Sensitive content

This media may contain sensitive content.

正在加载视频...

视频加载失败

Tkw hk korban LDR #sangee #hot #stw #colmek

13,203 次观看 • 7 个月前 •via X (Twitter)

0 条评论

暂无评论

原始帖子的评论将显示在这里

相关视频

Lampung Selatan- Kasus keker*san seksval terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Lampung. Seorang anak perempuan berusia 10 tahun di wilayah Natar, Kabupaten Lampung Selatan, diduga menjadi korban pencabvlan oleh ayah kandungnya sendiri. Peristiwa ini terjadi saat ibu kandung korban sedang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Taiwan. Kasus memilukan ini telah resmi dilaporkan ke Mapolda Lampung pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan nomor laporan LP/B/358/V/2026/SPKT/POLDA LAMPUNG. Aksi bejat pelaku diduga telah berlangsung berulang kali sejak pertengahan Januari 2025. Peristiwa terakhir dilaporkan terjadi pada Mei 2026 memanfaatkan kondisi rumah yang sepi. Korban yang selama ini berada di bawah tekanan dan ancaman pelaku akhirnya memberanikan diri menceritakan penderitaannya kepada sang ibu dan keluarga. Saat menjalani pendampingan hukum bersama tim pendamping, tangis korban pecah akibat trauma mendalam. Sambil menangis, korban terus mengulang pernyataan bahwa dirinya sangat ketakutan dan menolak untuk bertemu kembali dengan ayah kandungnya. Selain menjadi korban pelec*han seksval, pihak keluarga mensinyalir korban juga kerap mengalami keker*san fisik dari pelaku selama berada di rumah. Seluruh pengakuan korban kini telah diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai poin penting dalam proses penyelidikan. Didampingi oleh tim hukum, pihak keluarga meminta aparat penegak hukum bertindak cepat dan tegas. Keluarga menuntut keadilan maksimal bagi pelaku serta meminta perlindungan penuh untuk memulihkan kondisi psikologis korban yang saat ini mengalami trauma berat.

Never

757,190 次观看 • 3 个月前

Astaghfirullah… 😱😭 Pantas memang harus ditangkap!! Sebuah kisah memilukan yang menimpa Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia menjadi sorotan dan viral di media sosial. Korban mengalami penyiksaan yang sangat kejam hanya karena dituduh mencubit anak dari majikannya. Peristiwa naas itu bermula ketika korban yang bekerja sebagai asisten rumah tangga dituduh oleh majikannya telah mencubit anak mereka. Tanpa melakukan pemeriksaan lebih lanjut atau mencari kejelasan, dua pasang suami istri yang bertindak sebagai majikan langsung melampiaskan amarahnya. Korban dipukuli secara berulang kali hingga tidak berdaya melawan. Kekejaman tidak berhenti sampai di situ. Pelaku diketahui mencongkel mata kanan korban hingga akhirnya buta dan tidak dapat melihat lagi. Selain luka parah pada bagian mata, pemeriksaan juga menemukan sebanyak 17 luka tusukan tersebar di sekujur tubuhnya. Rambut korban pun dipotong secara sembarangan dan acak‑acakan sebagai bentuk penghinaan. Kondisi korban yang sangat kritis kini mendapatkan penanganan medis intensif. Kasus ini menuai kemarahan luas dari masyarakat, yang menilai perbuatan pelaku sudah melampaui batas kemanusiaan dan pantas dihukum seberat‑beratnya. Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara tempat kejadian telah dikabarkan segera turun tangan guna memberikan perlindungan, pendampingan hukum, serta memastikan proses penyelidikan berjalan adil dan transparan. Masyarakat berharap kasus ini menjadi perhatian serius agar hak korban terpenuhi dan tidak ada lagi pekerja migran yang mengalami nasib serupa.

Maria A. Alkaff

57,522 次观看 • 2 个月前

⚠️ TRIGGER WARNING | BUNDIR⚠️ "Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental." Bertengkar Dengan Pacar, Gadis 18 Tahun di Medan Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri di Kos. MEDAN - Entah apa yang ada di benak gadis cantik bernama Dede Sri Anisa Harahap (18) warga Desa Romba Soping, Kecamatan Padang Sidempuan Angkola Julu, Kota Padangsidempuan nekat gantung diri di dalam kamar kosnya dengan menggunakan beberapa jilbab pashmina yang disambung-sambung ke langit-langit, Kamis (14/11/2024) sekitar pukul 07.00. Kejadian itu terjadi, di Jalan Manggaan 8, Gang Aman Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, dikagetkan dengan penemuan adanya seorang penghuni kos ditemukan tewas tergantung didalam kamarnya. Kapolsek Labuhan Kompol PS.Simbolon saat dihubungi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. "Iya memang ada tadi laporan penemuan seorang gadis muda yang ditemukan tak bernyawa didalam sebuah kamar kos di Kelurahan Mabar. Dari keterangan yang diperoleh pertama kali jasad korban ditemukan oleh salah satu rekannya bernama Jihanna Fahrisa (18) yang datang ke kos korban untuk mengajak kerja. Teman korban merasa aneh karena korban tidak kunjung merespon, dan tercium bau kotoran manusia dan bau pesing dari kamarnya. Lalu teman korban ini melapor ke Bapak Kos untuk mendobrak pintu kamar korban. Saksi langsung melaporkan temuan tersebut kepada warga sekitar dan meneruskannya kepada pihak kepolisian. Petugas lalu melakukan olah TKP,dari hasil pemeriksaan sementara dari tim inafis tidak ada tanda - tanda kekerasan ditubuh korban. Jadi kesimpulan sementara korban murni bunuh diri. Saat ditemukan korban yang mengenakan tanktop putih dan celana pendek hitam itu lidahnya tergigit, dari anus mengeluarkan kotoran, dan mengeluarkan kencing/urine dari kelaminnya. Kakinya sudah menapak di lantai karena kain jilbab yang digunakan gantung diri sudah mengendur. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Saat ini jasad korban telah dibawah ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk motif kenekatan korban diduga karena masalah asmara. Sebelum kejadian korban memang sedang bertengkar dengan kekasihnya dan mereka sedang menjalani hubungan LDR. Sumber: iNews, Jawapos

CREEPY ROOM

98,203 次观看 • 1 年前

Selama 4 tahun dari kelas 3 SD diperkosa sama bapak kandung sendiri. Kalo yg ini aku setuju dimassa sampai mati. Lampung Utara- Seorang pria di Lampung Utara yang seharusnya menjadi pelindung utama keluarga, justru melampiaskan nafsu bejatnya kepada anak kandungnya sendiri selama empat tahun lamanya. Akibat perbuatan memuakkan tersebut, pelaku berinisial A (35) nyaris tewas diamuk massa yang geram atas perbbuatan pelaku sebelum akhirnya diselamatkan anggoat Kepolisian pada Sabtu malam (25/7/2026). Penderitaan korban yang kini berusia 13 tahun dan duduk di bangku SMP tersebut berawal sejak tahun 2022, saat ia masih bocah polos kelas 3 SD. Memanfaatkan ketidakberdayaan sang anak dan absennya sang ibu yang mengadu nasib mencari nafkah sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Luar Negeri, pelaku secara keji terus-menerus mengancam, memaksa, dan menindas darah dagingnya sendiri di dalam rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi korban. Selama empat tahun, remaja malang tersebut harus hidup dalam cengkeraman ketakutan, menanggung beban trauma luar biasa sendirian tanpa ada tempat berlindung. Dinding kejahatan itu akhirnya runtuh setelah sang ibu kembali ke tanah air. Dengan sisa keberanian yang dimiliki, korban memeluk ibunya dan membongkar kepedihan mendalam yang selama ini ia sembunyikan rapat-rapat. Tak sanggup membendung kepedihan dan amarah melihat masa depan buah hatinya dihancurkan oleh suaminya sendiri, sang ibu langsung melapor ke pihak Kepolisian pada Sabtu sore. Kabar mengenai perbuatan biadab A cepat menyebar hingga memicu kemarahan hebat warga sekitar. Video berdurasi 1 menit 6 detik yang memperlihatkan pelaku tersungkur di lantai rumahnya saat terkepung ratusan warga sempat tular di media sosial. Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Cristofel mengonfirmasi bahwa tersangka kini telah dijebloskan ke sel tahanan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lampung Utara. Pihak Kepolisian juga telah menyita sejumlah barang bukti kunci, termasuk pakaian korban dan hasil visum medis. "Saat ini korban mengalami trauma yang sangat berat. Pendampingan psikologis secara intensif telah diterjunkan untuk mendampingi proses pemulihan jiwanya," tegas AKP Ivan Roland Cristofel, Senin (27/7/2026).

Anak 0gi

20,529 次观看 • 24 天前