintaviral
1:23

Sensitive content

INSTRUKTUR FITNES SEKAP WANITA DI APARTEMENT JAKUT ‼ Seorang wanita asal Cimahi, Jawa Barat, berinisial TN (20) disekap dan diperkosa oleh pemuda berinisial DS (26). Peristiwa tersebut terjadi di Apartemen The Mansion Bougenville, Tower Gloria, Lantai 11 Nomor A-2, Jalan Trembesi, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (24/9/2023). "Korban merupakan seorang perempuan yang merantau ke Jakarta untuk membantu ibunya sebagai asisten rumah tangga (ART)," ungkap Kapolsek Pademangan Kompol Binsar Hatorangan Sianturi dalam jump pers di Mapolsek Pademangan, Jumat (13/10/2023). Awalnya TN berkenalan dengan pelaku melalui aplikasi bernama Muzz: Pernikahan Muslim. Saat berkenalan, pelaku mengaku bernama Deni Setiawan. Setelah tiga minggu membangun kedekatan, keduanya bertemu untuk pertama kalinya. "Awalnya korban hanya diajak bertemu, kemudian diajak mengobrol. Ketika sudah malam, korban dipaksa untuk ikut ke apartemennya," ujar Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP I Gede Gustiyana dalam kesempatan yang sama. Saat itu, TN beberapa kali diintimidasi pelaku secara verbal dan mengalami kekerasan seksual. Korban dipaksa untuk melakukan hubungan intim. Namun, korban menolak sehingga diancam pelaku. "Mulai muncul ancaman kepada korban. Korban ketakutan dan pasrah. Tindakan-tindakan kekerasan seksual tersebut terjadi dua kali. Tidak puas dengan hal tersebut, pelaku memaksa kembali korban untuk melakukan oral," ungkap Gustiyana. "Sudah, dua kali diperkosa. Korban sudah menolak, melawan. Tapi, karena kalah tenaga dan badan, akhirnya tetap terjadi tindakan kekerasan tersebut," imbuh dia. Saat pelaku mengambil makanan yang dia pesan ke lobi, TN pun menghubungi ibunya. "Kemudian, ibu kandung korban menyampaikan kepada majikan dan majikan memberikan informasi ke 110.Kami langsung bergerak cepat mendobrak dan mengamankan pelaku pada saat itu," tutur Gustiyana. via: #elshintaviral

Radio Elshinta

666,881 görüntüleme • 2 yıl önce

Sorang pengemudi taksi online dan saudaranya mendapatkan aksi kekerasan dari tetangga komplek perumahan Sebuah peristiwa yang sangat memprihatinkan dan mencederai rasa kemanusiaan terjadi di kawasan Perumahan Pondok Benowo Indah (PBI), Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Surabaya, pada Jumat, 17 April 2026. Apa yang seharusnya menjadi aktivitas pagi yang biasa, berubah menjadi mimpi buruk yang menyakitkan. Dua orang bersaudara, berinisial M, warga PBI Blok LL No. 2 RT 05/RW 08 dan saudaranya berinisial O, warga Jl. Pakis Gunung No. 43 RT 02/RW 04, Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan, harus menjadi korban tindak kekerasan yang tidak beralasan. Kisah bermula ketika O, yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi taksi online, bermalam di rumah saudaranya. Niatnya sederhana, agar pagi harinya lebih mudah dan cepat untuk mengantar keponakannya bersekolah. Namun, pukul 06.00 pagi, saat hendak berangkat, situasi berubah menjadi panas. Mobil yang dikendarai O terparkir di depan rumah. Karena posisinya berada tepat di dekat pertigaan dan di depannya terdapat beberapa orang, O merasa tidak enak jika harus memutar atau berjalan maju. Dengan pertimbangan kehati-hatian, ia pun memutuskan untuk memundurkan kendaraannya agar lebih leluasa. Tindakan sopan dan berhati-hati itulah yang justru memicu amarah seorang pria berinisial TT, warga PBI Blok NN No. 5 RT 05/RW 08 setempat. Tiba-tiba, seorang pengemudi mobil berwarna putih datang dan tanpa basa-basi langsung melakukan tindakan kekerasan terhadap kedua bersaudara tersebut. Sebuah tindakan yang sangat tidak manusiawi, di mana masalah sepele akibat lalu lintas harus diselesaikan dengan tangan dan kekerasan fisik. Kejadian ini menjadi bukti nyata betapa rapuhnya toleransi dan kesabaran di tengah masyarakat, di mana masalah kecil bisa meledak menjadi kekerasan yang merugikan banyak pihak.

Never

17,046 görüntüleme • 4 ay önce

MENYERAMKAN! Kawin Tangkap Kembali Terjadi di Sumba Barat Daya, NTT . . Sekelomok pria menangkap dan menaikkan sorang perempuan untuk dikawin paksa di Simpang pertigaan Kalembuweri, Jalur Tena Teke dan Jalur Rara, Desa Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), NTT Sekilas Mengenal Tradisi Kawin Tangkap di Kabupaten Sumba Barat Daya Berdasarkan keterangan masyarakat Sumba, pelaksanaan kawin tangkap tidaklah sesadis itu, namun tahun-tahun terakhir ini tradisi tersebut telah melenceng dari prosedur adatnya. Merujuk pada buku Masyarakat Sumba dan Adat Istiadatnya yang ditulis oleh Oe. H. Kapita, kawin tangkap merupakan tahap awal dari proses peminangan perempuan dalam adat masyarakat Sumba. Dalam istilah adat, cara peminangan ini dinamakan piti rambang atau ambil paksa. Dalam hal ini, calon mempelai laki-laki akan ‘menangkap’ calon mempelai perempuannya untuk kemudian dilamar dan dinikahi. Dalam tradisi aslinya, kawin tangkap sebenarnya sudah direncanakan dan disetujui terlebih dahulu oleh kedua belah pihak. Prosesnya pun melibatkan simbol-simbol adat, seperti kuda yang diikat atau emas di bawah bantal sebagai simbol bahwa prosesi adat tersebut tengah dilaksanakan. Perempuan yang akan ditangkap juga sudah mempersiapkan diri dengan berdandan dan mengenakan pakaian adat lengkap. Dengan pakaian adat pula, calon mempelai pria akan menunggang kuda dan menangkap mempelai perempuannya di lokasi yang telah disepakati bersama. Setelah ditangkap, pihak orang tua laki-laki akan memberikan satu ekor kuda dan sebuah parang Sumba sebagai permintaan maaf dan mengabarkan bahwa anak perempuannya telah berada di rumah pihak laki-laki. Proses resmi peminangan baru resmi dimulai setelah calon mempelai perempuan setuju untuk menikah, yang kemudian disusul penyerahan belis (mahar perkawinan). Sayangnya, beberapa tahun terakhir ini kita sering mendengar prosesi kawin tangkap ini disertai dengan paksaan, intimidasi, dan kekerasan terhadap perempuan. Dengan mengatasnamakan adat atau tradisi, pelaku merasa berhak menculik dan membawa paksa perempuan-perempuan Sumba di mana pun dan kapan pun mereka mau, padahal itu telah melenceng dari adat sebenarnya. Melencengnya praktik kawin tangkap ini bisa kita lihat mulai dari hilangnya kesepakatan sebelum dilangsungkannya prosesi tersebut, bahkan dalam beberapa kasus pelaku membawa senjata layaknya penculikan sungguhan. Dalam praktik kawin tangkap yang melenceng, pelaku merasa mempunyai kebebasan untuk memaksa perempuan menikah dengannya sesederhana karena ia laki-laki dan agresif merupakan sifat laki-laki yang bisa dimaklumi masyarakat. Selama bertahun-tahun, praktik adat tersebut telah bergeser menjadi pertunjukan kejantanan dan kekayaan bagi laki-laki Sumba. Setidaknya ada dua aspek yang membuat tradisi kawin tangkap ini beralih menjadi penyerangan dan kekerasan berbasis gender. Pertama, aspek pemaksaan dan tidak adanya persetujuan dari korban. Kedua, penggunaan senjata dan intimidasi yang dapat membahayakan fisik, mental, dan seksual korban. Praktik ini tidak sejalan dengan penghormatan terhadap hak asasi manusia, karena setiap manusia termasuk perempuan berhak atas rasa aman serta hak untuk bebas dari ancaman kekerasan. Penyimpangan praktik kawin tangkap tersebut melanggar berlapis hak asasi manusia dalam Konvensi Penghapusan Diskriminasi pada Perempuan (CEDAW) yang telah diratifikasi melalui UU RI No.7 Tahun 1984. Ironisnya, korban kawin tangkap ini tidak hanya menyasar kalangan perempuan dewasa, namun juga anak-anak. Artinya, kawin tangkap di Sumba ini juga mendorong meningkatnya angka perkawinan anak di Indonesia. Praktik di luar nalar sehat semacam ini harus diakhiri karena merendahkan martabat perempuan. Apalagi sasarannya banyak anak perempuan di bawah umur. Akan tetapi, karena bergesekan dengan tradisi, kadang kasus tersebut tidak berujung pada keadilan secara hukum.

Miss tweet

2,315,240 görüntüleme • 3 yıl önce

Miris, Seorang ayah Kandung tega ani*ya Anak sendiri via video call di Kecamatan dungingi, kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Senin 5/1/26. Peristiwa ini langsung mengejutkan warga dan menjadi Viral di dunia Maya. Peristiwa peng*niayaan itu terjadi pada Senin (5/1/2026) saat dirinya sedang melakukan panggilan video dengan suaminya. "Waktu itu kami sedang video call. Di situ anak-anak dipukul dan diperlihatkan langsung ke saya,” jelasnya. Menurut PM sang istri, perlakuan kasar dari suaminya bukan baru terjadi satu kali. Peristiwa memilukan ini mengejutkan warga sekitar dan akhirnya terungkap setelah sebuah panggilan video memperlihatkan kondisi sang anak. Dari jarak ratusan kilometer, seorang ibu hanya bisa menahan tangis saat melihat luka di tubuh anaknya melalui layar ponsel. Sang ayah, berinisial MH, berada di sisi bocah malang itu. Tak sanggup menahan kepedihan, sang ibu yang tengah berada di luar Gorontalo segera menghubungi keluarganya. Ia meminta agar kejadian tersebut dilaporkan ke polisi. Sang paman pun bergerak cepat, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Gorontalo untuk membuat laporan resmi. Direktur Reserse Krimin*l Umum Polda Gorontalo, Kombes Pol Ade Permana, mengungkapkan bahwa korban sebenarnya berjumlah dua anak. Namun, hanya anak pertama yang berusia tiga tahun menjadi sasaran keker*san. Adiknya yang masih berusia satu tahun diketahui tidak mengalami peng*niayaan. Menurut pihak kepolisian, keker*san itu dipicu konflik rumah tangga. Perten9karan antara pelaku dan istrinya membuat sang istri memilih meninggalkan rumah dan pergi ke luar daerah. Kepergian itulah yang diduga memicu kemarahan MH. “Motifnya karena beberapa hari ini ibu korban, yang merupakan istri pelaku, pergi meninggalkan rumah,” ujar Kombes Pol Ade kepada wartawan, Selasa (6/1/2026). Lebih mengerikan lagi, peng*niayaan itu diduga dilakukan sebagai anc*man. Pelaku ingin memaksa istrinya kembali pulang. “Sebagai bentuk anc*man, jika tidak kembali maka anaknya akan di*niaya lagi,” tambah Ade. Korban kini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Gorontalo. MH telah diamankan di Polda Gorontalo dan menjalani pemeriksaan intensif.

Never

44,668 görüntüleme • 8 ay önce

𝗝𝗔𝗠𝗘𝗦 𝗖𝗛𝗔𝗜, 𝗕𝗨𝗞𝗔𝗡 𝗝𝗔𝗠𝗘𝗦 𝗕𝗢𝗡𝗗 Cerita-cerita yang keluar dari SPRM kebelakangan ini seperti episod-episod K-Pop. Sejak Ketua Pesuruhjaya SPRM, Tan Sri Azam Baki dituduh terpalit dengan pelanggaran peraturan kepemilikan saham dan pendedahan hubungan mesra SPRM dengan mafia korporat oleh Bloomberg, saban beberapa hari kita akan didedahkan dengan episod terbaru yang banyak plot twist. Cuma daya khayalan kita tak pernah sampai ke plot twist episod terkini, iaitu kemunculan watak James Chai ala James Bond yang keluar dari Azam Baki. Penulis skrip di belakang tabir patut diberikan duit raya yang lebih tahun ini. Skrip ini mungkin boleh kita pitch kepada Netflix, satu hari nanti jadi siri hebat yang ditonton di seluruh dunia. Ikut naratif yang sedang dibangunkan pencatur-pencatur, James Chai ini adalah seorang anak Cina yang licik sehingga berjaya memperdaya keseluruhan kerajaan di dalam satu skandal penyelewengan berjumlah RM1.1 bilion. Bukan sahaja Amir Hamzah, seorang bekas CEO terpedaya, tokoh perbankan Malaysia yang banyak connection, Tengku Zafrul pun terpedaya. Kalau saya seorang sahaja yang terpedaya, kita boleh terima lagi. Menteri-menteri yang hebat-hebat seperti Gobind Singh Deo, Zambry Abdul Kadir dan Fahmi Fadzil pun turut terpedaya. Hebatnya James Chai ini, bukan sahaja menteri-menteri terpedaya, Perdana Menteri Anwar Ibrahim, tokoh tersohor dunia juga terpedaya dengannya. Sebab itu dia kini diburu SPRM sebagai person-of-interest utama dalam skandal terbesar selepas 1MDB, iaitu penyelewengan sebanyak RM1.1 bilion. Sejak beberapa minggu lepas, rakyat terpaku dengan cerita skandal ini. Helaian ceritanya diselak satu persatu selang beberapa hari. Kementerian itu diserbu, Ketua Setiausaha itu disoal siasat. Dokumen itu diambil. Setiap kali SPRM bergerak, tindak tanduknya menjadi berita besar di paparan skrin media-media perdana. Tetapi liciknya James Chai ini mengalahkan Jho Low, sehebat James Bond spy ternama itu. Mana tidaknya, walaupun skandal ini dikatakan melibatkan RM1.1 bilion, sehingga sekarang SPRM tidak dapat menjejaki satu sen pun yang kononnya diselewengkan. Tidak seperti Jho Low yang harta dan wang seleweng dikesan di parti-parti mewah, akaun sulit, kondominium mewah di London dan New York, kapal layar mewah; setakat ini satu-satunya harta James Chai yang berjaya dikesan ialah sebuah Proton Persona model 2020. Macam mana dia boleh sembunyikan RM1.1 billion ini sampai tak dapat dikesan? James Chai juga berbisa dan tidak takut berdepan dengan SPRM, tidak seperti Jho Low. SPRM sehingga sekarang tidak dapat mengesan Jho Low. Bukan sahaja Jho Low, menantu Tan Sri Muhyiddin pun tak dapat dikesan. Jadi kita tidak terkejut SPRM tidak dapat mengesan anak Cina selicik James Chai ini. Setelah buntu, SPRM menyiarkan notis dikehendaki untuk mendapat maklumat di mana James Chai ala James Bond ini. Tapi hebatnya James Chai, tidak seperti Jho Low - dia bantu SPRM untuk cari dia dengan memberikan semua maklumat untuk menghubunginya. Di LinkedIn pun boleh, X pun boleh, di Substack pun boleh (malangnya tak ramai pegawai penyiasat yang biasa membaca di Substack!). Siapa James Chai ini? Macam mana anak Cina kurus keding ini berjaya memperdaya dari menteri-menteri hingga ke Perdana Menteri Malaysia yang tersohor itu? Bagaimana Azam Baki yang berjaya menjejaki dan mengesahkan derma diraja Saudi semasa 1MDB dahulu, tiba-tiba hilang punca dan tak jumpa cari James Chai? Manusia jenis apa memperdaya seluruh kerajaan dalam skandal penyelewengan RM1.1 billion tetapi hidup papa kedana? Tidak bernafsukah anak Cina ini? Saya akui jalan ceritanya cukup memukau. Penulis skrip dan pengarahnya mesti berbangga dengan hasil fiksyen ini. Kali terakhir rakyat Malaysia dihidangkan dengan fiksyen ala James Bond ini ialah semasa 1MDB dahulu. Azam Baki juga terlibat di dalam skripnya masa itu, sebab itulah agaknya jalan ceritanya kali ini sama berpusing-pusing seperti drama derma Saudi dahulu. Sebelum fiksyen drama derma Saudi 1MDB yang dibintangi Azam Baki, rakyat yang lebih tua pernah digamit satu lagi fiksyen bersimpang siur. Cuma genre yang lain dan bintang yang lain. Genre ketika itu memaparkan kelucahan melampau dan protagonis pada ketika itu bukan anak Cina kurus keding, tetapi seorang bekas Timbalan Perdana Menteri bernama Anwar Ibrahim. Fiksyen 1998 itu memaparkan tilam-tilam yang diusung untuk menunjukkan bekas air mani, selain dari pelakon-pelakon tambahan yang langsung tidak kena dengan watak dalam cerita itu. Seorang yang dikatakan tampan, langsung tidak tampan. Seorang yang dikatakan menawan, hanya orang sawan yang kata begitu. Maka akhirnya, Malaysia melengkapkan satu kitaran. Kalau fiksyen 1998 menggunakan tilam, fiksyen 2026 memaksa kita menggunakan imaginasi. Bayangkan wang-wang yang dicuri tetapi tidak dapat dibuktikan kecuriannya. Bayangkan pak-pak menteri diperdaya seorang anak Cina kurus keding. Skripnya berbeza, matlamatnya sama. Sekiranya kamu berani mengkritik yang berkuasa, aku akan ajar kamu. Tapi plot twist yang paling besar ialah: Siapa James Chai ini? James dibesarkan di dalam keluarga biasa, pergi ke sekolah menengah kebangsaan, mendapat 12A1 dalam SPM. Fasih berbahasa Melayu, fasih menulis di dalam bahasa Melayu, duduk di taman perumahan majoriti Melayu. Namun dia anak Cina, jadi dia tidak mendapat biasiswa. Keluarganya membayar sendiri yuran pengajian undang-undang yang mahal di UK. James membalasnya dengan mendapat tempat pertama keseluruhan di universitinya dalam jurusan undang-undang. Hasil kecemerlangan itu, James melanjutkan pelajaran di peringkat sarjana ke Universiti Oxford. Bila balik ke Malaysia dan menduduki peperiksaan CLP (Certificate in Legal Practice), sekali lagi James menduduki tempat pertama di seluruh negara. Satu hari dalam tahun 2013, James mengetuk pintu saya. Ketika itu saya baru beberapa bulan menjadi Ahli Parlimen. James mahu menjadi intern saya. Dia tidak pilih ahli parlimen DAP, dia tidak pilih ahli parlimen Cina PKR, dia tidak pilih menteri MCA. Dia pilih ahli parlimen Melayu dari PKR. Sebabnya kerana saya dan James berkongsi satu pandangan yang sama. Bahawa manusia ini dilahirkan baik dan kita wajar saling belajar. Bagi seorang yang berumur 20 tahun pada tahun 2013, selepas keputusan PRU 2013, anak Cina kurus keding ini merasa terpanggil untuk menyumbang membina Malaysia yang saling berkasih sayang, bukan saling bermusuhan. Bila James ke UK dalam tahun 2015, saya galakkan beliau untuk terus mengambil tahu keadaan di Malaysia. Saya selalu sebut kepada anak-anak muda seperti James bahawa “a life without a higher purpose is a life not worth living”. James pun termakan kata-kata saya. Dia dan kawan-kawannya menubuhkan Malaysian Progressive UK (MPUK), seperti juga beberapa orang bekas intern saya menubuhkan Malaysian Progressive Australia (MPOZ). Kumpulan anak muda seperti James inilah yang berdemonstrasi membantah pemenjaraan Anwar Ibrahim kali kedua di London dan Sydney. Mereka juga yang menyertai BERSIH di kota-kota besar di seluruh dunia. Bila James balik ke Malaysia dalam tahun 2018, dia mahu memberikan 3 tahun usia muda menyumbang kepada reformasi dan membina Malaysia yang baru. James tidak bekerja di firma besar atau syarikat antarabangsa, James memilih untuk bekerja di INVOKE bersama-sama anak muda lain, sehinggalah tahun 2021. Saya rasa serba salah untuk mengacau hidup dan kerjayanya apabila saya diberi amanah menjadi Menteri Ekonomi di hujung tahun 2022. Tetapi berkhidmat untuk negara itu adalah dalam darah daging anak Cina kurus keding bernama James Chai ini. Maka sekali lagi dia mengorbankan kerjayanya untuk berkhidmat di pejabat saya. Saya tidak rasa James mahu disanjung. Dia datang berkhidmat atas kerelaan sendiri, dia meletak jawatan bersama-sama saya atas kerelaan sendiri. Tetapi adalah sangat memualkan menjadikan seorang anak Cina yang lebih patriotik berbanding sebahagian besar dari kita, sebagai bola yang boleh disepak-sepak. Sasarannya bukan James. James hanyalah seorang anak Cina kurus keding yang boleh ditendang-tendang. Sasarannya ialah saya. Dan itulah bahagian yang saya paling terkilan. Dalam senario lain, seorang anak Cina yang jiwa kebangsaannya sangat kuat, sangat cemerlang dalam semua yang dia ceburi, fasih berbahasa Melayu, pelajar terbaik di sekolah kebangsaan, lebih ramai kawan Melayu dari bukan Melayu - James sudah menjadi watak yang dikagumi pimpinan Melayu dalam PKR, UMNO, PAS dan BERSATU. Malangnya dalam senario sekarang, James dijaja dan diperagakan sebagai watak jahat demi mencipta satu fiksyen politik dekad ini. Syabas Malaysia!

Rafizi Ramli

166,947 görüntüleme • 6 ay önce

Bismillah, ini Ririe istrinya Ibam, baru recover akun ini 🙏🏼 Terimakasih doa & support untuk Ibam sekeluarga yang sedang berjuang melewati masalah hukum saat ini.. Berikut cuplikan video cerita Ibam, perkenankan juga aku sebagai istri cerita soal yang keluarga kami alami.. 📝 Aku mengenal Ibam sejak 2010 ketika dia sedang kuliah beasiswa di Eropa. Setahun kemudian kami menikah dan nekat memulai hidup baru dari nol di Belanda. Di awal pernikahan kami, Ibam bekerja sebagai software engineer di perusahaan AI logistik di Rotterdam, sementara aku lanjut kuliah S2 di Tilburg pada tahun 2013. Jujur, kami memulai pernikahan dengan penuh keterbatasan. Akad nikah dan resepsi kami juga sederhana di rumah supaya bisa berhemat. Sesampainya di Belanda, we had to build everything on our own karena keluarga kami bukan yang bisa "menyuntik" dana kapanpun kalau kami ada kekurangan. Ketika aku mulai kuliah, kami pindah ke kota kecil, Dordrecht. Di sana kami berbagi satu rumah kecil mungil dengan keluarga lain. Semua demi berhemat uang untuk bayar kuliahku. Tapi alhamdulillah, atas izin Allah, di tengah keterbatasan itu, aku lulus S2 dan kami dikaruniai kehamilan anak pertama. Dari masa-masa sulit itu, aku mengenal satu hal pasti tentang suamiku: Ibam adalah pekerja keras dengan integritas tinggi. Dia sangat detail, perfeksionis, dan selalu berjalan lurus sesuai aturan. Ngga pernah neko-neko. Tahun 2016, kami berada di persimpangan jalan. Sahabatnya mengajak Ibam pulang ke Indonesia untuk membantu Bukalapak. Berat sekali rasanya meninggalkan Belanda yang sudah nyaman. Tapi setelah diskusi panjang dengan keluarga, kami memutuskan untuk pulang. Di Indonesia, Ibam mencurahkan seluruh tenaganya untuk membangun tim engineering di sana. Dia selalu semangat kalau cerita soal ketemu pelapak dan gimana mereka terbantu pakai aplikasi yang timnya bangun. But, as his wife, aku juga melihat ada harga yang harus dibayar: kesehatannya. Ibam memang punya riwayat jantung bawaan dari Ibu dan Kakeknya. Jantungnya selalu berkerja ekstra keras, detaknya selalu di atas 105 bpm walau sedang istirahat. Yang tadinya di Belanda ngga pernah sakit-sakitan, sejak balik ke Indonesia setiap tahun selalu saja ada penyakit berat yang datang dan perlu macam-macam operasi dan rawat inap. Puncaknya di tahun 2023, tubuhnya seakan kasih sinyal mau kolaps. Siang hari ketika sedang kerja, Ibam tiba-tiba muntah-muntah dan oleng tidak bisa jalan. Kami segera bawa Ibam ke UGD. Alhamdulillah, kondisinya bisa distabilkan. Beberapa bulan kemudian setelah di MRI, ternyata Ibam kena stroke ringan yang merusak saraf vestibularnya. Sejak itu aktivitasnya mulai terhambat. Belum lagi, setahun sebelumnya dia juga didiagnosa diabetes, yang juga turunan dari keluarganya. Jujur, aku tidak paham apakah semua penyakit ini saling berkaitan atau tidak, karena aku bukan dokter. Yang jelas, as someone closest to him, I can see that Ibam has not been physically well for the past few years. Mundur sedikit ke Desember 2019. Waktu itu Ibam dapat tawaran dari Facebook di Inggris. Setelah bolak-balik wawancara ke London, he got the offer. I still remember how happy he was when he told me about it. Sebagai istri yang waktu itu sedang hamil anak kedua, aku sudah membayangkan akan melahirkan dan membesarkan anak-anak kami di sana. Tapi di saat bersamaan, Ibam dihubungi tim yang sedang bantu-bantu Kemendikbud. Mereka punya visi besar soal aplikasi untuk pendidikan Indonesia. Ibam galau. Tapi setelah ngobrol dengan mereka, dia cerita ke aku: "Kalau Facebook, 5-10 tahun lagi insya Allah masih ada. Tapi kesempatan bantu pemerintah dan pendidikan lewat teknologi kayak gini, langka banget rasanya. Ilmuku bangun aplikasi insya Allah bisa lebih bermanfaat buat banyak orang dengan kita tetap di Indo dan bikin aplikasi buat pendidikan Indonesia." Dan yang bikin kami lebih yakin, tim itu bilang semua biaya konsultan ditanggung sebuah yayasan dan ngga akan membebani negara sama sekali. Dengan bismillah dan istikharah, kami menolak London. Meski penghasilan jadi turun, kami yakin rezeki sudah diatur Allah. We said goodbye to London. Tahun berganti. Ibam bekerja sebagai konsultan eksternal kementerian sejak Januari 2020. Setelah kondisi kesehatannya makin nurun pasca stroke ringan, Ibam curhat ke aku kalau dia ingin resign. Dia ingin bangun startup sendiri sama temannya supaya bisa kerja sambil bedrest dari rumah. Di Juli 2024, setelah nabung dan kumpulin modal, mimpi sederhana itu akhirnya dimulai. Dia resign dan bikin startup AI yang support kesehatan mental. Tapi mimpi itu ngga bertahan lama. Tanggal 23 Mei 2025, hidup kami berubah drastis. Hari itu, ngga ada angin ngga ada hujan, rumah kami digeledah oleh APH (Aparat Penegak Hukum). Seumur hidup, belum pernah aku gemetar ketakutan seperti itu. Melihat petugas berseragam loreng hijau dan tim penyidik ada didalam rumah kami dengan jumlah yang ngga sedikit. Dengkul rasanya mau copot. Apa yang mereka tuduhkan terhadap Ibam? Tindak Pidana Korupsi yang merugikan negara. Rasanya seperti disambar petir. Ini kaya mimpi! Mustahil Ibam korupsi. Aku istri yang selalu bisa akses semua rekeningnya. Tidak pernah ada "uang kaget" atau dana ghaib masuk. Semua murni dari gajinya. Rasanya saat itu juga aku ingin langsung menyodorkan mutasi rekening kami ke para penyidik dan bilang, "Silakan cek, Pak!" Tidak ada yang kami tutupi. Lagipula, kalaupun Ibam dituduh merugikan negara, di bagian mana dia punya wewenang untuk ambil keputusan? Ibam selalu serahkan keputusan ke kementerian, he never had any authority to decide. Juli 2025, mimpi buruk itu menjadi nyata. Ibam ditetapkan sebagai tersangka. Aku menangis sejadi-jadinya, membayangkan nasib anak-anak kami. Coba bayangkan. Ibam itu posisinya cuma konsultan eksternal. Bukan pejabat, bukan PNS, apalagi pengambil keputusan. Tapi anehnya, dia malah dituduh "mengarahkan pengadaan" oleh para pejabat. Padahal dari awal Ibam kasih masukan tertulis untuk Windows juga, bukan cuma Chromebook. Dan sudah wanti-wanti kalau mereka mau pakai Chromebook ada risiko yang mereka perlu pastiin dulu. Tapi wanti-wantinya ngga didengar. Pejabat tetap jalan dengan keputusan mereka sendiri. Dan ketika jadi perkara, malah Ibam yang disalahin. Logikanya, kalau ada niat jahat untuk mengarahkan, kenapa mesti wanti-wanti soal risikonya? Ibam sudah berbuat layaknya seorang konsultan, kasih masukan objektif lalu serahkan keputusan ke pejabat. Yang lebih bikin nyesek, namanya dicatut di dalam SK dan kajian yang Ibam sendiri nggak pernah lihat wujudnya sampai kasus ini meledak. Di kajian itu ada kolom tanda tangan banyak orang dan kolom Ibam jelas-jelas kosong, tapi dia tetap dituduh yang nyusun kajiannya. Sekarang, Ibam jadi tahanan kota karena kondisi jantungnya yang rentan. Kami kehilangan segalanya. Ibam kehilangan pekerjaan, startup-nya berhenti dan harus layoff semua karyawan, dan keluarga kami kehilangan sumber nafkah. Tabungan kami sekarang hampir habis. Aku yang hanya ibu rumah tangga sekarang harus berdiri tegak mencari keadilan, termasuk mencari kuasa hukum yang sebisa mungkin pro bono karena kami ngga sanggup bayar pengacara Tipikor yang biayanya selangit. However, I truly believe there will always be a silver lining in everything, and Allah’s plan is always the best. Mungkin ini cara Allah mau menaikkan derajat Ibam di sisi-Nya. Di balik status tersangka ini, aku tahu integritas suamiku tak pernah berubah sejak kami susah payah di Belanda dulu. Aku memohon doa dan dukungan dari teman-teman semua untuk membagikan dan menyuarakan ketidakadilan ini. Semoga Ibam diberikan kebebasan dan keadilan. Semoga kami dan anak-anak bisa kembali hidup normal, dan badai ini segera berlalu. Allahumma aamiin.

Ibrahim Arief

515,649 görüntüleme • 9 ay önce

🚨 URGENT LATE-NIGHT BREAKING UPDATE PUKUL 22.40 WIB JAKARTA! DEMO UTAMA USAI, NAMUN POP-UP "PASUKAN KAMIKAZE" MEMICU POTENSI CHAOS BARU! ⚠️🔥 Situasi terkini di Jakarta (Kamis, 27 Agustus 2026) hingga pukul 22.40 WIB masuk ke fase paling krusial dan rawan. Meskipun gelombang utama massa aksi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil di depan Gedung DPR RI maupun arteri Slipi dilaporkan telah membubarkan diri, kondisi lapangan BELUM SEPENUHNYA AMAN! Laporan terkini dari berbagai titik menyebarkan alert terkait munculnya sekelompok elemen nekat / "pasukan kamikaze" kelompok massa tanpa identitas dan komando yang jelas yang sengaja bertahan, memancing gesekan, dan melakukan aksi pembakaran serta perusakan menyebar (hit-and-run) di gang-gang pemukiman dan koridor jalan utama! MENGAPA FASE PUKUL 22.40 WIB INI SANGAT BERBAHAYA? 1. Taktik "Kamikaze" & Kerusuhan Terfragmentasi Berbeda dengan aksi terpusat di siang-sore hari, kelompok nekat ini bergerak dalam kelompok-kelompok kecil (anarkis/provokator) yang menyasar fasilitas publik, barikade jalan, hingga pos-pos keamanan. Tindakan nekad tanpa kalkulasi ini sengaja memancing reaksi keras dari aparat penyisir malam. 2. Risiko Penyisiran Masif (Night Sweeping) Munculnya kelompok provokatif ini memicu pergerakan peleton gabungan Brimob dan aparat keamanan untuk melakukan sweeping (penyisiran skala besar) hingga ke area pemukiman di Slipi, Petamburan, Palmerah, hingga Pejompongan. 3. Bahaya Bagi Warga & Massa Aksi yang Hendak Pulang Massa aksi damai yang tersisa dan sedang mencari jalan pulang justru berada dalam posisi paling rentan: bisa terjebak di antara bentrokan susulan kelompok kamikaze ini dengan aparat penyisir, atau menjadi korban salah tangkap dan paparan gas air mata sisa. PANDUAN KESELAMATAN SEGERA (JAM 22.40 WIB): • UNTUK MASSA AKSI & WARGA: SEGERA TINGGALKAN KORIDOR CONFLICT ZONE! Jangan bertahan di jalanan hanya untuk menonton (*gawker*)! Kelompok nekat ini bertindak tanpa arah yang jelas. SEGERA EVAKUASI DIRI keluar dari perimeter Senayan, Slipi, Palmerah, Pejompongan, dan Petamburan. • LEPASKAN ATRIBUT & BERGERAK DALAM KELOMPOK KECIL YANG AMAN Bagi mahasiswa atau elemen yang mau pulang, simpan almamater/atribut aksi di dalam tas. Gunakan pakaian kasual netral dan pulang secara bersama-sama melalui rute aman yang jauh dari titik pembakaran. • WARGA RESIDENSIAL: KUNCI PINTU & JANGAN TERPROVOKASI KELUAR GANG Bagi warga Pejompongan, Slipi, dan Petamburan, tetap berada di dalam rumah dan kunci pagar gang permukiman. Hindari memberi ruang bagi kelompok nekat yang mencoba menjadikan gang warga sebagai benteng pelarian. • SALING BERBAGI RUTE AMAN EVAKUASI Akses Tol Dalam Kota dan beberapa jalan arteri masih lumpuh/dibatasi. Gunakan jalur arteri jauh seperti Harmoni - Gajah Mada atau Koridor Senopati - Blok M jika ingin melintas ke arah Jakarta Selatan/Utara. Aspirasi sudah disampaikan, kini fokus utama adalah KESELAMATAN NYAWA dan mencegah Jakarta jatuh ke dalam skenario kerusuhan malam yang tidak terkendali! 🙏⚡ Tetap waspada, saling jaga komunikasi dengan keluarga dan tim! Bagi yang masih berada di lokasi atau tahu titik pergerakan kelompok nekat ini jam 22.40 WIB, TULIS UPDATE PRESISI DAN RUTE AMAN DI KOLOM KOMENTAR! 👇

Sumatera Adil & Federal

204,323 görüntüleme • 1 ay önce