Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

129,843 görüntüleme • 2 ay önce •via X (Twitter)

18 Yorum

Andy Febriand profil fotoğrafı
Andy Febriand2 ay önce

Awal liat kirain Bernadya

Mr. Squidward profil fotoğrafı
Mr. Squidward2 ay önce

Bernadya mah bondol

Caca Cantik profil fotoğrafı
Caca Cantik2 ay önce

sini banyak asupan nih

andini profil fotoğrafı
andini2 ay önce

bahan malam mu nih

lisaa profil fotoğrafı
lisaa2 ay önce

rtan ku banyak bahan

dinda profil fotoğrafı
dinda2 ay önce

asupan lokal sini

christy profil fotoğrafı
christy2 ay önce

ada lokal bkp sini

vvipxlocal profil fotoğrafı
vvipxlocal2 ay önce

sini gua punya banyak asupan bkp

ハンサム profil fotoğrafı
ハンサム2 ay önce

Ai Sayama ?

Mr. Squidward profil fotoğrafı
Mr. Squidward2 ay önce

iya juga

Rakry profil fotoğrafı
Rakry2 ay önce

Chef

Najla profil fotoğrafı
Najla2 ay önce

asupan lokal cek rt

manda profil fotoğrafı
manda2 ay önce

ada bkp tanpa iklan sini

Kitty profil fotoğrafı
Kitty2 ay önce

cek rt full asupan

Jilbab profil fotoğrafı
Jilbab1 ay önce

Kode Reff : xawspprjxdmbt

FAa profil fotoğrafı
FAa2 ay önce

Mirip2 bernadya

Donny Adityawan profil fotoğrafı
Donny Adityawan2 ay önce

Pabrik susu

nadine profil fotoğrafı
nadine2 ay önce

ada asupan lokal sini

Benzer Videolar

BREAKING: SKANDAL HUKUM INDRAMAYU! KAKI TERDAKWA DIPATAHKAN POLISI, JPU TAKUT HADIRKAN SAKSI KUNCI! 😱 "Saya bukan pembunuh, kaki saya sengaja dipatahkan biar mengaku!" Itulah teriakan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan 1 keluarga di Paoman, Indramayu. Sambil merangkul wartawan—karena kakinya sudah hancur—Ririn membongkar konspirasi keji yang menghentakkan nurani. YANG MEMBUAT BANYAK ORSNG TERBELALAK: 1. Sadisnya "Pengakuan" Palsu Polres Indramayu diduga mematahkan kaki Ririn agar mengaku sebagai pembunuh. Padahal saat pembantaian terjadi, Ririn TIDAK ADA DI TKP. Sidik jarinya ada karena ia bertamu sebelum & sesudah kejadian—bukan saat eksekusi. 2. JPU Kabarkan Ketakutan Saksi kunci, Priyo Bagus Setiawan, keburu buka suara: Pelaku sesungguhnya adalah Hardi & Yoga, otaknya Aman Yani (motif utang Rp120 juta). Namun Jaksa Penuntut Umum TIDAK MAU menghadirkan Priyo di persidangan. Alasannya? Takut kebongkar bahwa Ririn hanyalah korban salah tangkap! 3. Ironi Mencari Keadilan Ririn sampai merangkak ke wartawan karena suaranya berusaha dibungkam. Kakinya patah, jiwanya terluka, tapi semangatnya membakar. Ia berani melawan meski tubuhnya hancur. 4. Ancaman Besar: Jika pria tak bersalah ini dipenjara, maka pembunuh asli masih bebas. Bayangkan, keluarga korban pun tak dapat keadilan sejati. PERTANYAAN BESARNYA UNTUK POLRES INDRAMAYU & JPU: "Jika dakwaan Anda benar dan bukti kuat, kenapa takut menghadirkan saksi kunci? Hadirkan Priyo! Biar terang benderang!" Ririn bukan pembunuh. Dia hanya tamu yang salah waktu. Dan kakinya dibayar dengan harga yang terlalu mahal. Jangan biarkan orang tak bersalah membusuk di penjara sementara para pembunuh sejati tersenyum bebas! Indramayu butuh jawaban, bukan luka lagi!

K.Wijono

250,820 görüntüleme • 5 ay önce