Загрузка видео...

Не удалось загрузить видео

На главную

📍Sibolga 3 dari 38 Provinsi, secara persentase memang kecil, tapi secara dampak ini sangat luas dan melumpuhkan aktivitas warga.

18,375 просмотров • 8 месяцев назад •via X (Twitter)

Комментарии: 0

Нет доступных комментариев

Здесь появятся комментарии из оригинального поста

Похожие видео

KORBAN MENINGGAL BENCANA ASAP🥀 GENOSIDA ASAP DI KALIMANTAN KORBAN BISA JUTAAN, SAMPAI KAPAN DIBIARKAN?! Titik api makin banyak meluas dan kabut asap pekat terus mengepul membungkus Pulau Kalimantan. Meringis melihat perjuangan tim pemadam di darat dan helikopter bom air yang terus dikerahkan, namun situasi hingga saat ini masih belum terkendalikan secara signifikan wak.😭😭😭 Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini bukan lagi sekadar krisis lingkungan biasa, melainkan GENOSIDA ASAP SECARA PERLAHAN yang mengancam keselamatan dan masa depan puluhan ribu hingga jutaan rakyat Kalimantan! Ancaman penyakit dan bahaya kesehatan yang nyata mengintai warga wak 📍 DAMPAK JANGKA PENDEK • ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) berat & sesak napas. • Iritasi parah pada mata (konjungtivitis) dan kulit. • Mual, pusing, hingga pingsan akibat paparan gas beracun (CO, NO2, SO2). • Penurunan daya tahan tubuh secara mendadak, terutama pada balita, anak-anak, dan lansia. 📍 DAMPAK JANGKA PANJANG (PEMBUNUH SENYAP) • Kerusakan paru-paru permanen: PPOK, Bronkitis Kronis, dan Emfisema. • Risiko tinggi Kanker Paru-paru akibat inhalasi partikel mikroskopis beracun (PM2.5). • Penyakit Kardiovaskular: Penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke akibat polutan masuk ke aliran darah. • Gangguan tumbuh kembang anak serta risiko kelahiran prematur/BBLR pada ibu hamil. 📣 IMBAUAN DAN DESAKAN KONSOLIDASI NASIONAL WAK 📍 Untuk Pemerintah Pusat & Daerah: Hentikan ego sektoral dan sikap saling tuduh! Segera tetapkan Status Darurat Bencana Asap Nasional jika kapasitas daerah sudah kewalahan. Kerahkan seluruh sumber daya, evaluasi tegas konsesi pemilik lahan/perusahaan pembakar, dan sediakan posko kesehatan darurat gratis berfasilitas oksigen murni di setiap pelosok! 📍 Untuk Warga & Seluruh Elemen Masyarakat: Rapatkan barisan dan saling bantu! Batasi aktivitas di luar rumah, gunakan masker standar (N95/KN95) jika terpaksa keluar, bantu saling jaga tetangga yang lansia/anak-anak, serta stop tindakan pembakaran lahan sekecil apa pun di musim kemarau ekstrem ini! Rakyat Kalimantan berhak atas udara bersih untuk bernapas! Buka mata dan bertindak nyata sekarang juga!

Sumatera Adil & Federal

11,531 просмотров • 6 дней назад

[Breaking News] Fenomena Unik: Panen Ikan Dadakan di Perempatan Demak Ijo Yogyakarta Usai Hujan Deras YOGYAKARTA, [10 -4-2026 ] – Suasana tak biasa mewarnai perempatan Demak Ijo, Ring Road Barat Yogyakarta, sore ini sekitar pukul 17:01 WIB. Usai diguyur hujan deras yang melanda wilayah Sleman dan sekitarnya, ruas jalan tersebut tergenang air akibat luapan dari saluran irigasi atau kolam di dekat lokasi. Hal menarik terjadi di tengah genangan air setinggi mata kaki tersebut. Warga yang melintas di area perempatan Demak Ijo secara tak terduga menemukan banyak ikan yang terdampar di jalanan yang banjir. Ikan-ikan ini diduga berasal dari kolam budidaya warga atau aliran irigasi yang meluap mengikuti arus air yang menggenangi jalan. Sontak, fenomena ini menarik perhatian para pengendara motor yang melintas. Sejumlah pengendara dan warga sekitar bahkan terlihat berhenti dan turun dari kendaraannya untuk menangkap ikan-ikan yang berenang bebas di jalan raya tersebut. Beberapa warga tampak kegirangan berhasil menangkap ikan berukuran cukup besar dengan tangan kosong. Kejadian ini sempat menyebabkan sedikit kemacetan di area perempatan Demak Ijo karena banyaknya pengendara yang memperlambat laju kendaraannya atau berhenti untuk menyaksikan kejadian unik ini. Meski demikian, suasana terlihat ramai dan warga tampak antusias memanfaatkan momen langka tersebut untuk "memanen" ikan dadakan di tengah kota. Kondisi jalan yang licin akibat sisa-sisa air dan keramaian di lokasi kejadian membuat pengendara yang melintas diimbau untuk berhati-hati. Pihak kepolisian belum terlihat di lokasi untuk mengatur lalu lintas, namun warga tampak cukup kooperatif dalam menangkap ikan tanpa mengganggu jalannya kendaraan secara drastis. Fenomena unik ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet Yogyakarta sore ini. ( )

Merapi Uncover

50,816 просмотров • 4 месяцев назад