Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

قيل في معنى الزواج : أن تختار من يستحق الإطلاع على عيوبك، فيقبلها ثم يسترها عليك. Dikatakan bahwa salah satu makna dari pernikahan adalah: “Engkau memilih orang yang layak untuk mengetahui aib kekuranganmu, lalu dia menerima hal itu kemudian menutupinya.”

176,037 views • 9 months ago •via X (Twitter)

5 Comments

For You's profile picture
For You9 months ago

Ini hanya di film

Ca` gathoett manee` ..👁️👁️💪💪☕🥯😍🇲🇨's profile picture
Ca` gathoett manee` ..👁️👁️💪💪☕🥯😍🇲🇨9 months ago

guee Doeloe ... Pernah memiliki moment seperti di Video ini 🙏🏿🙏🏿🥹🥹😭😭 Dan jujur guee masih penggen moment itu kembali lagi, Ade guee ...moga bisa merasaiin getar bathin ini & kembali rujuk🤲🏽🤲🏽🤲🏽🙏🏿

naz's profile picture
naz9 months ago

Mau juga ya allah pasangan kaya almarhum bang ameer

Reza affandi rambe's profile picture
Reza affandi rambe9 months ago

Kakak nya penulis ya ? Atau pernah dikhianati?

🍻's profile picture
🍻9 months ago

😔😔

Related Videos

Panutan Kita sering mengidolakan seseorang sebagai panutan. Tetapi ketika satu tindakannya tidak sesuai harapan, kita langsung meradang, seolah keteladanan yang kita bayangkan runtuh seketika. Padahal hidup adalah soal pilihan, termasuk memilih sisi mana yang ingin kita kenang dari seseorang: pencapaiannya yang menginspirasi, atau kekurangannya yang membuatnya tampak jatuh di mata kita. Ambil contoh Diego Maradona. Kita bisa memilih mengingatnya sebagai pencipta “Gol Tangan Tuhan”, ketika ia dengan sadar melakukan kecurangan di Piala Dunia 1986. Ia merayakan kecurangan itu, wasit mengesahkannya, dan rakyat Inggris tentu punya alasan kuat untuk mengingat sisi buruk tersebut. Gol curang Maradona membuat tim Inggris tersingkir. Namun dunia lebih memilih untuk mengingat gol keduanya pada pertandingan yang sama, gol yang sering disebut sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola. Maradona menggiring bola melewati lima atau enam pemain Inggris dengan kelincahan dan kontrol yang nyaris tak masuk akal. Pada momen itu, ia tampil sebagai seorang jenius sepak bola. Satu pertandingan, dua sisi: sebuah kesalahan dan sebuah kejayaan. Lalu, yang mana yang ingin kita kenang? Mungkin yang keliru bukan Maradona, tetapi cara kita membingkai kebesaran seorang panutan. Kita kerap lupa bahwa mereka juga manusia, memiliki potensi untuk tergelincir, sekaligus kemampuan untuk bangkit dan menciptakan kebaikan. Itu sebabnya salah satu tafsir terhadap firman Allah QS Baqarah: 222 “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang terus-menerus bertaubat”—adalah bahwa Allah menyukai hamba yang pernah melakukan kesalahan, tetapi tidak berhenti kembali, yang taubatnya berulang-ulang karena ia sadar bahwa dirinya manusia yang mudah jatuh tetapi tak pernah menyerah untuk bangkit. Dengan kata lain, kebesaran itu bukan milik yang tidak pernah salah, tetapi milik mereka yang tidak berhenti memperbaiki diri.

Nadirsyah Hosen

20,163 views • 10 months ago

aku beneran gapernah merasa perlu ngatur siapa yang harus didukung atau gimana seseorang harus memandang semua ini. tapi tolong, jangan sampe pilihan 6 orang ini dianggep sebagai sesuatu yang yaudah aja gitu... mereka juga lagi jalanin keputusan yang mereka ambil sebagai seorang artis, sebagai profesional, dan sebagai orang-orang yang setiap harinya memilih bangun tidur lalu kembali memperjuangkan nama yang sama. kalo dipikir-pikir, mereka sebenernya gapernah juga minta siapapun untuk langsung nerima perubahan ini. mereka juga gapernah maksa orang biar cepet-cepet merasa baik-baik aja. mereka cuma terus kerja. terus latihan. terus perform. terus nunjukin lewat tindakan bahwa mereka masih mau perjuangin nama enhypen. dan itu bikin aku juga mau belajar melakukan hal yang sama... belajar memberi ruang bagi apa yang lagi mereka bangun hingga hari ini. aku berharap, akan semakin banyak orang yang bisa melihat 6 orang ini bukan hanya dari apa yang udah hilang, melainkan dari keberanian mereka untuk tetep menjaga apa yang masih ada. kepercayaan itu juga butuh timbal balik. kalo nanti waktu beneran bisa buktiin bahwa langkah yang mereka pilih berhasil bawa enhypen terus tumbuh, semoga itu bukan jadi kemenangan untuk ngebuktiin siapa yang bener atau salah. semoga itu hanya jadi bukti bahwa orang-orang yang memilih bertahan juga pantes dapetin dukungan, kesempatan, dan kepercayaan yang sama besarnya. hubungan antara artis dan fansnya gak pernah bener-bener berjalan satu arah. mutualisme disini adalah sebuah hubungan yang saling sokong menyokong, supaya rumah yang udah dibangun bareng-bareng selama bertahun-tahun ini bisa tetep jadi tempat untuk kita semua pulang, selama mungkin yang kita bisa.

lucky frows ݁˖⚘

15,104 views • 2 months ago

🔴unpopular opinion: jual Gyokeres ke Atletico segera!? what if, SWAP DEAL Gyokeres + € ke Atletico paling menguntungkan buat Arsenal. jujur saja, tidak ada striker di luar sana, yang tersedia di jendela transfer, yang bisa dikejar Arsenal. ini jika Gyokeres dan agennya memaksa keluar dari Arsenal. jika menjual ke Atletico, Arsenal berpeluang mendapatkan Julian Alvarez. Osimhen? sebetulnya, mau Julian Alvarez atau Osimhen, keduanya sama-sama bukan pilihan yang menarik. keduanya problematik dan tidak bisa menjaga hubungan baik dengan klub yang memberinya gaji. keduanya juga nggak punya sikap tegas kepada dirinya sendiri. dikabarkan sebelumnya kalau Julian Alvarez ngomong ke media mau pindah karena disuruh oleh Atletico. kalau memang punya sikap, seharusnya Julian Alvarez tahu ini bukan hal baik, tapi semacam "bun*h diri karier". Julian Alvarez seharusnya menolak itu dan tegas bahwa dia mau pakai "jalur profesional". tapi ya itu, kita nggak tahu kebenarannya. terlepas dari itu semua, kalau mau memilih yang terbaik dari terburuk, saya masih lebih memilih Julian Alvarez ketimbang Osimhen. jika Julian Alvarez dalam "kondisi hati yang normal", dia adalah pemain yang baik. emosinya stabil tidak seperti Osimhen. oleh sebab itu, jika Gyokeres memaksa keluar, sebaiknya Arsenal punya "lidah sakti" untuk mewujudkan ini: Gyokeres menerima kenyataan bahwa dia adalah bagian dari SWAP DEAL. Julian Alvarez menerima kenyataan bahwa hanya Arsenal yang bisa memberinya jalan keluar terbaik untuk saat ini. uang €150 juta + gaji tidak masalah untuk Arsenal. yang sulit dan harus Arsenal hadapi adalah sikap Julian Alvarez dan penerimaan para Gooners. apakah ada yang salah dari penjelasan di atas?

arsenal's kitchen

31,622 views • 1 month ago

SEORANG OJEK ONLINE DIJEBAK OKNUM POLISI, TERIMA PAKET BAJU BAYI BERISI BARANG HARAM 👀 Makmuri (29) merupakan seorang driver ojek online (ojol) asal Telukbetung Timur, Bandar Lampung yang nyaris menjadi korban jebakan oleh oknum polisi untuk mengantar paket baju bayi yang berisi narkoba jenis sabu sebanyak satu klip, pada Rabu (24/7). Korban menerima orderan baju bayi dari nama akun Junbray dengan tujuan pengiriman ke Perumahan Bumi Karomah Jaya, Kemiling, Bandar Lampung. Kemudian Makmuri curiga bahwa paket yang dibawanya berisi narkoba, karena baju bayi yang seharusnya diantar dalam keadaan rapih dan baru namun yang diterimanya justru dalam keadaan lusuh dan tidak wajar, dengan begitu ia langsung lapor ke BNN Provinsi Lampung. Pihak BNN beralasan hal tersebut merupakan Undercover Buy, namun tidak sinkron dengan keterangan driver. Menurut Kabid Pemberantas dan Intelejen BNN Provinsi Lampung, AKBP Karyoto mengatakan bahwa itu merupakan pancingan barang dengan sasaran orang lain namun orang tersebut tidak datang. Dia juga mengaku bahwa yang memesan barang tersebut memang orang dari pihaknya dan BNN Provinsi Lampung Pihak BNN bilang bahwa polisi yang menerima barang dan bilang kepada pihak BNN bahwa Makmuri mau dijebak. Setelah Makmuri dijauhkan dari tempat kejadian, dirinya tidak puas dan segera memeriksa nomor pelanggannya di aplikasi pengecekan kontak, dari situ korban tau bahwa pelanggannya adalah oknum polisi yang berinisial R dan dinas di salah satu Polsek di wilayah Polresta Bandar Lampung. Video : iNews #bandarlampung #ojol #hatihati #sumatera #indonesia #lampung

Radio Elshinta

188,684 views • 2 years ago

PELAJARAN DARI KASUS MIFTAH Melihat Miftah memaki dan mengolok-olok penjual teh dikeramaian, tentu orang normal manapun pasti mengatakan itu biadab. Tidak perlu ada pembelaan. Itu bukan khilaf, itu tabiat. Tidak normal jika ada yang bilang ini guyonan. Dari kasus Miftah, ini bisa jadi pelajaran bagi siapapun yang muncul tidak sengaja dari jalur viral, untuk upgrade diri jika ingin bertahan di industri. Miftah adalah penceramah yang dikenal melalui jalur viral. Bukan karena isi ceramahnya, tapi karena hal unik, dia ceramah di lokalisasi dan tempat hiburan malam. Itu unik dan viral sehingga dia jadi penceramah industri. Sayangnya Miftah tidak punya kemampuan untuk upgrade kemampuan ceramahnya sebagai jualan, sehingga yang dijual adalah keunikan, bukan isi ceramah. Ini yang salah.. Karakter yang dia ciptakan adalah karakter nyeleneh, untuk membedakan dia dengan penceramah yang lain. Tapi mungkin karena tidak punya kemampuan mewarnai karakter tersebut, sehingga yang muncul ke permukaan adalah sikap tengil dan sok asik. Salah satu contoh, ketika dia toyor istrinya dihadapan publik, Dia pikir itu keren, nyeleneh, padahal memuakkan. Sama seperti zaman Slank awal-awal, para personil slank memang sikapnya slengean, makanya kawan- kawan mereka namakan band itu slank. Terwujud juga dalam lagu-lagu mereka. Mereka keren. Nah ada beberapa orang yang biar dibilang keren, berlagak slengean, dibuat-buat slengean, yang ada gak keren, malah jadi kayak gembel. Nah Miftah seperti itu, dibuat-buat biar dianggap keren. Ini jadi pelajaran juga bagi Miftah untuk mengukur diri, sadar posisi, bahwa anda ada di industri ini bukan karena ilmu ceramah tapi karena keunikan. Mulai upgrade diri, fokus pada isi ceramah, gak perlu sok asik dan sok keren, karena anda malah terlihat tengil dan gak keren. Jadi diri sendiri, gali potensi, sehingga kedepan anda bisa menjadi penceramah yang keren. Jangan dulu ngajarin orang karena anda yang butuh pengajaran. Jangan dulu ceramahin orang, karena anda yang sangat butuh diceramahin. Anda harus sadar bahwa anda adalah buah yang belum matang pohon, buah yang dikarbit, lemah, sehingga star sindrome Berhenti mengajar, banyak belajar, Kalau sekarang ini, lu gak keren, lu tengil dan sok asik. TEDDY GUSNAIDI

Teddy Gusnaidi

117,876 views • 1 year ago

Sebuah perusahaan dikecam karena tidak mengakui pengabdiannya selama lebih dari empat dekade oleh salah satu pekerjanya yang pensiun – dan rekan kerjanya harus turun tangan untuk menyelamatkan situasi tersebut. Seorang pria lanjut usia Amerika John Bartlett bekerja di gudang sebuah perusahaan yang tidak disebutkan namanya selama 42 tahun. Namun yang dia dapatkan dari jasanya hanyalah sertifikat dan barbeque di bawah standar, klaim rekan kerjanya. Untungnya, mereka mengambil tindakan sendiri. Rekannya, Sonia, membagikan klip ke media sosial tentang John, yang berusia 70-an, berangkat kerja pada hari terakhirnya. Dia merasa kerja kerasnya selama bertahun-tahun kurang dihargai.  “Hari ini adalah hari terakhir rekan kerja saya. Dia bekerja di perusahaan ini selama 42 tahun dengan upah minimum,” tulis Sonia dalam video tersebut. “Perusahaan hanya memberinya barbekyu dan memberinya sertifikat. Dia naik bus dan Bart (kereta api) untuk sampai ke sini setiap hari tepat waktu. Dia berusia 70+.” “Dia sangat suka bekerja di sini sehingga dia tidak ingin pensiun—[Dia mendapat] Tidak ada bonus, hanya barbekyu dan sertifikat. Jangan menjadi budak pekerjaan Anda. Terima kasih John atas kesetiaan Anda.” Video tersebut kini telah dihapus, namun mendapat ratusan ribu penayangan dan mendapat ribuan komentar dari orang-orang di internet yang ingin membantu John merasa lebih dihargai. Sonia memulai GoFundMe sebagai tanggapannya, dengan mengatakan di halaman tersebut bahwa dia akan membuatnya berfungsi “hujan atau cerah” dan bahwa dia sangat dapat diandalkan. Dia adalah “salah satu karyawan paling berbakat dan pekerja keras” di perusahaan, tambahnya. “Dia tidak punya istri atau anak, namun dia punya keponakan yang sangat dia sayangi,” tulisnya dalam penggalangan dana. “Akan menyenangkan untuk memberinya teman atau melakukan sesuatu sehingga dia tahu bahwa dia spesial dan dicintai.”  Sejak GoFundMe dibuat, ia telah mengumpulkan 68.178 dolar (sekitar Rp 1,070 miliar). Sonia berencana mencetak nama dan pesan dari pendukung John. Uang tersebut sudah melampaui dana pensiun yang dimiliki John sebelumnya. “Selamat pensiun, John! Kerja keras dan dedikasi kalian menjadi motivasi bagi kita semua,” kata salah satu orang dalam donasinya. “Selamat pensiun, John. Anda berhak mendapatkan lebih dari apa yang ditawarkan perusahaan ini kepada Anda. Semoga Anda mendapatkan yang terbaik dalam hidup dan masa depan Anda,” kata yang lain. “John yang terkasih, Kisah Anda benar-benar menyentuh hati saya. Saya harap Anda membaca semua komentar dari harapan baik dan mengetahui bahwa kontribusi Anda kepada dunia telah terlihat. Saya harap Anda bangga dengan pengetahuan itu karena Anda memang pantas mendapatkannya. Saya merasa terhormat bisa berkontribusi pada masa pensiun Anda.” (yn) Sumber: indy100

5tePh3N

57,840 views • 5 months ago

ada pernyataan yang menarik banget dari seorang pengacara spesialis hukum, park joongkwang yang juga dikenal sebagai penggemar sejarah, speakup terkait kontroversi hayoung. "tanggung jawab leluhur yang melakukan tindakan pro-jepang dan penilaian terhadap keturunannya tentu saja harus dipisahkan. korea juga melarang hukuman berdasarkan keturunan melalui konstitusi. tetapi orang yang sedang menjadi masalah sekarang adalah hayoung. di korea masih banyak keturunan orang-orang yang pro-jepang. mereka masih ada dan akan terus ada. kita sebenarnya tahu siapa orang orang itu, tetapi kita tidak mempermasalahkan semuanya. kenapa? karena mereka menunjukkan sikap yang tepat. setidaknya mereka tahu bagaimana merasa malu atas hal itu. dan melakukan sesuatu terhadap mereka sekarang sama sekali tidak akan membantu perkembangan masyarakat. karena itulah kita membiarkannya begitu saja. kita bisa memberikan banyak contoh. tentu saja ada konglomerat yang memiliki sejarah pro-jepang. salah satu contoh yang paling terkenal adalah doosan. perusahaan itu bermula dari sebuah perusahaan yang tidak diragukan lagi memiliki sejarah pro-jepang, kemudian berkembang menjadi konglomerat. tetapi bukan berarti sekarang kita akan menjadikan doosan sebagai perusahaan milik negara. itu tidak boleh dilakukan. perusahaan yang paling terkenal lainnya tentu hyundai motor, tetapi bagaimana dengan sk hynix? apakah semuanya harus dikembalikan kepada negara? saya bisa memahami keinginan untuk menyita harta tersebut. tetapi daripada menyita dan menjualnya, kita memilih untuk membiarkannya tetap ada dan memilih jalan yang memungkinkan masyarakat kita berkembang lebih jauh. bukan karena kita menyukai mereka. negara saat itu sudah menjadi reruntuhan akibat perang. masyarakat harus segera mencari nafkah dan belajar agar bisa menghasilkan bahkan satu dolar lebih banyak. dalam kondisi yang begitu mendesak, masyarakat memilih jalan tersebut. masyarakat sebenarnya tahu, tetapi memilih untuk memaafkan dan membiarkannya karena percaya bahwa kekayaan tersebut pada akhirnya akan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi korea selatan. namun, ketika seseorang tidak memahami hal itu lalu keluar dan membicarakannya dengan bangga, tentu menjadi masalah. karena itu, sebenarnya hayoung sebagai seorang selebritas hanya perlu menunjukkan sikap yang tepat. bukan berarti tidak ada contoh sebelumnya. ada banyak kasus serupa. kalau dia mengikuti contoh-contoh yang sudah ada, sebenarnya situasi ini sama sekali tidak perlu menjadi masalah. banyak selebritas juga memiliki leluhur yang pro-jepang. misalnya kang dong-won, dan lee jiah juga pernah menjadi sorotan serta meminta maaf. apa perbedaannya? mereka merasa malu terhadap hal tersebut. lee jiah dan kang dongwon menunjukkan contoh yang sangat baik tentang bagaimana seorang selebritas dengan leluhur pro-jepang seharusnya bersikap. mereka bisa menjadi teladan. sedangkan dalam kasus hayoung, dia tidak menunjukkan sikap seperti itu, sehingga akhirnya menjadi masalah. ada unsur ‘gweisimjoe’, rasa kesal masyarakat karena sikapnya dianggap tidak pantas dalam kontroversi ini. apalagi ini terjadi menjelang gwangbokjeol (hari pembebasan korea) sudah banyak orang yang meminta maaf karena leluhurnya. jadi sekali lagi, ini adalah masalah sikap. saya ingin menegaskan bahwa hayoung bukan dihujat karena kesalahan leluhurnya. dia dihujat karena sikapnya sendiri. dan ketika kita membicarakan persoalan pro-jepang, menurut saya pesan yang ingin kita tegaskan kali ini adalah: ‘kami tidak akan menyita hartamu, tetapi jangan membanggakannya. kami tidak mengambil uangmu dari masyarakat, tetapi itu juga bukan berarti kami memberikan kehormatan kepadamu.’ saya rasa itulah sesuatu yang kembali kita tegaskan melalui kontroversi ini."

덕질일기

29,979 views • 1 month ago

Belasan tahun setelah meninggalkan Jogja, saya baru sadar bahwa yang paling saya rindukan dari sebuah kota sering kali bukan tempatnya, melainkan kenangan yang pernah hidup di dalamnya. Tadi siang, di Duta Minang Jakal, saya mengalami momen itu. Saya bertemu kembali dengan Om Pieter, yang kini berusia 71 tahun. Bagi banyak orang yang sering melintas di kawasan Jakal, beliau mungkin bukan sosok asing. Selama bertahun-tahun, Om Pieter hadir dengan gitar dan harmonikanya, memainkan lagu-lagu Beatles yang telah menjadi bagian dari identitasnya. Belasan tahun lalu saya sering mendengarnya memainkan lagu-lagu itu. Saat itu saya tidak pernah membayangkan bahwa suatu hari, bunyi harmonika dan petikan gitar tersebut akan menjadi salah satu suara yang paling kuat mengingatkan saya pada Jogja. Waktu telah berjalan jauh. Banyak tempat berubah, banyak orang datang dan pergi. Namun ada hal-hal tertentu yang tetap bertahan, seolah menjadi jangkar bagi kenangan. Bagi saya, Om Pieter adalah salah satunya. Kami berbincang sejenak tentang waktu yang telah berlalu. Tentang Jogja yang terus bergerak maju, tetapi masih menyimpan jejak-jejak masa lalu bagi mereka yang pernah hidup di dalamnya. Lalu beliau bertanya, “Kamu masih suka dengar Obladi Oblada?” Saya menjawab, “Masih.” Tak lama kemudian, beliau memainkan lagu itu lagi dengan gitar dan harmonikanya. Di saat itulah saya merasa bahwa yang sedang saya dengarkan bukan sekadar sebuah lagu. Yang hadir adalah kenangan tentang sebuah kota, tentang masa muda, tentang hari-hari yang telah lama lewat namun ternyata tidak pernah benar-benar pergi. Ketika nada-nada itu mengalun, saya seperti melihat kembali Jogja yang saya kenal belasan tahun lalu. Bukan Jogja yang ada di peta, melainkan Jogja yang hidup dalam ingatan, yaitu jalan-jalan yang akrab, wajah-wajah yang pernah dekat, dan versi diri saya yang pernah tumbuh di sana. Mungkin itulah yang disebut pulang. Bukan kembali ke sebuah tempat, melainkan dipertemukan kembali dengan kenangan yang selama ini diam menunggu. Dan siang itu, lewat gitar dan harmonika Om Pieter, saya merasa Jogja menyapa saya sekali lagi.

Bima

68,860 views • 22 days ago

PEMUDA PELAKU AKSI EKSHIBISIONISME DITANGKAP POLISI👀‼ Seorang pemuda yang melakukan aksi ekshibisionisme atau memamerkan alat kelaminnya dengan sengaja di dalam toko retail di Bandar Lampung telah ditahan polisi dan ditetapkan sebagai tersangka. Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Mukhammad Hendrik mengatakan bahwa tersangka itu merupakan seorang mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi negeri di Lampung. Identitas tersangka itu yakni Gaizka Dinti Azriel, mahasiswa Universitas Negeri Lampung (Unila), Jurusan Teknik Sipil, yang juga warga Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung. "Untuk sementara, pelaku ekshibisionisme atau melakukan perbuatan mesum di ruang umum sudah kami amankan. Untuk identitasnya, yang bersangkutan merupakan salah satu mahasiswa di perguruan tinggi negeri di Bandar Lampung berinisial DGA," kata Kompol Mukhammad Hendrik kepada wartawan, Rabu (2/10/2024). Dia menjelaskan, setelah melalui serangkaian penyelidikan dan menaikan kasus itu ke tahap penyidikan, mahasiswa pamer kelamin tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka. "Prosesnya, yang bersangkutan kami undang ke polresta, kami periksa, kasusnya kami naikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka," ungkap dia. Dia menambahkan, saat proses pemeriksaan terhadap DGA, ia mengakui bahwa video yang viral tersebut adalah dirinya. Namun demikian, tersangka mengeklaim bahwa hal tersebut terjadi dengan tidak sengaja. "Dari hasil pemeriksaan bahwa motif melakukan kegiatan tersebut tersangkaq ini mengaku tidak sadar, lalu kami perlihatkan video kepada yang bersangkutan ketika beraksi, pelaku pun mengakui itu adalah dirinya," ungkapnya. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 281 KUHP terkait pelanggaran kesusilaan di muka umum. "Ancaman hukumannya, kita terapkan UUD No 44 Tahun 2008 terkait pornografi dan atau Pasal 281 KUHP terkait dengan perbuatan cabul di muka umum. Untuk ancamannya antara 5 tahun sampai 10 tahun pidana penjara," pungkasnya. Dikutip dari #elshintaviral
1:00

Sensitive content

PEMUDA PELAKU AKSI EKSHIBISIONISME DITANGKAP POLISI👀‼ Seorang pemuda yang melakukan aksi ekshibisionisme atau memamerkan alat kelaminnya dengan sengaja di dalam toko retail di Bandar Lampung telah ditahan polisi dan ditetapkan sebagai tersangka. Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Mukhammad Hendrik mengatakan bahwa tersangka itu merupakan seorang mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi negeri di Lampung. Identitas tersangka itu yakni Gaizka Dinti Azriel, mahasiswa Universitas Negeri Lampung (Unila), Jurusan Teknik Sipil, yang juga warga Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung. "Untuk sementara, pelaku ekshibisionisme atau melakukan perbuatan mesum di ruang umum sudah kami amankan. Untuk identitasnya, yang bersangkutan merupakan salah satu mahasiswa di perguruan tinggi negeri di Bandar Lampung berinisial DGA," kata Kompol Mukhammad Hendrik kepada wartawan, Rabu (2/10/2024). Dia menjelaskan, setelah melalui serangkaian penyelidikan dan menaikan kasus itu ke tahap penyidikan, mahasiswa pamer kelamin tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka. "Prosesnya, yang bersangkutan kami undang ke polresta, kami periksa, kasusnya kami naikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka," ungkap dia. Dia menambahkan, saat proses pemeriksaan terhadap DGA, ia mengakui bahwa video yang viral tersebut adalah dirinya. Namun demikian, tersangka mengeklaim bahwa hal tersebut terjadi dengan tidak sengaja. "Dari hasil pemeriksaan bahwa motif melakukan kegiatan tersebut tersangkaq ini mengaku tidak sadar, lalu kami perlihatkan video kepada yang bersangkutan ketika beraksi, pelaku pun mengakui itu adalah dirinya," ungkapnya. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 281 KUHP terkait pelanggaran kesusilaan di muka umum. "Ancaman hukumannya, kita terapkan UUD No 44 Tahun 2008 terkait pornografi dan atau Pasal 281 KUHP terkait dengan perbuatan cabul di muka umum. Untuk ancamannya antara 5 tahun sampai 10 tahun pidana penjara," pungkasnya. Dikutip dari #elshintaviral

Radio Elshinta

28,982 views • 2 years ago

SUDAH TAU BELUM…? Bahwa ikan yg ribuan tahun lalu menelan Nabi Yunus As itu ternyata mash hidup sampai sekarang, bahkan sampai hari kiamat. Hal ini sudah dijelaskan dalam al-Qur'an : “Andai Yunus itu tidak beristighfar, tentu ia akan tinggal dalam perut ikan tersebut sampai hari kebangkitan”.. Sudah Tau Belum....? bahwa janin semasa dalam kandungan perut ibunya, dia dilihatkan perjalanan hidupnya mulai dr lahir sampai mati, karena itu, terkadang ketika kita berkunjung ke beberapa tempat yang baru, tp seolah tempat tersebut sudah tidak asing bagi kita. Sudah Tau Belum.....? di saat bersin, seluruh anggota tubuh kita berhenti berfungsi, seolah mati, ini terjadi dalam hitungan detik, setelah itu berfungsi normal kembali, inilah kenapa dalam islam di sunnahkan membaca alhamdulillah setelah bersin, sebagai ungkapan syukur atas berfungsinya kembali seluruh anggota badan kita. Sudah Tau Belum.....? menguap itu bukan tanda bahwa kita mengantuk, tapi itu adalah pertanda bahwa tubuh kita butuh tambahan oksigen Sudah Tau Belum.....? bahwa memakan kurma dalam jumlah genap itu akan menghasilkan gula darah, karena itu Rasulullah menganjurkan kita untuk memakannya dalam jumlah ganjil, agar berubah menjadi karbohidrat. Sudah Tau Belum....? bahwa tepat setelah dikumandangkannya azan itu adalah waktu yang mustajab untuk berdoa… Sudah Tau Belum.....? bahwa tepat setelah dikumandangkannya azan itu adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Sudah Tau Belum.....? di mana dosa-dosa kita diletakkan ketika kita shalat? Nabi Muhammad saw bersabda: "sesungguhnya seorang hamba ketika menunaikan shalat, dia membawa serta semua dosa-dosanya, kemudian dosa-dosa itu d taruh di atas kepala dan kedua pundanya, maka ketika tiap kali ia ruku' atau sujud berjatuhanlah dosa-dosa tersebut". Wahai orang-orang yang biasa tergesa-gesa dalam shalatnya, tenanglah... dan tahanlah lebih lama ruku' dan sujudmu, agar lebih banyak lagi berguguran dosa-dosamu. Sudah Tau Belum.....? diceritakan ada seorang wanita soleha yg meninggal, maka tiap kali penduduk desa ziarah kubur, mereka mencium harumnya mawar dr dalam kubur, kemudian suaminya menjelaskan, bahwa istrinya it semasa hidup selalu membaca surah al-mulk, setiap mau tidur.. sesungguhnya surat al-mulk itu menyelamatkan dari siksa kubur. Sudah Tau Belum.....? ketika kita membaca ayat kursi tiap usai shalat, maka tidak ada penghalang antara kita dan surga kecuali maut. Sudah Tau Belum.....? bahwa para malaikat mendoakan kita ketika usai shalat, karena itu jangan terburu untuk beranjak dari posisi duduk shalat kita. Ini imu agama... Silakan Share sebanyak-banyaknya untuk diketahui yang lain, semoga menjadi ladang amal jariah, fastabiqul khairat…!!🤲

𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾

245,597 views • 2 years ago

#WoodyInterview #Thanapob_Lee P'Woody: ketika kamu masih di Nadao dan kemudian Nadao tutup, bagaimana hidupmu setelah itu? Tor: sakit. aku merasa seperti orang yg sakit hati. aku merasa sudah lama tidak merasa sakit seperti ini. dan hal buruknya lagi adalah karena aku tau terlebih dahulu, aku tidak mau orang yg dengar ini adalah hal yg ditutup-tutupi, tp saat itu ada banyak hal yg confidential yg kita tidak bisa dengan asal mengumumkan "iya, agensiku udah mau tutup sebentar lagi" dan sebenarnya aku selalu merasa agensi yg kutinggali tidak ada buruknya sama sekali. mereka menjagaku dengan baik. mereka memberikan dorongan untukku dengan maksimal. dan mereka memberikan banyak sekali pengalaman. yang membuat aku sadar ketika aku benar2 harus menginjakkan dunia luar dengan kakiku sendiri "wow, ternyata apa yang mereka berikan kepadaku sangatlah besar, bahkan aku tidak menyadarinya ketika aku masih disana" jadi bisa dibilang aku tidak bisa menerima bahwa Nadao akan bubar. aku tidak mau Nadao bubar. aku merasa saat itu, menurut pengelihatanku, tidak ada masalah apapun dengan agensi ini. kenapa harus tutup? apa masalahnya? saat itu aku baru mulai tumbuh dewasa, aku sudah mau memasuki kepala 3, mulai benar2 dewasa, dan aku ingat alasan aku mulai menerima kenyataan, adalah ketika aku mendengar alasan P'Yong bahwa passionnya sekarang sudah berubah. dan ini langsung menamparku karena aku sendiri adalah orang yg melakukan apapun dengan passion. aku paham betapa pentingnya passion dalam hidup. ketika ada orang yang sangat aku sayang datang ke aku dan bilang "passionku sudah berubah" aku merasa dia tidak pernah menolak/meremehkan passionku, aku tidak punya hak untuk menolak passionnya. maka dari itu aku mulai menerima. dan aku memutuskan untuk tetap tinggal sampai di hari terakhir, menit terakhir, dimana aku sama sekali tidak berusaha mencari2 agensi lain, tidak berusaha apapun. aku hanya mau tetap berada disana dari awal, mungkin aku tidak ada sejak awal agensi ini dibentuk, tp aku mau berada disini sampai detik terakhir sampai kata "Nadao" sudah tidak bisa digunakan lagi.

inn

24,769 views • 1 year ago

PERJALANAN BOM DARI BOYOLALI MENUJU ASTANA ANYAR BANDUNG Dari rangkaian penyelidikan yang panjang, muncullah sebuah nama bernama S alias Supri. Nama ini terendus dari identifikasi kendaraan roda dua yang dipakai oleh alm. Agus Sujatno alias Agus Muslim dan diketahui bahwa tersangka S pernah bersamanya di Ciamis tidak lama sebelum kejadian. Dari pengakuannya terungkap bahwa bom Astana Anyar memang dibuat olehnya. Dia beberapa kali menyerahkan sendiri paket bom itu dalam keadaan semi terurai kepada alm. Agus di Boyolali atau mengantarkan sendiri ke Jawa Barat. Di sekitaran wilayah kota Bandung, bom itu lalu dirakit secara bertahap oleh Agus dengan panduan langsung dari S alias Supri untuk kemudian diledakkan di Polsek Astana Anyar. Bahkan yang mencengangkan, S alias Supri dan kelompoknya (tersangka T, A dan P) masih berencana untuk membuat aksi-aksi bom berikutnya. Diketahui dari banyak alat bukti yang didapat tim Sidik Densus 88, masih ada beberapa rangkaian bom yang telah dipersiapkan untuk diledakkan di beberapa tempat. Dari pengakuan para tersangka, mereka juga merencanakan untuk meledakkan Mapolresta Surakarta dalam waktu dekat, namun terhalang belum ada "penganten" yang siap. Dari hasil penyidikan juga ditemukan bahwa kelompok S adalah "Sel Aktif" anggota jaringan teror lama yang masih bergerak untuk melakukan rekrutmen berkedok lembaga pendidikan agama. Lembaga pendidikan agama tersebut bertujuan untuk proses regenerasi ideologi dan mencetak "calon-calon penganten". Lembaga pendidikan tersebut juga sebagai alat untuk menjaring dana (termasuk biaya untuk membuat bom) melalui kotak sumbangan dengan kedok infaq. Kotak sumbangan itu tersebar pada 51 titik di seputaran Solo Raya dengan label "Sahabat Langit" dan "Sahabat Ummat". Dalam beberapa waktu ke depan, Densus 88 akan terus melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap setiap orang yang terlibat dalam aksi teror bom Astana Anyar beserta rencana-rencana mereka selanjutnya. Termasuk juga melakukan "crackdown" secara luas terhadap jaringan yang berbahaya ini agar tidak terjadi lagi aksi-aksi bom yang membahayakan bagi seluruh masyarakat. Dari penangkapan ini, Densus 88 meminta peran serta masyarakat untuk memberikan informasi kepada kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungannya. "Selain itu", kata Kadensus, "masyarakat harus membangun kesadaran kolektif atas marabahaya ideologi teror yang membajak simbol-simbol agama ini." Dalam keterangan persnya, Kadensus 88 juga meminta agar masyarakat tetap tenang; "Densus 88 tidak akan pernah berhenti bekerja demi terciptanya stabilitas keamanan masyarakat dan keutuhan NKRI".

Islah Bahrawi

110,938 views • 3 years ago

Busyet Bang main templeng bae,kepala orang itu 😢 Semarang - Pewarta Foto Indonesia Semarang dan Aliansi Jurnalis Independen Semarang mengecam kekerasan jurnalis oleh ajudan Kapolri Peristiwa itu terjadi ketika para jurnalis meliput agenda Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau arus balik di Stasiun Tawang Kota Semarang pada Sabtu, 5 April 2025 petang. Kejadian bermula saat Kapolri menyapa seorang penumpang yang duduk di kursi roda. Kala itu sejumlah jurnalis dan humas berbagai lembaga mengambil gambar dari jarak yang wajar. Namun, salah satu ajudan Kapolri kemudian meminta para jurnalis dan humas mundur dengan cara mendorong dengan cukup kasar. Mengetahui hal itu, seorang pewarta foto dari Kantor Berita Antara Foto @antarafotocom , Makna Zaezar @kulomakna , menyingkir dari lokasi tersebut menuju sekitar peron. Sesampainya di situ, ajudan tersebut menghampiri Makna kemudian melakukan kekerasan dengan cara memukul kepala Makna. Usai pemukulan itu, ajudan tersebut terdengar mengeluarkan ancaman kepada beberapa jurnalis dengan mengatakan, "kalian pers, saya tempeleng satu-satu." Sejumlah jurnalis lain juga mengaku mengalami dorongan dan intimidasi fisik, salah satunya bahkan sempat dicekik. Tindakan tersebut menimbulkan trauma, rasa sakit hati, dan perasaan direndahkan bagi korban, serta keresahan di kalangan jurnalis lainnya yang merasa ruang kerja mereka tidak aman. Peristiwa kekerasan tersebut merupakan pelanggaran Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. PFI Semarang dan AJI Semarang menyatakan sikap: 1. Mengecam keras tindakan kekerasan oleh ajudan Kapolri kepada jurnalis dan segala bentuk penghalangan terhadap kerja jurnalistik. 2. Menuntut permintaan maaf terbuka dari pelaku kekerasan terhadap jurnalis. 3. Polri harus memberikan sanksi kepada anggota pelaku kekerasan terhadap jurnalis tersebut. 4. Polri harus mau belajar agar tak mengulangi kesalahan serupa. 5. Menyerukan kepada seluruh media, organisasi jurnalis, dan masyarakat sipil untuk turut mengawal kasus ini. Ketua PFI Semarang, Dhana Kencana Ketua Divisi Advokasi AJI Semarang, Daffy Yusuf • via @pfismg

Never

52,143 views • 1 year ago

3 momen LenaMiu favorit ✨ 🥇 Pinned tweet Lena: “Celia St. James to my Evelyn Hugo” Lena udah baca dan suka sama novel The Seven Husbands of Evelyn Hugo dari 2024, bahkan sebelum terjun ke GL dan jauh sebelum dipasangin sama Miu. Setelah dipasangin sama Miu, Lena juga masih sering upload tentang novelnya, upload potongan quote yang dia suka kayak “I love you more than anything else in the world”, dan beberapa kali repost editan LenaMiu ala Evelyn–Celia. Miu sendiri juga pernah repost editan dengan referensi yang sama, dan Lena selalu seneng tiap ada kabar baru soal adaptasi filmnya. Salah satu hal yang paling menarik dari Evelyn–Celia dengan cara novel ini ngomongin intimasi yang bukan sekadar kedekatan fisik, tapi tentang bisa jujur sepenuhnya sama seseorang, membiarkan dia melihat diri kita apa adanya, dan tetap ngerasa aman. Jadi waktu Lena upload foto LenaMiu dengan caption “Celia St. James to my Evelyn Hugo”, kata “my” di situ yang bikin semuanya jauh lebih personal. Berasa Lena bukan cuma nyamain LenaMiu sama pasangan dari novel yang dia suka, tapi kayak Lena sendiri ngelihat LenaMiu sebagai Evelyn dan Celia dalam versi mereka sendiri. Dan tweet itu masih Lena pin sampai sekarang 😙 🥈 Postingan Miu di Instagram: scene dari In the Mood for Love + lagu “bad” dari wave to earth Scene yang Miu post dari In the Mood for Love. Di film itu ada cerita tentang orang zaman dulu yang kalau punya rahasia dan nggak ingin membaginya ke siapa pun akan mencari sebuah tempat, membuat lubang, membisikkan rahasianya ke sana, lalu menutupnya lagi. Di akhir film, hal itu benar-benar dilakuin. Sesuatu yang begitu pribadi akhirnya tetap disimpan sendiri, ada perasaannya, tapi nggak pernah benar-benar diucapkan. Di post yang sama, Miu pakai lagu “bad” dari wave to earth. Lagunya punya makna tentang seseorang yang keberadaannya aja bisa bikin hari yang biasa atau bahkan buruk terasa jauh lebih baik. Ada rasa nyaman, bahagia, dan dicintai cuma karena orang itu ada. Kalau scene film, lagu, caption postingan “kind of laugh”, dan foto-foto LenaMiu di post itu dilihat maknanya lebih personal. Apalagi semua foto yang Miu pilih isinya cuma Miu sama Lena. Kalau semuanya digabung, rasanya kayak Miu pengen nyimpen sebagian perasaannya buat dirinya sendiri, tapi lewat lagu yang dia pilih tetap kerasa kalau keberadaan Lena bikin dia bahagia 🥹 🥉 Video LenaMiu di Dear Myself Sebenernya hampir sepanjang wawancara ini omongan LenaMiu punya makna yang dalem. Tapi bagian favorit tetap waktu mereka sama-sama ditanya foto favorit masing-masing dan alasan kenapa memilih foto itu. Foto yang mereka pilih beda, jawabannya juga beda, tapi ada satu hal yang terasa sama dari dua-duanya: kebahagiaan satu sama lain selalu jadi bagian penting dari jawaban LenaMiu. Dari bagian itu makin nangkep cara Lena sama Miu ngelihat satu sama lain. Mereka sama-sama pengen terus jalan bareng dan saling dukung, tapi bukan dengan cara saling nahan. Selama jalannya masih bisa berdampingan, mereka pengen tumbuh dan bahagia bareng. Tapi kalau masing-masing punya jalan sendiri yang harus ditempuh buat berkembang atau nemukan kebahagiaannya, mereka juga nggak akan nahan satu sama lain cuma supaya semuanya tetap sama. Jadi rasanya LenaMiu pengen terus ada di hidup satu sama lain, tapi bukan dengan cara maksa mereka harus selalu berjalan bareng sebagai pasangan. Yang penting dua-duanya tetap bahagia, berkembang, dan bisa terus saling dukung apa pun jalan yang akhirnya mereka pilih 🥰 Kalau tiga momen ini disambungin, semuanya selalu balik ke satu hal yang sama: cintanya LenaMiu setara. Nggak terasa ada satu orang yang terus memberi sementara satunya cuma menerima. Dua-duanya sama-sama pengen satu sama lain bahagia, berkembang, dan tetap jadi dirinya sendiri tanpa kehilangan keinginan buat terus jalan bareng. LenaMiu juga ngasih contoh kalau cinta yang setara bukan tentang siapa yang paling banyak ngasih atau siapa yang paling kelihatan sayang, tapi tentang dua orang yang sama-sama pengen yang terbaik buat satu sama lain 🤍 #LenaMiu #ลีน่าหมิว

ᵖˡˢgumberforlot

22,688 views • 1 month ago

Jurang Gaji: Ketidakadilan yang Kita Ciptakan Sendiri Di Australia, seorang satpam atau teller bank mungkin hanya berjarak sepuluh hingga dua puluh kali lipat dari gaji bos mereka. Angka ini besar, tetapi pekerja kecil masih bisa hidup layak—membayar sewa, menyekolahkan anak, bahkan berlibur sederhana. Struktur gaji memang menegaskan hierarki, namun tidak merampas martabat orang kecil. Sebaliknya, di Indonesia, jurang itu bisa ratusan kali lipat. Satpam menerima Rp4 juta sebulan, sementara direktur di perusahaan besar bisa mengantongi Rp1–2 miliar. Mereka bekerja di gedung yang sama, tetapi satu bergelut dengan cicilan motor, satu sibuk dengan investasi luar negeri. Jurang ini bukan sekadar angka; ia adalah potret distribusi kesejahteraan yang timpang. Di Australia, meski CEO bisa 50 kali lipat gaji karyawan, sistem pajak progresif dan jaring sosial membuat yang bawah tetap bertahan. Di Indonesia, kenaikan harga beras atau listrik bisa langsung menjerat jutaan pekerja kecil, sementara eksekutif nyaris tak terganggu. Yang perlu disadari: ketidakadilan ini bukan takdir. Perusahaan yang memilih memberi bonus miliaran kepada segelintir orang, pemerintah yang menetapkan upah minimum jauh dari biaya hidup, serikat pekerja yang lemah. Kita sendiri yang membuat sistem ini. Kesenjangan sosial itu salah satunya tercipta dari gap dalam sistem penggajian kita. Itu sebabnya rakyat terluka setiap ada berita bagi-bagi jabatan timses di BUMN, rangkap jabatan, atau kenaikan gaji dan tunjangan DPR. Padahal Al-Qur’an telah mengingatkan: “…agar harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kalian” (QS. Al-Ḥasyr [59]: 7). Langkah Pemerintah untuk menghapus tantiem sudah tepat. Tapi tinjau ulang juga tunjangan & fasilitas berlebihan, dana taktis pejabat, dan ketimpangan struktur gaji yang sampai 300 kali lipat itu. Inilah ujian untuk benar-benar mengamalkan sila kelima Pancasila. Mudah dituliskan, tetapi butuh komitmen dan keberanian seorang pemimpin untuk memperbaikinya, bukan? Tabik, Nadirsyah Hosen

Nadirsyah Hosen

40,304 views • 1 year ago

BACA BENTAR… Keren, anda Mas Tiyo 👍🏻 Di tengah hiruk-pikuk perkuliahan, target IPK, magang, dan rencana masa depan, ada satu ruang sunyi yang jarang dibicarakan: ruang kegelisahan. Kegelisahan tentang arah negara, tentang kebijakan yang terasa jauh dari harapan dan realitas sehari-hari, tentang masa depan yang tampak semakin kompetitif namun tidak selalu terasa adil. Dari ruang sunyi itulah suara Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, muncul. Apa yang ia lakukan bukan sekadar menyampaikan kritik. Ia sedang merepresentasikan kecemasan yang selama ini banyak orang rasakan tapi tidak tahu bagaimana mengungkapkannya. Karena apa? Karena kebodohan yang membuat mereka berpikir bahwa ada yang salah di negeri ini tapi tidak tau cara menjelaskannya bagaimana. Ketika ia berbicara tentang keadaan negara, sebenarnya ia sedang berbicara tentang keresahan generasi: tentang lapangan kerja yang makin sempit, tentang biaya hidup yang terus naik, tentang rasa khawatir apakah kerja keras saja cukup untuk bertahan. Tidak bisa dipungkiri itulah yang dirasakan generasi produktif khususnya Gen Z. Berdiri di posisi Tiyo bukanlah hal yang mudah. Menjadi mahasiswa biasa mungkin lebih tenang. Tidak perlu disorot. Tidak perlu diserang opini. Tidak perlu dituduh macam-macam. Tetapi memilih menjadi juru bicara keresahan berarti siap menghadapi konsekuensi: disalahpahami, dipelintir, bahkan diserang katakternya. Dan di situlah letak keberaniannya, bukan karena ia tidak takut, tetapi karena ia memilih tetap berjalan meski ada rasa takut. Gerakan mahasiswa selalu lahir dari satu hal yang sama: rasa memiliki terhadap negeri ini. Bukan karena merasa paling benar apalagi merasa jagoan agar dinilai keren, tetapi karena merasa terlalu peduli untuk diam. Ketika ada anak muda yang berani bersuara sekeras itu, itu bukan hanya soal politik. Itu adalah ekspresi dari identitas generasi yang tidak ingin masa depannya ditentukan tanpa partisipasi. Sc: adiyasin_

Maria A. Alkaff

36,781 views • 7 months ago