Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

Pidah kena kencing dengan Pidah Pastu Pidah kena checkmate dengan loyar belon Banyak sangat goreng, banyak sangat kencing Last last sendiri checkmate diri sendiri SAH.. Lembu lembu betina dan kambing kambing PAS memang bodoh pekat. 🤣🤣

13,994 views • 1 year ago •via X (Twitter)

0 Comments

No comments available

Comments from the original post will appear here

Related Videos

𝗝𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗞𝗔𝗖𝗔𝗨 𝗟𝗘𝗠𝗕𝗨 𝗞𝗔𝗠𝗜, 𝗝𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗞𝗔𝗖𝗔𝗨 𝗙𝗜𝗗𝗟𝗢𝗧 𝗞𝗔𝗠𝗜 Seorang lagi ahli politik terpalit dengan kes lembu. Kali ini, ahli parlimen PN bagi Padang Serai dituduh di mahkamah dalam satu kes rasuah bersabit projek fidlot di Kedah. Saya tak nak komen kes itu, biarlah kes itu berjalan di mahkamah. Harapan kita keadilan ditegakkan dan barang siapa yang dibuktikan bersalah menyalahgunakan amanah untuk mengkayakan diri - mereka wajar dijatuhkan hukuman penjara. Jangan lepaskan dengan bayar kompaun. Itu doa dan harapan kita kepada pendakwaraya dan hakim-hakim yang menggalas amanah bagi pihak kita. Saya tak puas hati bila nampak ada kecenderungan ahli politik menunggang projek lembu untuk mengkayakan diri sendiri. 15 tahun lepas, kita digegarkan dengan skandal fidlot NFC. Mungkin ramai yang GenZ tidak ingat, tetapi saya banyak menghabiskan masa membongkar perkara itu dan turun naik mahkamah. Skandal NFC menyebabkan saya ke mahkamah selama tujuh tahun untuk 3 kes yang berbeza kerana disaman, kononnya saya memfitnah. Alhamdulillah, saya menang semua kes itu. 15 tahun kemudian, ada lagi skandal baru berhubung projek lembu. Malaysia sangat-sangat memerlukan projek fidlot yang diusahakan secara jujur dan berjaya, kemudian diskalakan kerana kita mengimport lebih 80% keperluan daging. Daging yang diimport pula ada yang daging kerbau, bukan daging lembu. Bila ada lagi orang politik menunggang projek fidlot dan kemudian tidak menjadi, ia memberi konotasi buruk mengenai projek fidlot. Sampai bila-bila kita kena import daging lembu. Sebab itu, ini permintaan saya kepada semua: Jangan kacau lembu kami, jangan kacau fidlot kami!

Rafizi Ramli

18,346 views • 9 months ago

Sungguh sebuah orasi yang sangat visioner, tajam, dan... berhasil menembak kaki sendiri dengan akurasi 100%. Teruslah omon... ​Rapor Merah yang Ditulis Sendiri ​Sungguh sebuah momen epic comeback terbaik abad ini 🤣 Kita harus berterima kasih atas kejujuran tanpa tedeng aling-aling dari podium itu. Jarang-jarang ada pemimpin yang begitu visioner sampai-sampai bisa MERAMALKAN KEGAGALANNYA sendiri secara PRESISI sebelum datanya dirilis oleh Bank Dunia 🤣🤣🤣 ​Ketika beliau berapi-api MENUDING bahwa "kemiskinan terjadi karena PEMIMPIN yang GOBLOK, tidak handal, dan tidak kuat menghadapi intervensi asing," kita mengira beliau sedang mengritik VOC atau penjajah abad ke-17 🤣 Ternyata, itu adalah sesi refleksi diri dan pembacaan sinopsis untuk masa pemerintahannya sendiri. Sebuah pidato yang melompati sekat waktu! 😱🤣 ​Prestasi 194 Juta Jiwa: Di bawah kepemimpinan yang katanya handal, kita sukses mendaftarkan 68,2% populasi negara ini ke dalam klub elit "Miskin Internasional" versi standar terbaru US$ 8,30 per hari. Naik kelas? Jelas tidak. Ini namanya memperluas wilayah kekuasaan... kekuasaan kemiskinan, maksudnya 🤣🤣🤣 sampai ke anak-cucu... ​Melonjak Indah dari 2024: Jika di akhir era sebelumnya kita "cuma" punya 171,8 juta jiwa yang megap-megap di garis rentan, sekarang angkanya MELOMPAT GAGAH seperti Serdadu yang baru Selesai RETRET. Ini bukan sekadar angka, ini adalah bukti nyata dari manajemen SALAH URUS yang konsisten dan berkelanjutan. ​Tapi tolong, jangan panik! Rakyat dilarang miskin secara visual. Mengapa harus pusing memikirkan DAYA BELI riil di akar rumput yang makin amblas, kalau anggaran fiskal kita bisa dialokasikan dengan sangat estetik untuk proyek-proyek kosmetik bergengsi dan belanja impor super mahal? Logikanya sangat tingkat tinggi: perut boleh kosong, otak silakan Bodoh. yang penting belanja luar negeri tetap mentereng agar kita terlihat "baik-baik saja" di mata dunia. Ide yang sangat jenius, bukan? ​Jika kemiskinan adalah cermin dari ketidakbecusan pemimpinnya—seperti yang Anda (prabowo) katakan sendiri di podium itu—maka SELAMAT. Anda tidak perlu repot-repot mencari KAMBING HITAM atau MENYALAHKAN hantu intervensi ASING. RAPOR MERAH itu TIDAK DITULIS oleh OPOSISI, tidak juga DIGUBAH oleh pengamat ASING. Rapor merah itu Anda tanda tangani sendiri dengan tinta emas kebijakan yang salah urus. 😎 ​Terima kasih atas kejujurannya. Setidaknya rakyat sekarang tahu, ketika mereka lapar karena DAYA BELI nya semakin HANCUR, itu terjadi persis seperti teori yang prabowo khotbahkan: karena pemimpinnya memang... ah, sudahlah. 🤣🤣🤣 ​:: WeKa ::

Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨

83,952 views • 3 months ago

Mungkin banyak orang menganggap DOMIIA hanya sekedar mascot punya PerthSanta, tapi bagi PerthSanta, DOMIIA benar-benar dianggap sebagai anaknya, Perth sangat bangga dengan sebutan Daddy dan Santa sebagai Papa, mereka berdua menyuruh Miiang (Panggilan sayang DOMIIA) memanggil Little Devils (PerthSanta stan) dengan sebutan Ahma dan Akong karena DaddyPapanya ada keturunan ThaiChinese, bagi Little Devils, Miiang adalah cucu kesayangan kami, maaf sedikit lebay kalau ada yang ngatain Miiang, sewajarnya nenek kakek ke cucu sendiri pasti inginnya melindungi, Miiang memang benar-benar deserve mendapatkan kasih sayang kami semua, karena dia anak yang sangat manis kepada DaddyPapa, AkongAhma dan orang-orang di sekitarnya. Meskipun dari luar visual Miiang sangat terlihat badboy, sebenernya Miiang sangat softboy, Miiang suka berteman, membantu teman-temannya (bisa search sendiri ya buktinya di aplikasi sebelah dengan kata kunci "DOMIIA help friends), Miiang itu gak bakal ganggu temennya kalau gak diganggu duluan, Miiang sangat clingy ke DaddyPapanya, semua Love Language PerthSanta nurun ke Miiang, Miiang anak yang sangat baik, Miiang anak yang sangat sopan seperti DaddyPapanya, dia tidak pernah lupa untuk bow kepada para AkongAhma yang datang berjumpa dengannya, Miiang suka blusukan nyamperin para Ahma dan Akong walaupun jalannya gelap San sempit seperti DaddyPapanya yang selalu menjumpai Little Devils disetiap kesempatan, walaupun belum bisa ngomong, Miiang selalu berterima kasih buat AkongAhma yang memberi hadiah, dengan memberi pelukan dan bow sampai hampir nyentuh tanah/lantai. Menurut kami, DOMIIA yang paling ganteng, cakep, cool, cute, imut, bukan karena biased ngefans sama PerthSanta jadi muji-muji Miiang kok, tapi beneran, Miiang yang paling keren. Kalau ada yang ngatain fisik sih kebangetan, lahiranya DOMIIA ini bukan sembarangan, banyak filosofi yang ada pada tubuh Miiang. DOMIIA gabungan dari baby demon dan manusia, punya ekor panah seperti devil, Daddynya suka banget sama hal yang berkaitan sama demon/devil. Tapi bagi Perth, Devil/Demon itu "bukan sesuatu yang jahat. Ini tentang percaya pada diri sendiri. Bahwa apa pun yang kamu lakukan, kamu akan mendapatkan apa yang kamu inginkan", Miiang punya dua sayap berwarna hitam simbol Daddy dan putih simbol Papa, Miiang punya 4 tanduk, dua dapat dari Daddy dan 2 dapat dari Papa, Miiang pakai suit dan dasi karena Daddy dan Papanya suka pakai baju yang formal, hampir setiap event kalau gaada ketentuan dari brand maunya pakai suit&dasi, Miiang jadi kelihatan banget lahir dari rich family. Miiang punya api di kakinya karena Papanya suka banget dance, Miiang juga menurunkan bakat dance papanya, dia banyak hafal koreo dance, sekarang Miiang punya banyak koleksi gitar kayak Daddynya, Miiang adalah gabungan rock star dan idol yang sesungguhnya. Kenapa miiang selalu poutpout mulutnya? Itu bukan manyun ya, tapi karena DaddyPapanya punya love language kiss (jubjub) mereka berdua satu sama lain maupun kepada orang-orang yang sangat dekat dengan mereka berdua, walaupun visualnya sudah sangat badboy, ada sisi DOMIIA yang sangat manis. Warna merah pada rambut Miiang diambil dari warna kesukaan Papanya tapi Daddynya juga lumayan suka, setiap ada project comeback solo, basic warnanya selalu menggukan warna merah. Fandom PerthSanta-Little Devils juga jadi punya warna yang khas hitam, putih, dan merah. Kalau anak/cucu kalian (fandom lain) tidak mau berteman dengan Miiang tidak apa-apa, kami tidak masalah, tapi tolong sampaikan dengan kata yang baik, jangan ngatain Miiang apalagi sampai bawa-bawa fisik dan sifat. DOMIIA sangat berharga bagi kami (Little Devils), kami tidak pernah memaksa anak/cucu fandom kalian untuk berteman dengan Miiang, tapi kalau memang mau berteman dengan Miiang, Miiang juga pasti akan menjadi teman yang baik, baik di real mascot maupun di sosmed, Miiang itu teman yang baik, suka membantu, contohnya saat series orangtua dari anak lain baru tayang, Miiang suka bantu naikin HT loh.

chocoeclairsoes

42,076 views • 3 months ago

Ingat dulu pas debat capres, ada sesi di mana para calon diminta untuk bicara di depan cermin? Ganjar dan Anies mau, tapi Prabowo tidak. Banyak yang menilai, Prabowo tidak mampu untuk mengevaluasi diri. Pemimpin yang tidak bisa atau tidak mau melakukan evaluasi diri biasanya memiliki ego yang sangat rapuh, meskipun dari luar terlihat tangguh atau otoriter. Menolak melihat cermin adalah cara fisik untuk "menutup mata" terhadap realitas. Jika mereka melihat cermin (atau melakukan muhasabah), mereka akan dipaksa melihat kekurangan, penuaan, kelelahan, atau kesalahan yang telah mereka perbuat. Untuk melindungi egonya dari rasa bersalah atau perasaan gagal, otak mereka menolak segala bentuk refleksi, baik refleksi visual di cermin maupun refleksi moral dalam pikiran. Muhasabah diri menuntut seseorang untuk jujur dan bertanggung jawab atas tindakan-tindakannya. Bagi seorang pemimpin yang anti-kritik atau tidak bisa mengevaluasi diri, kejujuran ini adalah ancaman. Menatap mata sendiri di cermin adalah salah satu tindakan psikologis yang paling intim. Saat seseorang menatap matanya sendiri, sulit untuk membohongi diri sendiri. Pemimpin yang menghindari cermin sering kali takut menghadapi "hakim" yang ada di dalam dirinya sendiri. Dalam psikologi kepemimpinan, ada yang disebut dengan Hubris Syndrome, kondisi di mana seorang pemimpin memiliki rasa percaya diri yang berlebihan, merasa selalu benar, dan memandang rendah pendapat orang lain. Sekilas, orang narsis dianggap suka melihat cermin. Namun, ada jenis narsisisme defensif di mana orang tersebut sebenarnya sangat rapuh. Mereka tidak mau mengevaluasi diri karena menganggap diri mereka sudah di atas angin. Menghindari cermin atau menghindari muhasabah adalah cara mereka mempertahankan ilusi kesempurnaan tersebut agar tidak runtuh. Ketika seorang pemimpin mengambil keputusan yang buruk atau merugikan orang lain, terjadi konflik batin antara tindakan mereka dengan nurani mereka. Jika mereka tidak mampu mengevaluasi diri secara sehat, mereka akan mengalami disonansi kognitif yang parah. Daripada memperbaiki diri (muhasabah), mereka memilih untuk memutus jalur komunikasi dengan diri mereka sendiri. Menghindari cermin adalah simbol dari putusnya hubungan antara ego (pencitraan luar) dengan alter-ego atau nurani mereka.

Bambang

136,612 views • 3 months ago

Hahahahaha... Sungguh sebuah pertunjukan sirkus logika yang sangat menghibur dari "pakar ekonomi trotoar" di video tersebut! Mari kita nikmati sejenak bagaimana indahnya dunia jika dikendalikan oleh imajinasi liar para pemburu takhta viewers. ​1. Ilusi "Cetak Duit Murah, Cuma 5 Triliun!" ​"Biaya cetak duit itu gampang, guys, murah 5 triliun nggak ada artinya..." 🤣 ​Luar biasa! Menurut logika die, tantangan redenominasi itu hanya masalah ongkos cetak di Perum Peruri. Dia pikir redenominasi itu seperti mengganti desain kaus partai; tinggal cetak, sebar, dan selesai. Die tampaknya lupa—atau memang tidak tahu—bahwa menghapus tiga angka nol di mata uang itu membutuhkan penyesuaian seluruh sistem akuntansi, IT perbankan, perangkat hukum, hingga kalkulasi psikologis inflasi di pasar tradisional. Jika ongkos cetaknya 5 triliun, dampak sistemik dari kekacauan transisinya bisa memakan biaya ratusan triliun jika tidak dimitigasi. Tapi ya sudahlah, mari kita amin kan saja demi kelancaran kontennya 🤣🤣🤣🤣🤣 ​2. Teori Konspirasi "Koruptor Panik Lalu Borong Emas" ​"Para koruptor bakal pusing... mereka terpaksa belanja, beli emas, beli berlian... perekonomian kita meledak!" ​Ini adalah puncak komedi dari video tersebut 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 Bayangkan seorang mafia atau koruptor kakap yang memegang uang tunai ribuan triliun di bawah kasur, tiba-tiba panik karena redenominasi, lalu pergi mengantre di toko emas lokal sambil membawa karung 🤣🤣🤣🤣🤣 ​Lalu solusinya apa? "Bikin aturan wajib sertakan NPWP kalau beli emas di atas 10 gram!" 🤣🤣🤣 ​Logika Konstitusi & Hukum Keuangan: Si abang ini sepertinya hidup di ruang hampa. 🤣🤣🤣 Transaksi mencurigakan atau pembatasan uang tunai (Cash Transaction Limit) itu sudah diatur oleh undang-undang dan dipantau oleh PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan). Koruptor sejati tidak menyimpan uang tunai ribuan triliun di dalam POT BUNGA HAHAHAHAHAHA... untuk ditukarkan ke emas batangan di toko pasar. Mereka menggunakan smurfing, shell companies di negara tax haven, atau pencucian uang lintas batas yang sangat canggih. ​Mengharapkan ekonomi Indonesia "meledak" karena uang haram dari Pot Bunga yang dipaksa keluar untuk beli emas adalah teori ekonomi pasca-apokaliptik yang sangat menggemaskan. 🤣🤣🤣🤣🤣 ​3. Pedagang Kaki Lima Berpenghasilan 4 Miliar per Bulan? 🤣🤣🤣 ​"Gue udah ketemu banyak pelaku pedagang kaki lima, penghasilannya miliaran per bulan... 3 miliar, 4 miliar... duitnya ditaruh di bawah kasur..." ​Mari kita hitung secara kasar. Jika seorang pedagang nasi goreng di trotoar berpenghasilan Rp 4 Miliar per bulan, artinya dalam satu hari mereka harus menghasilkan sekitar Rp 133 Juta. Jika satu porsi nasi goreng dihargai Rp 20.000, maka abang tersebut harus memasak dan menjual 6.650 porsi nasi goreng setiap hari 🤣🤣🤣 ​Itu bukan pedagang kaki lima lagi, itu pabrik manufaktur nasi goreng berskala internasional 🤣🤣🤣 dengan kecepatan menggoreng melampaui kecepatan suara! Dan hebatnya lagi, menurut video tersebut, uang Rp 4 Miliar tunai setiap bulan itu disimpan di bawah kulkas. Kita butuh kulkas sebesar Monas untuk menampung tumpukan uang kertas sebanyak itu setiap tahunnya. Hahahaha... ​jika prabowo dan purbaya percaya orasi ekonom trotoar ini, Arah Negara ini berantakan 🤣🤣🤣 ​Opini & Kesimpulan: ​Orang-orang ini sama sekali tidak paham konstitusi dan hukum moneter. Mereka menyederhanakan masalah inflasi, shadow economy, dan kebijakan makroekonomi menjadi sekadar skenario drama kriminal yang diselesaikan dengan aturan NPWP toko emas. ​SANGAT MEMPRIHATINKAN jika ruang publik kita dibanjiri oleh "influencer keuangan" yang mengedukasi masyarakat menggunakan data yang bersumber dari imajinasi mereka sendiri. Untungnya, Bank Indonesia dan para ekonom waras masih memegang kendali regulasi, sehingga kita tidak perlu melihat antrean koruptor membawa karung uang di toko emas dalam waktu dekat. Hahahahaha... 🤣🤣😎

Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨

12,068 views • 3 months ago

Sedikit terkejut membaca beragam komentar di postingan ini. Izinkan saya turut menyampaikan pandangan dari sudut berbangsa dan bernegara yang lebih sehat dan bijak. Kedekatan seorang bawahan dengan pemimpin tidak seharusnya dijadikan bahan hinaan murahan. Menyebut hubungan profesional antara Presiden dan pembantunya dengan istilah-istilah merendahkan atau ejekan personal lainnya bukanlah kritik politik, itu hanyalah bentuk degradasi kualitas diskursus publik. Teddy Indra Wijaya berada di lingkar dekat Presiden karena kepercayaan, loyalitas, dan kapasitas kerja. Dalam banyak pemerintahan di dunia, seorang kepala negara memang memiliki orang-orang kepercayaan yang bekerja sangat dekat dengannya untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif. Itu hal normal dalam tata kelola kekuasaan modern, dan perannya sebagai Sekretaris Kabinet adalah jabatan resmi dalam struktur negara. Kalau ada yang tidak setuju dengan kebijakan pemerintah, kritiklah kebijakannya. Kalau ada yang meragukan kapasitas pejabat, uji dengan data, rekam jejak, dan kinerjanya. Tapi ketika kritik turun level menjadi ejekan personal dan insinuasi yang melecehkan, maka yang tampak bukan kecerdasan, melainkan ketidakmampuan membedakan kritik substantif dari olok-olok receh. Publik harus sadar bahwa budaya politik yang sehat dibangun dengan argumen konstruktif, bukan penghinaan. Hari ini seseorang dihina karena dekat dengan pemimpin, besok orang lain akan dihina hanya karena berbeda pandangan. Jika itu dibiarkan, maka ruang demokrasi berubah menjadi arena bully massal, bukan tempat adu gagasan. Kita boleh tidak sepakat dengan seseorang, boleh mengkritik keras pemerintah, tetapi tetap ada batas etika dalam berpolitik. Jangan biasakan merendahkan martabat orang hanya karena tidak suka secara politik. Karena ketika kebencian lebih dominan daripada nalar, yang rusak bukan hanya individu yang dihina, tetapi juga kualitas demokrasi kita. Sudah waktunya publik dewasa dalam berpolitik, lawan ide dengan ide, lawan kebijakan dengan argumen, bukan dengan hinaan yang mempermalukan diri sendiri.

Miss tweet

149,819 views • 5 months ago

Absurdnya relasi kekuasaan antara mandat politik lokal dan rem kendali fiskal dari pusat... paska AMANDEMEN UUD ​Kontrak Politik di Bawah Bayang-Bayang Kunci Dompet ​Selamat datang di arena Demokrasi Setengah Kamar, tempat di mana surat suara rakyat daerah punya bobot yang sangat berat, tapi tanda tangan Menteri punya kedudukan yang jauh lebih tinggi. ​Di negeri ini, alur karir seorang Gubernur itu sangat puitis: ​Masa Kampanye: Keliling daerah, umbar janji manis, pajang muka di baliho besar-besar, lalu dipilih langsung oleh rakyat melalui bilik suara yang sah dan demokratis. ​Masa Menjabat: Baru sadar kalau statusnya cuma sekelas "Manajer Operasional Tanpa Otoritas Kartu Kredit". 🤣🤣🤣 ​Ketika Gubernur hendak mengeksekusi "janji kampanyenya"—membangun rumah sakit, memperbaiki sekolah, atau menata transportasi—ia melihat APBD-nya tergerus karena Dana Bagi Hasil (DBH) ditahan Pusat dengan alasan "penyesuaian cash flow nasional". 🤣🤣🤣 ​Begitu Gubernur memutar otak dan hendak menerbitkan Obligasi Daerah demi mencari modal mandiri dari pasar keuangan, Pusat langsung berdiri di pintu depan sambil membawa sapu lidi: 🤣🤣🤣 ​"Eits, tidak bisa! Kamu itu memang dipilih langsung oleh rakyat, tapi kalau kamu gagal bayar utang, nanti yang didatangi penagih utang kan rumah induk di Jakarta! Lagipula, saldo kasmu masih ada tuh, pakai dulu yang ada!" ​Sang Gubernur pun cuma bisa melongo sambil membatin: 🤣 ​"Lha, "janji kampanye Presiden" boleh dikejar pakai APBN sampai utang negara menumpuk, tapi "janji kampanye Saya" 🤣 yang dipilih rakyat daerah sendiri malah diikat kakinya? Kalau semua keputusan keuangan harus disetujui Jakarta, untuk apa kemarin ada Pilkada mahal-mahal? Mending dari awal Saya ditunjuk saja jadi Kepala Cabang Dinas!" ​Moral Cerita ini... Sistem kita ini memang unik: rakyat daerah diberi hak penuh untuk memilih "Sopir", tapi kemudi, pedal rem, dan tangki bensinnya tetap dikendalikan dari jarak jauh oleh "Instruktur" di Pusat. 🤣🤣🤣 Indah di panggung politik, tapi sesak di ruang eksekusi! :: WeKa ::

Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨

16,619 views • 11 days ago

Seminggu Kesum dibuka. Dua minggu saya tak cukup tidur. Ramai nampak harga RM5 dan ramai juga tanya macam mana kami boleh kekalkan harga macam tu. Sebenarnya, setiap hari kami fikir satu benda saja: boleh tak model macam ni bertahan lama tanpa bank, tanpa kerajaan, dan hanya dengan sokongan orang ramai? Margin Kesum memang sangat nipis. Yang paling mencabar sebenarnya operasi harian: • Hidangan kena siap dalam 5 minit • Krew dapur tak boleh lebih 3 orang atau setiap hidangan mula rugi • Dapur kena disusun macam production line fryer, plating, bekalan contohnya seperti ayam sampai pukul berapa. Ini semua bukan sebab kami nak kedekut krew atau nak tunjuk hebat. Ini kerana Kesum adalah eksperimen, bukan kedai makan biasa. Kami sedang uji beberapa perkara penting: • Boleh tak perniagaan sosial dengan margin rendah tapi jumlah jualan tinggi (𝘷𝘰𝘭𝘶𝘮𝘦) bertahan? • Boleh tak kita bina model modal yang lebih adil supaya lebih ramai anak muda dan orang biasa boleh mula berniaga tanpa kos tinggi? • dan kalau rakyat sendiri boleh buktikan model ni berfungsi barulah kita boleh tekan bank dan kerajaan tak boleh bagi alasan lagi. Kalau orang biasa boleh jalankan model ni, tidak ada sebab sistem kewangan dan kerajaan tak boleh sokong. Terima kasih kepada semua yang datang dan sanggup beratur. Terima kasih besar juga kepada krew yang bertahan walaupun kami masih belajar dan betulkan banyak kelemahan. Jangan biar Kesum jadi viral dua minggu saja. Perjuangan ini lebih besar daripada sepinggan nasi RM5. Tonton episod penuh di Podcast YBM Episod 22 kalau nak faham keseluruhan model Kesum dan Fleximart dan kenapa kami pilih jalan perusahaan sosial.

Rafizi Ramli

74,414 views • 10 months ago

Kisah sebenar : Harini nak santai je. Bawa anak keluar. Tapi tulah. Benda tak bermoral pula terjadi. Masa dekat booth luar mydin seremban 2, dah perasan dan ade seorang budak baju kuning macam merakam. Tapi takdelah fikir bukan -bukan. Masuk dalam mydin, perasan budak ni ikut lagi. Sambil phone tegak merakam. Mungkin kebetulan masuk skali. Bila ke bahagian lain, perasan budak ni ikut sambil merakam. Telefon tegak. Ke bahagian lain pun sama. Obvious sangat . Anak-anak pun perasan, dengan kehadiran budak ni. “Dia asyik tengok kita je umi” Ada bagitahu husband, husband pun terus ikut budak ni dari belakang. Tapi saya rasa tak puas hati. Saya terus berjumpa budak ni sambil rakam sebagai bukti. Takdalah serang kosong je kan. Rupanya ada beberapa video saya siap zoom belakang saya. Dan beberapa video perempuan mengandung yang lain. Berpurdah pun ada. Taste memang dengan orang mengandung Video terpaksa di potong atas tindakan seterusnya. Perasaan seorang suami tak dijangka kalau isteri kena macamni. Dan ditenteramkan oleh orang ramai. Sampai terkencing perilaku akibat takut. Si perlaku pun sudah di serah ke polis . Kami sendiri buat report. Selepas disoal siasat, baru 20 tahun. Budak uni sini. Katanya suka buat stock puaskan nafsu. Dah lama buat keje macamni katanya. Ikutkan saya nak si perlaku ke dalam. Tapi atas budi bicara, muda lagi 20 tahun. Saya tarik report semula. Suka suka rakam perempuan . Buat stock sex sendiri puas sendiri kat rumah. Takut lepasni berani meraba pulak kan? Sebab terlampau banyak video orang perempuan yang dirakam sekitar malam tadi. Mangsa tak perasan. Masalahnya siap zoom body part! Untuk wanita -wanita gadis-gadis dekat luar sana, jangan takut pertahankan benda betul. Rakam sebagai bukti. Jangan takut. Jaga diri sendiri. Pakai purdah pun dah tak selamat. Kalau dah fetish tu fetish juga tak kiralah dah bertutup penuh. Untuk pesanan anak muda, bayangkan kalau mak, kakak awak yang kena sexual fixation macam ni apa awak rasa? Muda lagi. Dah buat perangai bukan -bukan. Fikir guna otak laju sikit.
0:37

Sensitive content

Kisah sebenar : Harini nak santai je. Bawa anak keluar. Tapi tulah. Benda tak bermoral pula terjadi. Masa dekat booth luar mydin seremban 2, dah perasan dan ade seorang budak baju kuning macam merakam. Tapi takdelah fikir bukan -bukan. Masuk dalam mydin, perasan budak ni ikut lagi. Sambil phone tegak merakam. Mungkin kebetulan masuk skali. Bila ke bahagian lain, perasan budak ni ikut sambil merakam. Telefon tegak. Ke bahagian lain pun sama. Obvious sangat . Anak-anak pun perasan, dengan kehadiran budak ni. “Dia asyik tengok kita je umi” Ada bagitahu husband, husband pun terus ikut budak ni dari belakang. Tapi saya rasa tak puas hati. Saya terus berjumpa budak ni sambil rakam sebagai bukti. Takdalah serang kosong je kan. Rupanya ada beberapa video saya siap zoom belakang saya. Dan beberapa video perempuan mengandung yang lain. Berpurdah pun ada. Taste memang dengan orang mengandung Video terpaksa di potong atas tindakan seterusnya. Perasaan seorang suami tak dijangka kalau isteri kena macamni. Dan ditenteramkan oleh orang ramai. Sampai terkencing perilaku akibat takut. Si perlaku pun sudah di serah ke polis . Kami sendiri buat report. Selepas disoal siasat, baru 20 tahun. Budak uni sini. Katanya suka buat stock puaskan nafsu. Dah lama buat keje macamni katanya. Ikutkan saya nak si perlaku ke dalam. Tapi atas budi bicara, muda lagi 20 tahun. Saya tarik report semula. Suka suka rakam perempuan . Buat stock sex sendiri puas sendiri kat rumah. Takut lepasni berani meraba pulak kan? Sebab terlampau banyak video orang perempuan yang dirakam sekitar malam tadi. Mangsa tak perasan. Masalahnya siap zoom body part! Untuk wanita -wanita gadis-gadis dekat luar sana, jangan takut pertahankan benda betul. Rakam sebagai bukti. Jangan takut. Jaga diri sendiri. Pakai purdah pun dah tak selamat. Kalau dah fetish tu fetish juga tak kiralah dah bertutup penuh. Untuk pesanan anak muda, bayangkan kalau mak, kakak awak yang kena sexual fixation macam ni apa awak rasa? Muda lagi. Dah buat perangai bukan -bukan. Fikir guna otak laju sikit.

kamaghul deghaman

309,597 views • 1 year ago