Sensitive content

This media may contain sensitive content.

Загрузка видео...

Не удалось загрузить видео

На главную

Suara Perempuan 🤍 District Global ©2025 #lifelonglearner #positivemindset #selfdevelopment #growthmindset

10,471 просмотров • 7 месяцев назад •via X (Twitter)

Комментарии: 0

Нет доступных комментариев

Здесь появятся комментарии из оригинального поста

Похожие видео

Beredar video Camat Medan Barat, Hendra Syahputra sesak nafas karena diperiksa Inspektorat Medan. Nafas Hendra seolah tersengal, dan dibantu seorang ASN kepala plontos berpakaian khaki untuk membukakan kancing kemeja dan minum air, Kamis (29/5/2025). "Kancing, pipetnya (sedotan minuman)," kata pegawai lain meminta agar Hendra dibantu. "Naikan tolong sedotannya, Pak," terdengar suara seorang perempuan. Belum diketahui pasti apa penyebab Camat Medan Barat diduga sesak nafas saat pemeriksaan.Apakah karena ada penyakit atau karena tak kuat mental diperiksa. Informasi dihimpun lima ima mandor pengawas kebersihan sampah di wilayah Kecamatan Medan Barat dipindahtugaskan atau dipecat dari jabatan secara sepihak menjadi petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) oleh Camat Medan Barat, Hendra Syahputra. Pemindahan ini menuai sorotan, diduga sewenang-wenang, dilakukan tanpa penjelasan resmi dan diduga berkaitan dengan permintaan uang setoran retribusi sampah Kelima mandor yang dipindahkan masing-masing bertugas di lima kelurahan berbeda. Mereka adalah Abdu Hasbi (Kelurahan Kesawan), Rio Sutanja Nasution (Karang Berombak), Kusdian Pasaribu (Sei Agul), Ridwan Marpaung (Glugur Kota), dan Sri Rahayu br. Siregar (Silalas). Surat pemindahan tugas diterima kelima mandor tersebut pada 23 Mei 2025. Mereka mengaku tidak mendapat penjelasan resmi dari camat, namun menduga dipecat setelah mereka menagih uang setoran wajib retribusi sampah (WRS) yang telah dikumpulkan dari masyarakat untuk disetorkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan. Artikel: tribunmedan

Never

560,835 просмотров • 1 год назад