Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

Tutorial Calon Pasien Cuci Darah: "Disukai Warung Madura, tapi dibenci BPJS"

369,245 views • 4 months ago •via X (Twitter)

0 Comments

No comments available

Comments from the original post will appear here

Related Videos

“Satu solusi kesehatan yg disampaikan Pak Prabowo adalah dengan mengirim banyak dokter ke LN utk belajar ilmu & tekhnologi lebih banyak lagi” Ini juga bukan solusi kesehatan yg harus jadi target saat ini, suai dg yg dikatakan Pak Anies Rasyid Baswedan Selagi aturan sistem BPJS yg dipakai saat ini masih berlaku, setinggi apapun ilmu seorang dokter tidak akan ada gunanya Mengapa ? Karena dokter saat ini tidak lagi melayani pasien suai sumpahnya Dokter hanya boleh memberikan terapi dengan tindakan & obat-obat yg sudah ditentukan oleh BPJS saja Semua obat & tindakan ada Codingnya sendiri di sistem BPJS, diluar coding, maka tidak bisa diberikan pada pasien. Kami dulu sering ke LN untuk memperdalam ilmu, di luar negeri banyak ilmu baru dg tekhnologi canggih, tapi begitu sampai kembali ke tanah air jadi patah hati, karena tekhnik & obat baru itu tidak ada codingnya dalam sistem BPJS, jadi tidak bisa dikerjakan Kalaupun kami punya alat, jika pembayaran klaim nya kecil, pasien juga tidak bisa dilayani, harus di rujuk ke RS dg tipe lebih besar, agar klaimnya mencukupi Jadi pembelian alat tekhnologi canggih spt yg disampaikan Pak Prabowo juga bukan solusi, selama sistem BPJS membatasi Dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan Solusi semua ini adalah, kembalikan ke sistem seperti dulu, dokter boleh melayani pasien sesuai kompetensinya, sesuai SOAP yg sudah dibuat, tidak dibatasi dg aturan yg menyulitkan, terutama soal pembayaran klaim Jadi pasien tidak perlu dirujuk-rujuk hanya krn klaimnya kurang Tidak semua manusia dg penyakit yg sama mengalami lama & hasil penyembuhan yg sama Jadi jangan batasi klaim, tapi tetap dikontrol dg standar pengobatan yg sesuai “Biarkan dokter bekerja sesuai sumpahnya, bukan sesuai aturan BPJS..krn BPJS kesehatan yg seharusnya dibuat sbg jaminan sosial, untuk menjamin semua rakyat yg sakit terlayani,namun fakta dalam pelaksanaannya lebih sebagai asuransi kesehatan yg berbisnis dg Rakyat” #AMINAjaDulu

Eva Sri Diana Chaniago

33,527 views • 2 years ago