Sensitive content

This media may contain sensitive content.

Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

persiasparadise #persiaparadise

169,644 görüntüleme • 7 ay önce •via X (Twitter)

0 Yorum

Yorum bulunmuyor

Orijinal gönderinin yorumları burada görünecek

Benzer Videolar

MENGAPA PALANG PINTU DI PAPUA TIDAK ADA YANG BERANI MEMBUKA? Bagi banyak orang, pemalangan jalan di Papua sering dianggap sebagai tindakan yang menghambat aktivitas masyarakat. Namun, bagi masyarakat adat Papua, palang pintu bukan sekadar penghalang jalan, melainkan simbol hukum adat dan bentuk protes terakhir ketika hak-hak mereka dianggap diabaikan. Pemalangan umumnya dipicu oleh sengketa tanah ulayat, tuntutan ganti rugi yang belum diselesaikan, ketidakpuasan terhadap proyek pembangunan, hingga respons atas konflik sosial. Bambu, kayu, atau kain merah yang dipasang memiliki makna bahwa wilayah tersebut sedang berada dalam status larangan menurut adat dan tidak boleh dilanggar sebelum persoalan diselesaikan melalui musyawarah. Lalu, mengapa tidak berani dibuka saja? Karena tindakan membuka palang secara paksa bukan hanya soal menyingkirkan penghalang di jalan. Langkah tersebut dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap hukum adat dan penghinaan terhadap hak masyarakat adat, sehingga berpotensi memicu konflik yang lebih besar, bahkan bentrokan yang mengganggu keamanan dan ketertiban. Itulah sebabnya pemerintah dan aparat keamanan umumnya memilih pendekatan dialog dengan kepala suku dan tokoh adat, sembari menyelesaikan persoalan administratif seperti ganti rugi tanah atau tuntutan masyarakat. Pendekatan ini dinilai lebih efektif untuk menjaga stabilitas sekaligus menghormati keberadaan hukum adat yang masih hidup di Papua. Meski pemalangan sering merugikan masyarakat luas karena menghambat akses dan aktivitas ekonomi, penyelesaiannya tidak sesederhana membuka paksa palang tersebut. Tantangannya adalah mencari titik temu antara penegakan hukum negara, perlindungan hak masyarakat adat, dan kepentingan publik agar semua pihak memperoleh keadilan. Ilustrasi : meilan.matsumoto6

Miss Tweet |

157,066 görüntüleme • 15 gün önce