Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

Telanjur becyek yang

31,482 views • 2 months ago •via X (Twitter)

0 Comments

No comments available

Comments from the original post will appear here

Related Videos

Yang terhormat.... Yang terhormat.... Yang terhormat....
2:13

Sensitive content

Yang terhormat.... Yang terhormat.... Yang terhormat....

Jayabaya

26,292 views • 1 year ago

Sidang kasus kuota haji tambahan 2024 di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat mendadak bergejolak hebat. Kehadiran seorang Auditor Ahli Muda Itjen Kemenag, Abdul Aziz Noor, justru menjadi bumerang yang menghantam wajahnya sendiri, menyibak karut-marut rekayasa yang selama ini mendera Gus Yaqut dan Gus Alex. Betapa tidak mengejutkan, tudingan ihwal fee katering haji yang sengaja disusupkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ternyata bersumber dari kabar angin belaka yang dikutip dari mulut saksi lain Rizky Fisa Abadi. Ketika didesak oleh tim kuasa hukum, sang auditor berdalih tidak melakukan verifikasi lantaran tidak ada instruksi. Bahkan, di tengah persidangan, ia sempat melontarkan gestur memelas untuk mencabut keterangannya sendiri. Suasana kian memanas manakala giliran Gus Alex mengambil alih untuk mengkonfontier kesaksian saksi. Dengan argumen yang sangat kuat, Gus Alex membongkar kebohongan telak di balik daftar katering yang dituding sebagai bancakan fee. Tanpa bisa berkutik, sang auditor akhirnya mengakui bahwa angka-angka tersebut murni halusinasi kepalanya sendiri tanpa secuil pun punya landasan bukti. Faktanya, angka-angka itu hanyalah proyeksi jumlah jemaah (seperti angka tujuh untuk tujuh ribu jemaah yang telanjur diplintir menjadi fitnah keji). Yang lebih telak, terkuak rekam jejak digital berupa pesan WhatsApp dari sang auditor sendiri yang menawarkan daftar dapur katering kepada Gus Alex, namun dicueki dan tidak pernah digubris sama sekali. Alih-alih bersikap profesional sebagai pemeriksa keuangan untuk melakukan konfirmasi silang, ia justru memilih merawat gosip murahan hingga menjelma menjadi duri dalam daging yang merusak reputasi orang lain. Mendengar pengakuan yang mencederai akal sehat tersebut, dada Gus Alex bergemuruh menahan amarah yang tumpah ruah: "Mohon maaf sekali. Anda sudah keterlaluan bagi saya. Anda sudah keterlaluan. Demi Allah saya tidak terima!" Sidang malam itu kembali membuka mata publik bahwa bangunan dakwaan yang menyeret-nyeret orang lain ternyata berdiri di atas fondasi khayalan dan desas-desus kelas teri! #bebaskangusyaqut

Najmi Fuady

34,518 views • 25 days ago