Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

Prosesi pemakaman Rheza Sendy Pratama

30,492 Aufrufe • vor 10 Monaten •via X (Twitter)

0 Kommentare

Keine Kommentare verfügbar

Kommentare vom Original-Post werden hier angezeigt

Ähnliche Videos

Yoyon Surono, ayahanda almarhum Rheza Sendy Pratama, sempat memeriksa keadaan jenazah putranya saat sedang dimandikan. Ia menyebut ada banyak indikasi luka-luka berat di tubuh anaknya tersebut. “Aku tadi ikut mandiin, sini (menujuk leher kiri) itu kayak patah apa gimana, terus ini (menunjuk perut bagian kanan) itu bekas pijakan kaki-kaki bekas sepatu PDL,” kata Yoyon usai pemakaman sore tadi, 31 Agustus 2025, di Dusun Jaten, Desa Sendangadi, Mlati, Sleman. “Terus di sini (menunjuk perut) ada sayatan-sayataan, terus sama kepala sini agak bocor, terus di sini tuh putih-putih kayak kena gas air mata. Sama kaki, tangan dan punggung lecet semua,” lanjutnya. Rheza, mahasiswa semester lima program studi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta, mengikuti aksi unjuk rasa di sekitar Mapolda DIY, Minggu (31/8) pagi. Ini dibenarkan pihak Amikom melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Ahmad Fauzi. “Betul, dia (Rheza) salah satu mahasiswa kami. Yang bersangkutan ikut dalam aksi (unjuk rasa) di Mapolda DIY,” ujarnya, dilansir Tribun Jogja. Ketua BEM Amikom, Alfito Afriansyah, menjelaskan Rheza sempat terekam menaiki motor bersama seorang kawan saat aparat menembakkan gas air mata. “Dia posisi di depan. Untuk yang membonceng belum tahu siapa. Tapi bukan mahasiswa Amikom,” kata Alfito. Menurut Alfito, jenazah Rheza ditemukan dengan kondisi mengenaskan. “Untuk video yang beredar itu benar Rheza. Terkonfirmasi dari teman sekelas dan motornya,” ujarnya, dikutip dari Radar Jogja. | Narasi Daily

Narasi Newsroom

318,787 Aufrufe • vor 10 Monaten