Загрузка видео...

Не удалось загрузить видео

На главную

Siapa yang mau mengadopsi orangutan secara virtual? Sekarang melalui program konservasi resmi seperti Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), kita bisa jadi orang tua asuh para bayi orangutan. Perlu diketahui bahwa adopsi ini bersifat simbolis atau virtual, artinya orangutan tetap tinggal di pusat rehabilitasi dan dirawat oleh para ahli hingga...

90,643 просмотров • 1 месяц назад •via X (Twitter)

Комментарии: 22

Фото профиля Indri🍀🌸
Indri🍀🌸1 месяц назад

Adopsi Sekarang

Фото профиля Sasmi
Sasmi1 месяц назад

Anak-anak aku kak 🫶

Фото профиля Indri🍀🌸
Indri🍀🌸1 месяц назад

Keren kak

Фото профиля sarizcaa
sarizcaa1 месяц назад

anak adoptku kakk barusan banget🩷

Фото профиля Destiny
Destiny1 месяц назад

Bagus tuh idenya

Фото профиля Nda ! 🧳
Nda ! 🧳24 дней назад

Mengajak masyarakat ikut melindungi org utan secara virtual Bagus idenya 🥰

Фото профиля Indri🍀🌸
Indri🍀🌸24 дней назад

Bagus bnget..bantu buat biaya konservasi jg

Фото профиля ND
ND1 месяц назад

Wow

Фото профиля Joy TheBeagles
Joy TheBeagles1 месяц назад

Ga tega klo liat ginian

Фото профиля Pesona Senja
Pesona Senja1 месяц назад

Wahh ide bagus ni

Фото профиля ina 🌙
ina 🌙1 месяц назад

aduh nyes banget dan ga tega liatnya mba

Фото профиля Siti Marfuah
Siti Marfuah1 месяц назад

Gak punya duit lebih kak

Фото профиля SAyoeW🌹
SAyoeW🌹1 месяц назад

ini resmi nggak kak?

Фото профиля Indri🍀🌸
Indri🍀🌸1 месяц назад

Resmi nanti dpt sertifikat

Фото профиля konoh
konoh1 месяц назад

oh berarti dia kita adopsi orangutannya terus kita yang kirimkan duit ya ke sana,?

Фото профиля Indri🍀🌸
Indri🍀🌸1 месяц назад

Iya

Фото профиля Alejandro
Alejandro1 месяц назад

Pemantauannya semua melalui virtual ya kak

Фото профиля Intan Rachmadhani
Intan Rachmadhani1 месяц назад

mama adopsinya Taymur nih ☺️

Фото профиля hali🌙
hali🌙29 дней назад

sehat sehat semuanya, tapi aku kok malah khawatir liat kondisi sekarang dan mereka mau dibalikin habitat aslinya 😢

Фото профиля Indri🍀🌸
Indri🍀🌸29 дней назад

Mereka memang hrs hidup dihabitatnya, mau gak mau Tapi mereka dlm pantauan

Фото профиля White.Netz
White.Netz25 дней назад

Nangis rasanya liat hutan habis oleh keserakahan manusia 😤

Фото профиля Indri🍀🌸
Indri🍀🌸25 дней назад

Eliminasi aja manusia....yg serakah

Похожие видео

SELAMATKAN ORANG UTAN DARI KEPUNAHAN Orangutan Kurus Kering Ini Adalah Korban Nyata dari Hilangnya Kesejahteraan Satwa” Sebuah video yang memperlihatkan seekor orangutan betina bersama anaknya dalam kondisi kurus kering telah menjadi viral di media sosial, memicu keprihatinan mendalam publik terhadap nasib satwa liar di Indonesia. Rekaman yang beredar luas ini menunjukkan orangutan tersebut berjalan lemah, diduga di kawasan Kutai Timur, Kalimantan Timur, dengan tubuh yang sangat kurus mengindikasikan kekurangan gizi parah. Kondisi memprihatinkan ini secara gamblang menyoroti krisis kesejahteraan satwa yang semakin mendesak, di mana orangutan terpaksa mencari makan di luar habitat alaminya yang telah rusak. Fenomena orangutan kurus kering ini bukan sekadar kasus individu, melainkan cerminan nyata dari dampak deforestasi dan perusakan habitat yang masif. Pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit, pertambangan, dan pembangunan infrastruktur telah secara drastis mengurangi hutan hujan tropis, yang merupakan rumah dan sumber makanan utama bagi orangutan. Akibatnya, satwa-satwa ini kehilangan akses terhadap pakan alami dan terpaksa berinteraksi dengan manusia, seringkali berakhir dalam kondisi kelaparan atau konflik. Organisasi seperti WWF Indonesia telah mendesak semua pihak untuk lebih serius memperhatikan isu ini, mengingat orangutan adalah spesies yang dilindungi dan memiliki peran vital dalam ekosistem hutan. Krisis yang dialami orangutan kurus kering ini menggarisbawahi urgensi tindakan konservasi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Upaya evakuasi dan rehabilitasi, meskipun penting, hanyalah solusi jangka pendek. Solusi fundamental memerlukan komitmen kolektif dari pemerintah, industri, dan masyarakat untuk menghentikan perusakan hutan, menegakkan hukum lingkungan, serta memulihkan habitat yang rusak. Tanpa langkah-langkah konkret ini, ancaman kepunahan terhadap orangutan akan semakin nyata, dan kita akan terus menyaksikan lebih banyak korban dari hilangnya kesejahteraan satwa yang tak tergantikan ini.

Indonesnews

30,457 просмотров • 4 месяцев назад

KABAR DUKA DARI JANTUNG KONSERVASI BORNEO! Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) dilaporkan terbakar! Doa terbaik untuk para petugas, relawan, dan Manggala Agni di lapangan agar api bisa segera dipadamkan total dan TIDAK sampai merembet ke zona feeding serta habitat inti Orangutan! Tanjung Puting bukan sekadar hutan biasa. Ini adalah salah satu benteng pertahanan terakhir dan tempat perlindungan populasi Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) terbesar di dunia. Jika api merangsek masuk ke zona interaksi dan pemberian pakan (feeding zone), dampaknya bakal sangat masif dan dahsyat bagi kelangsungan hidup satwa endemik kita! Mari kita bedah rincian ancaman serius dari karhutla di kawasan TNTP ini 1. Rawan Kebakaran Lahan Gambut Dangkal & Dalam Mayoritas ekosistem di TNTP terdiri dari hutan rawa gambut. Kebakaran di lahan gambut sangat membahayakan karena api tidak cuma membakar vegetasi di permukaan, tapi juga merayap di bawah tanah (ground fire). Ini bikin proses pemadaman jadi sepuluh kali lipat lebih sulit dan memicu kabut asap pekat! 2. Ancaman Langsung ke Zona Feeding & Pusat Rehabilitasi Zona feeding adalah titik krusial tempat Orangutan terbiasa mencari pakan pendamping dan berinteraksi dalam pemantauan petugas. Jika area ini hangus, Orangutan bakal kehilangan sumber makanan utama, memicu stres berat, hingga terdesak keluar kawasan hutan menuju pemukiman warga atau perkebunan. 3. Kerusakan Saluran Pernapasan Satwa Langka Bukan cuma kobaran api, asap pekat hasil pembakaran hutan sangat beracun bagi populasi Orangutan dan satwa endemik lainnya seperti Bekantan. ISPA pada satwa lindung bisa memicu kematian massal, terutama bagi anak-anak Orangutan yang masih rentan. 4. Bencana Ekologis dan Resiko Kabut Asap Lintas Daerah Jika karhutla di Tanjung Puting gagal disekat dengan cepat, emisi karbon yang terlepas dari gambut yang terbakar bakal sangat besar, memicu krisis kualitas udara yang memperburuk kondisi kesehatan masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah dan sekitarnya. Tim gabungan butuh dukungan penuh dan helikopter water bombing ekstra untuk menyekat pergerakan kepala api agar tidak meluas! Mari kita kawal terus perkembangannya dan panjatkan doa buat tim pemadam di lapangan!

Sumatera Adil & Federal

126,040 просмотров • 24 дней назад

MIRIS & TRAGIS! HABITAT DIBAKAR KARHUTLA, ORANGUTAN KALIMANTAN KELUAR HUPAN MENDATANGI WARGA DALAM KONDISI KELAPARAN & KETAKUTAN! Dampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan kini berada di titik yang paling menyayat hati! Terdesak oleh kobaran api yang menghanguskan tempat tinggal mereka, satwa lindung Orangutan Kalimantan terpaksa keluar dari rimba dan mendatangi perkebunan serta permukiman warga untuk mencari perlindungan. Mereka turun dalam kondisi lemas, kelaparan, ketakutan, dan terbatuk-batuk akibat saluran pernapasan dipenuhi asap pekat! Rincian fakta & ancaman nyata di lapangan saat ini wak. HUKUM ALAM YANG RUSAK Hutan tempat mereka berlindung dan mencari makan hangus jadi arang akibat karhutla. Tanpa buah-buahan hutan dan pepohonan untuk berteduh, tidak ada pilihan lain selain mencari selamat ke arah manusia! ANCAMAN ISPA & KEMATIAN Tidak sedikit individu orangutan yang ditemukan terkapar pingsan dan tidak sadarkan diri di kebun warga akibat hypoxia (kekurangan oksigen) dan radang paru-paru berat terkena paparan asap tebal! POTENSI KONFLIK MANUSIA vs SATWA Karena terdesak lapar, mereka masuk ke kebun kelapa sawit dan ladang warga. Jika tidak dievakuasi cepat oleh tim BKSDA/relawan, mereka berisiko menjadi korban penganiayaan atau perburuan liar! Jujur saja, sampai kapan kejahatan lingkungan dan pembiaran karhutla di Kalimantan ini terus menumbalkan satwa endemik yang tidak berdosa?! Keluarnya orangutan dari habitatnya bukan cuma sinyal darurat ekosistem, tapi bukti nyata bahwa rumah mereka SUDAH HABIS DIBAKAR! Buat warga di sekitar lokasi karhutla Jangan dilukai, jangan dikejar, dan jangan ditangkap sendiri! Segera amankan jarak dan laporkan keberadaan mereka ke call center BKSDA setempat agar bisa dievakuasi medis secara aman! #OrangUtan

Sumatera Adil & Federal

145,631 просмотров • 1 месяц назад

sini ak ceritain lebih tentang Jack 🦧 Ak ngikutin Jack udah dari taun lalu, karena kasus Punch viral — nah Jack enih sama kayak Punch 🦧 Siapinn tissue kata aku mah! Janji! 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭 ========================== Usia 18 bulan, Jack ini dirampas dari induknyaa dan dipelihara secara ILEGAL sebagai hewan peliharaan keluarga. Menurut laporan The Orangutan Project di laman Jack ditemukan sendirian, terlihat ketakutan, dan jauh dari lingkungan hutan tempat orangutan seharusnya berada. Ketika diselamatkan, bayi orangutan ini dikurung dalam sebuah kotak kayu kecil dengan rantai berat terkunci di lehernya. Akibatnya, leher Jack luka-luka. The Orangutan Project menyelamatkan Jack pada Desember 2025. Kini, Jack sedang berada di rehabilitasi di Pusat Penyelamatan BORA di Berau, Kalimantan Timur, Sesaat setelah diselamatkan karena Jack masih tidak terbiasa dan belum memiliki induk asuh, maka Jack lebih nyaman memeluk bonekanyaa~ 🧸 Karena hal itu juga, proses rehab Jack ini lama dan panjang. Jack menderita trauma psikologis yyang signifikan dan kini sedang menghadapi pemulihan yang panjang dari dampak fisik dan emosional di kehidupannya Nah, 2 minggu lalu; tepatnyaa 10 Agustus 2026 untuk pertama kalinyaa Jack akan kembali dilepaskan ke alamnyaa setelah dinilai mampu beradaptasi dengan lingkungannyaa dengan baik dan sekumpulan kawanannyaa. Slama masa karantina, Jack sbenernya udah ngikutin kegiatan sekolah hutan, namun dilakukan secara terpisah dari orangutan lainnya di lokasi yang berbeda. Ia belajar, menjelajah, dan tumbuh secara mandiri hingga akhirnya siap untuk bertemu dengan mereka. Setelah selesai dari masa karantina, Jack gabung dengan orangutan lainnya untuk pertama kalinya. Setelah sempat terpisah dari induknya dan tumbuh besar tanpa kehadiran sesama jenisnya, momennya mengandung bawang btw 😭😭 Jack sedih, Mba-mba penjaganyaa sampe nangis, aku juga nangis, yang baca ini juga nangis 😭😭😭😭😭😭😭😭 Jack kliatan sangat tertarik; ia mengamati orangutan lain dgn saksama saat mereka datang satu per satu untuk mencari tahu tentang teman baru mereka. Hampir smuanya deketin buat mencium baunya, seolah-olah lagi nyambut Jack ke dalam kelompok mereka. Harapi kliatan yang paling antusias; ia berulang kali kembali untuk mencium kepala Jack, mungkin karena penasaran dan ingin kenal lebih jauh. Mungkin Jack blom spenuhnya paham situasi itu. Namun pada hari itu, ia tidak lagi sendirian. Selamat datang di babak baru kehidupanmu, Jack 🦧🤎🤎 Sc: ORANGUTAN_COP Porosbumi

dans 🔰

76,934 просмотров • 1 месяц назад

CERITA PILU DI BALIK PENYELAMATAN SAMPURNA Individu orangutan Kalimantan menjadi sorotan nasional hingga mancanegara, di tengah kebakaran hutan yang melanda Borneo. Sampurna namanya, ditemukan terkapar tak berdaya di area perkebunan sawit oleh seorang petani di Ketapang, Kalimantan Barat. Setelah menerima informasi, tim BKSDA Kalimantan Barat beserta Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) dan tim dokter langsung bergerak mengevakuasi. Ada cerita memilukan di balik penyelamatan Sampurna. Orangutan berusia 20 tahun itu diduga terpaksa lari menyelamatkan diri ke perkebunan sawit yang bukan merupakan habitat aslinya. Saat ditemukan, mulutnya penuh tanah usai mengais-ngais parit demi mendapatkan air. Namun usahanya gagal karena parit yang mengering sampai akhirnya Sampurna harus tumbang. Rumahnya di hutan mungkin habis terbakar. Keluarga serta kawanannya, entah bagaimana nasibnya. Tapi dari kisah Sampurna, semua harus belajar bahwa kebakaran hutan, apalagi yang disengaja, menjadi bencana bagi semua makhluk. Manusia boleh berkuasa di atas bumi, tapi jangan hilangkan hak setiap makhluk untuk hidup, memiliki rumah, dan bernapas dengan tenang. Apresiasi sebesar-besarnya untuk BKSDA, YIARI, tim dokter, dan orang-orang yang terlibat dalam penyelamatan Sampurna. Juga untuk teman-teman yang saat ini masih berjuang keras memadamkan api. Serta untuk masyarakat di Kalimantan, Sumatera, Papua, NTT, dan daerah-daerah lain yang sedang menghadapi bencana, semoga senantiasa berada di bawah perlindungan Tuhan. Sumber video: Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI)

🅱🅰🅶🅾🅽🅶

93,889 просмотров • 1 месяц назад

𝗦𝗘𝗥𝗧𝗔𝗜 𝗕𝗘𝗥𝗦𝗔𝗠𝗔 𝗞𝗘 𝗔𝗥𝗔𝗛 𝟱𝟬,𝟬𝟬𝟬 𝗔𝗛𝗟𝗜: 𝗞𝗔𝗡𝗖𝗜𝗟 𝗚𝗘𝗧𝗦 𝗞𝗔𝗡𝗖𝗜𝗟 BERSAMA berusia 3 bulan sejak dilancarkan semula pada 17 Mei yang lepas. Keahlian BERSAMA telah melepasi 30,000 ahli dalam tempoh 3 bulan itu, yang saya kira satu perkembangan yang memberangsangkan. Setiap ahli membayar RM20 yang membantu membiayai BERSAMA setakat ini. Selain itu, berikut adalah beberapa statistik lain sejak 3 bulan lalu: 4,052 ahli BERSAMA telah menyumbang secara crowdfunding sejumlah RM468,594, bersamaan purata RM115.65 setiap sumbangan. 2,165 ahli BERSAMA telah membeli merchandise dari online shop rasmi BERSAMA, jualan keseluruhan RM91,097. Secara keseluruhan, sejumlah RM1,009,641 telah disumbangkan oleh ahli BERSAMA sebagai yuran, sumbangan crowdfunding, jualan tiket #WeFund dan jualan merchandise. Untuk mengekalkan momentum ini, ahli-ahli BERSAMA perlu terus membantu meyakinkan orang di sekeliling kita untuk menyertai BERSAMA. Secara purata, setiap hari ada antara 100 hingga 200 orang ahli baru menyertai BERSAMA. Pada hari yang baik, mencecah 200 orang dan bila perlahan, sekitar 100 orang sahaja. Penyertaan ahli baru ini berlaku secara organik oleh individu perseorangan. Ada beberapa saluran mereka mendapat tahu mengenai BERSAMA dan mendaftar menjadi ahli BERSAMA. Dari pembacaan, baik di media atau kandungan berita dari orang-orang di sekeliling mereka. Dari rakan-rakan atau ahli keluarga mereka, yang memberi kod rujukan (referral code) dan pautan di untuk menjadi ahli. Dari kandungan digital atau podcast, yang ada kod rujukan dan pautan untuk menjadi ahli. Dari Kaunter BERSAMA yang dibuka oleh ahli-ahli BERSAMA, atau di program-program yang dianjurkan BERSAMA. Dalam tempoh 3 bulan dari sekarang, keahlian BERSAMA perlu mencecah 50,000 orang supaya kita menutup 6 bulan pertama dengan keahlian 50,000 orang. Sebab itu, infrastruktur digital BERSAMA dibina untuk memberi mata kepada ahli-ahli yang berusaha membawa masuk ahli baru. Setiap hari, ranking terkini ahli-ahli BERSAMA dipaparkan di aplikasi Kancil. Pendahulu ranking terkini ialah Balamurali Govindaraju dari Selangor dengan 14,680 mata, Iswardy Morni dari Sarawak dengan 10,161 mata dan Mustadalipa binti Apo dari Sabah dengan 5,300 mata. Cara paling senang untuk menambah mata ialah dengan membawa masuk ahli baru, iaitu 100 mata untuk setiap ahli baru. Maksudnya, secara kasar - Balamurali telah membawa masuk lebih 140 orang, Iswardy lebih 100 orang dan Mustadalipa lebih 50 orang ahli baru. Bila ada ahli-ahli BERSAMA yang tangkas berlari di lapangan, saya semak bagaimana mereka bekerja. Balamurali memberi tumpuan kepada Kaunter BERSAMA. Setiap hujung minggu, beliau membuka Kaunter BERSAMA di pasar-pasar dan kawasan strategik untuk memudahkan orang ramai mendaftar. Iswardy beri tumpuan kepada podcast dan mendaftar ahli secara digital. Untuk mencecah keahlian 50,000 menjelang akhir Oktober, jumlah ahli baru harian mesti mencecah ke lingkungan 200 ke 300 sehari. Ini boleh dicapai sekiranya setiap ahli membawa masuk seorang ahli baru sahaja. Oleh itu, saya ingin mengumumkan program Pingat Kancil yang akan diberikan kepada ahli-ahli BERSAMA yang membantu meningkatkan keahlian BERSAMA melepasi 50,000 orang menjelang akhir Oktober 2026, disahkan melalui kod rujukan (referral code) setiap ahli. Kategori pingat adalah: Pingat Kancil Emas - ahli yang membawa masuk lebih 500 orang ahli Pingat Kancil Perak - 250 hingga 499 orang ahli Pingat Gangsa Perak - 100 hingga 199 orang ahli Satu majlis pemberian Pingat Kancil akan diadakan bersempena dengan 6 bulan pelancaran semula BERSAMA. Oleh itu, berikut ialah tindakan-tindakan yang kita boleh buat untuk sahut seruan Pingat Kancil ini: 1) Dapatkan sekurang-kurangnya seorang ahli dari kalangan keluarga atau rakan kita 2) Buat kandungan di media sosial secara berterusan dengan mempromosikan kod rujukan keahlian BERSAMA masing-masing 3) Kalau ada podcast, saluran digital, gunakan saluran digital itu dengan memaparkan QR code dari app Kancil untuk dapat ahli baru 4) Buka Kaunter BERSAMA setiap minggu di lokasi-lokasi strategik. Bagi ahli yang ingin membuka Kaunter BERSAMA, ikuti langkah-langkah berikut: a. Jika anda mampu berbelanja RM300, anda boleh membeli kaunter tersebut dari HQ BERSAMA. Laman untuk membuat tempahan dan membayar kaunter secara online akan dilancarkan dalam tempoh terdekat di b. Buat masa sekarang, anda boleh membuat tempahan secara manual. Hantar email ke [email protected] atau hubungi Afiq di nombor 016 922 7056 untuk membuat tempahan. c. Jika anda hanya mahu meminjam kaunter dari HQ BERSAMA, anda perlu membayar deposit RM250. Deposit akan dipulangkan selepas kaunter dipulangkan ke HQ. Tempahan boleh dibuat dengan menghantar email atau menghubungi Afiq seperti di atas. Saya berharap sekawan Kancil kita akan menjadi lebih besar dan mencecah 50,000 menjelang akhir Oktober. Jangan lupa semak ranking di app Kancil.

Rafizi Ramli

11,261 просмотров • 1 месяц назад

Jadi konteksnya si sender ini merekam kejadian kacang ijo nyebrang dan lompat lewat jalur TJ, padahal ngga jauh dari situ ada zebra cross dan jaraknya ngga jauh 100m. Jujur yang bikin aku heran bukan cuma soal mereka menyeberang atau melompati jalur TJ. Tapi justru soal kenapa aturan yang berlaku di ruang publik seolah bisa dikesampingkan ketika dilakukan oleh orang yang berseragam dan datang berkelompok. Padahal kalau dilihat dari situasinya halte sudah punya akses penyeberangan yang aman dan jaraknya juga tidak terlalu jauh. Tinggal sedikit jalan, sebenarnya. Bukan soal mau mempermasalahkan hal kecil. Justru karena ini dilakukan di ruang publik, wajar kalau masyarakat mempertanyakan. Kacang ijo sendiri identik dengan disiplin dan ketertiban. Jadi ketika ada perilaku yang terlihat tidak sesuai dengan aturan umum, menurut aku kritik atau pertanyaan dari masyarakat bukan sesuatu yang perlu dianggap sebagai serangan. Kalau warga biasa melakukan hal yang sama, mungkin juga akan ditegur. Maka standar yang sama seharusnya berlaku untuk siapa pun. Seragam, jabatan, atau jumlah orang dalam kelompok seharusnya tidak membuat seseorang berada di atas aturan. Ini bukan tentang membenci kacang ijo atau menyudutkan pihak tertentu. Justru sebaliknya, kritik seperti ini bisa menjadi pengingat bahwa siapa pun yang berada di ruang publik tetap punya tanggung jawab untuk memberi contoh yang baik. Karena aturan akan terasa adil kalau memang berlaku untuk semua.

Catholic 𐕣

559,179 просмотров • 1 месяц назад

Hi ENGENE, Berikut adalah PESAN JUNGWON saat LIVE di WEVERSE yang wajib kamu pahami dan ketahui: 1. Posisi ENHYPEN saat jelas, ditegaskan oleh JUNGWON, bahwa mereka adalah grup 6 member saat ini dan seterusnya. Setiap ENGENE harus menghormati hal ini. 2. Terkait Fan Chant versi "lama" yang masih banyak dilakukan oleh beberapa oknum "fans" di venue konser, adalah hal yang seharusnya tidak dilakukan, karena itu sangat mengganggu ENGENE lainnya. 3. Berhenti memperdebatkan jumlah member, karena posisi ENHYPEN telah jelas. Bagi mereka yang menyukai ENHYPEN, mereka akan tau bagaimana cara bertindak. Berikut adalah transkrip lengkapnya: Halo semuanya.... ada sesuatu yang benar-benar ingin aku sampaikan. Sejujurnya, inilah alasan aku memulai siaran langsung ini. Menurutku, ini bukan sesuatu yang bisa kita abaikan begitu saja, apalagi sekarang terjemahan di Weverse sudah tersedia. Aku tahu ada banyak orang yang sangat menyayangi masa lalu kami, dan aku mengerti itu. Banyak orang yang masih mencintai ENHYPEN seperti dulu. Tapi di saat yang sama, sepertinya masih banyak juga yang terus menyangkal ENHYPEN yang sekarang atau tidak mau menerima siapa kami saat ini. Karena sebelumnya kami belum pernah menyampaikan hal ini dengan jelas, ada yang mengatakan bahwa kami tidak pernah memberikan pernyataan resmi, sehingga pembahasan tentang jumlah anggota terus diangkat. Tentu saja, aku memahami perasaan orang-orang yang mencintai ENHYPEN di masa lalu. Tapi sekarang... ENHYPEN adalah enam (6) anggota, semuanya. ENHYPEN adalah enam anggota. Aku juga mengerti kenapa masih ada orang yang melakukan fan chant tertentu saat konser, karena memang sampai sekarang kami belum pernah menyampaikan hal ini secara jelas. Aku paham itu. Tapi sangat menyedihkan melihat ENGENE saling bertengkar karena masalah ini. Sejujurnya, hal itu juga mengganggu penampilan kami. Benar-benar mengganggu. "Karena hari ini aku sudah menyampaikannya dengan jelas, aku rasa siapa pun yang benar-benar menyukai ENHYPEN dan mendukung kami pasti tahu bagaimana seharusnya bersikap ke depannya." Aku akan berbicara dengan sangat jelas karena aku tidak ingin lagi menyampaikan hal ini secara samar. Ketika orang-orang terus mengatakan hal-hal seperti "ENHYPEN itu tujuh orang," yang terjadi hanyalah pertengkaran di dalam fandom kami. Tidak ada yang ingin ENGENE saling bertengkar. Perusahaan tidak menginginkannya. ENGENE juga tidak menginginkannya. Dan yang paling penting, kami berenam juga tidak menginginkannya. Mulai sekarang, secara pribadi aku tidak akan menganggap orang-orang yang terus memicu konflik seperti ini sebagai penggemar. Sejujurnya, inilah alasan utama aku memulai siaran langsung ini. Aku datang mewakili para anggota. Aku sudah berbicara dengan mereka, dan aku menyampaikan ini atas nama kami semua. Lima anggota lainnya juga memiliki perasaan yang sama. Jadi, aku sungguh berharap semua ini bisa berhenti. Seperti yang sudah kukatakan sebelumnya, hal ini benar-benar sangat mengganggu saat konser. Banyak orang menghabiskan uang dan waktu untuk datang menemui kami. Tiket konser tidak murah, dan itu juga tidak adil bagi para penggemar yang datang untuk menikmati pertunjukan. Jadi... aku benar-benar berharap semua orang berhenti melakukan hal seperti ini. Sekarang terjemahannya sudah tersedia, jadi aku rasa semua orang bisa memahami apa yang sedang kusampaikan. Dan untuk memperjelas, aku tidak mengatakan bahwa konser kami di Brasil dan Peru buruk. Konser-konser itu luar biasa. Penampilan kami benar-benar sangat baik. Aku juga sangat menantikan konser kami yang akan datang di Meksiko. Aku sudah menyampaikan posisi kami dengan sangat jelas. Aku mengatakan ini sebagai perwakilan ENHYPEN. Semua anggota lainnya juga memiliki pendapat yang sama. Tolong hentikan hal ini, dan aku berharap semua orang mau meluangkan waktu untuk memikirkannya dengan serius. Pada akhirnya, kami adalah orang-orang yang bekerja dan tampil untuk ENGENE. Dan sejujurnya... melihat semua ini bukanlah sesuatu yang menyenangkan bagi kami. Diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh ENHYPEN ASIA Diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh ENHYPEN INDONESIA

ENHYPEN INDONESIA

36,174 просмотров • 2 месяцев назад

Kenalkan Punch, monyet makaka Jepang berusia 6 bulan yang menggemaskan dan mencuri hati banyak orang di seluruh dunia dari Kebun Binatang Kota Ichikawa di Jepang. Lahir pada Juli 2025 dan ditinggalkan oleh induknya yang baru pertama kali melahirkan, bayi mungil ini dibesarkan oleh para penjaga kebun binatang yang berdedikasi dengan pemberian susu botol sepanjang waktu, selimut yang nyaman, dan kasih sayang yang lembut untuk membantunya tumbuh. Ketika ia membutuhkan kenyamanan ekstra, mereka memberinya boneka orangutan besar dan lembut — yang kini menjadi “Ora-mama”-nya selamanya — dan ia tak pernah melepaskannya sejak itu, menyeretnya ke mana-mana, memeluknya saat tidur, menggendongnya di punggung seperti ibu sungguhan, dan memeluknya erat-erat ketika dunia terasa menakutkan. Video Punch kecil yang berpegangan pada boneka kesayangannya menjadi sangat viral pada awal tahun 2026, menyentuh jutaan orang dengan kerentanan polosnya dan ikatan yang tak terputus dengan boneka penggantinya. Internet dipenuhi dengan cinta, air mata, dan seruan #HangInTherePunch saat orang-orang bersorak untuk bayi pemberani ini yang menghadapi tantangan besar dalam masyarakat makaka. Setelah pindah ke kandang “gunung monyet” pada bulan Januari, ia terkadang menghadapi momen-momen sulit dari kelompoknya, tetapi kisahnya semakin manis — pembaruan terbaru menunjukkan bahwa ia secara bertahap menjalin pertemanan sejati, dirawat oleh monyet lain, memanjat punggung monyet lain, bermain dengan lebih percaya diri, dan perlahan-lahan menyingkirkan mainan kesayangannya saat ia menemukan tempatnya dalam kelompok tersebut. Dari perawatan tangan hingga ketenaran viral hingga integrasi yang penuh harapan, perjalanan Punch mengingatkan kita bahwa kebaikan, kesabaran, dan sedikit kasih sayang dari boneka dapat menyembuhkan bahkan awal yang paling sulit sekalipun. Seluruh dunia mendukungmu, Punch yang manis — teruslah tumbuh kuat, teruslah menjelajah, dan ketahuilah bahwa kamu dikelilingi oleh dukungan tanpa batas dari jauh. Kamu adalah bukti bahwa kesempatan kedua dan teman-teman yang menggemaskan dapat mengubah segalanya

sosmed keras

37,757 просмотров • 7 месяцев назад

KRONOLOGI FYI, aku seorang new mom yang baru punya bayi berumur 1 bulan lebih dan sempat dirawat di NICU, salah satunya karena infeksi paru-paru. Kejadian ini terjadi sore tadi di rumahku. Awalnya aku menegur baik-baik si mas baju hitam, “Mas, tolong dimatikan bisa ta? Soalnya saya punya bayi.” Dan dijawablah, “Iya,” meskipun dengan ekspresi yang kurang mengenakkan, atau mungkin hanya perasaanku saja. Lalu aku lihat lagi dari jendela kamar yang tepat di bawahnya langsung kebun orang. Ternyata orangnya masih berdiri di depan bakarannya dan masih bakar-bakar. Memang orang ini sering bakar-bakar. Terus aku keluar lagi dari kamar dan bilang masih baik-baik, “Mas, tolong dimatikan ya, soalnya bayiku habis masuk rumah sakit.” Dan gongnya, dia jawab sambil nada ketus, “Wong SAMPAH PLASTIK mariki yo mari ae, Mbak.” Jujur, di sini aku langsung kesulut emosi karena responsnya kurang mengenakkan. Dia juga bilang, kenapa nggak aku saja yang pindah ruangan, karena itu juga lahannya. Sedangkan di rumahku cuma ada dua kamar yang di atas, dan jelas mau pindah ruangan pun asapnya tetap masuk ke rumah. Dari yang awalnya aku bilang baik-baik, akhirnya jadi seperti ini. Aku sempat debat panjang sebelum mulai merekam. Setelah tahu aku video, dia baru ada niat untuk mematikan bakarannya. Nah, tiba-tiba ada mbak-mbak itu datang dan langsung nyerocos tanpa tahu permasalahannya. Dia bilang, “Wes jarno, gausah dipateni, cek dipateni arek iku ae.” Kebetulan aku cuma tinggal berdua sama suami, dan saat kejadian suamiku sedang beli makan. Jadi waktu bertengkar, aku sendirian. Saking emosinya, aku sampai mengucapkan kata-kata kasar dan bicara belibet nggak karuan. Aku juga tahu itu lahannya dan dia punya hak mau ngapain saja di situ. Makanya dari awal aku hanya minta tolong untuk mematikan bakarannya baik-baik. Tapi akhirnya malah berujung pertengkaran, meskipun akhirnya dimatikan sambil tetap nyerocos. Anehnya, si mas baju hitam yang bakar-bakar malah bawa-bawa fisik. Maksud aku, memang nggak bisa ya kalau hidup bertetangga itu sama-sama punya kesadaran untuk tidak membakar apa saja sembarangan, apalagi di dekat rumah yang ada bayi? Kalau kalian ada di posisi aku, kira-kira kalian bakal tetap diam atau menegur tetangga seperti ini?

txt keabsurdan wni

188,769 просмотров • 1 месяц назад

Kronologi nya gini “Aku seorang new mom yang baru punya bayi usia satu bulan lebih. Sebelumnya, bayiku sempat dirawat di NICU karena mengalami infeksi paru-paru. Jadi, sebagai ibu, aku memang cukup sensitif dengan hal-hal yang berhubungan dengan asap dan kondisi udara di sekitar rumah. Kejadian ini terjadi sore tadi di rumah. Awalnya aku melihat tetangga yang memakai baju hitam sedang membakar sesuatu di kebunnya, yang posisinya tepat di bawah jendela kamar. Aku kemudian menegurnya dengan baik-baik, “Mas, tolong dimatikan bisa? Soalnya saya punya bayi.” Dia menjawab, “Iya,” meskipun ekspresinya menurutku kurang mengenakkan. Karena setelah itu aku masih melihat dia berdiri di dekat bakaran dan asapnya masih masuk ke arah rumah, aku keluar lagi dan kembali meminta dengan baik-baik agar apinya dimatikan. Aku bilang, “Mas, tolong dimatikan ya, soalnya bayiku habis masuk rumah sakit.” Namun responsnya justru ketus. Dia mengatakan kurang lebih, “Wong sampah plastik mariki yo mari ae, Mbak,” seolah-olah aku yang bermasalah karena mempersoalkan asap tersebut. Dia bahkan mengatakan, “Kenapa nggak kamu saja yang pindah ruangan? Ini juga lahanku.” Padahal rumahku hanya memiliki dua kamar yang berada di lantai atas. Kalau aku pindah kamar pun, asap dari pembakaran tetap berpotensi masuk ke dalam rumah. Awalnya aku masih berusaha menahan diri dan berbicara baik-baik. Tapi karena responsnya semakin membuatku emosi, akhirnya terjadi perdebatan yang cukup panjang. Saat itu suamiku kebetulan sedang keluar membeli makanan, jadi aku menghadapi situasi tersebut sendirian. Setelah aku merekam kejadian itu, sebenarnya dia sempat terlihat seperti berniat mematikan bakarannya. Namun tiba-tiba ada seorang perempuan yang datang dan ikut menyela tanpa mengetahui persoalan dari awal. Dia malah berkata, “Wes jarno, gausah dipateni. Cek di pateni arek iku ae,” yang intinya menyuruh agar bakaran tersebut tidak perlu dimatikan. Situasi akhirnya semakin panas. Karena sudah terbawa emosi, aku sampai mengeluarkan kata-kata kasar dan mengatakan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu aku ucapkan. Aku sendiri sebenarnya paham bahwa lahan tersebut memang milik dia dan dia berhak melakukan berbagai aktivitas di sana. Aku juga tidak pernah mempermasalahkan kalau dia ingin membakar sesuatu. Yang aku minta sejak awal sebenarnya sederhana: tolong matikan dulu karena asapnya masuk ke rumah dan aku punya bayi yang baru saja pulang dari rumah sakit. Yang membuatku kecewa bukan hanya soal bakarannya, tetapi cara aku diperlakukan ketika sudah menyampaikan permintaan dengan baik-baik. Kalau sejak awal dibicarakan dengan kepala dingin, mungkin masalah ini tidak perlu sampai menjadi pertengkaran. Aku jadi bertanya-tanya, apakah dalam hidup bertetangga memang harus selalu dianggap wajar kalau ada aktivitas yang mengganggu orang lain hanya karena dilakukan di lahan sendiri? Menurutku, punya hak atas tanah sendiri tetap bukan berarti kita bebas mengabaikan kenyamanan dan kondisi orang di sekitar.”

Dee

72,955 просмотров • 1 месяц назад

Salomon Sekitar 3 tahun lalu, saat jalan-jalan di Wengen, Swiss, saya perhatikan hampir semua orang, dari pendaki muda sampai nenek-nenek, memakai sepatu yang sama: Salomon. Waktu itu saya hanya kagum dari jauh. Desainnya garang, sol-nya tebal dan bergigi seperti ban off-road, tali cepatnya unik tanpa harus diikat. Di kaki orang-orang Swiss yang santai berjalan di lereng Alpen, sepatu itu terlihat seperti memang dilahirkan untuk pegunungan. Wajar saja, Salomon memang lahir di Alpen. Didirikan tahun 1947 di Annecy, kota kecil di kaki Pegunungan Alpen Prancis, oleh keluarga Salomon yang awalnya membuat mata gergaji dan pinggiran ski di bengkel kecil. Dari ski binding, mereka merambah ke sepatu hiking (1992), trail running, dan akhirnya melahirkan model ikonik seperti XT-6 dan Speedcross yang kini jadi rebutan. Di Swiss, Salomon bukan tren — itu standar. Seperti jam Swiss atau pisau Victorinox, Salomon sudah jadi bagian dari DNA kehidupan outdoor Alpen. Pulang ke Indonesia, tiba-tiba Salomon ada di mana-mana. Di kaki anak-anak muda Jaksel yang nongkrong di coffee shop, di feed Instagram, di TikTok. Concept store resmi sudah dibuka di Grand Indonesia, Jakarta. Model XT-6 yang dulu saya lihat di kaki pendaki Wengen, sekarang dipakai dengan celana cargo dan oversized tee di Blok M. Harganya Rp 3-4 jutaan, dan sering sold out. Fenomena ini sebenarnya bukan hanya Indonesia, secara global, Salomon meledak berkat tren gorpcore (gaya fashion yang mengadopsi estetika outdoor) yang dimulai sekitar 2023, didorong selebriti seperti Bella Hadid dan Hailey Bieber yang tertangkap kamera memakai Salomon di jalanan kota. Tapi buat saya yang sudah melihatnya langsung di habitat aslinya, di lereng salju Swiss, di kaki orang-orang yang benar-benar butuh grip di bebatuan basah dan jalur es, Salomon bukan sekadar sepatu gaya. Ini adalah sepatu yang didesain untuk menyelamatkan langkah Anda di pegunungan, dan kebetulan juga terlihat keren di kota. Kalau mau beli, saran saya: pakailah untuk mendaki sungguhan setidaknya sekali. Baru Anda akan paham kenapa orang Swiss tidak pernah melepasnya. 🏔️👟🇨🇭

Ismail Fahmi

34,009 просмотров • 6 месяцев назад

Ini Bukan Tentang Gaza (Saja) Saat ini, dalam jeda kemanusiaan 4 hari (kabarnya akan diperpanjang), terjadi pertukaran tawanan. Dunia melihat betapa sandera Israel diurus dengan baik oleh para pejuang Palestina. Mereka yang terluka bahkan dibawa ke RS dan dirawat. (Mereka terluka bukan karena diserang pejuang Palestina ya. Orang2 Israel terluka, bahkan tewas, justru karena serangan serdadu Zionis sendiri; mereka mau menyerang pejuang Palestina, tp melakukannya membabi buta sehingga mengorbankan warga mereka sendiri.) Sebaliknya, para tawanan Palestina, semua menceritakan betapa buruknya perlakuan serdadu Zionis kepada mereka. Sejak bertahun-tahun lalu, Amnesty International dan banyak lembaga kemanusiaan lain yang sudah melaporkan penyiksaan yang dialami oleh para tawanan Palestina. Kata ‘ditahan’ tidak tepat untuk mereka, lebih tepat 'ditawan' atau 'diculik'. Karena faktanya, amat banyak dari mereka yang dipenjarakan semena-mena tanpa ada kesalahan; atau ditimpakan kesalahan yang dibuat-buat tanpa ada bukti. Kalaupun ada yang masuk ke pengadilan, yang mengadili juga rezim Zionis, mana bisa dipercaya: penjajah “mengadili” orang yang dijajahnya. Selama masa jeda 4 hari ini, Israel memang tidak membombardir Gaza. Tapi mereka menggila di Tepi Barat. Tidak ada Hamas di Tepi Barat. Jadi, alasan “membasmi Hamas” tidak bisa dipakai Zionis. Per tanggal 28 Nov, ada 117 tawanan Palestina (orang Tepi Barat semua) yang dilepas oleh Zionis, tapi dalam periode yang sama mereka merangsek rumah-rumah di Tepi Barat, membunuhi warga dan menangkap 116 orang lagi! [Total warga Tepi Barat yang dibunuh Zionis 7 Okt-28 Nov: 239 orang] Jadi, ini bukan tentang Gaza saja. Ini tentang Palestina. Wilayah yang “dijatah” untuk bangsa Palestina hanyalah Gaza dan Tepi Barat (sisanya dianggap milik Israel, secara sepihak oleh PBB dan mayoritas negara-negara dunia yang setuju dengan “two state solution”), padahal seluruh tanah Palestina adalah milik mereka. Tahun 1947, mereka diusir dari tanah mereka, yang sekarang menjadi “negara” Israel. Tapi di wilayah yang tersisa inipun, orang Palestina tidak bisa hidup merdeka. Israel menginginkan semuanya: Gaza ingin mereka kosongkan (rencana mereka: warga Gaza ditampung Mesir, Turki, dan negara-negara lain). Demikian pula Tepi Barat. Inilah rencana sejak awal Israel: menginginkan semuanya, dengan alasan yang dibuat-buat, main klaim ayat “tanah yang dijanjikan.” Israel bisa melakukan segala jenis kejahatan kemanusiaan, karena dipimpin oleh orang-orang haus darah, uang, dan kekuasaan. Buktinya. Simak video ini. Lalu siapa yang bisa membantu Palestina menghadapi penjahat-penjahat itu? PBB tidak berdaya. Harapannya tinggal di masyarakat sipil, di kita. Terus berjuang dengan apa yang bisa dilakukan, minimalnya, terus bersuara di media sosial dan lanjutkan boikot ekonomi. #FreePalestineFromIsraeINOW #IsraeliNewNazism

Dina Sulaeman

32,644 просмотров • 2 лет назад

mau nangis bgt... merasa bersalah juga dan ngerti banget jadinya... makasih ya bonek udah jujur-jujuran gini T___T 🐈‍⬛: tapi emang bener sih tiap patah kata dari fans tuh membekas di ingatan. Belakangan ini agak ada satu hal yang bikin aku ngerasa mau gila, pas fans ngungkapin sesuatu ke kita kayak "aku sih agak kecewa ya..." "kayak kapan ya mereka ngelakuin hal kayak gini" atau "pengen nonton konten juga tapi jarang di-upload deh" pas denger kata-kata kayak gitu, padahal aslinya kita tuh lagi syuting semuanya dan lagi di tengah-tengah proses syuting, rasanya pengen buru-buru ngasih lihat secepatnya tapi kita kan juga gak bisa ngomong apa-apa soal hal itu, jadi di situasi kayak gitu rasanya bikin mau gila. Makanya jujur aja, alesan kita jadi sempetin ngabarin lebih banyak dari biasanya (di weverse) dan lebih sering nyalain live takutnya kalian bosen, itu aslinya karena emang ada rasa cemas yang dateng dari hal-hal kayak gitu juga sejujurnya 🐰: disalahpahamin tentang hal yang aku gak bisa lakuin apa2 tuh itu sendiri emang bikin sedih banget dan emang gak ada cara buat ngatasinnya sih 🧸: nah ini nih yang bikin mau gila 🐶: bukannya ngerasa gak adil dan marah, tapi justru ngerasa bersalah kan 🧸: karena tuh kita emang mau ngasih (yang fans mau) 🐶: tapi gak ada yang bisa dilakuin kan 🧸: padahal udah disiapin, bahkan udah beres disiapin dan tinggal ngasih lihat doang, makanya masa-masa hiatus tuh bikin mau gila tau gak? 🐶: tapi hal itu sekarang aku udah paham. kita itu orang-orang yang bisa nanggung itu semua dan kita juga orang-orang yang nerima cinta sebanyak itu sampe kita sanggup nanggung hal tersebut dan menurutku orang yang bisa nanggung hal itu adalah orang-orang yang beneran keren 🐰: menurut aku itu yang namanya kita pro 🐈‍⬛: kalo misalnya kita malah banyak omong dan ngelakuin hal kayak gitu, itu namanya bukan pro 🧸: bener, para hyung dan sunbaenim juga pasti pada ngelewatin hal yang sama

sea🐰ྀི

23,667 просмотров • 4 месяцев назад

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, “Kenapa wajah Hyunbin sering ditutupi stiker oleh Yejin kalau lagi posting di Instagram? Padahal dia seorang aktor dan wajahnya sudah dikenal publik.” Dalam sebuah wawancara, pernah mengatakan: 🧑🏻 “Aku ingin memisahkan kehidupan pribadi dan pekerjaan.” 🧑🏻 “Aku berusaha membuat batas yang jelas dan mengontrol seberapa jauh kehidupan pribadiku terekspos ke publik.” Dari situ kita bisa lihat bahwa sejak lama dia memang punya prinsip yang cukup jelas soal privasi. Hyunbin adalah seorang public figure, tapi ada dua sisi yang berjalan bersamaan: Hyunbin in public dan Hyunbin in private. Di depan layar, dia adalah aktor yang kita lihat dalam drama, film, red carpet, dan berbagai karya yang bisa dinikmati publik. Tapi di balik layar, dia adalah pribadi yang memilih untuk menjaga kehidupan pribadinya tetap tenang, termasuk dengan tidak memiliki media sosial pribadi selama bertahun-tahun. Karena itu, kalau di foto-foto pribadi wajahnya ditutupi stiker, itu bukan hal yang aneh atau berlebihan. Justru itu sejalan dengan prinsip yang ia pegang sejak dulu. Hal yang juga menarik, istrinya pun terlihat menghormati pilihan tersebut. Di satu sisi, Hyun Bin tidak masalah momen pribadinya dibagikan, tapi batas soal wajah dan privasi tetap dijaga—terutama di luar konteks pekerjaan. Nah, mungkin ada yang juga bingung: kalau begitu kenapa di beberapa momen seperti foto anniversary pernikahan atau saat mereka foto setelah acara Blue Dragon Film Awards, wajahnya nggak ditutupi stiker? Jawabannya sederhana: konteksnya berbeda. Saat itu kan momen publik dan resmi, yang memang sudah berada di ranah pekerjaan atau perayaan yang secara tidak langsung juga menjadi bagian dari kehidupan publik mereka sebagai figur terkenal. Di momen seperti ini, tidak ada kebutuhan untuk menyamarkan wajah karena sejak awal memang sudah berada dalam ruang publik. Sedangkan stiker biasanya digunakan pada momen pribadi yang benar-benar bersifat privat, seperti keseharian keluarga yang tidak terkait dengan pekerjaan atau event resmi. Jadi konsistensinya bukan “harus selalu ditutupi”, tapi lebih ke menyesuaikan konteks: publik vs private moment. Jadi guys, ini bukan soal menghindari ain atau apa pun 🤣 Ini lebih ke soal privasi, batas personal, dan cara menjaga ruang pribadi yang memang sudah menjadi bagian dari dirinya selama bertahun-tahun 💙😊

e☘︎݁˖

289,022 просмотров • 3 месяцев назад

Catatan Kecil dari Jogjakarta “Sang Surya yang Tetap Bersinar” Dua hari lalu, dalam perjalanan singkat ke Yogyakarta untuk kunjungan keluarga, langkahku terhenti di depan sebuah tempat yang dulu begitu besar dalam dunia kecilku , SD Muhammadiyah 1 Bausasran. Sekolah ini berdiri tahun 1917, satu tahun sebelum Muhammadiyah resmi berdiri pada 1918. Saat kecil, aku belum memahami makna sejarah itu. Tapi hari ini, ketika berdiri lagi di depannya, rasanya seperti berdiri di depan pintu sebuah peradaban pendidikan yang lebih tua dari usiaku, lebih tua dari zaman yang kuhuni. Ketika bersekolah di sana selama 6 tahun masa kecilku, bangunannya masih gedung tua peninggalan pemerintah Hindia Belanda , dibangun untuk anak-anak pribumi. Megah dalam kesunyian, kuno, sakral, dan penuh energi masa silam. Di situlah anak-anak didikan Muhammadiyah ditempa sebelum kelak, beberapa di antara mereka, menjadi tokoh-tokoh besar bangsa. Dan salah satu alumni paling mulianya adalah KH. AR Fachruddin (Pak AR), Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang disegani, dihormati, dan dikenang sebagai sosok bersahaja penuh hikmah. Menyadari bahwa aku pernah duduk dan dididik di sekolah yang sama dengannya menghadirkan rasa haru yang tidak bisa diterjemahkan dengan kata. Bukan soal sejajar dan setara, karena tentu aku tak sehebat beliau, tetapi soal garis sejarah yang diam-diam , ternyata menghubungkan murid kecil ini dengan sosok teladan besar. Aku masih ingat kebiasaan lamaku: menengadah ke langit-langit kelas, memandangi kasau-kasau kayu jati kuno yang beberapa di antaranya ditulisi angka 1917. Ada rasa kagum sekaligus kecil: “Ternyata tempat ini lebih dulu hidup, jauh sebelum aku datang mempelajari huruf pertama.” Namun, perjalanan waktu tak selalu lembut. Gempa besar yang melanda Yogyakarta tahun 2006 meluluhlantakkan bangunan bersejarah itu , runtuh menjadi puing, tanpa bisa diselamatkan. Dan yang kutemui tahun 2025 adalah bangunan baru, struktur baru, cat baru, ruang baru. Tetapi getaran itu tetap sama. Kesuciannya tidak hilang. Kenangannya tidak rubuh bersama tembok-tembok tua itu. Justru ia berdiri lebih utuh: di hati. Di halaman sekolah, aku berbincang sejenak dengan Ibu Supartiningsih, kepala sekolah hari ini, sementara dari kejauhan terdengar latihan marching band. Sekilas, seperti melihat bayangan diri sendiri tahun 1980: seragam gagah berumbai melekat di tubuh kecilku, tongkat komando bergemerincing di tangan, dan langkah maju yang sedikit gugup, namun tetap maju. Aku pernah jadi majorette marching band SD Muhammadiyah ketika itu. Dalam perjalanan pulang, tanpa direncanakan, mulut ini kembali menyanyikan Mars Sang Surya , lagu pertama yang kuhafal tanpa jeda, tanpa lupa. Ternyata lagu itu bukan sekadar hafalan sekolah. Ia adalah simpul memori: optimisme, keberanian, dan keyakinan bahwa kebenaran tidak perlu berteriak , cukup tetap ada. Tetap jujur. Tetap berdiri. Anda bisa mendengar suara saya yang bergetar menyanyikannya, haru dan bangga, menjadi bagian dari sebuah entitas besar, Muhammadiyah. Kunjungan singkat ini bukan nostalgia kosong. Ini pengingat sunyi bahwa nilai, keyakinan, dan keberanian yang ditanam sejak kecil tidak pernah hilang, bahkan ketika gedungnya runtuh atau zaman berubah. Salam Takzim dr.Tifauzia Tyassuma,

Dokter Tifa

23,848 просмотров • 10 месяцев назад