正在加载视频...
视频加载失败
SMA N 2 Kudus 🚑
34 条评论

Pasukan mobil ambulance dikerahkan untuk mengangkut puluhan pelajar SMA 2 Kudus - Jawa Tengah yang mengalami keracunan massal akibat memakan Makan Bergizi Gratis ( MBG ) dari program prioritas Prabowo Gibran , Kamis 29 Januari 2026

Dugaan Sementara: Menu MBG Soto Ayam Dugaan sementara, keracunan berasal dari menu MBG sehari sebelumnya berupa soto ayam yang disebut memiliki rasa asam. Menu tersebut diproduksi dan didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari. Salah satu siswi SMA 2 Kudus, Faiyyah, menceritakan kepanikan yang terjadi di sekolah. "Chaos banget, ambulans dari berbagai rumah sakit datang. Tadi pagi didata siapa saja yang diare. Teman-teman bilang ayamnya asam," tuturnya. SPPG Purwosari Kirim Sampel ke Laboratorium Kepala SPPG Purwosari, Nasihul Umam, mengatakan pihaknya menerima laporan awal pada Kamis pagi terkait siswa yang mengalami diare dan sakit perut. Jumlah laporan kemudian terus bertambah. "Saya bersama ahli gizi dan asisten laboratorium langsung ke sekolah untuk konfirmasi menu MBG yang diduga menjadi penyebab," ujarnya. la menjelaskan menu MBG yang didistribusikan berupa soto ayam suwir, tempe goreng, sayur tauge, dan sambal kecap. Sampel makanan telah dikirim ke laboratorium dan saat ini masih menunggu hasil uji. SPPG Siap Tanggung Jawab Biaya Pengobatan Nasihul menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan SPPG Purwosari siap bertanggung jawab atas biaya pengobatan seluruh siswa yang terdampak. "Saya minta maaf atas kejadian ini dan kami siap bertanggung jawab terkait pengobatan siswa," tegasnya. la menambahkan, SPPG Purwosari memproduksi 2.173 porsi MBG untuk siswa, guru, dan tenaga pendidik di 13 sekolah. Hingga saat ini, laporan keracunan baru berasal dari SMA 2 Kudus. "Kami akan melakukan evaluasi lebih lanjut agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya. Jurnalis: Lingkarnews Network

Bupati Kudus Akan kumpulkan Penanggungjawab SPPG ~ @pikiran_rakyat

Siswa SMAN 2 Kudus yang keracunan MBG bertambah menjadi 118 orang. Hal itu diungkap Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Jateng. "Hasil pendataan kami hingga saat ini jumlah siswa yang dirawat mencapai 118 orang dan tersebar di tujuh rumah sakit," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Mustiko Wibowo di Kudus, Kamis (29/1/2026). Adapun rinciannya, siswa dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus sebanyak 28 orang, RS Mardi Rahayu Kudus 22 orang, RS Sarkies Aisyiyah 19 orang, RSI Kudus 14 orang, RS Kumala Siwi 13 orang, RS Kartika 9 orang, dan RS Aisyiyah 13 orang.

aparat yg nuduh es gabus kemaren harusnya kesini..noh yg jelas bikin keracunan noh

Kasian banget anak anak sekolah, mending dapet bantuan pendidikan daripada makan gratis keracunan mulu. Tolong saya jgn di tangkep, kan cuman komen menurut sy

Wah semuanya jd kerja ya, memang program yg luar biasa 💪☺️

@DivHumas_Polri sama @Puspen_TNI gak mau kirim anggotanya buat menyelidiki macam es gabus kemarin

Bisa bertambah hingga ratusan siswa...

Ucap seseorang:

Kenapa mbg ini maksa bgt diompreng panas2 ditutup sih. Seharusnya bawa aja panci2 gede isi sayur, nasi, lauk2 gt baru disekolah dibagiin pas mau makan. Kyk d sekolah luar negri begini (ngambil sendiri malah). Jd minim resiko keracunan bakteri/basi krn panas2 ditutup

Mau satu negara keracunan mereka gak akan menghentikan program ini.

Press Release Kronologi Keracunan MBG di SMAN 2 KUDUS Sumber IG : SMAN 2 Kudus

Babinsa mana gak ada yang mau jejelin makanan ke orang mbg sambil bilang biar kamu aja yang ngerasain anak anak jangan, kemaren ke pedagang galak, ini ada yang beneran beracun gak ada yang galak

MBG = Makan Beracun Gratis Iki opo ganok evaluasi seh teko pemerintah, mulai awal program sering keracunan ngene jan koyok dadi kelinci percobaan arek2 sekolah

Mngkin blm terbiasa kali,. ( Kata sipala celeng wowo)

kakek-kakek cari nafkah jujur lu persekusi secara tidak manusiawi, ini program udah ribuan siswa jadi korban masih aja anyep, ga ada tuh aparat nyuruh kepala sppg buat makan makanan mbg biar yg modar kau aja jangan siswa/siswi!

Astaghfirullah, nampaknya seluruh emak2 harus bergerak menentang pemberian MBG. Proyek mudharat, dah banyak korban dibiarin aja sama penguasa yg dah gembul tapi tetep tamak tuli bisu🥺😓 dimana hati nuraninyaa???

Usul : tiap nampan MBG ada tulisan peringatan dari Pemerintah "awas, hati2 keracunan. Cek rasa dan bau sblm makan"

Proyek kontrovesial kenapa gak dihentikan aja dan sayangnya dapur MBG nya gak disebutin sama sekali 📌

tpi cuma 1 sekolahan doang yg keracunan yaa, kok nggk beberapa sekolah yaa, 1 sppg itu biasanya menaungi beberapa sekolah kan yaa

Yang begini malah tidak di usut dan di jadikan tersangka ingin meracuni orang cukup di masukkan ke labor periksa dan besok terulang lagi. Tanpa penahanan, tanpa pertanggung jawaban malah yang mengupload foto dan video yang jadi sasaran.

Jajal pegawai kon mangan kui, koyo bapak2 sing dodol es gabus kae. Jare ngeracuni bocah2. Lha iki MBG ngeracuni awet biyen ra tau ono sing dadi tersangka. Geli pancenan negoro iki 🤦

ini laaah kalau SPPG nya pada KEBAL HUKUM. ngak ada sanksi Hukum berat mereka karena lalai.. taruhannya Nyawa anak bangsa..!!

sekarang ketika ada video ambulan masuk sekolah, tanpa ada caption apapun kita sepertinya sudah tau apa penyebabnya

Inilah klo SPPG gak ditindak secara hukum /kelalaian jadinya kerjanya asal2an dan outputnya puluhan ribu siswa keracunan MBG terus menerus .....ya salam.

Tidak pernah ada sanksi kepada pengelola MBG???. Orang keracunan di hajatan, pasti yg dipanggil pengusaha caterimg bukan yg ngundang. Pengusaha MBG sepertinya punyak hak imun dari paggilan dan pemeriksaan dari Cop.

kebetulan td jm 10an di rs terdekat dengan sman 2 kudus,pas daftar maj periksa di loket,ada ibu2 panik karena anaknya keracunan mbg,awalnya aku kira cuman anaknya ibu itu doang,tp ternyata di igd membludak 😂😂😂 pas teng jm 10an

Jangan sampai anak didik RI yang disekolahkan ortu ada yang meninggal. Karena mbg ,negara jangan meremehkan ortu siswa ,ingat orang tua masih mampu kasih makan bergizi utk anak anaknya,

Gubernur e meng ndi?

Masih tinjau banjir di jateng Barat

Gini lho pak bos @prabowo MBG itu program dengan niat baik, sangat baik. Tapi mengingat makin banyak kasus keracunan mbok dihentikan dulu sementara sambil dievaluasi total. Masak gak bisa berhenti sementara? Itu anak2 masa depan bangsa ini. Mikiro pak

Mending pendidikannya aja yang digratisin, daripada makin banyak korban.

Makin gacor ya Makanan Beracun Gratis Ini. Semua yang mendukung MBG sepertinya “sakit”
