Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

15,062 Aufrufe • vor 1 Jahr •via X (Twitter)

4 Kommentare

Profilbild von murat acar
murat acarvor 1 Jahr

Gönlünüze sağlık.Ruhumuzu dinlendirdiniz.

Profilbild von Solar Heavy
Solar Heavyvor 1 Jahr

this track sounds like a journey

Profilbild von Metin Alan🍉
Metin Alan🍉vor 1 Jahr

Arkasa Esvat Duo albümü 🌹

Profilbild von rabia
rabiavor 1 Jahr

Mükemmel

Ähnliche Videos

KRONOLOGI MENURUT PELAKU • Mei 2025 Mozza Axillia Gunarsa (17) berkenalan dengan MDVA (22) melalui tiktok. Kemudian bertukar kontak WhatsApp dan menurut pengakuan pelaku mulai berpacaran. • Mei–Juni 2025 Mozza beberapa kali disebut datang ke kos pelaku. Hubungan keduanya disebut tidak diketahui oleh orang tua Mozza. • 25 Juni 2025 Sekitar pukul 14.00 WIB, keduanya terlibat cekcok di kamar kos pelaku di kawasan Jalan Sriwijaya, Semarang. • Pemicu cekcok Menurut keterangan polisi berdasarkan pengakuan pelaku, MDVA cemburu setelah melihat percakapan Mozza dengan laki-laki lain di ponselnya. • Cekcok berujung kekerasan Pelaku mengaku Mozza sempat memukulnya. Pelaku kemudian emosi dan membekap Mozza hingga lemas/tidak bergerak. • Pelaku panik Setelah melihat korban dalam kondisi lemas, pelaku mengaku panik dan keluar dari kos menggunakan motor milik Mozza. • Mempersiapkan pembuangan Pelaku sempat keluar membeli makanan dan tali rafia, kemudian kembali ke kos. Setelah itu, ia keluar lagi untuk mencari lokasi pembuangan. • Jenazah diikat dan dimasukkan ke dalam karung Tubuh Mozza diikat dengan tali rafia dan cable ties, lalu dimasukkan ke dalam kardus, kemudian dibungkus sarung dan karung. • Malam 25 Juni 2025 Setelah Magrib, pelaku membawa tubuh Mozza menggunakan motor menuju lokasi yang sebelumnya telah disurvei. • Pembuangan di Jangli Jenazah dibuang di jurang kawasan Jalan Tol Jangli, Kota Semarang. • 28 Juni 2025 Mozza kemudian dilaporkan hilang oleh keluarganya. • Kasus terungkap lebih dari setahun kemudian Polisi mengungkap kasus setelah menangkap MDVA pada Kamis, 3 September 2026. Pengakuan pelaku kemudian mengarahkan polisi ke lokasi pembuangan. • 4 September 2026 Petugas mengevakuasi sisa kerangka manusia dari jurang Jangli yang kemudian diketahui merupakan jasad Mozza. • 5 September 2026 Polisi mengungkap bahwa kecemburuan terkait chat dengan laki-laki lain menjadi pemicu cekcok sebelum pembunuhan, berdasarkan pengakuan pelaku.

•ࡇ•

441,513 Aufrufe • vor 1 Monat