Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

๐——๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐Ÿฑ,๐Ÿฎ ๐—๐˜‚๐˜๐—ฎ ๐—ช๐—ฎ๐—ท๐—ฎ๐—ต, ๐—”๐—ฑ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฎ๐˜๐˜‚ ๐—ฆ๐—ฒ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐˜ ๐—ฌ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฆ๐—ฎ๐—บ๐—ฎ: ๐— ๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ท๐˜‚ ๐—ž๐—ฒ ๐— ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ ๐——๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป. ๐ŸŒฑ Hingga bulan Juni 2026, lebih dari 5,2 juta pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka dengan layanan Face Recognition. ๐Ÿซถ๐Ÿป Teknologi ini membuat proses boarding menjadi lebih cepat, praktis, dan nyaman tanpa perlu mencetak tiket atau...

24,948 views โ€ข 1 month ago โ€ขvia X (Twitter)

0 Comments

No comments available

Comments from the original post will appear here

Related Videos

๐—ž๐—ถ๐—ฟ๐—ถ๐—บ ๐—•๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—•๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐— ๐˜‚๐—ฑ๐—ถ๐—ธ ๐—ž๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐— ๐—ฎ๐—ธ๐—ถ๐—ป ๐—ฃ๐—ฟ๐—ฎ๐—ธ๐˜๐—ถ๐˜€ ๐—ฃ๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ถ ๐—ž๐—”๐—œ ๐—Ÿ๐—ผ๐—ด๐—ถ๐˜€๐˜๐—ถ๐—ธ ๐—ง๐—ฟ๐—ฎ๐˜…! ๐Ÿšš Sekarang, sudah nggak perlu lagi ribet membawa oleh-oleh, barang, atau anabul saat mudik naik kereta ke kampung halaman. ๐Ÿ“ฆ Karena ada layanan KAI Logistik Express yang siap membantu kalian! Malas datang ke service point? Tenang, kalian juga bisa menggunakan layanan antar-jemput barang melalui aplikasi KAI Logistik Trax. ๐Ÿ“ฑ Layanan ini memudahkan kalian mengirim paket ke berbagai tujuan dengan proses yang mudah dan terpercaya. ๐Ÿซถ๐Ÿป Jadi, kalian tetap bisa menikmati perjalanan mudik dengan lebih nyaman tanpa khawatir barang bawaan yang banyak. ๐Ÿ˜‰ Yuk, kirim barang kalian dengan KAI Logistik Trax dan rasakan mudik yang lebih praktis! โœจ Ngaku deh, biasanya kalian kalau mudik paling banyak bawa apa nih? Oleh-oleh atau titipan keluarga? Tulis di kolom komentar, yuk! ๐Ÿ‘‡ Published on: 15 Maret 2026 | 13.40 WIB #KAI121 #KALOGExpress #MudikNaikKereta #AyoNaikKereta #KeretaApi

Kereta Api Indonesia

11,084 views โ€ข 4 months ago

๐——๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—•๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐˜‚๐—ป๐—ด ๐—ธ๐—ฒ ๐—•๐—ฎ๐—ป๐˜†๐˜‚๐˜„๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ถ, ๐—”๐—ป๐˜๐—ถ ๐—ง๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐˜€๐—ถ๐˜-๐—ง๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐˜€๐—ถ๐˜ ๐—–๐—น๐˜‚๐—ฏ ๐Ÿš† Akhirnya, perjalanan kalian dari Bandung ke Banyuwangi sudah tidak perlu ribet transit lagi, guys! ๐Ÿ‘๐Ÿป Please welcome, kereta api dengan rute terpanjang nomor dua di Indonesia, ini dia KA Sangkuriang! ๐Ÿ˜Ž Per 1 Mei 2026, KA Sangkuriang resmi memulai perjalanan perdananya dengan rute Bandungโ€“Ketapang (pp), menghubungkan Jawa Barat hingga ujung timur Pulau Jawa dalam satu perjalanan langsung. ๐Ÿค— Nggak cuma lebih praktis, perjalanan ini juga jadi lebih nyaman. Cocok banget buat yang mau perjalanan jauh tapi tetap ingin tenang dan bebas repot. ๐Ÿซถ๐Ÿป Sepanjang perjalanan, kalian juga bakal disuguhkan pemandangan pegunungan, persawahan, hingga mendekati pesisir timur Jawa yang eksotis. ๐Ÿ˜ Jadi, siapa yang udah cobain naik Kereta Api Sangkuriang ini? Coba tulis pengalaman kalian di kolom komentar, yuk! ๐Ÿ‘‡๐Ÿป Published on: 4 Mei 2026 | 13.00 WIB #KAI121 #KASangkuriang #AyoNaikKereta #KAISemakinMelayani #MelayaniSepenuhHati

Kereta Api Indonesia

13,648 views โ€ข 2 months ago

๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—บ๐—ฎ ๐—ž๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ต ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐˜ ๐—ง๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ด๐—ฎ๐—น ๐—ž๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐˜€ ๐—•๐—ถ๐˜€๐—ป๐—ถ๐˜€ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฃ๐˜‚๐—น๐—ฎ๐˜‚ ๐—๐—ฎ๐˜„๐—ฎ ๐Ÿ‘‹๐Ÿป Setelah lebih dari empat dekade setia menemani perjalanan kalian, mulai hari ini, 15 Juli 2025, kereta kelas bisnis di Pulau Jawa resmi purnatugas. ๐Ÿฅบ Pernah menjadi primadona dan jembatan antara kelas ekonomi dan eksekutif, kelas bisnis bukan hanya sebuah alat transportasi, tapi juga merupakan bagian dari kisah perjalanan kita. ๐Ÿค— Meskipun inovasi membawa kita ke era yang lebih baik dan modern, kenangan akan kereta kelas bisnis ini akan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perkeretaapian di Indonesia. ๐Ÿซถ๐Ÿป Walau harus berpisah dengan kereta kelas bisnis di Pulau Jawa, kenangan dan kenyamanan yang pernah diberikannya tak akan terlupakan. ๐Ÿ˜‰ Sayonara kelas bisnis di Pulau Jawa! Oh iya, kalian punya kenangan naik kereta kelas bisnis di KA apa nih? Coba tulis di kolom komentar ya! ๐Ÿ‘‡๐Ÿป Support footage ๐Ÿ™๐Ÿป: @/prayogips (TikTok), @/rail_chocho (TikTok), @/dmnf_raillfans_ (TikTok), Umar Setyadi (YouTube). Support photo ๐Ÿ™๐Ÿป: Perpusnas, @/ris_ang_gara (IG). Publish on: 15 Juli 2025 | 14.00 WIB. #KAI121 #KeretaKelasBisnis #AyoNaikKereta #KeretaApi

Kereta Api Indonesia

250,644 views โ€ข 1 year ago

๐Ÿšจ๐ŸŽ™ | Pidato perpisahan Nacho Fernรกndez di Ciudad Real Madrid hari ini, Rabu, 24 Juli 2024. #GraciasNacho ๐Ÿฅฒ๐Ÿค ๐Ÿ—ฃ Nacho: โ€œSaya tidak tahu apakah saya akan menangis sekarang atau nanti... Selamat pagi semuanya.โ€ โ€œSaya ingin berterima kasih kepada kalian untuk berada di sini di hari yang sulit ini. Saya telah berada di klub ini selama 24 tahun, saya tumbuh dan berkembang di klub yang indah ini.โ€ โ€œSaya mempertahankan lambang ini sepanjang hidup saya. Klub ini segalanya bagi saya dan keluarga saya... (Nacho berhenti sejenak dalam pidatonya setelah anaknya memanggil 'Papa' di kursi penonton).โ€ โ€œIni adalah rumah saya. Saya tidak pernah merasa bahwa saya harus datang ke sini untuk bekerja, saya datang ke tempat ini setiap hari untuk bertemu dengan keluarga saya yang lain.โ€ โ€œMengakhiri perjalanan saya di klub ini sebagai kapten sangatlah spesial, itu cara terbaik. Saya pergi dari sini setelah mengetahui bahwa saya telah memberikan segalanya untuk klub ini. Saya pergi dengan cara terbaik, menjadi kapten dan menjadi pemain penting.โ€ โ€œTerima kasih Real Madrid untuk nilai yang kalian ajarkan kepada saya, saya akan melakukan hal yang sama kepada anak-anak saya. Rekan setim saya, kalian adalah yang terbaik tanpa keraguan! Kalian membuat segalanya menjadi lebih mudah. Masa depan kalian cerah.โ€ โ€œUntuk ibu dan ayah, ini berkat kalian. Kalian membuat ini menjadi nyata. Terima kasih keluarga saya yang telah menjadi keluarga yang kuat. Terima kasih Maria, istri saya, ini tidak akan mungkin tanpa kamu.โ€ โ€œSekarang, saya akan mendukung Real Madrid. Saya akan berteriak untuk setiap gol dan pertandingan, ini akan selalu menjadi keluarga saya. ยกHala Madrid!โ€ #GraciasNacho ๐Ÿค

Seputar Real Madrid

46,792 views โ€ข 2 years ago

LIPUTAN AL-JAZEERA 4 JUNI 2026 KORUPSI BGN GO INTERNATIONAL *** Terjemahan video: Makanan gratis ini diantar setiap hari ke seluruh Indonesia, bagian dari program pemerintah untuk anak-anak serta ibu hamil dan menyusui, yang bertujuan mengatasi gizi buruk. Namun proyek ambisius ini kembali menjadi sorotan publik. Pekan ini, Presiden Prabowo Subianto memecat kepala program itu, Dadan Hindayana. Sehari kemudian, ia dan dua deputinya ditangkap atas dugaan korupsi. Yayasan yang ditunjuk sebagai mitra Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi adalah yayasan yang dipakai untuk kejahatan dan berafiliasi dengan pejabat atau pegawai Badan Gizi Nasional. Dadan juga dituduh mengadakan barang dengan harga yang digelembungkan, termasuk lebih dari 21.000 motor listrik dan 5.400 televisi. Penyidik menggeledah kantor badan itu dan rumah para tahanan. Suasana sepi di luar kantor pusat Badan Gizi Nasional, dengan hanya sedikit staf yang bekerja di dalam gedung. Meski kontroversi terbaru ini, pemerintah menyatakan programnya untuk memberi makan puluhan juta orang akan terus berjalan tanpa gangguan. Di kompleks kantor, karangan bunga dari para pengusaha dipajang, mengucapkan selamat kepada kepala badan yang baru. Lebih dari 30.000 dapur terlibat dalam program makan gratis ini dan dijalankan oleh usaha yang telah mengantongi izin dari badan itu. Tepat sebelum penangkapan, Presiden berbicara di sebuah acara yang dihadiri ribuan mitra yang terlibat dalam program gizi, sembari memperingatkan adanya konsekuensi atas pelanggaran. Program pangan ini adalah misi yang suci. Ini adalah makanan bagi mereka yang membutuhkan. Ini tak boleh menjadi alat bagi individu untuk memperkaya diri. Inisiatif makan gratis ini beranggaran $15 miliar untuk 2026, menjadikannya salah satu proyek termahal pemerintah. Program ini juga dikaitkan dengan kasus keracunan makanan dengan setidaknya 33.000 anak di seluruh negeri terdampak, menurut sebuah LSM lokal. Pemerintah menyatakan lebih dari 62 juta orang telah menerima manfaat dari makan gratis dan berkomitmen mencapai targetnya lebih dari 83 juta orang pada akhir tahun. Jessica Washington, Al Jazeera, Jakarta.

Ardianto Satriawan

15,637 views โ€ข 1 month ago

Teman-teman semua, Hari ini kita menerima kabar final yang melegakan. Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, telah memberikan abolisi kepada Tom Lembong atas persetujuan DPR. Dengan itu, bukan hanya hukuman dibatalkan, tapi seluruh perkara dianggap tak pernah ada. Nama Tom bersih. Tak pernah bersalah. Bebas sepenuhnya. Ini tentu kabar baik bagi Tom dan bagi keluarganya yang telah berpisah sejak akhir Oktober tahun lalu. Setelah sembilan bulan yang panjang, malam ini ia kembali ke rumah. Kepada istri, anak-anak, dan keluarganya yang selama ini menanggung rindu. Sebagai sahabat, saya amat bersyukur. Saya ikut bahagia melihat Tom hari ini bebas. Maka saya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bapak Presiden beserta DPR yang telah menggunakan kewenangannya untuk mengakhiri ketidakadilan ini. Namun, kita juga tahu, ini bukan kemenangan dari ruang sidang. Ini adalah penyelesaian ekstra yudisial melalui jalur konstitusional yang menjadi hak Presiden. Keputusan ini memang menghapus perkara, tapi sesungguhnya tidak menghapus pertanyaan. Tidak menghapus keprihatinan kita atas proses hukum yang begitu banyak dipertanyakan sejak awal. Mulai dari sangkaan yang dipaksakan oleh jaksa, hingga putusan hakim yang menafikan nalar. Karena itu, meskipun hari ini adalah akhir dari penahanan Tom, ini bukan akhir dari tanggung jawab kita. Justru ini harus jadi titik refleksi yang lebih dalam tentang sistem hukum negara kita, tentang bagaimana hukum seharusnya bekerja. Juga, tentang bagaimana keadilan tidak boleh datang hanya kepada mereka yang tenar, punya jaringan, dan mendapat sorotan. Karena untuk satu Tom yang bebas hari ini, mungkin masih ada ribuan lainnya yang terjerat kriminalisasi, tanpa suara, tanpa sorotan. Negara ini terlalu besar untuk menyisakan keadilan hanya bagi mereka yang dikenal dan mendapat dukungan amat luas dari publik. Maka, hukum di Republik ini harus menjadi pelindung bagi semua, alih-alih menjadi alat tekanan. Harus memberi ketenangan, alih-alih menebar kecemasan. Hari ini adalah kemenangan pribadi bagi Tom. Tapi perjuangan menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat belum selesai. Masih panjang dan masih harus terus kita jalani bersama. Tentu juga, masih perlu terus mendapat perhatian serius dari para pemimpin dan penyelenggara negara ini. Semoga kita bisa menuntaskannya. Izinkan saya menyampaikan apresiasi tinggi dan rasa terima kasih kepada tim hukum, kepada para sahabat dan pendukung yang setia hadir di setiap persidangan, kepada para tokoh dan publik luas yang menyuarakan harapan di tengah gelapnya proses hukum. Di negeri ini, keadilan sering butuh suara lantang. Hari ini, suara itu berbuah untuk Tom. Kepada Tom kita sampaikan selamat pulang ke rumah. Waktu yang hilang tak bisa kembali, tapi hari esok selalu bisa dimenangkan. Kita yakin, pengalaman yang Tom lalui tak akan melemahkan, justru menguatkan. Pun kita optimis, Tom akan kembali melangkah, lebih tegap, lebih matang, dan lebih tajam memperjuangkan kebaikan bagi negeri yang ia cintai tanpa syarat ini. Welcome home, Tom.

Anies Rasyid Baswedan

709,582 views โ€ข 1 year ago

Inovasi Energi Baru: Bobibos, Bahan Bakar Alternatif Karya Anak Bangsa Resmi Meluncur! Setelah satu dekade riset mandiri, M. Ikhlas Thamrin bersama timnya meluncurkan BOBIBOS (Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!), bahan bakar alternatif ramah lingkungan yang diklaim mampu menekan emisi hingga mendekati nol. โ–ช๏ธ Sumber: Dibuat dari tanaman lokal yang mudah tumbuh, berpotensi mendukung ketahanan pangan sekaligus energi. โ–ช๏ธ Performa: Hasil uji lab menunjukkan Bobibos memiliki Research Octane Number (RON) mendekati 98 dan diklaim menempuh jarak lebih jauh dari solar konvensional. โ–ช๏ธ Tujuan: Lahir dari keprihatinan atas ketergantungan energi impor, BOBIBOS diharapkan menjadi solusi kedaulatan energi nasional. Dukungan Industri: Acara peluncuran di Jonggol (2/11) menjadi simbol kolaborasi, dihadiri anggota DPR RI Mulyadi dan pemilik PT Primajasa Perdanaraya Utama, H. Amir Mahpud. Primajasa menyatakan kesiapan menjadi perusahaan transportasi pertama yang menggunakan Bobibos untuk armada bus di Jabodetabek dan Jawa Barat. Tahap Selanjutnya: Inovasi ini telah melalui uji sertifikasi dari lembaga resmi di bawah Kementerian ESDM dan siap dikembangkan lebih luas, menjadi langkah nyata menuju terwujudnya "Energi Merah Putih" yang mandiri. Bagaimana pandangan kawan inilah tentang masa depan energi alternatif di Indonesia? Mari diskusikan inovasi ini di kolom komentar! โ€” ๐Ÿ“ฐ Baca berita di #inilahNews #InilahCom #TitikTengah #TitikCerah #Bobibos #EnergiBaru #EBT #KemandirianEnergi #InovasiIndonesia #BahanBakarAlternatif #AnakBangsa #BeritaNasional #ESDM

inilahcom

170,522 views โ€ข 9 months ago

SIARAN PERS dr. TIFA Bismillahirrahmanirrahiim. Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang 1. Bagi saya, ditahan atau diperbolehkan pulang bukanlah inti dari perjuangan ini. Sejak awal, saya telah meneguhkan hati bahwa perjuangan menegakkan kebenaran berbasis keilmuan jauh lebih besar daripada kenyamanan pribadi. Proses hari ini adalah bagian dari perjalanan panjang mencari kebenaran, bukan akhir dari langkah saya. 2. Saya menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah memberikan perhatian, dukungan, dan doa tanpa henti. Kepedulian kalian semua memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap keputusan hari ini. Teristimewa, saya berterima kasih kepada tim penasehat hukum saya, yang dengan kesabaran, ketegasan, dan profesionalisme mendampingi saya selama pemeriksaan yang berlangsung lebih dari 9 jam. 3. Saya mengucapkan terima kasih kepada Polda Metro Jaya, khususnya para penyidik yang memperlakukan saya dengan baik dan penuh hormat. Saya diberikan hak-hak saya sebagaimana mestinya, bahkan ada hal-hal baik yang diberikan melebihi apa yang menjadi hak saya. Mereka menjalankan tugasnya secara profesional, dan saya pun menjalankan tugas sayaโ€”yakni mempertahankan setiap langkah, penelitian, dan sikap sayaโ€”dengan profesionalisme yang sama. 4. Saya berharap keputusan malam ini dapat menjadi langkah awal yang baik bagi upaya reformasi kepolisian, agar institusi hukum semakin kokoh dalam keadilan, transparansi, dan integritas. Semoga proses hari ini menjadi pintu menuju perubahan yang dirasakan seluruh rakyat. 5. Akhirnya, kepada Allah saya berserah diri sepenuhnya. Lฤ แธฅaula wa lฤ quwwata illฤ billฤh. แธคasbunallฤhu wa niโ€˜mal wakฤซl, niโ€˜mal mawlฤ wa niโ€˜man naแนฃฤซr. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pelindung, sebaik-baik Penjaga, sebaik-baik Penolong. Jakarta, 13 November 2025 Salam Takzim dr.Tifauzia Tyassuma,

Dokter Tifa

31,969 views โ€ข 8 months ago

Hari ini, tanggal 12, adalah hari yang akan selalu kami ingat karena di hari ini, Lee Sangwon bukan lagi seorang trainee. Trainee Lee Sangwon yang selama ini berjuang dalam diam, yang berlatih tanpa henti, yang menahan lelah, ragu, dan takut sendirian, kini telah sampai di garis akhir dari satu perjalanan panjangโ€”dan sekaligus di garis awal perjalanan yang jauh lebih besar. Semua waktu yang kamu habiskan untuk berlatih, semua pengorbanan yang mungkin tak pernah kamu ceritakan, akhirnya terbayar di hari ini. Hari ini kamu berdiri bukan lagi sebagai seseorang yang menunggu kesempatan, tapi sebagai seorang idol yang pantas berada di atas panggung. Idol Lee Sangwon yang siap menunjukkan dunia siapa dirimu, bukan hanya lewat suara dan gerakan, tapi lewat hati, ketulusan, dan kerja kerasmu. Statusmu berubah, tapi satu hal yang tidak akan pernah berubah adalah caramu berjuang dan mimpimu yang selalu kamu genggam erat. Kami ingin kamu tahu, perjalanan ke depan mungkin tidak selalu mudah. Akan ada hari-hari melelahkan, ada saat kamu merasa ragu, ada waktu di mana dunia terasa tidak ramah. Tapi di setiap langkahmu, selalu ada kami yang percaya padamu, yang bangga padamu, dan yang akan tetap berdiri di sisimu. Kamu tidak sendirian. Selamat tinggal trainee Lee Sangwon. Terima kasih karena tidak menyerah, karena bertahan sampai titik ini. Selamat datang idol Lee Sangwon. Tanggal 12 bukan sekadar tanggal debut, tapi bukti bahwa mimpi yang diperjuangkan dengan sepenuh hati pada akhirnya akan menemukan jalannya sendiri. Teruslah bersinar, melangkah dengan yakin, dan jadilah dirimu sendiri. Kami akan selalu mendukungmu, hari ini, esok, dan seterusnya โœจ #ALPHADRIVEONE #ALD1 #์•ŒํŒŒ๋“œ๋ผ์ด๋ธŒ์› #SANGWON #LEESANGWON #์ƒ์›

SANGWON INDONESIA

25,097 views โ€ข 6 months ago

Uang: Oleh-Oleh Lebaran yang Paling Dirindukan Di balik tradisi silaturahmi dan kebersamaan, ada satu hal sederhana yang selalu dinantikan setiap anak saat Lebaran, uang saku dari para orang tua dan kerabat. Setiap kali Lebaran tiba, suasana rumah selalu berubah menjadi lebih hidup. Sanak saudara berdatangan, meja makan penuh hidangan, dan suara tawa memenuhi setiap sudut rumah. Namun di balik semua tradisi itu, ada satu hal sederhana yang selalu menjadi kenangan paling melekat bagi banyak orang sejak kecil: uang Lebaran. Bagi anak-anak, uang Lebaran bukan sekadar lembaran rupiah yang diberikan oleh orang tua, paman, bibi, atau kakek nenek. Ia adalah simbol kebahagiaan, kejutan, dan rasa diperhatikan. Saat tangan kecil menerima amplop atau uang yang dilipat rapi, ada perasaan gembira yang sulit dijelaskan,campuran antara rasa bangga, senang, dan penuh harapan. Tradisi memberi uang saat Lebaran sebenarnya tidak tertulis dalam aturan agama, tetapi telah menjadi budaya yang hidup di masyarakat. Ia lahir dari semangat berbagi dan memuliakan kebahagiaan di hari kemenangan setelah sebulan menjalankan ibadah puasa. Memberi kepada anak-anak menjadi cara sederhana untuk menanamkan rasa kasih sayang sekaligus mempererat hubungan keluarga. Menariknya, kenangan tentang uang Lebaran sering kali bertahan sangat lama. Banyak orang dewasa masih mengingat dengan jelas bagaimana dulu mereka menghitung uang hasil "berkeliling rumah saudara", menyimpannya di dompet kecil, atau bahkan merencanakan apa yang akan dibeli setelah Lebaran. Ada yang menabungnya, ada yang langsung membelanjakannya untuk mainan, buku, atau jajanan favorit. Seiring waktu, peran pun berubah. Anak-anak yang dulu menerima uang Lebaran, kini menjadi orang dewasa yang memberi. Ada kepuasan tersendiri saat melihat mata anak-anak berbinar ketika menerima amplop kecil yang kita berikan. Momen itu seperti mengulang kembali kenangan masa kecil,hanya saja dari sudut pandang yang berbeda. Pada akhirnya, uang Lebaran bukan soal besar atau kecilnya jumlah yang diberikan. Nilai terbesarnya justru terletak pada makna di baliknya: perhatian, kebahagiaan, dan tradisi berbagi yang membuat hari raya terasa lebih hangat. Karena itulah, di antara berbagai oleh-oleh Lebaran, mulai dari kue, pakaian baru, hingga hidangan khas, uang tetap menjadi oleh-oleh yang paling dirindukan, terutama oleh anak-anak. Bukan sekadar karena nilainya, tetapi karena kenangan manis yang selalu menyertainya dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Miss Tweet |

24,045 views โ€ข 4 months ago

#MoreDayswithYou (MDWY) by SUJU Hadiah dari aku untuk SUJU & ELF dalam rangka 19th Anniversary SUPER JUNIOR. Warning: ini tulisan panjang bener. #์Šˆํผ์ฃผ๋‹ˆ์–ด #SUPERJUNIOR SUPER JUNIOR #SUPERJUNIOR_19th_Anniversary Pertama kali mendengar rekaman live MDWY di peluncuran album yang segede keramik itu, aku langsung jatuh hati meskipun saat itu aku belum tahu maknanya. Apalagi setelah diunggah behind the scene taping acara tersebut: SUJU nyanyiin MDWY live dini hari. Kala itu, 2021, aku sedih karena MDWY tampaknya hanya akan ditampilkan sekali saja. Siapa sangka MDWY jadi setlist di sesi akhir SS9. Maka ketika SS9 Jakarta, pas di MDWY, aku gak ambil fancam. Aku refleks nangis terharu dan mendengarkan-menyaksikan member SUJU menampilkan MDWY dengan khidmat. Lagu ini dibuka dengan kalimat yang menggambarkan kesetiaan dalam perjuangan yang tak selalu mudah. #RYEOWOOK & #SIWON mengatakan, Sebagaimana kita berjalan langkah demi langkah, yang tak selalu beralaskan karpet putih. Cukuplah engkau bersamaku, kekasihku, dalam sebuah perjalanan yang tak pernah aku sesali, dalam sebuah takdir yang selalu aku pilih kembali karena keberadaanmu. Sulitnya sebuah perjalanan hidup adalah kewajaran, namun dengan partner yang tepat (sahabat, kekasih), tak akan ada penyesalan yang mengikutinya. #YESUNG & #LEETEUK melanjutkannya dengan kisah tentang bagaimana berjalannya waktu mampu menumbuhkan rasa lekat & cinta, Sebagaimana musim-musim telah berlalu, tatapan kita semakin dalam tertanam & mewujud menjadi rasa. Semakin kuat rasa dekat kita satu sama lain, dan dengan pandangan yang lebih lekat ... #KYUHYUN kemudian menyahut dengan lantang tentang keberadaan dia yang kita cinta dalam perjalanan yang telah berlalu & yang akan datang, ... maka di dalamnya senantiasa aku dapati keberadaanmu dan hanya dirimu semata yang membersamaiku, dalam perjalanan yang lebih jauh, dibandingkan dengan apa yang telah kita lalui. Lantas mengalirlah reff yang selalu menghadirkan dilema di dalam hati kita, antara takut & harap tentang kedatangan dia yang tercinta, Sing it like you ... You ... Sebagaimana di masa yang telah berlalu, kudendangkan indahnya namamu, dan sekali lagi kuucapkan, "I DO", lantas apa jawabmu? Katakan, apa jawabmu? Ketahuilah bahwa hatiku masih teguh & kokoh mencintaimu, sama seperti selama ini, sejak dulu hingga kini, Aku akan menanti jawabmu di penghujung jalan & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Sungguh rasa harap & takut adalah warna yang wajar dalam perjalanan kehidupan. Rasa harap akan menghadirkan optimisme; sementara rasa takut akan meruntuhkan kesombongan, menyadarkan kita tentang realitas kehidupan, & menumbuhkan ketaatan kepada-Nya lewat doa. #YESUNG & #DONGHAE menegaskan tentang dinamika takut & harap tersebut, Dengan gentar kulangkahkan tapak demi tapak, namun ... ... selalu tergambar keberadaanmu membersamaiku hingga akhir perjalanan. Sekalipun kewalahan menyertai di setiap langkah, lihatlah kembali kepada kita yang telah melangkah sejauh ini. #SHINDONG, #KYUHYUN, dan #EUNHYUK kemudian dengan bersahutan satu sama lain mengatakannya secara lebih kentara, Di antara tebal & mempesonanya kebahagiaan, ... di antara kebahagiaan ... selalu terdapat kesedihan yang mewarnainya, tetapi ... jika engkau mundur selangkah untuk meluaskan pandangan jiwamu, akan tampak sebuah lukisan kehidupan, #RYEOWOOK kemudian memulai kembali rangkaian reff yang sama, ... yang di dalamnya senantiasa aku dapati keberadaanmu dan hanya dirimu semata yang membersamaiku, dalam perjalanan yang lebih jauh, dibandingkan dengan apa yang telah kita lalui. ... Sing it like you ... You ... ... & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Dan menjelang puncak lagu, #DONGHAE & #RYEOWOOK mengantarkannya dengan menyatakan, Bersamamu, tampak terbentang dalam cakupan pandanganku, keindahan sejati nan abadi yang menghiasi jalan yang akan kita lalui. Aku berharap, ketika kita tiba di akhir perjalanan, ada sosokmu yang membersamaiku, sebagaimana kini, dirimu dan diriku, bersisian satu sama lain. Kemudian, #LEETEUK & #RYEOWOOK memulai puncak lagu, Tak perlu lagi air mata ditumpahkan, karena bersamamu akan selalu penuh dengan tawa. Maka sebagaimana kini, teruslah abadi kehadiranmu di sisiku. Dan terdengarlah pekikan #KYUHYUN dan #YESUNG yang menyayat hati, mengantarkan harmoni indah suara member SUJU mengulang reff yang penuh harap itu, You, only you ... ... Sing it like you ... You ... ... Kunanti jawabanmu di penghujung jalan & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Hingga #SIWON menutupnya dengan sebuah pertanyaan, Tell me, DO you? Menurutku, lagu ini merupakan ekspresi SUJU kepada ELF yang selama ini membersamai mereka. Ketidakpastian & perubahan besar pola kehidupan umat manusia akibat pandemi, turut menghadirkan kecemasan: seperti apa relasi fans dan idolanya di masa mendatang? Namun lagu ini bisa dimaknai lebih dalam tentang kehidupan. Sebagai ELF, yang pasti usianya relatif matang, lirik MDWY tentu relate dengan kehidupan kita: tentang persahabatan dan/atau pasangan hidup yang pernah, sedang, dan akan terus membersamai hidup kita. Ujian selalu ada, pun dengan asa dan harapan. Kesedihan pasti terjadi, pun dengan kebahagiaan yang pasti lebih mendominasi. Rasa takut & harap yang hadir harus kita arahkan pada orientasi yang tepat, untuk melentingkan perjalanan kita menuju cita-cita terbaik. SUJU tepat sekali menutup lagu ini dengan lirik berupa pertanyaan karena seiring berjalannya waktu, pengalaman hidup akan selalu menantang kepercayaan kita terhadap diri sendiri & orang-orang yang kita kasihi. Pertanyaan dari SUJU di akhir lagu adalah pertanyaan kita kepada selain kita sekaligus pertanyaan dari selain kita kepada kita, tentang komitmen cinta & persahabatan kita: TELL ME, DO YOU? Kalau komitmen dengan SUJU kan jelas, tinggal tabung dan belanjakan uang untuk member SUJU, sampai dompet & rekening kita menipis. WKWKWKWKWK. Lantas bagaimana dengan komitmen kita kepada pasangan hidup, keluarga, & sahabat kita? Sapa mereka, doakan mereka, ucapkan terima kasih kepada mereka dan katakan bahwa kita mencintai mereka. Bahwa kita ingin lebih banyak hari bersama mereka: more days with you, dear my SUJU, my beloved one, my family, dan my friends. Happy 19th Anniversary buat SUJU & still counting, insya-Allaah.

Ahmad Rahma Wardhana

18,333 views โ€ข 1 year ago

BACA BENTARโ€ฆ Keren, anda Mas Tiyo ๐Ÿ‘๐Ÿป Di tengah hiruk-pikuk perkuliahan, target IPK, magang, dan rencana masa depan, ada satu ruang sunyi yang jarang dibicarakan: ruang kegelisahan. Kegelisahan tentang arah negara, tentang kebijakan yang terasa jauh dari harapan dan realitas sehari-hari, tentang masa depan yang tampak semakin kompetitif namun tidak selalu terasa adil. Dari ruang sunyi itulah suara Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, muncul. Apa yang ia lakukan bukan sekadar menyampaikan kritik. Ia sedang merepresentasikan kecemasan yang selama ini banyak orang rasakan tapi tidak tahu bagaimana mengungkapkannya. Karena apa? Karena kebodohan yang membuat mereka berpikir bahwa ada yang salah di negeri ini tapi tidak tau cara menjelaskannya bagaimana. Ketika ia berbicara tentang keadaan negara, sebenarnya ia sedang berbicara tentang keresahan generasi: tentang lapangan kerja yang makin sempit, tentang biaya hidup yang terus naik, tentang rasa khawatir apakah kerja keras saja cukup untuk bertahan. Tidak bisa dipungkiri itulah yang dirasakan generasi produktif khususnya Gen Z. Berdiri di posisi Tiyo bukanlah hal yang mudah. Menjadi mahasiswa biasa mungkin lebih tenang. Tidak perlu disorot. Tidak perlu diserang opini. Tidak perlu dituduh macam-macam. Tetapi memilih menjadi juru bicara keresahan berarti siap menghadapi konsekuensi: disalahpahami, dipelintir, bahkan diserang katakternya. Dan di situlah letak keberaniannya, bukan karena ia tidak takut, tetapi karena ia memilih tetap berjalan meski ada rasa takut. Gerakan mahasiswa selalu lahir dari satu hal yang sama: rasa memiliki terhadap negeri ini. Bukan karena merasa paling benar apalagi merasa jagoan agar dinilai keren, tetapi karena merasa terlalu peduli untuk diam. Ketika ada anak muda yang berani bersuara sekeras itu, itu bukan hanya soal politik. Itu adalah ekspresi dari identitas generasi yang tidak ingin masa depannya ditentukan tanpa partisipasi. Sc: adiyasin_

Maria A. Alkaff

36,752 views โ€ข 5 months ago

"Halah, cuma karakter 2D fiksi ini, bebas lah mau diapain juga." "Saya tidak pernah dengar suaranya, apalagi beli bantalnya, gesek-gesek [kelamin] saya sambil nonton, saya ga pernah, JADI STOP HIPOKRIT!" Kalimat-kalimat di atas jujur bikin darahku mendidih. Sebagai orang yang hidup di dua dunia sekaligus, yaitu sebagai VTuber dan juga seorang sutradara, opini kayak gitu enggak cuma salah kaprah secara logika, tapi juga nyenggol ranah personal aku. Aku tahu gimana rasanya berdarah-darah bangun persona di balik avatar. Berapa jam yang abis buat persiapan, seberapa terkurasnya energi tiap kali live, dan seberapa nyatanya ikatan yang kebentuk sama penonton. Avatar itu bukan tembok pembatas antara fiksi dan realita. Justru sebaliknya, itu jembatannya. Makanya, pembelaan Dera itu bener-bener enggak masuk akal. Buat yang ketinggalan info, kemarin Dera ini bikin tier list VTuber Indonesia. Masalahnya, ini bukan tier list soal kualitas konten atau skill streaming. Kategorinya beneran seksual secara terang-terangan, bahkan Dera memperlakukan avatar & art vtubernya dengan tidak pantas. Pas komunitas VTuber protes, dia malah bikin live stream "klarifikasi" yang sama sekali gak bikin suasana adem, isinya malah makin ngaco. Di stream itu, argumen dia intinya bilang kalau ini kan cuma karakter 2 dimensi, dia enggak pernah ngelakuin hal aneh-aneh pas nonton mereka, dan malah nuduh netizen yang nonton VTuber tuh sebenernya gooner semua, dan dia yang benar. Dilanjut dengan instagram story dengan isi serupa, video terlampir. Pertama, yang Dera lakukan itu namanya logical fallacy tu quoque, atau dalam bahasa yang lebih membumi: "kamu juga begitu." Argumen "kalian juga gooner" tidak membuat tindakannya jadi benar. Lagipula, banyak sekali vtuber dan viewers yang kontennya jauh dari hal-hal seksual sekarang. Sebagian besar konten VTuber yang beredar sekarang, apalagi di skena vtuber Indonesia, isinya tuh main game bareng penonton, belajar bahasa asing sambil ngasbun, masak-masakan, atau sekadar ngobrol santai tentang hari yang berat. Ada VTuber yang jadiin channel-nya tempat belajar sejarah. Ada yang fokus ke komedi murni. Bahkan ada para v-doctor, baik dokter biasa, dokter gigi, dan dokter hewan, bahas soal kesehatan. Kebanyakan bahkan enggak pernah sekalipun nyentuh topik dewasa, karena memang bukan itu yang ingin mereka bangun. Penonton dateng bukan karena libido. Mereka dateng karena butuh temen ngobrol jam dua pagi, karena pengen ketawa setelah hari yang melelahkan, atau karena ada kreator yang bikin mereka merasa diterima tanpa harus jadi siapa-siapa dulu. Menyamaratakan semua itu sebagai "gooner" bukan cuma salah secara faktual, itu juga penghinaan terhadap jutaan orang yang menemukan sesuatu yang genuine di skena ini. Kedua, soal "cuma 2D." Sebagai sutradara, waktu aku nulis naskah, karakter di atas kertas itu emang fiksi murni. Aku bebas mau matiin karakternya, mau disiksa, atau mau diapain aja, karena mereka enggak punya perasaan, enggak punya jadwal, dan enggak punya penonton yang nungguin tiap minggu. VTuber itu beda. Avatar 2D itu lebih mirip kostum panggung daripada karakter fiksi. Di baliknya ada talent nyata, manusia beneran yang membangun reputasi bertahun-tahun, menanggung konsekuensi psikologis dan finansial kalau nama baiknya rusak, serta punya relasi parasosial yang nyata sama audiensnya. Bedanya sama karakter anime biasa jelas banget. Naruto enggak punya jadwal live streaming. Rem dari Re:Zero enggak bakal bales komentar lu pas lagi mabar. Tapi VTuber itu interaktif dan nyata. Ketika kamu bikin konten seksual tanpa consent atau izin pake identitas mereka, yang kena dampaknya bukan cuma piksel di layar, tapi manusia di baliknya. Ini Namanya Pembunuhan Karakter Orang yang baru pertama kali denger nama si VTuber lewat tier list mesum itu bakal langsung punya persepsi buruk. Mereka bakal inget si VTuber dari cap seksualnya, bukan dari karya, skill, atau konten aslinya. Ini beneran pembunuhan karakter secara harfiah. Lebih parahnya lagi, hal ini memicu normalisasi pelecehan. Penonton yang ngerasa konten begitu "lucu" atau "biasa aja" bakal bawa kebiasaan itu ke mana-mana. Mereka bakal nge-chat mesum di kolom komentar streamer lain, bikin jokes enggak pantes di forum, dan ngerasa itu hal yang wajar Normalisasi itu enggak dateng tiba-tiba kayak meteor; dia menjalar pelan-pelan akibat pembiaran dan kebiasaan. Klaim dia yang bilang "cuma mau membuka mata penonton" juga kocak sih. Mau buka mata soal apa? Sisi gelap parasosial di dunia VTuber? Bahasan itu sih udah sering didiskusiin sama orang-orang dengan cara yang jauh lebih berkelas dan elegan. Membuat tier list seksual cuma ragebait murahan yang dibungkus dengan pembenaran biar kelihatan lebih baik dari orang yang dia hina. Komunitas terbentuk dari apa yang kita normalisasi bersama. Setiap hal yang kita tertawakan, setiap konten yang kita biarkan lewat tanpa reaksi, setiap kreator yang kita pilih untuk didukung atau tidak, itu semua adalah suara. Dan suara-suara kecil itu, kalau cukup banyak yang searah, bisa membentuk seperti apa industri ini di masa depan.
0:58

Sensitive content

"Halah, cuma karakter 2D fiksi ini, bebas lah mau diapain juga." "Saya tidak pernah dengar suaranya, apalagi beli bantalnya, gesek-gesek [kelamin] saya sambil nonton, saya ga pernah, JADI STOP HIPOKRIT!" Kalimat-kalimat di atas jujur bikin darahku mendidih. Sebagai orang yang hidup di dua dunia sekaligus, yaitu sebagai VTuber dan juga seorang sutradara, opini kayak gitu enggak cuma salah kaprah secara logika, tapi juga nyenggol ranah personal aku. Aku tahu gimana rasanya berdarah-darah bangun persona di balik avatar. Berapa jam yang abis buat persiapan, seberapa terkurasnya energi tiap kali live, dan seberapa nyatanya ikatan yang kebentuk sama penonton. Avatar itu bukan tembok pembatas antara fiksi dan realita. Justru sebaliknya, itu jembatannya. Makanya, pembelaan Dera itu bener-bener enggak masuk akal. Buat yang ketinggalan info, kemarin Dera ini bikin tier list VTuber Indonesia. Masalahnya, ini bukan tier list soal kualitas konten atau skill streaming. Kategorinya beneran seksual secara terang-terangan, bahkan Dera memperlakukan avatar & art vtubernya dengan tidak pantas. Pas komunitas VTuber protes, dia malah bikin live stream "klarifikasi" yang sama sekali gak bikin suasana adem, isinya malah makin ngaco. Di stream itu, argumen dia intinya bilang kalau ini kan cuma karakter 2 dimensi, dia enggak pernah ngelakuin hal aneh-aneh pas nonton mereka, dan malah nuduh netizen yang nonton VTuber tuh sebenernya gooner semua, dan dia yang benar. Dilanjut dengan instagram story dengan isi serupa, video terlampir. Pertama, yang Dera lakukan itu namanya logical fallacy tu quoque, atau dalam bahasa yang lebih membumi: "kamu juga begitu." Argumen "kalian juga gooner" tidak membuat tindakannya jadi benar. Lagipula, banyak sekali vtuber dan viewers yang kontennya jauh dari hal-hal seksual sekarang. Sebagian besar konten VTuber yang beredar sekarang, apalagi di skena vtuber Indonesia, isinya tuh main game bareng penonton, belajar bahasa asing sambil ngasbun, masak-masakan, atau sekadar ngobrol santai tentang hari yang berat. Ada VTuber yang jadiin channel-nya tempat belajar sejarah. Ada yang fokus ke komedi murni. Bahkan ada para v-doctor, baik dokter biasa, dokter gigi, dan dokter hewan, bahas soal kesehatan. Kebanyakan bahkan enggak pernah sekalipun nyentuh topik dewasa, karena memang bukan itu yang ingin mereka bangun. Penonton dateng bukan karena libido. Mereka dateng karena butuh temen ngobrol jam dua pagi, karena pengen ketawa setelah hari yang melelahkan, atau karena ada kreator yang bikin mereka merasa diterima tanpa harus jadi siapa-siapa dulu. Menyamaratakan semua itu sebagai "gooner" bukan cuma salah secara faktual, itu juga penghinaan terhadap jutaan orang yang menemukan sesuatu yang genuine di skena ini. Kedua, soal "cuma 2D." Sebagai sutradara, waktu aku nulis naskah, karakter di atas kertas itu emang fiksi murni. Aku bebas mau matiin karakternya, mau disiksa, atau mau diapain aja, karena mereka enggak punya perasaan, enggak punya jadwal, dan enggak punya penonton yang nungguin tiap minggu. VTuber itu beda. Avatar 2D itu lebih mirip kostum panggung daripada karakter fiksi. Di baliknya ada talent nyata, manusia beneran yang membangun reputasi bertahun-tahun, menanggung konsekuensi psikologis dan finansial kalau nama baiknya rusak, serta punya relasi parasosial yang nyata sama audiensnya. Bedanya sama karakter anime biasa jelas banget. Naruto enggak punya jadwal live streaming. Rem dari Re:Zero enggak bakal bales komentar lu pas lagi mabar. Tapi VTuber itu interaktif dan nyata. Ketika kamu bikin konten seksual tanpa consent atau izin pake identitas mereka, yang kena dampaknya bukan cuma piksel di layar, tapi manusia di baliknya. Ini Namanya Pembunuhan Karakter Orang yang baru pertama kali denger nama si VTuber lewat tier list mesum itu bakal langsung punya persepsi buruk. Mereka bakal inget si VTuber dari cap seksualnya, bukan dari karya, skill, atau konten aslinya. Ini beneran pembunuhan karakter secara harfiah. Lebih parahnya lagi, hal ini memicu normalisasi pelecehan. Penonton yang ngerasa konten begitu "lucu" atau "biasa aja" bakal bawa kebiasaan itu ke mana-mana. Mereka bakal nge-chat mesum di kolom komentar streamer lain, bikin jokes enggak pantes di forum, dan ngerasa itu hal yang wajar Normalisasi itu enggak dateng tiba-tiba kayak meteor; dia menjalar pelan-pelan akibat pembiaran dan kebiasaan. Klaim dia yang bilang "cuma mau membuka mata penonton" juga kocak sih. Mau buka mata soal apa? Sisi gelap parasosial di dunia VTuber? Bahasan itu sih udah sering didiskusiin sama orang-orang dengan cara yang jauh lebih berkelas dan elegan. Membuat tier list seksual cuma ragebait murahan yang dibungkus dengan pembenaran biar kelihatan lebih baik dari orang yang dia hina. Komunitas terbentuk dari apa yang kita normalisasi bersama. Setiap hal yang kita tertawakan, setiap konten yang kita biarkan lewat tanpa reaksi, setiap kreator yang kita pilih untuk didukung atau tidak, itu semua adalah suara. Dan suara-suara kecil itu, kalau cukup banyak yang searah, bisa membentuk seperti apa industri ini di masa depan.

Kalanara Mahardika ๐ŸŽฌโœจ

317,669 views โ€ข 1 month ago

๐— ๐—จ๐—›๐—”๐—ฆ๐—”๐—•๐—”๐—› ๐——๐—”๐—ฅ๐—œ ๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—œ๐—ฆ๐—ง๐—œ๐—ช๐—” ๐—œ๐—ก๐——๐—ข๐—ก๐—˜๐—ฆ๐—œ๐—” Seluruh dunia tertumpu kepada perkembangan di Indonesia, apatah lagi kita di Malaysia yang serumpun dengan saudara-saudara di Indonesia. Reaksi rakyat Malaysia rata-ratanya baik dan juga disambut baik oleh netizen Indonesia. Banyak kandungan yang saling mendoakan. Sudah tentu ada satu dua kerat yang ingin mempolitikkan semuanya. Ini salah satu contoh - yang mendoakan supaya perkara yang sama berlaku di Malaysia dengan memberi konotasi agar kerajaan bertukar. Ada yang menambah lebih baik tentera mengambil alih. Tidak guna kita berhujah dengan dua tiga kerat begini, tetapi kita juga wajar bermuhasabah tentang apa yang berlaku di Indonesia, terutamanya orang-orang politik seperti saya, pimpinan kerajaan dan pembuat dasar. Kesimpulan awal yang diterima umum ialah kejadian tunjuk perasaan dicetuskan oleh kemarahan rakyat akibat tekanan kos sara hidup yang tinggi dan ledakan berlaku melihatkan kemewahan hidup ahli-ahli politik. Sebelum kita buat kesimpulan rambang, kita wajar semak prestasi ekonomi Indonesia selama dua dekad. Sebenarnya, secara makroekonomi, pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 2004 hingga 2024 adalah setara dengan Malaysia, kalau tidak lebih baik. Semua petunjuk ekonomi menunjukkan pencapaian ekonomi yang baik. Secara purata, ekonomi Indonesia tumbuh lebih baik sedikit dari Malaysia dalam tempoh ini. Hanya ada beberapa tahun yang pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak setanding dengan Malaysia, itu pun kerana pertumbuhan Malaysia dalam tahun 2010 dan 2022 melonjak selepas menguncup, sedangkan Indonesia tidak mengalami kemelesetan dalam 2009 seperti Malaysia; dan penguncupan akibat COVID adalah lebih sederhana berbanding Malaysia. Begitu juga petunjuk lain seperti kadar inflasi. Kadar inflasi Indonesia lebih kurang seperti Malaysia. Bagi tahun 2024, inflasi Indonesia 2.9% berbanding Malaysia 1.8%. Kadar pengangguran Indonesia adalah 3.3% berbanding Malaysia 3.8% bagi tahun 2024. Malah, kedudukan kewangan kerajaan Indonesia adalah jauh lebih stabil, dengan kadar hutang kerajaan sekitar 40% dari saiz ekonomi, berbanding 65-66% bagi Malaysia. Jadi bagaimana ekonomi Indonesia, yang pada pengamatan biasa ahli ekonomi berada dalam keadaan memberangsangkan, menghasilkan rasa tidak puas hati yang begitu tinggi di kalangan rakyatnya? Ini adalah muhasabah yang ahli politik dan pembuat dasar Malaysia perlu ingat. Angka-angka makro itu penting. Ekonomi mesti berkembang pesat, inflasi dikekang supaya tidak menghakis kuasa beli, rakyat mesti ada pekerjaan. Tetapi angka makro tidak memberi gambaran keseluruhan, sekiranya laba dari perkembangan ekonomi itu tidak sampai kepada rakyat dengan cepat. Apa pertalian di antara angka makro dengan kedudukan sosio ekonomi rakyat, yang selalu disebut sebagai ekonomi mikro? Pertumbuhan ekonomi di peringkat makro perlu diterjemahkan kepada kenaikan gaji yang setimpal kepada rakyat. Angka ekonomi lapisan kedua yang sama penting ialah pelaporan gaji rakyat. Kadar inflasi di peringkat makro mesti dibandingkan dengan beban kos sara hidup bulanan isi rumah. Angka ekonomi lapisan kedua yang sama penting ialah statistik pendapatan boleh belanja bersih (net disposable income) yang mengukur lebihan gaji setelah ditolak perbelanjaan utama. Inflasi yang kekal perlahan adalah baik, tetapi harga tinggi yang kekal ditakuk lama, kalau gaji tidak naik dengan lebih cepat, akan tetap menekan rakyat. Begitu juga dengan kadar pengangguran. Kadar pengangguran yang rendah tidak bermakna rakyat melakukan kerja yang setimpal dengan kelayakan, atau mendapat gaji yang setimpal. Sekali lagi, laporan gaji rakyat adalah angka ekonomi lapisan kedua yang penting untuk memahami perkara-perkara ini. Dari sini, kita boleh tahu sama ada pertumbuhan ekonomi diterjemahkan kepada kenaikan gaji dan kerja sepadan yang setara kepada rakyat. Sudah tentu realitinya lebih mencabar. Pertumbuhan ekonomi, seperti yang berlaku di Indonesia, tidak semestinya diterjemahkan menjadi laba kepada rakyat dengan segera. Sebab itu setiap kenaikan cukai atau kos, walaupun ia berkadar dengan kenaikan kos pengeluaran yang perlu ditanggung, ditentang oleh rakyat. Di sinilah pentingnya dasar dan program ekonomi yang mengubah struktur ekonomi, agar pertumbuhan bukan sahaja lebih mampan, laba ekonomi juga dapat dirasai pada kadar yang berpatutan oleh rakyat. Bentuk-bentuk dasar yang penting ini termasuklah reformasi pasaran kerja berkaitan pergantungan kepada pekerja asing, program sokongan kenaikan gaji dan peningkatan kemahiran untuk pekerjaan bernilai tinggi. Selain itu, negara memerlukan tambah baik segera kepada sistem perlindungan sosial dan agihan bantuan yang lebih cekap. Tetapi muhasabah paling besar dari insiden di Indonesia adalah kepada ahli politik dan golongan elit. Jika rakyat melihat ahli politik, yang dari segi pendidikan atau kemahiran tidaklah banyak berbeza dari mereka, tiba-tiba boleh hidup mewah hasil dari kedudukan mereka, maka rakyat akan rasa mual dan marah. Begitu juga kepada tokoh-tokoh yang dilihat sebagai rapat dengan pemerintah atau pun dianggap kroni mereka yang berkuasa. Jika kemahiran dan usaha mereka tidak seberapa tetapi dilihat kaya serta merta dan mewah melampaui batas, rakyat akan benci dan golongan elit pemerintah juga akan terpalit. Jadi jangan marah saya jika saya terus bersuara memberi peringatan mengenai beberapa perkara yang berlaku kebelakangan ini, kerana rakyat kita pun sentiasa memerhati golongan elit di kalangan ahli-ahli politik, keluarga dan rakan-rakan mereka.

Rafizi Ramli

26,709 views โ€ข 11 months ago