Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

130,835 Aufrufe • vor 2 Monaten •via X (Twitter)

18 Kommentare

Profilbild von Andy Febriand
Andy Febriandvor 2 Monaten

Awal liat kirain Bernadya

Profilbild von Mr. Squidward
Mr. Squidwardvor 2 Monaten

Bernadya mah bondol

Profilbild von Caca Cantik
Caca Cantikvor 2 Monaten

sini banyak asupan nih

Profilbild von andini
andinivor 2 Monaten

bahan malam mu nih

Profilbild von lisaa
lisaavor 2 Monaten

rtan ku banyak bahan

Profilbild von dinda
dindavor 2 Monaten

asupan lokal sini

Profilbild von christy
christyvor 2 Monaten

ada lokal bkp sini

Profilbild von vvipxlocal
vvipxlocalvor 2 Monaten

sini gua punya banyak asupan bkp

Profilbild von ハンサム
ハンサムvor 2 Monaten

Ai Sayama ?

Profilbild von Mr. Squidward
Mr. Squidwardvor 2 Monaten

iya juga

Profilbild von Rakry
Rakryvor 2 Monaten

Chef

Profilbild von Najla
Najlavor 2 Monaten

asupan lokal cek rt

Profilbild von manda
mandavor 2 Monaten

ada bkp tanpa iklan sini

Profilbild von Kitty
Kittyvor 2 Monaten

cek rt full asupan

Profilbild von Jilbab
Jilbabvor 2 Monaten

Kode Reff : xawspprjxdmbt

Profilbild von FAa
FAavor 2 Monaten

Mirip2 bernadya

Profilbild von Donny Adityawan
Donny Adityawanvor 2 Monaten

Pabrik susu

Profilbild von nadine
nadinevor 2 Monaten

ada asupan lokal sini

Ähnliche Videos

BREAKING: SKANDAL HUKUM INDRAMAYU! KAKI TERDAKWA DIPATAHKAN POLISI, JPU TAKUT HADIRKAN SAKSI KUNCI! 😱 "Saya bukan pembunuh, kaki saya sengaja dipatahkan biar mengaku!" Itulah teriakan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan 1 keluarga di Paoman, Indramayu. Sambil merangkul wartawan—karena kakinya sudah hancur—Ririn membongkar konspirasi keji yang menghentakkan nurani. YANG MEMBUAT BANYAK ORSNG TERBELALAK: 1. Sadisnya "Pengakuan" Palsu Polres Indramayu diduga mematahkan kaki Ririn agar mengaku sebagai pembunuh. Padahal saat pembantaian terjadi, Ririn TIDAK ADA DI TKP. Sidik jarinya ada karena ia bertamu sebelum & sesudah kejadian—bukan saat eksekusi. 2. JPU Kabarkan Ketakutan Saksi kunci, Priyo Bagus Setiawan, keburu buka suara: Pelaku sesungguhnya adalah Hardi & Yoga, otaknya Aman Yani (motif utang Rp120 juta). Namun Jaksa Penuntut Umum TIDAK MAU menghadirkan Priyo di persidangan. Alasannya? Takut kebongkar bahwa Ririn hanyalah korban salah tangkap! 3. Ironi Mencari Keadilan Ririn sampai merangkak ke wartawan karena suaranya berusaha dibungkam. Kakinya patah, jiwanya terluka, tapi semangatnya membakar. Ia berani melawan meski tubuhnya hancur. 4. Ancaman Besar: Jika pria tak bersalah ini dipenjara, maka pembunuh asli masih bebas. Bayangkan, keluarga korban pun tak dapat keadilan sejati. PERTANYAAN BESARNYA UNTUK POLRES INDRAMAYU & JPU: "Jika dakwaan Anda benar dan bukti kuat, kenapa takut menghadirkan saksi kunci? Hadirkan Priyo! Biar terang benderang!" Ririn bukan pembunuh. Dia hanya tamu yang salah waktu. Dan kakinya dibayar dengan harga yang terlalu mahal. Jangan biarkan orang tak bersalah membusuk di penjara sementara para pembunuh sejati tersenyum bebas! Indramayu butuh jawaban, bukan luka lagi!

K.Wijono

250,820 Aufrufe • vor 6 Monaten