Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

61,359 Aufrufe • vor 3 Jahren •via X (Twitter)

10 Kommentare

Profilbild von ﷽
vor 3 Jahren

Shalawat Tarhim, part 2

Profilbild von Insaan
Insaanvor 3 Jahren

Akhirnya ketemu akun @NcangBeni Follow dulu ah..

Profilbild von Rudi Yuliyanto
Rudi Yuliyantovor 3 Jahren

@SaveVidBot

Profilbild von Your Friendly Neighborhood
Your Friendly Neighborhoodvor 3 Jahren

Sholawat legend yg dari kecil sampe sekarang tetap setia menemani ketika mau shubuh

Profilbild von Kifli Andalo
Kifli Andalovor 3 Jahren

@kifli127 @GetVideoBot

Profilbild von ManusiaSetengahDewa
ManusiaSetengahDewavor 3 Jahren

@GetVideoBot

Profilbild von ManusiaSetengahDewa
ManusiaSetengahDewavor 3 Jahren

@SaveVideo_Bot

Profilbild von Set Top Box
Set Top Boxvor 3 Jahren

Denger ini jd kangen Jember..

Profilbild von Yanto Karyanto
Yanto Karyanto vor 3 Jahren

Bisa minta vidio utuhnya?

Profilbild von Hapitz
Hapitzvor 3 Jahren

@GetVideoBot

Ähnliche Videos

Shalawat viral...
10:42

Sensitive content

Shalawat viral...

🇮🇩🇵🇸Papua Muslim🇵🇸

55,405 Aufrufe • vor 3 Monaten

✍️ *DA'I ASAL INDONESIA PENGAJAR DI MASJID NABAWI, MEMBERITAHU CARA SHOLAWAT YANG BENAR, TANPA DITAMBAH TANPA DIKURANGI* . . HARI JUMAT PERBANYAK SHOLAWAT, LAFADZ SHOLAWAT TIDAK BOLEH NGARANG. TAHUKAH KAMU SHOLAWAT YANG ASLI & PALING AFDHOL YANG NABI AJARKAN ? Diantara bacaan shalawat yang dapat kita amalkan dan hendaknya kita mencukupkan diri dengan shalawat yang telah diajarkan oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam. Janganlah kita mengamalkan shalawat yang sebenarnya tidak ada tuntunan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, andai kita mau mengamalkan shalawat berdasarkan dalil yang shahih, hari-hari kita akan sangat sibuk sekali. Maka, untuk apa kita masih mencari-cari atau mengarang-ngarang shalawat sendiri? Sahabat Ibnu Mas’ud Radhiallahu’anhu berkata: اتَّبِعُوا وَلاَ تَبْتَدِعُوا ، فَقَد كُفِيتُم “Ikutilah saja (sunnah Nabi) dan jangan berbuat bid’ah. Sesungguhnya sunnah Nabi telah mencukupi kalian“ Shalawat-shalawat yang dikarang-karang oleh sebagian orang, dibumbui dengan khasiat-khasiat tertentu tanpa dalil. Diperparah lagi jika shalawat-shalawat buatan tersebut dilantunkan beramai-ramai menggunakan pengeras suara. Padahal Allah Ta’ala memerintahkan kita berdzikir dengan rendah diri, penuh takut dan bersuara lirih: وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ “Berdzikirlah kepada Rabb-mu dengan penuh kerendahan diri, rasa takut serta tanpa suara yang dikeraskan” (QS. Al A’raf: 205) .

Txt dari Foto Dakwah 🇵🇸

79,575 Aufrufe • vor 2 Jahren