Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

𝐏𝐞𝐧𝐮𝐦𝐩𝐚𝐧𝐠 𝐑𝐞𝐤𝐚𝐦 𝐒𝐮𝐚𝐬𝐚𝐧𝐚 𝐌𝐞𝐧𝐜𝐞𝐤𝐚𝐦 𝐝𝐢 𝐃𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐫𝐞𝐭𝐚 𝐒𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐬𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐓𝐚𝐛𝐫*𝐤𝐚𝐧 Seorang penumpang merekam suasana di dalam kereta sebelum dan sesudah insiden di Bekasi Timur. Perjalanan sempat tertunda setelah terjadi tabrakan antara taksi dan kereta dari arah Cikarang, sehingga penumpang diminta tetap berada di dalam gerbong. Tak lama kemudian,...

120,524 views • 4 months ago •via X (Twitter)

0 Comments

No comments available

Comments from the original post will appear here

Related Videos

Kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam telah mengakibatkan gangguan pada perjalanan kereta api terjadi di lintasan tesebut. Insiden ini membuat jalur rel lumpuh dan sejumlah perjalanan kereta mengalami keterlambatan hingga pengalihan rute. Sejumlah rangkaian tidak dapat melintas karena posisi kereta yang keluar jalur dan menutup lintasan Kecelakaan tersebut melibatkan dua jenis layanan berbeda, yakni kereta jarak jauh dan kereta komuter. KA Argo Bromo Anggrek merupakan kereta antarkota kelas eksekutif relasi Gambir–Surabaya Pasarturi yang dikenal sebagai salah satu layanan unggulan lintas utara Jawa dengan kecepatan tinggi. Sementara itu, KRL Commuter Line adalah kereta rel listrik perkotaan yang melayani mobilitas harian penumpang di wilayah Jabodetabek, termasuk lintas Cikarang. Berdasarkan informasi awal, tabrakan terjadi pada malam hari sekitar pukul 20.55–21.00 WIB. KRL yang tengah berada di jalur diduga dalam kondisi berhenti sebelum akhirnya ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek dari arah belakang. Benturan keras menyebabkan beberapa gerbong KRL mengalami kerusakan parah hingga ringsek, bahkan dilaporkan keluar dari rel. Sejumlah saksi menyebut situasi di lokasi sempat mencekam. Penumpang panik dan berteriak histeris saat benturan terjadi, terutama di gerbong depan yang terdampak langsung. Dugaan awal penyebab insiden mengarah pada gangguan di jalur yang membuat KRL tidak dapat melanjutkan perjalanan. Salah satu informasi menyebut adanya kendaraan mogok di perlintasan dekat stasiun yang memicu rangkaian KRL tertahan di jalur. Kondisi ini diduga berkontribusi pada terjadinya tabrakan ketika kereta jarak jauh melintas di lintasan yang sama.

Next Gen

23,797 views • 4 months ago

Innalillahi 🥹 KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Khusus Wanita Ringsek BEKASI – Kecelakaan hebat melibatkan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan menghantam bagian belakang rangkaian KRL yang tengah berada di area stasiun. Dampak tabrakan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada gerbong belakang KRL yang merupakan area khusus wanita. Dalam rekaman video amatir yang beredar, terlihat bodi kereta ringsek serta kaca-kaca hancur, memicu kepanikan luar biasa di kalangan penumpang yang bergegas menyelamatkan diri. "Kereta saya ditabrak dari belakang di Stasiun Bekasi Timur. Gerbong wanita hancur semua," ujar salah satu penumpang dalam unggahan video di lokasi kejadian. Hingga saat ini, petugas dari PT KCI dan keamanan stasiun masih fokus melakukan evakuasi penumpang. Belum ada pernyataan resmi terkait jumlah korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Tim medis sudah disiagakan di peron untuk menangani situasi darurat. Pihak PT KAI (Persero) tengah melakukan investigasi mendalam untuk memastikan apakah kecelakaan dipicu oleh kegagalan sistem persinyalan pada lokomotif CC 206 13 86 atau adanya faktor kesalahan manusia (human error). Akibat peristiwa ini, operasional KRL lintas Bekasi/Cikarang lumpuh total. Pengguna jasa transportasi kereta api disarankan beralih ke moda transportasi lain selama proses sterilisasi jalur dilakukan.

BACOT

82,677 views • 4 months ago

𝐏𝐌 𝐉𝐞𝐩𝐚𝐧𝐠 𝐆𝐞𝐬𝐞𝐫 𝐊𝐮𝐫𝐬𝐢 𝐁𝐮𝐚𝐭 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐚𝐩𝐚 𝐏𝐫𝐞𝐬𝐢𝐝𝐞𝐧 𝐏𝐫𝐚𝐛𝐨𝐰𝐨 𝐝𝐢 𝐊𝐓𝐓 𝐀𝐏𝐄𝐂 Momen keakraban antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mencuri perhatian di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025 yang digelar di Gyeongju, Korea Selatan, pada Jumat (31/10/2025). Dalam sesi perdana APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) yang berlangsung di Hwabaek International Convention Centre (HICO), keduanya tampak duduk bersebelahan. PM Sanae, yang merupakan perempuan pertama dalam sejarah Jepang menjabat sebagai perdana menteri, terlihat dengan ramah menggeser kursinya mendekati Presiden Prabowo untuk berbincang. Gestur sederhana itu menciptakan suasana hangat di tengah forum tingkat tinggi tersebut. Presiden Prabowo menyambut dengan senyum dan percakapan ringan, menandakan hubungan bersahabat antara Indonesia dan Jepang yang terus terjalin erat. Interaksi itu pun menjadi sorotan, menggambarkan dinamika diplomasi yang hangat dan penuh rasa saling menghormati di antara dua pemimpin kawasan Asia. Video | Naskah: tedskyfriends (Tiktok) | Yayat Editor | Admin: Zulfyan | Farraa Saksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui: | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | WeTV (Wewatch) | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45 #garudatv #laporan8 #PresidenPrabowo #PrabowoSubianto #PMJepang #APEC #KTTApec #Viral

Garuda TV

254,718 views • 10 months ago

Bekasi — Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4), melibatkan rangkaian KRL Commuter Line yang ditabrak oleh Kereta Api jarak jauh Argo Bromo. Insiden ini menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka serta beberapa korban dilaporkan terhimpit di dalam gerbong akibat benturan keras. Berdasarkan informasi di lapangan, tabrakan terjadi saat KRL berada di jalur stasiun. Dalam waktu bersamaan, KA Argo Bromo melintas dan terjadi benturan yang mengakibatkan kerusakan signifikan pada beberapa rangkaian kereta. Sejumlah penumpang panik dan berupaya menyelamatkan diri, sementara sebagian lainnya terjebak di dalam gerbong yang mengalami deformasi. Merespons kejadian tersebut, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan kurang lebih 30 personel yang terdiri dari Kantor SAR Jakarta, Unit Siaga SAR Bekasi, serta tim khusus Basarnas Special Group (BSG). Tim SAR gabungan saat ini tengah melakukan proses evakuasi terhadap korban yang terhimpit dengan menggunakan peralatan ekstrikasi guna mengeluarkan korban dari material kereta yang ringsek. Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan bahwa seluruh personel dikerahkan secara maksimal untuk mempercepat proses penyelamatan. “Tim SAR gabungan saat ini fokus pada upaya evakuasi korban yang masih terjebak di dalam rangkaian kereta. Kami menggunakan peralatan ekstrikasi untuk memastikan proses penyelamatan berjalan cepat namun tetap memperhatikan keselamatan korban dan petugas,” ujar Desiana. Ia juga menambahkan bahwa koordinasi dengan unsur terkait terus dilakukan guna mempercepat penanganan di lokasi kejadian. “Kami mengoptimalkan sinergi dengan seluruh unsur SAR gabungan agar proses evakuasi dapat berjalan efektif. Prioritas utama kami adalah menyelamatkan korban dan memberikan penanganan secepat mungkin,” tambahnya. Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus berlangsung, sementara para korban yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Basarnas mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kejadian agar tidak menghambat proses evakuasi yang sedang berlangsung. Sumber: Basarnas

Radio Elshinta

92,843 views • 4 months ago

Sumber : Republika.co.id Tabrakan KRL commuterline di Stasiun Bekasi Timur ternyata didahului peristiwa tabrakan lain tak jauh dari stasiun. Republika menanyai saksi mata soal kejadian yang mendahului tabrakan maut. Kejadian tabrakan awal itu terjadi di perlintasan sebidang tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur. Menurut Titin, pemilik warung yang terletak sekitar 50 meter, dari lokasi kejadian, insiden bermula sekitar pukul 20.50, Senin 27 April 2026 malam. Dia menceritakan, awalnya ada taksi hijau dari layanan taksi listrik Green SM melintas dari arah utara ke selatan. “Pas di tengah perlintasan kereta api taksinya mogok,” kata Titin ketika ditemui Republika di lokasi. Tak lama berselang, ada peringatan commuter line dari arah CIkarang menuju Jakarta hendak melintas. Tapi taksi itu tetap tak bisa bergerak. Penjaga perlintasan kemudian sibuk mengingatkan ada kereta yang hendak lewat. “Dia mau dorong juga tapi taksinya nggak bergerak,” kata Titin. Saksi mata lain mengungkapkan, kereta sempat berjalan namun kemudian berhenti akibat keberadaan taksi tersebut. Hal ini dituturkan Yono dan istrinya yang hendak pulang ke Tambun. Tak lama kemudian kereta seperti ditubruk dari belakang. “Memang sudah mau jalan tapi karena ada kendala di depan kereta berhenti lagi. Ia mengatakan, tak ada peringatan sama sekali dari petugas menjelang kejadian itu. “Nggak ada peringatan. Orang udah panik di depan kan, karena mobil ada yang di depan kan," kata dia kepada Republika. Video editor: Hirzi Produser: Eko Supriyadi

TxtdariBekasy 🇵🇸

27,922 views • 4 months ago

Penumpang Taksi Online cekcok dengan driver karena masalah rute! Dari video yang saya lihat, tampak jelas ada dua sudut pandang yang berbeda antara driver dan penumpang. Di satu sisi, driver sebenarnya sudah menjalankan prosedur sesuai standar, yaitu melakukan konfirmasi rute kepada penumpang sebelum perjalanan dimulai. Namun setelah konfirmasi dilakukan, penumpang justru menolak dan memicu perdebatan. Di sisi lain, terlihat bahwa penumpang belum sepenuhnya memahami cara kerja aplikasi. Padahal, rute yang muncul di aplikasi merupakan rute yang telah ditentukan oleh sistem. Selain itu, biaya yang tertera umumnya belum termasuk komponen tambahan seperti tol dan parkir. Hal ini cukup mengherankan, mengingat layanan transportasi online sudah hadir cukup lama. Namun, persoalan serupa masih terus terjadi. Ini menimbulkan pertanyaan: apakah pihak aplikator kurang memberikan edukasi yang jelas kepada pengguna, atau belum cukup peka terhadap karakteristik dan kebutuhan penggunanya? Idealnya, aplikator dapat menyediakan informasi yang lebih transparan dan mudah dipahami langsung di dalam aplikasi. Dengan begitu, potensi kesalahpahaman antara driver dan penumpang bisa diminimalkan, tanpa harus mempertemukan keduanya dalam situasi yang berujung konflik. Saya berharap kejadian seperti ini tidak terus berulang. Di satu sisi, kondisi driver saat ini juga tidak mudah dan mereka tetap harus bertahan di tengah tekanan ekonomi. Sudah seharusnya sistem yang ada mendukung kenyamanan kedua belah pihak.

mr.tweeps | IDN

106,774 views • 5 months ago