Sensitive content

This media may contain sensitive content.

Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

12,001 views • 3 months ago •via X (Twitter)

0 Comments

No comments available

Comments from the original post will appear here

Related Videos

Sebuah surat edaran dari Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tunisia beredar dan menjadi sorotan publik karena berisi kewajiban bagi mahasiswa baru untuk membawa barang titipan, mulai dari rokok hingga skincare, ke Tunisia. Dalam surat bernomor 116/I/RKF/PPI-XXIII/IX/2025, disebutkan bahwa hal itu bersifat wajib dan pelanggarannya akan dikenai sanksi. Edaran tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PPI Tunisia, Syarifuddin, dengan alasan agar “tercapai pemerataan partisipasi dalam pengadaan logistik bagi PPI Tunisia.” Setelah menuai kritik, PPI Tunisia mengeluarkan klarifikasi resmi melalui akun Instagram @/ppitunisia. Mereka menegaskan bahwa kegiatan pengadaan barang dilakukan menggunakan dana resmi organisasi, bukan dari dana pribadi mahasiswa baru. Pihak PPI juga menyatakan kata wajib dalam surat itu tidak dimaksudkan sebagai paksaan, dan istilah sanksi hanya merujuk pada kewajiban mengembalikan dana organisasi bila ada barang yang telah dibayarkan tapi tidak dikirim. Selain menarik surat edaran tersebut, PPI Tunisia juga menjelaskan bahwa adanya uang pangkal sebesar Rp 1 juta bagi mahasiswa baru dimaksudkan untuk mendukung kegiatan organisasi, seperti kajian ilmiah, program kerja tiap direktorat, dan kebutuhan internal PPI Tunisia. 📸: Dok. Instagram @/ppitunisia, Shutterstock. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #newsupdate #update #news #videonews #tunisia #ppitunisia #mahasiswa #mahasiswabaru #maba #info #beritaterkini #berita #infoterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan

kumparan

15,709 views • 8 months ago