Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

🟡 Pihak sekolah akhirnya minta maaf

22,640 views • 1 year ago •via X (Twitter)

13 Comments

Poin & Opini's profile picture
Poin & Opini1 year ago

‼️📝 Key Points Kasus Pelecehan Siswi SMP N 3 Depok oleh Gurunya 🔴 Korban inisial V (siswi kelas 7) mengalami pelecehan verbal dari oknum guru dgn topik pembicaraan 21+ yg berulang hingga korban memberanikan diri utk merekam pembicaraan selanjutnya sbg bukti bahwa yg dialami korban adlh benar & bkn rekayasa. 🔴 Korban V & keluarganya lapor tp malah disudutkan seakan-akan korban tdk mungkin mengalami itu krn pelaku adlh guru musik yg dilabeli tdk mungkin bohong + punya istri yg cantik (jd tdk mungkin membicarakan hal yg senonoh). Guru & kepsek minta korban utk tdk menyebarluaskan hal ini dan dianggap selesai. 🔴 Korban tdk merasa dpt keadilan, V cerita ke temannya, temannya posting kasus ke twitter. 🔴 Berita tersebar, siswa kelas 9 mau demo bela korban, pihak sekolah malah manggil 3 org kelas 9 utk bercerita knp disebar ke sosmed. 🔴 Guru minta jgn demo krn merugikan diri sendiri dan dikhawatirkan mereka tdk memenuhi kriteria masuk sekolah krn dianggap berperilaku tdk baik (ada bukti rekaman). 🔴 3 org siswa/i kelas 9 merasa dibungkam oleh pihak sekolah dan makin iba ke korban. Hingga kini korban merasa tdk terima atas kejadian yg menimpanya. 🔴 Sejak naiknya bukti rekaman percakapan V, muncul korban lain yg berani speak up. 🧵 (1/3)

Poin & Opini's profile picture
Poin & Opini1 year ago

🔴 Beberapa Korban Lain yg Speak Up: ➡️ Korban inisial A kelas 8 (thn 2024), bagiin obat tambah darah ke kelas 7, pelaku bertanya “guna obat itu apa dan apakah bisa utk laki2” sambil merangkul pinggang korban dan meremas bokong korban sebanyak 2-3x. ➡️ Korban inisial S (kelas 8), saat berbincang dgn pelaku, pelaku sesekali menepuk-nepuk paha korban. Seringkali pelaku ketika bersalaman seakan menahan tangan korban dan memberikan rangkulan yg sekiranya tdk perlu. ➡️ Korban inisial F (kelas 7), tiba2 pelaku nyentuh dasi korban dgn dalih bantu rapihin, tp korban F merasa bagian PD-nya tersentuh. ➡️ Korban inisial E mengalami kejadian serupa thn 2019, korban jadi sasaran favorit pelaku. Saat itu, korban E bersalaman dan berbincang dgn pelaku → pelaku merangkul korban dan bbrp kali megang paha. Pelaku jg pernah seakan menyikut PD korban E. Bahkan pelaku nekat ngajak pacaran korban E dan ngajak hs. Korban lapor ke BK dan Wakasek tp pihak sekolah bilang korban bohong. Korban pun pasrah dan memendam sendiri di benaknya, korban saat ini sudah kuliah smt 4. ➡️ Korban F pas nawarin nuker uang, diceletukin sm pelaku “boleh tuker sama kamu aja ga?” & “bapak maunya kan tukernya sama F aja”. ➡️ Korban B dipaksa duduk di pangkuannya → lapor ke wali kelas tp wali kelas hanya diam. Respon guru BK: “berdoa saja ya nak semoga ibu dan guru lain bisa menyelesaikan masalah ini.” ➡️ Korban M (alumni, kejadian thn 2014), pelaku menyuruh korban utk duduk di pangkuannya dgn cara menarik pinggang korban sampai mepet ke pelaku. Korban lapor ke guru tp malah dimarahi dan disuruh diam. ➡️ Ada kejadian pelaku pernah mengenakan tangannya ke PD korban, ibu korban baru tahu saat kasus ini naik. Korban cerita ke neneknya dan neneknya menyarankan utk menjauh dr korban. ⚠️ Masih banyak korban lain (2/3)

Poin & Opini's profile picture
Poin & Opini1 year ago

🔴 Isi rekaman suara adalah antara pelaku dgn korban V yg mengarah ke obrolan mesum dan bukan termasuk edukasi seksual. 🔴 Kepsek dan jajarannya meminta utuk menghapus dan tdk menyebarkan kasus. ⚠️ Hal yg diharapkan dari para korban: 1️⃣ Pelaku mengakui tindakannya 2️⃣ Pelaku melakukan permohonan maaf secara langsung dan terbuka pada korban 3️⃣ Sekolah memberikan sanksi tegas kpd pelaku 4️⃣ Sekolah memberikan perlindungan dan rasa aman terhadap korban maupun siswi lainnya (3/3)

Poin & Opini's profile picture
Poin & Opini1 year ago

🟡 Alumni SMPN 3 Depok pada demo tadi siang

Alliance Defending Freedom's profile picture
Alliance Defending Freedom1 year ago

Meet Liam. School officials punished Liam for wearing a shirt that challenged the government’s narrative—a troubling example of free speech being censored. Don’t let your rights slip away. Get our FREE “Know Your Rights” guide and stand firm in your convictions.

Umen | Dibuai Bayu September's profile picture
Umen | Dibuai Bayu September1 year ago

Kok bisa-bisanya guru melindungi pelaku? Otak mana otaaaak?

AFR's profile picture
AFR1 year ago

vhoomb pecat aja semua

uh's profile picture
uh1 year ago

anjg emng

yajujmajuj's profile picture
yajujmajuj1 year ago

Gilaaa Sekolah gilaaaa Kepsek dan guru2 yang melindungi pelaku layak dihukum rajam! Gilaaaa! Dajjal sujud didepan kepsek ini!

paittenan's profile picture
paittenan1 year ago

Guru tolol kok bisa malah belain temennya.

M for Menolak PPN 12%!😡's profile picture
M for Menolak PPN 12%!😡1 year ago

Anjing emang, goblok udah tua bukan mikir mana guru tolol.

FO)))UR's profile picture
FO)))UR1 year ago

Tandain dulu sekolah nya

Tri Nugroho's profile picture
Tri Nugroho1 year ago

Semoga dibebas tugaskan itu guru plus proses juga kepala sekolah nya

Related Videos

Akhirnya minta maaf der
2:26

Sensitive content

Akhirnya minta maaf der

Kegoblogan.Unfaedah

140,588 views • 9 months ago