ๆญฃๅจๅ ่ฝฝ่ง้ข...
่ง้ขๅ ่ฝฝๅคฑ่ดฅ
๐๐๐ฆ๐ข ๐๐ข๐ง๐ญ๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ฌ๐๐ซ-๐๐๐ฌ๐๐ซ๐ง๐ฒ๐๐ฆ๐๐ Untuk Tim Persik Kediri atas kejadian hari ini setelah pertandingan saat perjalanan menuju Hotel di daerah Kepanjen, Kabupaten Malang. Kita jaga harmoni kekeluargaan ini dari dalam hingga luar lapangan ๐ซถ #AremaFC #Aremania #SalamSatuJiwa #Arema1Sinergi #KamiPulang #AyoKeKanjuruhan #JagaKanjuruhan
759,862 ๆฌก่ง็ โข 1 ๅนดๅ โขvia X (Twitter)
11 ๆก่ฏ่ฎบ

remember this!

Keep an eye on the season. ๐ Introducing our latest feature: the standings. Now you can see live on your server which team is how in the league compared to other teams.

135+ sam moso gak eling, gobloknya bukanya musnah malah makin merekah aja. sekarang terjadi lagi ditempat yang sama, dan peristiwa yang sama-sama membahayakan nyawa manusia?. Bajingan.

Minta maaf pun masih pakai bahasa dibalik-balik, Ya Alloh SDM-nya luar biasa.

PRESIDIUM TAEK AA IKI, NGOMONG GAGUK" IDIOT KON BEDES!!, BUYARNO AREM" AWAKMU MBALIKO SYUTING DRAGON BALL AKTOR KRILIN KOSONG SEMENJAK MBOK TINGGAL NGURUSI KLUB BEJAT IKI, AREM" MBOKNE ANCOK!! SALAM SAKIT JIWA !!! BEDES KETOLOP๐

Jaga harmoni matamu kui, kntl

Mau minta maaf ke berapa klub, suporter, operator, federasi lagi? Semoga bisa ngga ada permintaan maaf lagi ke depannya dan bisa tahu bahwa ada manusia itu di dalamnya yang lagi cari uang lewat sepak bola. Berubahlah.

your empathy is empty!

saatnya arema sadar diri dan sadar posisi, tidak ada yang lebih berharga dibandingkan dengan nyawa. kejadian ini semakin membuka mata, bahwa kalian belum layak dan belum pantas kembali di kanjuruhan (karena suporter)

Malesss maaf tok tapi gak berubah

Mau bikin season 2 kah? Belum juga 1000 hari.
็ธๅ ณ่ง้ข
Sensitive content
PALEMBANG โ Misteri kematian tragis Anti Puspita Sari (22), wanita muda yang ditemukan tewas di kamar Hotel Lendosis, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan, seorang pria bernama Febrianto, setelah sempat buron beberapa hari. Pelaku ditangkap tim gabungan Jatanras Polda Sumsel bersama Satreskrim Polrestabes Palembang di kawasan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin, pada Rabu (15/10/2025). Saat penangkapan, Febrianto sempat melawan hingga akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan oleh petugas. โIya benar, pelaku sudah diamankan di Banyuasin,โ ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, Kamis (16/10/2025). MOTIF TERUNGKAP Dalam pengakuannya kepada penyidik, Febrianto mengaku mengenal korban melalui sebuah grup media sosial bertema โOpen BO (Open Booking)โ. Dari percakapan di grup tersebut, keduanya sepakat melakukan transaksi sebesar Rp 300 ribu untuk dua kali hubungan badan. Setelah melakukan hubungan sekali, pelaku kembali mengajak korban untuk yang kedua kalinya. Namun korban menolak dan meminta Febrianto meninggalkan kamar. Penolakan tersebut membuat pelaku emosi hingga terjadi pertengkaran yang berujung pembunuhan. Febrianto kemudian mengikat tangan korban dan menyumpal mulutnya hingga kehabisan napas. Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku kabur meninggalkan lokasi kejadian. KRONOLOGI PENEMUAN JENAZAH Korban Anti Puspita Sari ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kamar Hotel Lendosis pada Sabtu (11/10/2025) siang. Tubuhnya ditemukan dengan tangan terikat dan mulut disumpal, sementara kamar dalam keadaan terkunci dari dalam. Menurut keterangan saksi, korban diketahui check-in bersama seorang pria pada Jumat sore sekitar pukul 16.00 WIB. Saat waktu check-out tiba, pihak hotel tidak mendapat respons dari dalam kamar meski sudah berulang kali mengetuk pintu. Petugas hotel sempat mematikan aliran listrik kamar untuk memancing reaksi penghuni, namun tetap tidak ada respons. Akhirnya sekitar pukul 14.00 WIB, pintu dibuka menggunakan kunci cadangan, dan korban ditemukan sudah tak bernyawa. KORBAN SEDANG HAMIL Hasil autopsi tim forensik RS Bhayangkara Palembang mengungkap bahwa Anti Puspita Sari sedang mengandung saat ditemukan tewas. Ia diduga meninggal karena asfiksia akibat mulut disumpal, menyebabkan kehabisan oksigen. Kasus ini sontak menggemparkan warga Palembang. Setelah sempat melarikan diri, pelaku akhirnya berhasil dibekuk hanya dalam waktu empat hari. Kini, Febrianto telah ditahan di Mapolda Sumsel untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi menegaskan akan terus mendalami kemungkinan motif lain di balik pembunuhan keji ini, sembari menegakkan proses hukum secara tegas dan transparan.
CREEPY ROOM
48,636 ๆฌก่ง็ โข 9 ไธชๆๅ
