Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

Siaran Peringatan "Petrus"

82,331 Aufrufe • vor 1 Jahr •via X (Twitter)

12 Kommentare

Profilbild von Silfinov
Silfinovvor 1 Jahr

"𝗣𝗲𝘁𝗿𝘂𝘀" 𝗣𝗲𝗻𝗲𝗺𝗯𝗮𝗸 𝗠𝗶𝘀𝘁𝗲𝗿𝘂𝘀 Cara Soeharto Membasmi Premanisme di Tanah Air. Salah satu peristiwa kelam yang terjadi di Era Orde Baru.

Profilbild von Silfinov
Silfinovvor 1 Jahr

Penembakan Misterius atau Petrus merupakan kasus yang terjadi antara tahun 1983-1985 atau pada masa Orde Baru.  Peristiwa ini termasuk dalam golongan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia, karena telah mengadili seseorang tanpa melalui proses hukum.

Profilbild von Silfinov
Silfinovvor 1 Jahr

Pelanggaran hak asasi yang dilakukan dalam Petrus adalah menghakimi siapa saja yang dinilai sebagai pelaku kriminal atau kejahatan, seperti preman, perampok, dan lain-lain.  Pada 1983, tercatat sebanyak 532 orang tewas dan 367 tewas karena luka tembak diduga korban penembakan misterius.

Profilbild von Silfinov
Silfinovvor 1 Jahr

Kemudian, pada 1984, ada 107 tewas dan pada 1985 sejumlah 74 orang tewas, 28 di antaranya tewas karena ditembak.

Profilbild von Silfinov
Silfinovvor 1 Jahr

Latar belakang Pada awal 1980-an, telah banyak ditemukan warga Indonesia yang tewas, bahkan kian tahun terus meningkat.  Panglima Angkatan Bersenjata Indonesia, Jenderal Leonardus Benjamin Moerdani, mulanya menyalahkan kasus pembunuhan ini kepada geng.  Berawal dari situ, penembakan misterius dilakukan untuk menekan angka kriminalitas.

Profilbild von Silfinov
Silfinovvor 1 Jahr

Operasi ini rencana akan dilakukan bulan Maret 1983 oleh Komandan Garnisun Yogyakarta, Letkol M Hasbi.  Namun, setelah berita ini tersebar, beberapa penjahat menyerahkan diri, beberapa ditembak, ada yang melarikan diri, dan yang lainnya berhenti melakukan kejahatan.  Ternyata, peristiwa Petrus ini membuat angka kejahatan menurun secara signifikan, khususnya tahun 1983.

Profilbild von Silfinov
Silfinovvor 1 Jahr

Kejahatan kekerasan di Yogyakarta menurun dari 57 menjadi 20 dan Semarang menurun dari 78 menjadi 50.  Berkat keberhasilan ini, pemerintah terus melanjutkan Petrus.  Intejilen polisi memberi Komandan Garnisun daftar orang-orang yang termasuk jadi tersangka kejahatan.

Profilbild von Silfinov
Silfinovvor 1 Jahr

Garnisun kemudian membuat daftar baru dan mengeluarkan ultimatum publik kepada semua gali (preman) untuk segera menyerah ke markas garnisun, tanpa perlu menyebutkan nama. Mereka yang merasa preman, harus menandatangani pernyataan setuju menahan diri dari kegiatan kriminal.  Jika tidak, mereka akan menghadapi tindakan tegas dari pihak berwajib.

Profilbild von Silfinov
Silfinovvor 1 Jahr

Kendati taktik ini berhasil, Soeharto tetap tidak mengakui bahwa aksi pembunuhan dan fakta mengenai Petrus yang sudah terjadi itu dilakukan oleh militer.

Profilbild von Silfinov
Silfinovvor 1 Jahr

Bagi Soeharto, para pelaku kriminal yang melawan, harus ditembak.

Profilbild von Silfinov
Silfinovvor 1 Jahr

Aksi Petrus dianggap telah melanggar Hak Asasi Manusia, karena telah membunuh seseorang tanpa diadili melalui jalur hukum.  Amnesti Internasional juga mengirimkan surat untuk menanyakan kebijakan pemerintah Indonesia.  Pada akhirnya, Petrus diakhiri pada 1985, karena banyak mendapat perdebatan pendapat dan tekanan dari internasional.

Profilbild von Silfinov
Silfinovvor 1 Jahr

sc :

Ähnliche Videos