Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

p'chick : Tapi ada beberapa adegan sebenarnya banyak adegan sih. Adegan yang kelihatannya gampang, contohnya adegan di kamar mandi. Itu syutingnya sampai butuh diulang berkali-kali baru akhirnya mereka mau melakukannya. Adegan pas mereka berdiri sambil pipis itu loh p'leo : Oh, saya sudah nonton adegannya, yang di kamar mandi...

23,741 görüntüleme • 2 ay önce •via X (Twitter)

0 Yorum

Yorum bulunmuyor

Orijinal gönderinin yorumları burada görünecek

Benzer Videolar

Perwakilan DAP sudah buat keputusan. 88% undi kekal. Episod ini saya rakam dua hari sebelum undian itu, dan saya memang jangka keputusannya begitu. Sebab bila saya tengok kedudukan DAP hari ini, mereka tersepit dua-dua jalan. Kalau keluar, mereka kena buat keputusan yang saya dan Nik sudah buat, terima hakikat yang mungkin sampai mati kami tidak akan kembali menjadi sebahagian daripada kerajaan. Saya tidak pasti mereka bersedia untuk benda itu. Jadi mereka kekal. Bila kekal, strateginya jelas: guna kuasa dan pengaruh dalam kerajaan untuk lindungi undi Cina dan kerusi Cina, selepas apa yang berlaku di Johor dan di Negeri Sembilan. Di situ masalahnya. Kalau strategi itu berjaya, DAP mungkin menang 30 hingga 40 kerusi dalam PRU16. Tapi PKR dengan AMANAH nampak gayanya payah. Katakanlah DAP menang 35, PKR menang 5, AMANAH menang 1, pada ketika itu, Pakatan Harapan sudah tidak wujud. DAP akan jadi seperti Gerakan. Gerakan pun mula sebagai parti berbilang kaum. Tokoh-tokoh ilmiah Melayu, progresif Melayu, semuanya masuk. Lama-kelamaan ia jadi parti Cina, dan orang Melayu tidak pergi dekat. Hari ini Gerakan cium tangan PAS. Trend itu bukan teori. Di Johor, kos kekalahan jatuh kepada PKR dan AMANAH. Di Negeri Sembilan pun begitu. Jadi akhirnya bukan DAP yang terpaksa buat pilihan. Pengundi bukan Melayu yang terpaksa buat pilihan. Bagi saya DAP dan PH sudah sampai kemuncak perjalanan politik mereka. Yang belum pasti ialah sama ada mereka sedar atau tidak. Tonton kupasan penuh keputusan Kongres Khas DAP ini di Podcast YBM Episod 59:

Rafizi Ramli

79,328 görüntüleme • 22 gün önce

sore min minta tolong dipost, sore tadi sekitar jam 15.00 saya lewat lampu merah jlagran lor disana ada BAPAKBAPAK ngamen yang main alat musik itu, disitu saya di catcalling berkali" dipanggil "mbak mbak mbak" tapi saya sengaja tidak nengok karena saya sudah tau kalau itu catcalling karena saya sudah berkali" di cat calling disana dan dengan orang"yang sama yaitu PEMAIN ALAT MUSIK TSB tetapi tadi bapak" gojek dibelakang saya notice kalau saya dipanggil panggil dan bapak tsb tepuk punggung saya sambil bilang "mba itu katanya ada yang jatuh" posisinya saya disitu habis ambil uang untuk kasih mereka dan ambil handphone disaku trs saya nengoklah ke bapak" tsb saya tanya "apa yang jatuh apa yang jatuh?" tetapi lampu merah sudah ijo dan bapak' tersebut manggil saya dengan gerakan tangan suruh kesitu, dan akhirnya saya puter balik karena pikiran saya takut ada barang penting yang jatuh dan disitu waktu saya sampai ingin bertanya apa yang jatuh ternyata mereka udah selesai main dan mau pulang ternyata mereka udah selesai main dan mau pulang ke rmh masing" tapi tersisa beberapa org disitu saya tanya "mas mas apa yang jatuh?" tapi bpk" tsb malah bilang kalau ban saya kempes tapi tadi pagi itu ban saya habis dikompa jadi ga mungkin banget, nah setelah itu ada 2 bapak" keluar dari gang mereka main alat musik tsb saya katain "gatel" trs bapak" tsb bilang kalau tadi katanya uang saya mau jatuh maka nya saya digituin padahal disaku tsb tidak ada uang, minta tolong buat siapapun yang lewat situ atau PETUGAS bisa dikondisikan karena sangat meresahkan, cari uang boleh tapi jangan sambil gatelin org"yang lewat

Merapi Uncover

23,680 görüntüleme • 9 ay önce

aku beneran gapernah merasa perlu ngatur siapa yang harus didukung atau gimana seseorang harus memandang semua ini. tapi tolong, jangan sampe pilihan 6 orang ini dianggep sebagai sesuatu yang yaudah aja gitu... mereka juga lagi jalanin keputusan yang mereka ambil sebagai seorang artis, sebagai profesional, dan sebagai orang-orang yang setiap harinya memilih bangun tidur lalu kembali memperjuangkan nama yang sama. kalo dipikir-pikir, mereka sebenernya gapernah juga minta siapapun untuk langsung nerima perubahan ini. mereka juga gapernah maksa orang biar cepet-cepet merasa baik-baik aja. mereka cuma terus kerja. terus latihan. terus perform. terus nunjukin lewat tindakan bahwa mereka masih mau perjuangin nama enhypen. dan itu bikin aku juga mau belajar melakukan hal yang sama... belajar memberi ruang bagi apa yang lagi mereka bangun hingga hari ini. aku berharap, akan semakin banyak orang yang bisa melihat 6 orang ini bukan hanya dari apa yang udah hilang, melainkan dari keberanian mereka untuk tetep menjaga apa yang masih ada. kepercayaan itu juga butuh timbal balik. kalo nanti waktu beneran bisa buktiin bahwa langkah yang mereka pilih berhasil bawa enhypen terus tumbuh, semoga itu bukan jadi kemenangan untuk ngebuktiin siapa yang bener atau salah. semoga itu hanya jadi bukti bahwa orang-orang yang memilih bertahan juga pantes dapetin dukungan, kesempatan, dan kepercayaan yang sama besarnya. hubungan antara artis dan fansnya gak pernah bener-bener berjalan satu arah. mutualisme disini adalah sebuah hubungan yang saling sokong menyokong, supaya rumah yang udah dibangun bareng-bareng selama bertahun-tahun ini bisa tetep jadi tempat untuk kita semua pulang, selama mungkin yang kita bisa.

lucky frows ݁˖⚘

15,104 görüntüleme • 2 ay önce

FOURTH CERITA TENTANG PHUWIN SEMPET NGGAK ADA JOB SAAT COVID 😭😭 & SHARING TENTANG SIFAT POND… 🥹😭🤍🫳🏻🫳🏻 4️⃣: Aku sayang banget sama PondPhuwin, bener-bener sayang banget sama mereka. Aku ikut senang banget lihat mereka berdua sekarang, karena aku udah ngelihat mereka dari waktu mereka masih di tahap awal. Memang nggak dari hari pertama banget, aku nggak ada dari awal, tapi aku ada di masa mereka lagi berusaha keras dan kasih banyak banget effort buat semuanya. 4️⃣: Waktu pertama kali kenal Phuwin, dia sering cerita ke aku tentang masa-masa FUTS. Waktu itu series mereka memang lagi populer banget, FUTS… Tapi dia pernah cerita, “Waktu itu aku hampir nggak punya kerjaan yang masuk,” karena kebetulan lagi masa COVID, jadi dia harus banyak di rumah. Dia ngerasa kayak nggak bisa kerja atau ngelakuin hal-hal yang dia mau. Dia sering banget cerita soal kehidupannya waktu itu ke aku. 4️⃣: Dan sekarang lihat dia udah sukses, kerjaannya banyak banget, punya konser, punya banyak lagu, dan segala macam… aku bener-bener senang buat dia. Rasanya kayak akhirnya tiba juga waktunya dia bersinar. Aku bener-bener senang banget buat dia. (🥺🤍) 4️⃣: Begitu juga sama P’Pond. Aku juga sayang banget sama P’Pond. Kalau aku cuma ngomongin Phuwin, nanti P’Pond bisa ngambek. Dia badannya memang besar, tapi sebenarnya hatinya gampang terluka, serius. (🥹🤍) Tapi iya, aku juga sayang P’Pond karena dia orangnya baik. Dia juga orang yang kerja keras banget dalam segala hal. Mereka berdua bagus, bener-bener bagus. Dua-duanya berbakat banget. 4️⃣: Kami saling support dan selalu nyemangatin satu sama lain. Kalau aku lagi punya sesuatu yang kepikiran, aku bakal datang ke mereka buat minta nasihat. Begitu juga kalau mereka lagi punya sesuatu, mereka juga bakal datang ke aku buat minta nasihat. 🤍 // LOVE PONDPHUWIN & FOURTH FRIENDSHIP!! 😭😭😭🤍🤏🏻 #phuwintang #fourthnattawat #PondPhuwin #ppnaravit #PondPhuwin2ndFMinRome PONDPHUWIN ROME MOMENT D2

SeviraS3

74,017 görüntüleme • 9 gün önce

Soobin, makasih sudah debut dan jadi leader TXT 😭😭💕 👤Pas lagi perpanjangan kontrak, kalian dipanggil satu-satu atau barengan? 🐰Ada perusahaan yang syaratnya beda-beda tiap orang, tapi karena kami semua satu suara, jadi kami dipanggil barengan. Aku bolak-balik jadi perwakilan selama diskusi itu. Aku nyamperin setiap grup yang sudah perpanjang kontrak mereka. Aku datangi semua orang di sekitarku yang sudah lewat proses itu. Bahkan aku minta dikenalin ke orang yang nggak aku kenal demi bisa ketemu dan nanya-nanya. 👤Kamu benar-benar kerja keras sebagai leader, itu luar biasa. 🐰Terima kasih banyak. 👤Tips apa saja yang kamu dapat? 🐰Satu hal yang sama adalah pas pertama kali rapat sama perusahaan, kamu harus minta sesuatu yang 'nggak masuk akal' dulu. "Baru setelah itu kalian negosiasi dari titik sana. 🦊Itu benar banget. 🐰Jadi awalnya kami juga bilang, 'Kami mau begini!', terus pihak perusahaan kaget, 'HAH?? Kayaknya nggak bisa gitu deh.' Terus kami jawab, 'Ya sudah, kita kompromi sedikit'. 🦊Harus pakai strategi. Karena kami negosiasi di sini dan perusahaan maunya di sana, akhirnya kami ketemu di sini. 🐰Kami ketemu tepat di pertengahan tahun! Akhirnya kedua belah pihak sama-sama puas. Tapi yang sulit buatku sebagai perwakilan adalah aku tahu aku minta sesuatu yang nggak masuk akal, tapi aku harus kelihatan berani di depan perusahaan. Jadi aku akting kayak, 'Hah? Masa nggak mau nurutin?', padahal pihak perusahaan sudah gelisah, 'Soobin, nggak bisa gitu...'. Di situ sebenarnya hatiku ciut karena aku tahu itu emang agak berlebihan, tapi ya aku harus tetap lakukan tugasku. 👤Member lain juga ada di sana, kan? Pas kamu lagi gitu, mereka nggak mungkin sorak-sorak 'Wooo!' di belakang, kan? 🦊 Kami pas di depan perusahaan cuma bisa pasang muka sedih. Tapi pas sudah balik, kami langsung senang, 'Oke oke, aman aman!'. 🐰Kami sering rapat sendiri dan terus ngobrol sambil makan, ikatan antar member jadi kuat banget. 👤Hubungan antar member pasti baik banget ya. 🦊Iya. 🐰Betul.

𝙁𝙤𝙧𝙚𝙫𝙚𝙧 𝙮𝙤𝙪.𝙩𝙝

69,209 görüntüleme • 4 ay önce

✨ Thread panjang. Tapi cerita di balik “Thee Square” 💸🍑 ini BENERAN worth it… 🥹🤍 🎬 P’X: Semuanya bermula seperti ini. Begitu aku tau Pond, Phuwin, William, dan Est akan pergi ke New York untuk bekerja bersama, aku langsung merasa ingin melakukan sesuatu untuk #PeachAndMeSeriesEP1 (WOW P’X bener2 manfaatin waktu kosong pas PondPhuwin FanDay in USA dengan sangat sempurna… 👏🏻🥹) Ini kan TheePeach sedang berada di “tanah romansa”, jadi aku berpikir harus ada sesuatu yang spesial. Jadi aku mulai mencari tau jadwal mereka satu per satu dan ternyata masih ada beberapa waktu luang. Hanya saja, keempatnya tidak kosong di hari yang sama. Lalu aku mencari tah apakah selama trip itu akan ada fotografer yang ikut mendokumentasikan trip mereka. Rencananya aku mau minta bantuan supaya fotografer bisa mengambil beberapa adegan singkat menggunakan HP. (WOW… scene sebagus itu diambil pakai HP?? 👀 HP apa yang dipakai…? Samsung? OPPO? Tolong jawab ya brands… 😭😭🤭) Ternyata memang ada yang dokumentasi. Orang ini juga pernah datang mengambil footage behind-the-scenes saat syuting Peach and Me, jadi kami sudah cukup saling memahami. Oke… kalau begitu, aku akan mengubah Times Square menjadi “Thee Square”. (WHATT “THEE SQUARE”… HELP… USA juga ga lolos dari Thee takeover GUYS… 😱😂🤣) Aku mulai semangat menceritakan ide dan latar belakang adegan ini kepada Pond dan Phuwin. Setelah itu, aku menulis naskah khusus untuk adegan ini, semua sebelum mereka berangkat. Selesainya malah lebih dulu daripada naskah Episode 1 yang sudah final. (P’X you’re a genius… I wanna kiss your brain! 😚🧠✨) Aku juga buat storyboard yang memperlihatkan setiap shot yang akan dipakai, lalu mengirimkannya kepada fotografer. Setelah itu aku briefing sudut pengambilan gambar kepada Pond dan Phuwin. Namun sesampainya di New York, jadwal mereka ternyata jauh lebih padat dari yang kami bayangkan. Aku bilang ke mereka, “Kalau memang tidak sempat, tidak apa-apa.” Apalagi jadwal fotografernya juga sama padatnya. Akhirnya mereka mencari cara lain. Pond berkata, “Kamu jangan khawatir. Kami berdua pasti bisa melakukannya.” Lalu mereka mengajak kakak-kakak dan teman-teman yang ikut dalam trip itu untuk membantu menggantikan fotografer. (OHH… Pond Naravit 🐻, the man that you are… 🥹😭 Nangiss beneran aku tuh… 😭😭) PondPhuwin menjelaskan storyboard itu satu per satu kepada semuanya. Sementara aku membantu menjelaskan dari jauh lewat voice call. Dan akhirnya… mereka benar-benar berhasil mewujudkannya. Phuwin bahkan mengirimkan hasil shot-nya kepadaku sambil membanggakan kalau semuanya sesuai briefing dengan sangat presisi. Bahkan bukan cuma itu, Phuwin juga ikut mengembangkan idenya lebih jauh. (Aww… kebayang Phuwin 🐼 dan tim pasti berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan visinya P’X, makanya dia se-Bangga itu… 🥹😭) Aku benar-benar sangat terkesan dengan kerja sama dan kekompakan mereka semua. Begitu kami bertemu lagi setelah kembali ke Thailand, Phuwin langsung menghampiriku dengan bangga untuk menunjukkan hasilnya. Setelah itu kami mulai memeriksa semua footage, melihat mana yang mudah dan mana yang sulit dikerjakan, lalu menyusun rencana bersama tim grafis dan tim audio… Kalian berlima benar-benar luar biasa. Terima kasih, dari lubuk hatiku. (🥹😭) //// OMG… ternyata proses di balik adegan Times Square ini bahkan jauh lebih indah dari yang aku bayangkan… 🥹😭😭 Terima kasih semuanya—Tui, Nut, Boy Tuan, P’X, #PondPhuwin 🐻🐼 dan seluruh tim—yang sudah membuat scene ini jadi se-ICONIC itu. 😭🫶🏻✨ Times Square will forever be part of our “Thee Square” 💸🍑 memories. 😭🤭✨

SeviraS3

36,605 görüntüleme • 1 ay önce

ada pernyataan yang menarik banget dari seorang pengacara spesialis hukum, park joongkwang yang juga dikenal sebagai penggemar sejarah, speakup terkait kontroversi hayoung. "tanggung jawab leluhur yang melakukan tindakan pro-jepang dan penilaian terhadap keturunannya tentu saja harus dipisahkan. korea juga melarang hukuman berdasarkan keturunan melalui konstitusi. tetapi orang yang sedang menjadi masalah sekarang adalah hayoung. di korea masih banyak keturunan orang-orang yang pro-jepang. mereka masih ada dan akan terus ada. kita sebenarnya tahu siapa orang orang itu, tetapi kita tidak mempermasalahkan semuanya. kenapa? karena mereka menunjukkan sikap yang tepat. setidaknya mereka tahu bagaimana merasa malu atas hal itu. dan melakukan sesuatu terhadap mereka sekarang sama sekali tidak akan membantu perkembangan masyarakat. karena itulah kita membiarkannya begitu saja. kita bisa memberikan banyak contoh. tentu saja ada konglomerat yang memiliki sejarah pro-jepang. salah satu contoh yang paling terkenal adalah doosan. perusahaan itu bermula dari sebuah perusahaan yang tidak diragukan lagi memiliki sejarah pro-jepang, kemudian berkembang menjadi konglomerat. tetapi bukan berarti sekarang kita akan menjadikan doosan sebagai perusahaan milik negara. itu tidak boleh dilakukan. perusahaan yang paling terkenal lainnya tentu hyundai motor, tetapi bagaimana dengan sk hynix? apakah semuanya harus dikembalikan kepada negara? saya bisa memahami keinginan untuk menyita harta tersebut. tetapi daripada menyita dan menjualnya, kita memilih untuk membiarkannya tetap ada dan memilih jalan yang memungkinkan masyarakat kita berkembang lebih jauh. bukan karena kita menyukai mereka. negara saat itu sudah menjadi reruntuhan akibat perang. masyarakat harus segera mencari nafkah dan belajar agar bisa menghasilkan bahkan satu dolar lebih banyak. dalam kondisi yang begitu mendesak, masyarakat memilih jalan tersebut. masyarakat sebenarnya tahu, tetapi memilih untuk memaafkan dan membiarkannya karena percaya bahwa kekayaan tersebut pada akhirnya akan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi korea selatan. namun, ketika seseorang tidak memahami hal itu lalu keluar dan membicarakannya dengan bangga, tentu menjadi masalah. karena itu, sebenarnya hayoung sebagai seorang selebritas hanya perlu menunjukkan sikap yang tepat. bukan berarti tidak ada contoh sebelumnya. ada banyak kasus serupa. kalau dia mengikuti contoh-contoh yang sudah ada, sebenarnya situasi ini sama sekali tidak perlu menjadi masalah. banyak selebritas juga memiliki leluhur yang pro-jepang. misalnya kang dong-won, dan lee jiah juga pernah menjadi sorotan serta meminta maaf. apa perbedaannya? mereka merasa malu terhadap hal tersebut. lee jiah dan kang dongwon menunjukkan contoh yang sangat baik tentang bagaimana seorang selebritas dengan leluhur pro-jepang seharusnya bersikap. mereka bisa menjadi teladan. sedangkan dalam kasus hayoung, dia tidak menunjukkan sikap seperti itu, sehingga akhirnya menjadi masalah. ada unsur ‘gweisimjoe’, rasa kesal masyarakat karena sikapnya dianggap tidak pantas dalam kontroversi ini. apalagi ini terjadi menjelang gwangbokjeol (hari pembebasan korea) sudah banyak orang yang meminta maaf karena leluhurnya. jadi sekali lagi, ini adalah masalah sikap. saya ingin menegaskan bahwa hayoung bukan dihujat karena kesalahan leluhurnya. dia dihujat karena sikapnya sendiri. dan ketika kita membicarakan persoalan pro-jepang, menurut saya pesan yang ingin kita tegaskan kali ini adalah: ‘kami tidak akan menyita hartamu, tetapi jangan membanggakannya. kami tidak mengambil uangmu dari masyarakat, tetapi itu juga bukan berarti kami memberikan kehormatan kepadamu.’ saya rasa itulah sesuatu yang kembali kita tegaskan melalui kontroversi ini."

덕질일기

29,979 görüntüleme • 23 gün önce

#WoodyInterview #Thanapob_Lee P'Woody: ketika kamu masih di Nadao dan kemudian Nadao tutup, bagaimana hidupmu setelah itu? Tor: sakit. aku merasa seperti orang yg sakit hati. aku merasa sudah lama tidak merasa sakit seperti ini. dan hal buruknya lagi adalah karena aku tau terlebih dahulu, aku tidak mau orang yg dengar ini adalah hal yg ditutup-tutupi, tp saat itu ada banyak hal yg confidential yg kita tidak bisa dengan asal mengumumkan "iya, agensiku udah mau tutup sebentar lagi" dan sebenarnya aku selalu merasa agensi yg kutinggali tidak ada buruknya sama sekali. mereka menjagaku dengan baik. mereka memberikan dorongan untukku dengan maksimal. dan mereka memberikan banyak sekali pengalaman. yang membuat aku sadar ketika aku benar2 harus menginjakkan dunia luar dengan kakiku sendiri "wow, ternyata apa yang mereka berikan kepadaku sangatlah besar, bahkan aku tidak menyadarinya ketika aku masih disana" jadi bisa dibilang aku tidak bisa menerima bahwa Nadao akan bubar. aku tidak mau Nadao bubar. aku merasa saat itu, menurut pengelihatanku, tidak ada masalah apapun dengan agensi ini. kenapa harus tutup? apa masalahnya? saat itu aku baru mulai tumbuh dewasa, aku sudah mau memasuki kepala 3, mulai benar2 dewasa, dan aku ingat alasan aku mulai menerima kenyataan, adalah ketika aku mendengar alasan P'Yong bahwa passionnya sekarang sudah berubah. dan ini langsung menamparku karena aku sendiri adalah orang yg melakukan apapun dengan passion. aku paham betapa pentingnya passion dalam hidup. ketika ada orang yang sangat aku sayang datang ke aku dan bilang "passionku sudah berubah" aku merasa dia tidak pernah menolak/meremehkan passionku, aku tidak punya hak untuk menolak passionnya. maka dari itu aku mulai menerima. dan aku memutuskan untuk tetap tinggal sampai di hari terakhir, menit terakhir, dimana aku sama sekali tidak berusaha mencari2 agensi lain, tidak berusaha apapun. aku hanya mau tetap berada disana dari awal, mungkin aku tidak ada sejak awal agensi ini dibentuk, tp aku mau berada disini sampai detik terakhir sampai kata "Nadao" sudah tidak bisa digunakan lagi.

inn

24,769 görüntüleme • 1 yıl önce

KRATING INTERVIEW MARET 2025 👱‍♀️: "kratingg, kalau kratingg sendiri harus main drama Y (Boys Love), bakal gimana?" 🏀: "Sebenarnya kalau buat aku, itu gak terbatas di satu genre aja sih kak. Maksudnya...aduh, aku bingung ngomongnya gimana. Tapi kalau aku pribadi memandang diri aku, aku tuh pengen jadi aktor yang bisa memerankan karakter yang unik, aneh, menantang, atau sesuatu yang baru gitu." 👱‍♀️: "Tapi kalau drama Y sekarang kan lagi rame banget tuh, kalau kamu dapet peran itu gimana?" 👩‍🦰: "Kalau disuruh main bareng Meen, mau gak?" 🏀: "Kalau harus main bareng Meen, aku gak mau wkwkwkwkwkwk!" 👱‍♀️: "Loh, kenapa? Tapi kalau sama orang lain mau?" 🏀: "Aduh, aku juga belum tahu, Kak. Soalnya aku pribadi gak pernah kepikiran tentang hal ini (main drama BL) sebelumnya. Tapi kalau aku, melihatnya itu per skrip atau per naskah ya. aku gak terlalu nge-kotak-kotakin kayak 'Oh ini genre Y (Boys Love)', 'Oh ini genre Yuri (Girls Love)'. aku cuma melihat, kalau semisalnya ada orang yang ngirim naskah ke aku, terus aku baca dan aku suka... Gak peduli karakternya bakal kayak gimana, tapi kalau aku ngerasa 'Wah, naskah yang dikirim ini bagus banget dan aku pengen banget maininnya', kalau hati aku bilang oke, ya aku bakal terima peran itu." 👱‍♀️: "Tapi kalau pasangannya tetep Meen, gimana?" 🏀: "Kalau sama Meen tetep gak mau🤣! Apalagi kalau genrenya Y." 👱‍♀️: "Tapi kan kalian kalau lagi bareng, momen dan chemistry-nya tuh dapet banget. Kalau fans ngeliat chemistry kalian terus baper, kamu bakal nolak momen itu gak?" 🏀: "Ah, kalau yang kayak gitu biarin mengalir gitu aja deh, Kak. Lebih baik biarin aja." 👱‍♀️: "Berarti dibiarin blur (ambigu) aja gitu ya?" 🏀: "Bukan, maksudnya biarin itu terjadi secara natural aja sesuai apa adanya. Gak usah dipaksain." 👱‍♀️: "Tapi kan di series misteri yang kalian mainin bareng, itu kan tentang persahabatan, tapi kalian kelihatan manis banget. Banyak orang yang ngeliat kalian tuh jadi baper dan nge-jodohin (nge-ship)." 🏀: "Nah, kalau yang itu mah mereka (fans) imajinasi sendiri, Kak wkwkwkwk. Tapi kalau interaksi yang kayak Kakak bilang tadi, itu aku bisa (wajar aja)." 👱‍♀️: "Berarti kalau interaksinya sama Meen kayak gitu, kamu oke?" 🏀: (Mulai ketawa pasrah dan garuk-garuk leher) 👱‍♀️: "Tapi beneran, kamu gak mau ya kalau main drama Y bareng Meen?" 🏀: "Aduh, kalau itu aku harus mikir keras banget sih, Kak. Tapi ya balik lagi, kalau genrenya tentang persahabatan (friendship) nah ini baru beneran sesuai pemahaman aku ya, kalau genrenya tentang persahabatan antar teman, menceritakan hubungan emosional sebagai sahabat, terus fans mau nge-ship atau imajinasi sendiri, nah kalau yang begitu aku oke-oke aja, aku bisa." 👱‍♀️: "Tapi sekarang fans udah pada nge-ship kamu sama Meen loh. Apalagi pas event kemarin, pas kalian main basket bareng, ada momen kamu ngerangkul atau meluk dia gitu dari belakang." 🏀: "Oh, kalau soal rangkulan atau pelukan itu mah udah jadi hal yang biasa dan normal banget buat aku sama Meen sehari-hari, Kak." 👱‍♀️: "Oh, emang udah biasa ya? Tapi kok mukanya kayak sengaja banget bikin fans histeris?" 🏀: "Hahaha, jujur aku tadi pengen banget Meen ada di sini buat bantuin aku jawab interview ini😭! Soalnya aku udah bilang ke dia, 'Eh, akhir-akhir ini pas interview, tiap kali gue ngomong kok rasanya kayak ada yang salah ya? Kayak dijebak terus.' Terkesan mencurigakan gitu ya? Terus Meen bilang ke aku, 'bang, makanya abang harus dengerin baik-baik pas mereka nanya, soalnya wartawan sekarang istilahnya banyak banget!' Jadi ya... aku udah di-briefing duluan sama Meen, Kak." —count—

`

250,969 görüntüleme • 3 ay önce

Alasan Jungwon live hari ini: 🐈 "guys, terus juga aku tuh harus ngomong ini. Sebenernya ada alasan aku untuk hidupin live ini. Kayaknya gak bisa untuk dilewatin gitu aja jadi aku hidupin. Ini translatenya bisa kan ya weverse? Kayaknya ada banyak banget orang-orang yang mencintai ENHYPEN yang dulu. Sampai sekarang ini pun kayaknya masih ada banyak orang yang menolak (denial) ENHYPEN yang sekarang. Dan itu mungkin karena sampai sekarang ini, kita belum mengatakan dengan jelas ya. Kayak ada orang yang bilang kalo kita tuh belum kasih tau yang jelas dan banyak banget yang ngomongin soal member kita tuh ada berapa. Tapi tentu saja aku paham banget perasaan orang yang mencintai enhypen yang dulu. Tapi sekarang, ENHYPEN itu 6 orang. ENHYPEN itu 6 orang. Ya aku ngerti sih sama orang yang di konser, soal fanchant juga.. karena kita sampai sekarang gak ngasih kalian kejelasan. Aku bisa ngerti, tapi kayak karena hal kayak gitu engene jadi pada saling berantem tuh.. gak enak banget dilihat. Kalo boleh jujur juga, ini tuh ganggu banget saat konser. Banget. Beneran, jujur aja. Ya karena sekarang udah aku katakan dengan jelas, kedepannya buat orang yang beneran mencintai dan mendukung enhypen, kalian sendiri sepertinya udah tau ya harus bertindak bagaimana? Ah ini aku kasih tau aja sejelas-jelasnya daripada nanti kurang jelas lagi. Kedepannya, soal "ENHYPEN IS SEVEN" itu kan sama aja kayak ngajak berantem antar engene. Dan gak ada yang mau ada yang berantem antar fandom kayak gitu. Perusahaan gak mau, ENGENE juga pasti gak mau, terlebih lagi kami berenam juga gak mau. Jadi kedepannya, buat orang yang memicu konflik ini, aku akan menganggap mereka bukan bagian dari fans. Sebenernya aku buka live untuk ngomongin soal ini. Sebagai perwakilan dari member juga. Kita berenam berpikiran hal yang sama. Kami berharap hal kayak gini gak terjadi lagi. Aku serius. Kayak yang aku bilang tadi, sejujurnya itu mengganggu banget saat konser. Gimanapun ada orang yang ngeluarin uang untuk datang dan nonton. Memakan waktu dan itu konser yang mahal. Itu merugikan banget buat mereka-mereka yang datang. Ya jadi aku berharap kalian berhenti. Ini translatenya jalan, jadi kalian pasti ngerti. Tapi bukan berarti aku bilang konser brazil dan peru ini gak bagus ya. Konsernya sangat bagus banget. Dan aku juga menanti konser kedepannya. Guys aku udah bilang dengan pasti ya. Ini aku ngomong sebagai perwakilan dari ENHYPEN. Berhenti. Dan aku berharap kalian bisa menata pikiran kalian dengan baik (dalam melakukan sesuatu). Toh kita ini adalah orang-orang yang melakukan pekerjaannya untuk ENGENE. Jadi itu gak enak dilihat banget, saat kalian berantem gitu" #JUNGWON #정원 #ENHYPEN_JUNGWON #엔하이픈_정원

vat 🩸 | 쩡's REST

1,433,980 görüntüleme • 2 ay önce

"Halah, cuma karakter 2D fiksi ini, bebas lah mau diapain juga." "Saya tidak pernah dengar suaranya, apalagi beli bantalnya, gesek-gesek [kelamin] saya sambil nonton, saya ga pernah, JADI STOP HIPOKRIT!" Kalimat-kalimat di atas jujur bikin darahku mendidih. Sebagai orang yang hidup di dua dunia sekaligus, yaitu sebagai VTuber dan juga seorang sutradara, opini kayak gitu enggak cuma salah kaprah secara logika, tapi juga nyenggol ranah personal aku. Aku tahu gimana rasanya berdarah-darah bangun persona di balik avatar. Berapa jam yang abis buat persiapan, seberapa terkurasnya energi tiap kali live, dan seberapa nyatanya ikatan yang kebentuk sama penonton. Avatar itu bukan tembok pembatas antara fiksi dan realita. Justru sebaliknya, itu jembatannya. Makanya, pembelaan Dera itu bener-bener enggak masuk akal. Buat yang ketinggalan info, kemarin Dera ini bikin tier list VTuber Indonesia. Masalahnya, ini bukan tier list soal kualitas konten atau skill streaming. Kategorinya beneran seksual secara terang-terangan, bahkan Dera memperlakukan avatar & art vtubernya dengan tidak pantas. Pas komunitas VTuber protes, dia malah bikin live stream "klarifikasi" yang sama sekali gak bikin suasana adem, isinya malah makin ngaco. Di stream itu, argumen dia intinya bilang kalau ini kan cuma karakter 2 dimensi, dia enggak pernah ngelakuin hal aneh-aneh pas nonton mereka, dan malah nuduh netizen yang nonton VTuber tuh sebenernya gooner semua, dan dia yang benar. Dilanjut dengan instagram story dengan isi serupa, video terlampir. Pertama, yang Dera lakukan itu namanya logical fallacy tu quoque, atau dalam bahasa yang lebih membumi: "kamu juga begitu." Argumen "kalian juga gooner" tidak membuat tindakannya jadi benar. Lagipula, banyak sekali vtuber dan viewers yang kontennya jauh dari hal-hal seksual sekarang. Sebagian besar konten VTuber yang beredar sekarang, apalagi di skena vtuber Indonesia, isinya tuh main game bareng penonton, belajar bahasa asing sambil ngasbun, masak-masakan, atau sekadar ngobrol santai tentang hari yang berat. Ada VTuber yang jadiin channel-nya tempat belajar sejarah. Ada yang fokus ke komedi murni. Bahkan ada para v-doctor, baik dokter biasa, dokter gigi, dan dokter hewan, bahas soal kesehatan. Kebanyakan bahkan enggak pernah sekalipun nyentuh topik dewasa, karena memang bukan itu yang ingin mereka bangun. Penonton dateng bukan karena libido. Mereka dateng karena butuh temen ngobrol jam dua pagi, karena pengen ketawa setelah hari yang melelahkan, atau karena ada kreator yang bikin mereka merasa diterima tanpa harus jadi siapa-siapa dulu. Menyamaratakan semua itu sebagai "gooner" bukan cuma salah secara faktual, itu juga penghinaan terhadap jutaan orang yang menemukan sesuatu yang genuine di skena ini. Kedua, soal "cuma 2D." Sebagai sutradara, waktu aku nulis naskah, karakter di atas kertas itu emang fiksi murni. Aku bebas mau matiin karakternya, mau disiksa, atau mau diapain aja, karena mereka enggak punya perasaan, enggak punya jadwal, dan enggak punya penonton yang nungguin tiap minggu. VTuber itu beda. Avatar 2D itu lebih mirip kostum panggung daripada karakter fiksi. Di baliknya ada talent nyata, manusia beneran yang membangun reputasi bertahun-tahun, menanggung konsekuensi psikologis dan finansial kalau nama baiknya rusak, serta punya relasi parasosial yang nyata sama audiensnya. Bedanya sama karakter anime biasa jelas banget. Naruto enggak punya jadwal live streaming. Rem dari Re:Zero enggak bakal bales komentar lu pas lagi mabar. Tapi VTuber itu interaktif dan nyata. Ketika kamu bikin konten seksual tanpa consent atau izin pake identitas mereka, yang kena dampaknya bukan cuma piksel di layar, tapi manusia di baliknya. Ini Namanya Pembunuhan Karakter Orang yang baru pertama kali denger nama si VTuber lewat tier list mesum itu bakal langsung punya persepsi buruk. Mereka bakal inget si VTuber dari cap seksualnya, bukan dari karya, skill, atau konten aslinya. Ini beneran pembunuhan karakter secara harfiah. Lebih parahnya lagi, hal ini memicu normalisasi pelecehan. Penonton yang ngerasa konten begitu "lucu" atau "biasa aja" bakal bawa kebiasaan itu ke mana-mana. Mereka bakal nge-chat mesum di kolom komentar streamer lain, bikin jokes enggak pantes di forum, dan ngerasa itu hal yang wajar Normalisasi itu enggak dateng tiba-tiba kayak meteor; dia menjalar pelan-pelan akibat pembiaran dan kebiasaan. Klaim dia yang bilang "cuma mau membuka mata penonton" juga kocak sih. Mau buka mata soal apa? Sisi gelap parasosial di dunia VTuber? Bahasan itu sih udah sering didiskusiin sama orang-orang dengan cara yang jauh lebih berkelas dan elegan. Membuat tier list seksual cuma ragebait murahan yang dibungkus dengan pembenaran biar kelihatan lebih baik dari orang yang dia hina. Komunitas terbentuk dari apa yang kita normalisasi bersama. Setiap hal yang kita tertawakan, setiap konten yang kita biarkan lewat tanpa reaksi, setiap kreator yang kita pilih untuk didukung atau tidak, itu semua adalah suara. Dan suara-suara kecil itu, kalau cukup banyak yang searah, bisa membentuk seperti apa industri ini di masa depan.
0:58

Sensitive content

"Halah, cuma karakter 2D fiksi ini, bebas lah mau diapain juga." "Saya tidak pernah dengar suaranya, apalagi beli bantalnya, gesek-gesek [kelamin] saya sambil nonton, saya ga pernah, JADI STOP HIPOKRIT!" Kalimat-kalimat di atas jujur bikin darahku mendidih. Sebagai orang yang hidup di dua dunia sekaligus, yaitu sebagai VTuber dan juga seorang sutradara, opini kayak gitu enggak cuma salah kaprah secara logika, tapi juga nyenggol ranah personal aku. Aku tahu gimana rasanya berdarah-darah bangun persona di balik avatar. Berapa jam yang abis buat persiapan, seberapa terkurasnya energi tiap kali live, dan seberapa nyatanya ikatan yang kebentuk sama penonton. Avatar itu bukan tembok pembatas antara fiksi dan realita. Justru sebaliknya, itu jembatannya. Makanya, pembelaan Dera itu bener-bener enggak masuk akal. Buat yang ketinggalan info, kemarin Dera ini bikin tier list VTuber Indonesia. Masalahnya, ini bukan tier list soal kualitas konten atau skill streaming. Kategorinya beneran seksual secara terang-terangan, bahkan Dera memperlakukan avatar & art vtubernya dengan tidak pantas. Pas komunitas VTuber protes, dia malah bikin live stream "klarifikasi" yang sama sekali gak bikin suasana adem, isinya malah makin ngaco. Di stream itu, argumen dia intinya bilang kalau ini kan cuma karakter 2 dimensi, dia enggak pernah ngelakuin hal aneh-aneh pas nonton mereka, dan malah nuduh netizen yang nonton VTuber tuh sebenernya gooner semua, dan dia yang benar. Dilanjut dengan instagram story dengan isi serupa, video terlampir. Pertama, yang Dera lakukan itu namanya logical fallacy tu quoque, atau dalam bahasa yang lebih membumi: "kamu juga begitu." Argumen "kalian juga gooner" tidak membuat tindakannya jadi benar. Lagipula, banyak sekali vtuber dan viewers yang kontennya jauh dari hal-hal seksual sekarang. Sebagian besar konten VTuber yang beredar sekarang, apalagi di skena vtuber Indonesia, isinya tuh main game bareng penonton, belajar bahasa asing sambil ngasbun, masak-masakan, atau sekadar ngobrol santai tentang hari yang berat. Ada VTuber yang jadiin channel-nya tempat belajar sejarah. Ada yang fokus ke komedi murni. Bahkan ada para v-doctor, baik dokter biasa, dokter gigi, dan dokter hewan, bahas soal kesehatan. Kebanyakan bahkan enggak pernah sekalipun nyentuh topik dewasa, karena memang bukan itu yang ingin mereka bangun. Penonton dateng bukan karena libido. Mereka dateng karena butuh temen ngobrol jam dua pagi, karena pengen ketawa setelah hari yang melelahkan, atau karena ada kreator yang bikin mereka merasa diterima tanpa harus jadi siapa-siapa dulu. Menyamaratakan semua itu sebagai "gooner" bukan cuma salah secara faktual, itu juga penghinaan terhadap jutaan orang yang menemukan sesuatu yang genuine di skena ini. Kedua, soal "cuma 2D." Sebagai sutradara, waktu aku nulis naskah, karakter di atas kertas itu emang fiksi murni. Aku bebas mau matiin karakternya, mau disiksa, atau mau diapain aja, karena mereka enggak punya perasaan, enggak punya jadwal, dan enggak punya penonton yang nungguin tiap minggu. VTuber itu beda. Avatar 2D itu lebih mirip kostum panggung daripada karakter fiksi. Di baliknya ada talent nyata, manusia beneran yang membangun reputasi bertahun-tahun, menanggung konsekuensi psikologis dan finansial kalau nama baiknya rusak, serta punya relasi parasosial yang nyata sama audiensnya. Bedanya sama karakter anime biasa jelas banget. Naruto enggak punya jadwal live streaming. Rem dari Re:Zero enggak bakal bales komentar lu pas lagi mabar. Tapi VTuber itu interaktif dan nyata. Ketika kamu bikin konten seksual tanpa consent atau izin pake identitas mereka, yang kena dampaknya bukan cuma piksel di layar, tapi manusia di baliknya. Ini Namanya Pembunuhan Karakter Orang yang baru pertama kali denger nama si VTuber lewat tier list mesum itu bakal langsung punya persepsi buruk. Mereka bakal inget si VTuber dari cap seksualnya, bukan dari karya, skill, atau konten aslinya. Ini beneran pembunuhan karakter secara harfiah. Lebih parahnya lagi, hal ini memicu normalisasi pelecehan. Penonton yang ngerasa konten begitu "lucu" atau "biasa aja" bakal bawa kebiasaan itu ke mana-mana. Mereka bakal nge-chat mesum di kolom komentar streamer lain, bikin jokes enggak pantes di forum, dan ngerasa itu hal yang wajar Normalisasi itu enggak dateng tiba-tiba kayak meteor; dia menjalar pelan-pelan akibat pembiaran dan kebiasaan. Klaim dia yang bilang "cuma mau membuka mata penonton" juga kocak sih. Mau buka mata soal apa? Sisi gelap parasosial di dunia VTuber? Bahasan itu sih udah sering didiskusiin sama orang-orang dengan cara yang jauh lebih berkelas dan elegan. Membuat tier list seksual cuma ragebait murahan yang dibungkus dengan pembenaran biar kelihatan lebih baik dari orang yang dia hina. Komunitas terbentuk dari apa yang kita normalisasi bersama. Setiap hal yang kita tertawakan, setiap konten yang kita biarkan lewat tanpa reaksi, setiap kreator yang kita pilih untuk didukung atau tidak, itu semua adalah suara. Dan suara-suara kecil itu, kalau cukup banyak yang searah, bisa membentuk seperti apa industri ini di masa depan.

Kalanara Mahardika 🎬

319,783 görüntüleme • 3 ay önce

Min izin sharing, Kejadian siang ini sekitar jam 11.00 di area perempatan kronggahan. Kronologi: pas siang tadi sedang maintenance wifi di area kronggahan imbas terkena pembangunan jalan tol, saya mau narik kabel dari perempatan kronggahan sebelah angkringan ke arah barat, di situ saya sudah was was karena di dekatnya ada sarang manusia silver, saya nitip tas yang berisi hp dan barang barang lain ke teman saya yang posisi baru nyambung kabel, sebenernya kelalaian saya karena langsung saya letakan saja di belakangnya, akhirnya saya tarik kabel -+200m ke arah barat, pas teman saya nyusul ke barat saya tanya lah di mana tas yang saya titipkan, tetapi kata teman saya ga ada barang lagi tadi di lokasi pas perempatan, panik dong karena isi tas ada beberapa hp dan kartu kartu identitas akhirnya saya telfon teman saya yang sama sama pengguna ios buat find my iphone, untuk lokasi masih di sekitaran perempatan, saya cari cari sambil positif thingking cuma di simpen sama bapak bapak angkringan, akan tetapi infonya tidak tau, bapak penjual nyuruh buat tanya di rombongan manusia silver, tapi ketika saya tanya mereka gaada yang tau katanya, dan pas saya hidupkan suara di find my tidak terdengar sama sekali, akhirnya saya masih positif thingking nyari posisi tas saya ada di sebelah mana, posisi saya sambil telfon sama teman yang mantau find my, tiba tiba 2 orang dari rombongan manusia silver pergi dengan bawa kresek, di situ saya masih positif thinking dan mereka menyapa saya, pas posisi itu teman saya di telfon teriak bilang kalau hp saya gerak pindah posisi langsung dong saya kepikiran sama 2 manusia silver itu tadi, akhirnya saya ikutin titik find my nya ketemu sampai di jembatan kronggahan jl kebon agung, di situ posisi nya di samping sungai pas, saya turun buat cari posisinya, pas itu saya ngeliat 2 manusia silvernya habis dari sungai, saya samperin mereka berdua dan ternyata bener tas saya di sembunyikan sama mereka, tapi mereka berdalih kalo mereka ga niat nyuri, tapi niat ngamanin, pas saya cek ternyata tas saya sudah di geledah dan posisi dompet dan barang barang lain sudah berpindah, saya orangnya ga enakan min jadinya saya biarkan saja mereka berdua sambil tak berikan 100k hari hati buat semuanya takutnya di situ masih banyak yang niat jahat, padahal saya sudah coba positif thinking dan tidak menuduh, tapi ya saya di kecewakan, di situ posisi salah saya tapi saya tidak membenarkan perbuatan manusia silver tersebut ( hfidd_21 )

Merapi Uncover

36,211 görüntüleme • 4 ay önce