正在加载视频...

视频加载失败

sakit lo valen!! cewe dijadikan objek untuk menimbulkan diskusi grup???

144,150 次观看 • 3 个月前 •via X (Twitter)

0 条评论

暂无评论

原始帖子的评论将显示在这里

相关视频

BREAKING NEWS Israel Hancurkan Generator Listrik RS Indonesia Gaza - Serangan bom penjajah Israel melalui quadcopter terjadi pada Selasa (20/5), pukul 00.43 waktu setempat, yang menargetkan pusat generator di sebelah barat Rumah Sakit Indonesia. Serangan tersebut menyebabkan 3 generator terbakar. Relawan lokal MER-C, Abeed, menyatakan bahwa peristiwa ini menyebabkan pasokan air dan listrik terganggu, serta menimbulkan ketakutan di kalangan warga dan staf rumah sakit. Generator yang menggunakan bahan bakar solar ini merupakan komponen vital dalam operasional rumah sakit, karena menyuplai aliran listrik ke seluruh fasilitas. Selain itu, lokasi generator yang berdampingan dengan tangki solar menambah risiko bahaya kebakaran yang lebih besar. Selain generator, tiang pemancar sinyal internet juga dilaporkan menjadi target serangan, yang menyebabkan munculnya api kecil. Namun, belum dapat dipastikan apakah api tersebut menyebabkan kebakaran besar atau tidak, karena tidak ada yang dapat melihat keadaan di atap untuk memadamkan api. Kementerian Kesehatan berkoordinasi dengan Palang Merah setempat untuk merespons situasi darurat ini. Setelah hampir 2 jam menunggu izin, penjajah akhirnya mengizinkan pemadam kebakaran untuk memadamkan api pada pukul 02.44 WIB. Api telah berhasil dipadamkan, namun diperkirakan semua generator mengalami kerusakan parah. Situasi ini sangat mengkhawatirkan, mengingat pentingnya rumah sakit sebagai tempat pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. Serangan terhadap fasilitas kesehatan sudah tidak diindahkan penjajah sebagai pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional. ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678 Bank Mandiri, 124.000.8111.925 Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061 Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400 Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720 Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #MERCIndonesia #fyp #RsIndonesia #RSIndonesiaGaza #MERCGaza #seranganisrael #breakingnews

MER-CIndonesia

68,243 次观看 • 1 年前

Apakah kalian tahu? Di balik nama besar Prof. Dr. Sardjito, yang kini diabadikan sebagai nama rumah sakit umum pemerintah pusat di Yogyakarta, tersimpan kisah perjuangannya dalam membantu kemerdekaan Republik Indonesia. Pasca Proklamasi Kemerdekaan, beliau mendapat tugas untuk mengambil alih Institut Pasteur Bandung dari tangan Jepang. Karena situasi keamanan yang rawan dan ancaman serangan Belanda, seluruh kegiatan dan perlengkapan Institut tersebut “diboyong” ke Klaten. Langkah ini menjadi cikal bakal berdirinya Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Ketika Agresi Militer Belanda berlangsung, rumah beliau di Sendang Jimbung, Bayat, Klaten dijadikan rumah sakit darurat. Sedikitnya tiga kali rumah tersebut menjadi sasaran serangan peluru, granat, dan mortir tentara Belanda. Meski demikian, beliau bersama istri dan keluarga selalu berhasil menyelamatkan diri, sekaligus terus melanjutkan perjuangan. Menjelang akhir pendudukan Belanda, Prof. Sardjito selaku pimpinan PTKRI beserta beberapa tokoh lain mempersiapkan sebuah universitas, yang oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX diminta untuk berlokasi di Yogyakarta. Maka pada akhir 1949 berdirilah Universitas Gadjah Mada dan beliau menjadi rektor pertama. Prof. Dr. Sardjito wafat pada 5 Mei 1970 di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dalam usia 80 tahun. Ia dimakamkan dengan upacara militer, diberangkatkan dari Balairung UGM menuju Makam Pahlawan Kusuma Negara. Beliau akhirnya ditetapkan menjadi pahlawan pada 2019 setelah pengusulan dan penantian panjang. Gimana. (Jelajah.destinasi)

Merapi Uncover

13,460 次观看 • 11 个月前

LOGIKA BENANG KUSUT!!!! Mengantre Solar di Dalam SPBU Malah Dihajar Karcis Parkir, Ada Apa Dengan Oknum Dishub?! Jeritan para pejuang jalanan kembali menggema. Belakangan ini, wilayah Sumatera sedang dilanda krisis pasokan Solar yang membuat para sopir truk harus bertaruh waktu, tenaga, hingga pendapatan mereka. Demi bisa terus mengantar logistik dan menyambung hidup keluarga, mereka terpaksa mengantre berjam-jam bahkan menginap di sekitar area SPBU. Namun, alih-alih mendapat empati atau solusi atas kelangkaan bahan bakar, para sopir truk ini justru disuguhi pemandangan yang bikin elus dada sekaligus geleng-geleng kepala. Baru-baru ini viral curhatan para sopir yang kelelahan mengantre di dalam barisan. Alih-alih dibantu menertibkan jalur agar tidak macet, mereka justru didatangi oleh oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang dengan sigap menagih biaya parkir! Logika Hukum yang Bagai Benang Kusut Netizen dan para sopir pun langsung meradang. Bagaimana bisa kendaraan yang jelas-jelas sedang mengantre di jalur resmi area SPBU bukan sengaja memarkirkan kendaraan untuk ditinggal pergi malah dikenakan tarif parkir? SPBU adalah area privat atau objek vital pelayanan publik, bukan lahan parkir liar yang bisa dijadikan ladang setoran objek retribusi. Tindakan ini dinilai sangat tidak manusiawi. Di saat para pejuang rupiah ini sedang pusing memikirkan muatan yang terlambat akibat Solar langka, mereka justru dijadikan "sapi perah" oleh birokrasi yang gemar mencari celah dalam kesempitan. Kalau urusan menagih uang, gerakannya cepat luar biasa. Tapi kalau urusan menyelesaikan kelangkaan Solar agar rakyat tidak perlu mengantre sampai subuh, kenapa penanganannya lambat seperti siput? Sudah saatnya pihak berwenang memberikan klarifikasi dan menindak tegas aksi di lapangan ini. Jangan sampai aturan ditegakkan hanya untuk memeras kantong rakyat kecil yang sedang sekarat dihantam krisis!

Sumatera Adil & Federal

11,908 次观看 • 19 天前