Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

TW/ Suicide. Bulan Sofya dalam horor baru yang mengingatkan sama Bird Box, tapi dalam kearifan jawa, spesifiknya Gunung Kidul. Tentang sesuatu yang muncul dan bisa trigger orang buat bundir. PULUNG GANTUNG PATI NGENDAT. 6 Februari 2025 di bioskop.

23,054 views • 1 year ago •via X (Twitter)

2 Comments

rudi hendrik's profile picture
rudi hendrik1 year ago

KETUKAN SIANG HARI Saya kok merinding seperti ini? Kenapa ya? (Bicara sendiri) Duk duk duk! (3X) Tiba-tiba terdengar suara ketukan pada belakang tembok dapur. Nada ketukannya sama dengan yang dua malam sebelumnya, yaitu 3X3. Sutrisno terkejut

nasigorengsayur's profile picture
nasigorengsayur1 year ago

Sebenenrya fenomena pulung gantung di GK lebih disebabkan karna faktor ekonomi sih, bukan mistis haft 😞😞😞

Related Videos

video Audrey Bianca Callista ini muncul di fyp tiktok gue setelah sebelumnya gue nonton video soal party salah satu influencer yang kabarnya ngabisin 700jt dan jujur… gue langsung diem. di video ini Audrey cerita tentang desa Lete Palolo di Sumba yang bahkan nggak punya akses listrik. setiap matahari tenggelam, aktivitas mereka ikut berhenti. anak-anak nggak bisa belajar malam hari, ibu-ibu yang menenun juga nggak bisa melanjutkan aktivitasnya. bukan karena mereka nggak mau, tapi karena memang nggak ada listrik. tapi bagian yang bener-bener bikin gue sesek justru pas audrey nanya ke anak-anak, “mau belajar pake apa?“ mereka jawab serempak jawab “LAMPUUU” terus Audrey tanya lagi “berarti kalian mau ya ada listrik disini?” of course mereka jawab MAUUU!!! yang bikin gue sedih tuh pas ada satu anak kecil yang jawab, “emang bisa ya, kak?” ANJIRRRR… 😭 “emang bisa ya, kak?” tuh kalimat pendek tapi somehow nyakitin banget. karena buat kita belajar malam dengan lampu itu bukan sesuatu yang perlu ditanyain “bisa atau nggak”. tinggal pencet saklar, selesai. tapi buat anak ini, punya lampu buat belajar sampai malam bahkan terdengar seperti sesuatu yang terlalu jauh buat dibayangin. dan pas akhirnya listriknya nyala, lihat reaksi mereka tuh makin bikin gue terharu. sesederhana ada cahaya di malam hari, tapi kebahagiaannya sebesar itu. terus gue keinget video party 700jt yang baru aja gue lihat sebelumnya. again, bukan soal orang kaya nggak boleh menikmati uangnya. tapi dua video ini muncul berurutan di fyp gue dan literally bikin gue sadar kalau KETIMPANGAN SOSIAL ITU NYATA BANGET. di satu sisi ada orang yang bisa menghabiskan 700jt untuk satu malam, di sisi lain ada anak yang bahkan masih harus bertanya, “emang bisa ya, kak?” ketika ditawarin sesuatu yang buat kita adalah kebutuhan paling basic. Audrey yang sekarang jadi perwakilan Indonesia di Miss World 2026 lewat beauty with a purpose menurut gue jadi punya makna yang jauh lebih dalam setelah lihat video ini. because sometimes privilege is so invisible when you've always had it. kita nggak pernah mikir betapa beruntungnya bisa belajar di bawah lampu, karena dari kecil kita pikir itu memang seharusnya begitu. ternyata nggak semua anak punya kesempatan yang sama. dan kalimat “emang bisa ya, kak?” itu genuinely broke my heart. 😔

A͟d͟ᥱ͟ᥣ͟ᥲ͟ι͟d͟ᥱ

18,109 views • 1 month ago

🌋 GUNUNG API DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Fenomena gunung api seperti Krakatau bukan sekadar peristiwa geologi. Dalam perspektif Al-Qur’an, fenomena alam dapat menjadi ayat kauniyah — tanda-tanda kebesaran Allah yang mengajak manusia untuk berpikir, merenung, dan menyadari keterbatasan dirinya. 1. ⛰️ GUNUNG DAN KESTABILAN BUMI Al-Qur’an menggambarkan gunung sebagai sesuatu yang kokoh dan seperti pasak (autad). «“Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak?” QS. An-Naba’ [78]: 6–7» Gunung terbentuk melalui proses geologi yang kompleks dan memiliki struktur kerak yang sangat dalam. Al-Qur’an juga berfirman: «“Dan Kami telah menjadikan di bumi gunung-gunung yang kokoh agar bumi itu tidak guncang bersama mereka.” QS. Al-Anbiya’ [21]: 31» Ayat-ayat ini mengajak kita melihat gunung bukan hanya sebagai pemandangan, tetapi sebagai bagian dari keteraturan ciptaan Allah. 2. 🔥 BUMI YANG MENYIMPAN ENERGI Di balik permukaan bumi terdapat energi yang luar biasa besar. Ketika gunung api meletus, magma, abu, batu, dan gas yang tersimpan di dalam bumi dapat keluar dengan kekuatan dahsyat. Allah menggambarkan: «“Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, dan bumi mengeluarkan beban-beban berat yang dikandungnya...” QS. Az-Zalzalah [99]: 1–2» Ayat ini berbicara tentang kedahsyatan Hari Kiamat, bukan tentang erupsi gunung secara langsung. Namun, fenomena erupsi dapat menjadi pengingat dan bahan tadabbur tentang betapa dahsyatnya kekuatan yang Allah letakkan di dalam bumi. 3. 🌋 API YANG MEMBUBUNG KE LANGIT Al-Qur’an juga menggambarkan kedahsyatan api yang dilontarkan: «“Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana.” QS. Al-Mursalat [77]: 32» Gambaran tersebut berkaitan dengan neraka dan Hari Kiamat, bukan penjelasan ilmiah tentang lava. Namun ketika melihat lava pijar, percikan api, abu, dan awan panas dari sebuah gunung api, manusia dapat mengambil pelajaran tentang betapa kecilnya dirinya di hadapan kekuasaan Allah. 4. 🌊 LAUT YANG BERGEJOLAK Krakatau berada di kawasan Selat Sunda, wilayah yang mempertemukan gunung api dan lautan. Allah berfirman: «“Demi laut yang dipanaskan.” QS. At-Tur [52]: 6» Makna ayat ini berkaitan dengan tanda-tanda kedahsyatan akhirat. Ia tidak secara khusus menjelaskan gunung api bawah laut. Tetapi keberadaan gunung api di tengah lautan dapat menjadi jendela tadabbur tentang betapa kompleks dan dahsyatnya ciptaan Allah. 5. 🌍 BENCANA SEBAGAI PELAJARAN Letusan Krakatau tahun 1883 menunjukkan betapa dahsyatnya kekuatan alam. Manusia memiliki ilmu, teknologi, dan kemampuan untuk memprediksi banyak hal. Namun tetap ada batas yang tidak mampu kita kuasai sepenuhnya. Allah berfirman: «“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, agar mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, supaya mereka kembali.” QS. Ar-Rum [30]: 41» Ayat ini mengajak manusia melakukan muhasabah dan kembali kepada Allah. 🌋 KRAKATAU: ANTARA ILMU DAN TADABBUR Kita tidak perlu memaksakan setiap ayat Al-Qur’an menjadi penjelasan ilmiah tentang gunung api. Al-Qur’an adalah petunjuk. Sementara fenomena Krakatau adalah salah satu bagian dari alam yang dapat kita pelajari secara ilmiah sekaligus kita renungkan secara spiritual. Gunung mengajarkan kita tentang kekokohan. Letusan mengajarkan kita tentang kekuatan. Laut mengajarkan kita tentang keluasan ciptaan. Dan bencana mengingatkan kita tentang keterbatasan manusia. Pada akhirnya, semua itu mengantarkan kita pada satu kesadaran: Semakin kita mengenal kedahsyatan alam, semestinya semakin kita mengenal kebesaran Penciptanya. “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”

𝑺𝒂𝒕𝒖 X

55,189 views • 13 days ago

3 momen LenaMiu favorit ✨ 🥇 Pinned tweet Lena: “Celia St. James to my Evelyn Hugo” Lena udah baca dan suka sama novel The Seven Husbands of Evelyn Hugo dari 2024, bahkan sebelum terjun ke GL dan jauh sebelum dipasangin sama Miu. Setelah dipasangin sama Miu, Lena juga masih sering upload tentang novelnya, upload potongan quote yang dia suka kayak “I love you more than anything else in the world”, dan beberapa kali repost editan LenaMiu ala Evelyn–Celia. Miu sendiri juga pernah repost editan dengan referensi yang sama, dan Lena selalu seneng tiap ada kabar baru soal adaptasi filmnya. Salah satu hal yang paling menarik dari Evelyn–Celia dengan cara novel ini ngomongin intimasi yang bukan sekadar kedekatan fisik, tapi tentang bisa jujur sepenuhnya sama seseorang, membiarkan dia melihat diri kita apa adanya, dan tetap ngerasa aman. Jadi waktu Lena upload foto LenaMiu dengan caption “Celia St. James to my Evelyn Hugo”, kata “my” di situ yang bikin semuanya jauh lebih personal. Berasa Lena bukan cuma nyamain LenaMiu sama pasangan dari novel yang dia suka, tapi kayak Lena sendiri ngelihat LenaMiu sebagai Evelyn dan Celia dalam versi mereka sendiri. Dan tweet itu masih Lena pin sampai sekarang 😙 🥈 Postingan Miu di Instagram: scene dari In the Mood for Love + lagu “bad” dari wave to earth Scene yang Miu post dari In the Mood for Love. Di film itu ada cerita tentang orang zaman dulu yang kalau punya rahasia dan nggak ingin membaginya ke siapa pun akan mencari sebuah tempat, membuat lubang, membisikkan rahasianya ke sana, lalu menutupnya lagi. Di akhir film, hal itu benar-benar dilakuin. Sesuatu yang begitu pribadi akhirnya tetap disimpan sendiri, ada perasaannya, tapi nggak pernah benar-benar diucapkan. Di post yang sama, Miu pakai lagu “bad” dari wave to earth. Lagunya punya makna tentang seseorang yang keberadaannya aja bisa bikin hari yang biasa atau bahkan buruk terasa jauh lebih baik. Ada rasa nyaman, bahagia, dan dicintai cuma karena orang itu ada. Kalau scene film, lagu, caption postingan “kind of laugh”, dan foto-foto LenaMiu di post itu dilihat maknanya lebih personal. Apalagi semua foto yang Miu pilih isinya cuma Miu sama Lena. Kalau semuanya digabung, rasanya kayak Miu pengen nyimpen sebagian perasaannya buat dirinya sendiri, tapi lewat lagu yang dia pilih tetap kerasa kalau keberadaan Lena bikin dia bahagia 🥹 🥉 Video LenaMiu di Dear Myself Sebenernya hampir sepanjang wawancara ini omongan LenaMiu punya makna yang dalem. Tapi bagian favorit tetap waktu mereka sama-sama ditanya foto favorit masing-masing dan alasan kenapa memilih foto itu. Foto yang mereka pilih beda, jawabannya juga beda, tapi ada satu hal yang terasa sama dari dua-duanya: kebahagiaan satu sama lain selalu jadi bagian penting dari jawaban LenaMiu. Dari bagian itu makin nangkep cara Lena sama Miu ngelihat satu sama lain. Mereka sama-sama pengen terus jalan bareng dan saling dukung, tapi bukan dengan cara saling nahan. Selama jalannya masih bisa berdampingan, mereka pengen tumbuh dan bahagia bareng. Tapi kalau masing-masing punya jalan sendiri yang harus ditempuh buat berkembang atau nemukan kebahagiaannya, mereka juga nggak akan nahan satu sama lain cuma supaya semuanya tetap sama. Jadi rasanya LenaMiu pengen terus ada di hidup satu sama lain, tapi bukan dengan cara maksa mereka harus selalu berjalan bareng sebagai pasangan. Yang penting dua-duanya tetap bahagia, berkembang, dan bisa terus saling dukung apa pun jalan yang akhirnya mereka pilih 🥰 Kalau tiga momen ini disambungin, semuanya selalu balik ke satu hal yang sama: cintanya LenaMiu setara. Nggak terasa ada satu orang yang terus memberi sementara satunya cuma menerima. Dua-duanya sama-sama pengen satu sama lain bahagia, berkembang, dan tetap jadi dirinya sendiri tanpa kehilangan keinginan buat terus jalan bareng. LenaMiu juga ngasih contoh kalau cinta yang setara bukan tentang siapa yang paling banyak ngasih atau siapa yang paling kelihatan sayang, tapi tentang dua orang yang sama-sama pengen yang terbaik buat satu sama lain 🤍 #LenaMiu #ลีน่าหมิว

ᵖˡˢgumberforlot

22,688 views • 1 month ago

Ada alasan kenapa banyak orang tidak pernah benar-benar bisa meninggalkan tribun. Karena sebagian hidup mereka tertinggal di sana. “Sleman, kota kecil kebanggaan” Bagi banyak orang, itu bukan cuma lirik chant, tapi tentang rumah yang selalu berhasil membuat rindu. Tentang kota kecil yang membesarkan begitu banyak kenangan. Tentang perjalanan menuju stadion yang rasanya tidak pernah membosankan. Tentang ribuan suara yang selalu terdengar lebih tulus ketika dinyanyikan bersama-sama. “Di sudut kaki Merapi, kutanam harapan” Dan benar, di bawah kaki Merapi ini banyak harapan tumbuh bersama PSS. Harapan dari mereka yang sejak kecil hidup bersama suara tribun. Harapan dari orang-orang yang tetap datang walau timnya jatuh berkali-kali. Karena bagi mereka, mendukung PSS bukan soal hasil akhir. Tapi soal menjaga rasa memiliki yang sudah terlalu dalam untuk ditinggalkan. “Kutuliskan tawa, tangis, dan kenangan” Sebab di tribun ini, banyak hidup pernah singgah. Ada tawa setelah kemenangan yang tak terlupakan. Ada tangis saat keadaan tidak berjalan sesuai harapan. Ada kenangan tentang orang-orang yang dulu berdiri dan bernyanyi bersama, lalu hari ini hanya bisa dikenang. Dan mungkin itu alasan kenapa chant ini selalu terasa begitu emosional, karena setiap baitnya seperti menyimpan potongan hidup banyak orang. “Di gang dan di ujung jalan, kita rayakan” Karena PSS tidak hidup cuma di stadion. Ia hidup di jalanan kota ini. Di gang-gang kecil yang penuh cerita. Di obrolan larut malam selepas pertandingan. Di setiap orang yang diam-diam menjadikan Sleman sebagai bagian dari hidupnya. Dan mungkin itu alasan kenapa banyak orang tidak pernah benar-benar bisa meninggalkan Sleman, karena sebagian hatinya sudah tinggal di tribun itu. #PSS #BCSxPSS

404Vids

10,333 views • 3 months ago

Apa itu kesetiaan? Sifat yang gak akan pernah ninggalin kamu dalam kondisi apapun. Bener banget kata itu. Tapi kadang definisi secantik itu cuma terdengar bagus di caption atau status, padahal realitanya jauh lebih berat dan lebih sederhana sekaligus lebih nyesek. Bapak itu duduk di samping ranjang istrinya di IGD, gak kemana-mana, sholat di situ juga, nungguin istrinya dengan tenang. Gak ada drama besar, gak ada kata-kata manis yang direkam, cuma kehadiran yang konstan Kesetiaan itu bukan cuma janji di depan penghulu atau di pelaminan pas ucap “saya terima nikahnya”. Itu juga bukan cuma setia secara fisik (gak selingkuh). Kesetiaan yang bener-bener dalam itu muncul pas situasi udah gak enak lagi: pas duit pas-pasan, pas salah satu sakit kronis, pas anak rewel terus, pas kerjaan lagi ancur-ancuran, pas badan udah gak sebagus dulu, pas muka udah penuh keriput dan rambut rontok. Saat itu, orang yang setia tetep milih stay. Bukan karena gak ada pilihan lain, tapi karena dia memang memilih itu setiap hari, berulang-ulang Kesetiaan itu mahal karena gak bisa dibeli, gak bisa dipaksain, dan gak selalu kelihatan hasilnya di dunia. Tapi justru karena itu, dia jadi bukti cinta yang paling murni. Bukan yang cuma muncul pas lagi happy atau pas lagi mesra di story IG, tapi yang tetep berdiri di samping ranjang pas badai dateng Semoga atmint semua dikasih kekuatan buat jadi orang yang setia, atau ketemu orang yang setia sama kita. Karena di zaman yang serba cepet ganti ini, orang yang stay pas semuanya berantakan itu langka banget. Dan itu indahnya luar biasa. 💐

Catholic 𐕣

25,093 views • 6 months ago

ternyata ada video berita lama yang sekarang lagi diup lagi sama knetz soal dugaan peracunan kaisar gojong, ayahnya putri deokhye. ini mirip banget sama yang ada di film gimana detik detik kaisar gojong meninggal. diberita itu tertulis jelas nama tabib istananya: ahnsangho (전의 안상호/ tabib istana ahnsangho) sebagai orang yang disebut terlibat dalam dugaan peracunan gojong. bahkan isi dokumennya disebut mencatat bahwa pada 21 januari 1919, ahn sangho memasukkan arsenik ke dalam teh gojong atas perintah 총독부 (pemerintah gubernur jenderal), lalu teh tersebut diberikan melalui seorang dayang. dokumen itu sendiri diklaim berasal dari catatan seorang sejarawan lokal jepang, yang menuliskan cerita berdasarkan apa yang pernah disampaikan deokhye kepada teman dekatnya yang orang jepang ketika ia berada di jepang. profesor kim moon-gil kemudian memperkenalkan dokumen tersebut dan mengatakan bahwa materi itu diberikan kepadanya dengan permintaan agar kebenarannya disampaikan di korea maupun jepang. dokumen itu juga menggambarkan deokhye yang saat itu masih 7 tahun, memeluk peti jenazah ayahnya dan tidak mau melepaskannya. jadi kalau dihubungkan dengan cerita tentang deokhye yang kemudian selalu takut diracuni, make sense banget. dan bagian ini yang langsung bikin aku keinget the last princess (덕혜옹주). di film itu juga ada adegan yang menggambarkan detik-detik terakhir gojong sebelum meninggal. ia meminum sesuatu sebelum kondisinya memburuk. tentu film bukan bukti sejarah, tapi kemiripan detail “minuman” itu dengan narasi dugaan peracunan yang muncul dalam dokumen tadi memang bikin adegannya terasa jauh lebih eerie kalau ditonton ulang. apalagi dugaan peracunan gojong sendiri bukan cerita yang baru muncul sekarang. gojong meninggal mendadak pada januari 1919, dan setelah kematiannya memang sudah beredar dugaan bahwa ia diracun oleh pihak jepang. ahn sang-ho kemudian termasuk nama yang disebut dalam berbagai catatan sebagai orang yang diduga berada di balik atau terlibat dalam dugaan tersebut. jadi waktu kemarin nama ahn sangho kembali ramai karena kontroversi soal riwayatnya, aku langsung keinget the last princess. terus sekarang nemu lagi video berita lama yang literally menampilkan nama 안상호 sebagai tabib istana dalam dokumen dugaan peracunan gojong… bukan berarti ini otomatis membuktikan bahwa dugaan tersebut benar, karena keterlibatan ahn sangho dalam kematian gojong sendiri belum ditetapkan sebagai fakta sejarah. tapi setidaknya menarik banget melihat bagaimana nama, dokumen, kesaksian tentang deokhye, dan narasi yang kemudian muncul dalam budaya populer seperti the last princess ternyata saling bersinggungan.

덕질일기

154,760 views • 1 month ago

Satu sakit, sakit semua. Itulah makna saudara kandung. Dan itulah juga makna sesama anak negeri ini, meski terpisah ribuan kilometer dan puluhan dialek. 26 Desember 2004. Gempa 9,3 SR mengguncang dasar Samudra Hindia. Tsunami menyapu Aceh, menelan lebih dari 170 ribu nyawa dalam hitungan jam. Di saat yang sama, di perantauan Jawa, ribuan mahasiswa Aceh tak bisa tidur. Mereka menangis di kos-kos-an sempit, tak tahu apakah ibu, bapak, adik, kakak masih bernapas. Tapi malam itu juga, ribuan orang Jawa yang tak pernah ke Aceh, yang bahkan tak tahu bedain Meulaboh sama Lhokseumawe, berdiri berjam-jam di Stasiun Gambir dan Senen, membawa kardus bertuliskan “Untuk Saudaraku di Aceh”. Ada yang menyumbang beras, ada yang menyumbang darah, ada yang cuma bisa menyumbang doa sambil memeluk erat anaknya sendiri. Satu sakit, sakit semua. September 2009. Gempa 7,6 SR menggoyang Padang dan Pariaman. Rumah-rumah bergaya Rumah Gadang yang megah itu runtuh seperti kue kering. Di Jakarta, di Surabaya, di kampus-kampus negeri, mahasiswa Minang yang biasanya sombong dengan rendang dan dendengnya, tiba-tiba jadi pendiam. Mereka tak bisa pulang. Tiket habis. Jalan putus. Tapi malam itu juga, truk-truk berplat B dan D berjejer di pelabuhan Merak, membawa tenda, selimut, mie instan, dan obat-obatan. Sopirnya orang Jawa tulen. Mereka tak diminta. Mereka cuma bilang, “Orang Sumbar lagi susah. Kita bantu.” Satu sakit, sakit semua. Maret 2024, November 2025. Banyaknya banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara, di Sumatera Barat lagi. Kampung-kampung di Tanah Karo, di Pesisir Selatan, di Toba, lenyap ditelan tanah. Orang-orang di Jakarta, di Bandung, di Semarang, yang selama ini sibuk mengolok-olok “Jawasentris”, tiba-tiba berhenti bicara. Mereka buka dompet. Mereka buka posko. Mereka rela antre berjam-jam di bandara hanya untuk jadi relawan. Tak ada yang bilang, “Bukan urusan gue.” Karena saat saudara di ujung barat pulau ini menangis, rasa itu menjalar sampai ke ujung timur, melewati Selat Sunda, melewati gunung-gunung, melewati semua cemoohan “Jawa terlalu dominan” yang biasa kita lempar-lemparan di medsos. Satu sakit, sakit semua. Bukan karena darah yang sama. Tapi karena rasa yang sama: rasa yang membuat kita sadar, bahwa garis imajiner bernama “provinsi” itu tak pernah bisa memisahkan hati yang sudah terlanjur terikat sejak 17 Agustus 1945. Jadi kalau ada yang masih bertanya, “Kenapa sih orang Jawa ikut repot kalau Aceh atau Sumatera kena musibah?” Jawab saja dengan kalimat sederhana ini, Karena satu sakit, sakit semua. Itulah makna saudara sebangsa. Bukan karena suku, bukan karena agama, bukan karena pulau. Tapi karena kita terpaksa saling mencintai, dan anehnya, justru karena terpaksa itu, cinta kita tak pernah benar-benar pergi. Meski kadang berisik. Meski kadang saling sindir. Tapi saat bencana datang, kita tetap satu. Satu sakit, sakit semua. Satu bangkit, kita bangkit bersama.

Miss tweet

18,224 views • 9 months ago