ๆญฃๅœจๅŠ ่ฝฝ่ง†้ข‘...

่ง†้ข‘ๅŠ ่ฝฝๅคฑ่ดฅ

๐—ฅ๐˜‚๐—บ๐—ฎ๐—ต ๐—๐—ฎ๐—บ๐—ฝ๐—ถ๐—ฑ๐˜€๐˜‚๐˜€ ๐—™๐—ฒ๐—ฏ๐—ฟ๐—ถ๐—ฒ ๐——๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ฏ๐—ฎ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐——๐—ถ๐—ด๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ฑ๐—ฎ๐—ต, ๐—”๐—ฝ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐˜ ๐—ง๐—ก๐—œ ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ท๐—ฎ๐—ด๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ ๐—Ÿ๐—ผ๐—ธ๐—ฎ๐˜€๐—ถ Penyidik Kortas Tipidkor Polri melakukan penggeledahan di delapan lokasi terkait penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan tiga perkara, yakni pengadaan batu bara PLN, Krakatau Steel, dan Asabri. Salah satu lokasi yang dikabarkan turut...

34,378 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ไธชๆœˆๅ‰ โ€ขvia X (Twitter)

0 ๆก่ฏ„่ฎบ

ๆš‚ๆ— ่ฏ„่ฎบ

ๅŽŸๅง‹ๅธ–ๅญ็š„่ฏ„่ฎบๅฐ†ๆ˜พ็คบๅœจ่ฟ™้‡Œ

็›ธๅ…ณ่ง†้ข‘

PERANG BINTANG? Berawal dari mati lampu yg terjadi di banyak wilayah Indonesia beberapa waktu terakhir. Kortastipidkor Polri mengusut dugaan korupsi dan TPPU dalam pengadaan serta pemenuhan pasokan batu bara untuk sejumlah PLTU periode 2018โ€“2026. Penyidik menduga terdapat penyimpangan dalam kontrak, kualitas, kuantitas, hingga aliran dana yang diperkirakan menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar. Dalam pengembangan perkara itu, pada 8 Juli 2026 penyidik menggeledah sebuah kafe di Cipete yang disebut berkaitan dengan Febrie Adriansyah. Dari lokasi tersebut ditemukan sebuah brankas besar yang kini disita untuk kepentingan penyidikan. Hingga saat ini, penyidik belum mengumumkan isi brankas maupun menjelaskan hubungan barang bukti itu dengan konstruksi perkara. Peristiwa ini langsung menyita perhatian karena Febrie bukan sosok biasa. Sebagai Jampidsus di Kejaksaan Agung, ia memimpin pengusutan sejumlah perkara korupsi besar seperti Korupsi BTS 4G Kominfo, Korupsi tata niaga timah, Korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina, Korupsi fasilitas ekspor CPO, hingga terakhir kasus pengadaan Chromebook Nadiem Makarim. Karena itu, perhatian publik kini tidak hanya tertuju pada perkara batu bara, tetapi juga pada relasi antarlembaga penegak hukum. Di satu sisi, Polri melalui Kortastipidkor menangani penyidikan ini. Di sisi lain, Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan Jampidsus selama ini justru menjadi ujung tombak pengungkapan korupsi besar. Publik tentu berharap proses hukum berjalan berdasarkan alat bukti, transparan, dan bebas dari pengaruh rivalitas maupun kepentingan politik. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Kita tunggu info selanjut, lagi panas iniโ€ฆ Sumber video: Metro TV

Faizal

205,909 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ไธชๆœˆๅ‰

Inilah Identitas Anggota Densus 88 Kuntit Jampidsus Kejaksaan Agung, Sempat Ditahan Polisi Militer Anggota Densus 88 atau Pasukan Khusus Anti Terorisme diduga mengikuti Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejagung) Febrie Adriansyah saat sedang makan malam di sebuah restoran di Cipete, Jakarta Selatan. Salah satu anggota Densus 88 tertangkap basah saat mengintai makan malam Febrie. Saat dikonfirmasi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo masih belum memberikan penjelasan. โ€œSaya baru saja menyelesaikan pekerjaan saya tentang keamanan WWF di Bali dan pertemuan dengan beberapa kementerian masih berlanjut,โ€ kata Listyo Sigit, Rabu (23/5/2024). Dua orang yang mengetahui kejadian tersebut mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, saat Febrie Adriansyah mengunjungi restoran yang menyajikan masakan Prancis. Minggu lalu, Febrie tiba di restoran tersebut bersama seorang asisten dan sepeda motor patroli polisi militer. Dua orang yang mengetahui kejadian tersebut mengatakan Febrie diikuti oleh dua orang yang diduga anggota Densus 88. Mereka berpakaian sederhana dan berjalan seperti biasa. Seorang anggota Densus 88 dikabarkan meminta meja di lantai dua dengan alasan ingin merokok. Namun pria tersebut tetap mengenakan masker. Febrie Ardiansyah berada di ruang VIP lantai dua yang juga berdinding kaca. Pria yang belakangan diketahui anggota Densus 88 itu masih mengenakan masker dan hanya sesekali menghisap rokok. Pria itu kemudian mengarahkan alat perekam ke ruangan tempat Febrie makan. Polisi militer yang menjaga Febrie curiga terhadap pria ini. Febrie baru-baru ini dikawal polisi militer TNI dengan dukungan pengamanan dari Jaksa Agung Muda Bidang Militer. Dukungan pengawalan tersebut usai Jampidsus menangani kasus korupsi besar seperti kasus pertambangan. Selain itu, penyidik Kejaksaan Agung saat melakukan penggeledahan di Bangka Belitung terkait kasus pelat timah juga menjadi korban intimidasi. Berita selengkapnya di #jampidsus #kejagung #kejaksaanagung #febrieardiansyah #polisi #densus88 #kapolri #tambangtimah #timah #arieltatum #magelang #keramas #pegi

PANDUGA.ID

450,440 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ๅนดๅ‰

Deretan karangan bunga berisi dukungan kepada Polri tampak berjajar di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kamis (9/7). Karangan bunga ini muncul di tengah pengusutan tiga kasus korupsi, salah satunya kasus dugaan korupsi batu bara yang menyebabkan blackout di sejumlah wilayah, yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri. Pantauan kumparan di lokasi, terdapat tiga karangan bunga yang dipasang di halaman depan gedung. Ketiganya memuat pesan dukungan terhadap institusi Polri. Karangan bunga tersebut masing-masing bertuliskan, โ€œBravo Polri Rakyat Bersama Polriโ€, โ€œJangan Mundur Rakyat Bersama Polriโ€, dan โ€œPresiden Prabowo Bersama Polriโ€. Sebelumnya, Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah 12 lokasi di kawasan Jakarta hingga Bogor pada Rabu (8/7). Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari proses penyidikan sejumlah perkara yang tengah ditangani penyidik meliputi dugaan korupsi dan TPPU dalam pengadaan batu bara untuk sejumlah PLTU periode 2018-2026, perkara Asabri pada 2020-2025, serta dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI pada 2020-2025. ๐Ÿ“ธ: Dok. kumparan/Nauval Pratama. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. ๐Ÿ“: newsupdate | update | news | vidol | R374 | R120 | E053 #bicarafaktalewatberita #kumparan

kumparan

13,246 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ไธชๆœˆๅ‰

Mantan Wakapolri Oegroseno Soroti Isu Polisi vs Kejaksaan, Usul Penanganan Korupsi Dipusatkan pada Satu Lembaga Mantan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) periode 2013โ€“2014, Komjen Pol (Purn) Oegroseno, menilai perlu adanya pembenahan sistem penanganan tindak pidana korupsi di Indonesia menyusul penggeledahan yang dilakukan Tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri bersama Polda Metro Jaya. Pernyataan itu disampaikan Oegroseno kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026), ketika dimintai tanggapan mengenai penyelidikan dugaan korupsi yang menyeret nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Menurut Oegroseno, peristiwa tersebut menunjukkan perlunya evaluasi terhadap mekanisme penanganan perkara korupsi agar tidak lagi memunculkan konflik kewenangan antarpenegak hukum. "Dulu dibentuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena penyidikan korupsi oleh kepolisian dan kejaksaan dinilai tidak pernah sukses. Tetapi sekarang justru muncul konflik. Kalau ada anggota kepolisian diselidiki KPK, ada hambatan. Begitu juga ketika polisi menyelidiki pihak kejaksaan," katanya. Ia menilai Indonesia membutuhkan konsep baru untuk menentukan lembaga yang paling tepat menangani perkara korupsi. Menurutnya, korupsi merupakan kejahatan serius sehingga penanganannya harus dilakukan secara efektif dan tidak menimbulkan tumpang tindih kewenangan. "Siapa yang paling berhak menangani tindak pidana korupsi nanti di Indonesia? Jangan dibuat main-main. Sekarang ada Polri, kejaksaan, KPK, dan penyidik tertentu. Ini perlu dipikirkan kembali," ujarnya. Oegroseno mengusulkan agar penanganan korupsi dipusatkan pada satu lembaga agar tidak lagi terjadi gesekan antarlembaga penegak hukum. "Mudah-mudahan peristiwa-peristiwa seperti ini bisa melahirkan kebijakan baru. Satu saja lembaga penyidik korupsi, tidak usah banyak-banyak. Apakah KPK, Polri, kejaksaan, atau dibentuk lembaga baru," ucapnya. Asahat Edi/PRMN

Pikiran Rakyat

11,646 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ไธชๆœˆๅ‰

Taufik Hidayat Ditangkap Bandung โ€“ Pelarian Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap kekasihnya, Yuvita Tri Rezeki (29), akhirnya berakhir di tangan aparat kepolisian. Pria yang sempat menjadi buronan tersebut berhasil ditangkap oleh jajaran Polda Jawa Barat setelah dilakukan pengejaran intensif pasca-terungkapnya kasus kekerasan yang diduga berlangsung selama tiga tahun di sebuah rumah indekos di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersangka dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, pada Selasa (23/6/2026). Menurutnya, tim penyidik yang menangani perkara tersebut telah berhasil mengamankan Taufik setelah melakukan serangkaian upaya pelacakan di wilayah Bandung Raya. โ€œMembenarkan saja sudah ditangkap. Gitu aja ya,โ€ ujar Hendra saat dikonfirmasi di Bandung. Meski memastikan tersangka telah diamankan, pihak kepolisian masih belum mengungkap secara rinci lokasi penangkapan maupun kronologi pengejaran. Hal itu dikarenakan proses pemeriksaan terhadap tersangka masih berlangsung guna mendalami seluruh aspek perkara, termasuk motif dan kemungkinan adanya tindak pidana lain yang menyertai kasus tersebut. Hendra hanya menyebut bahwa Taufik ditangkap di salah satu wilayah Bandung Raya. Kepolisian berjanji akan menyampaikan informasi lebih lengkap dalam konferensi pers resmi yang dijadwalkan dalam waktu dekat. โ€œDi daerah Bandung Raya (ditangkapnya),โ€ tambahnya. Kasus ini sebelumnya menyita perhatian publik setelah terungkap dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialami Yuvita Tri Rezeki di dalam sebuah kamar indekos. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik dalam kurun waktu yang panjang hingga menyebabkan luka serius, gangguan kesehatan permanen, serta trauma mendalam. Peristiwa tersebut disebut berlangsung secara tertutup selama bertahun-tahun tanpa diketahui warga sekitar. Kondisi korban yang memprihatinkan baru terungkap setelah berhasil mendapatkan pertolongan dan kasusnya dilaporkan kepada pihak berwenang. Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan Taufik Hidayat sebagai tersangka dan menjeratnya dengan Pasal 466 dan Pasal 446 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Kedua pasal tersebut berkaitan dengan dugaan perampasan kemerdekaan seseorang dan penganiayaan yang mengakibatkan penderitaan serius bagi korban. Selain itu, penyidik masih terus mendalami kemungkinan penerapan pasal tambahan. Langkah tersebut dilakukan mengingat dampak yang dialami korban disebut sangat berat, termasuk dugaan kebutaan, luka permanen, serta trauma psikologis yang membutuhkan penanganan jangka panjang. Hingga kini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi selama masa penyekapan serta memastikan seluruh pihak yang mungkin terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

CREEPY ROOM

743,256 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ไธชๆœˆๅ‰

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi sorotan. Ketua Harian PSI Ahmad Ali yang dikenal sebagai orang kepercayaan Jokowi berurusan dengan KPK, dan dari tangannya penyidik KPK menyita Rp3,5 Milyar. Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) periode 2025โ€“2030, Ahmad Ali berurusan dengan KPK. Penyidik KPK menyita uang tunai Rp3,5 miliar. Uang tersebut diduga mengalir dari praktik suap pertambangan batu bara di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Juru bicara KPK Budi Prasetyo menyebut bahwa penyidik KPK menemukan petunjuk bahwa uang tunai tersebut bersumber dari transaksi gelap yang kini tengah diusut. Ahmad Ali memiliki rekam jejak sebagai mantan Wakil Ketua Umum DPP NasDem yang membidangi sektor pertambangan nikel Sulawesi Tengah. "Atas uang-uang yang sudah dilakukan penyitaan oleh penyidik, artinya ada keyakinan bahwa uang-uang itu memang diduga terkait ataupun bersumber dari dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan penyidikan di wilayah Kukar," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. KPK juga berusaha membongkar kerangka bisnis di balik pengamanan jalur angkut atau hauling batu bara. Jalur distribusi dari lokasi eksplorasi menuju dermaga ini diduga menjadi ladang pungutan liar berkedok jasa fasilitas. Penyidik secara teliti mencocokkan jumlah volume muatan batu bara per metrik ton dengan tarif besaran pungutan yang dibebankan. Melalui metode follow the money, KPK melacak aliran uang yang diduga mengalir ke berbagai pihak, termasuk figur elite partai. Penyidikan tak cuma menyasar individu, namun sampai tingkat skema korporasi terstruktur. "Ini kan perkara berkaitan dengan gratifikasi, ada penerimaan yang dilakukan oleh seorang penyelenggara negara berkaitan dengan per meter ton di wilayah Kabupaten Kukar di mana dalam penerimaan gratifikasi tersebut ada peran dari korporasi juga yang berperan secara aktif secara terstruktur," kata Budi. Kasus yang menyeret Ketua Harian PSI ini merupakan kelanjutan dari skandal mega korupsi mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari. Rita telah divonis 10 tahun penjara atas vonis penerimaan gratifikasi Rp110,7 miliar dan suap Rp6 miliar.

Never

19,251 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 1 ๅคฉๅ‰

Seekor tapir (Tapirus indicus) yang sempat viral setelah terlihat melintas di Jalan Lintas Timur Sumatera, kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji, ditemukan dalam kondisi tewas. Satwa dilindungi tersebut diduga menjadi korban penyembelihan oleh sejumlah warga. Peristiwa itu menuai sorotan publik karena tapir merupakan salah satu satwa langka yang dilindungi di Indonesia. Sebelumnya, video yang memperlihatkan tapir berkeliaran di jalan raya beredar luas di media sosial pada Kamis (2/7/2026). Namun, tak lama berselang, muncul rekaman lain yang menunjukkan satwa tersebut telah mati setelah diduga menjadi sasaran aksi kekerasan sejumlah orang. Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut. Polisi kini telah mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan sekaligus memburu pihak-pihak yang diduga terlibat. Di sisi lain, Seksi Konservasi Wilayah (SKW) III Lampung di bawah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai keberadaan tapir tersebut. Perwakilan SKW III Lampung, M. Husen, mengatakan laporan awal diterima dari mitra BKSDA dan personel Dinas Pemadam Kebakaran yang ikut melakukan pemantauan di lokasi. Menurutnya, proses pemantauan dan upaya evakuasi telah dilakukan. Namun, sebelum tapir berhasil diamankan, pihaknya menerima video yang memperlihatkan satwa tersebut telah disembelih. Berdasarkan video yang beredar, tapir awalnya terlihat berjalan di badan jalan sebelum dikejar oleh sejumlah warga. Beberapa saat kemudian, satwa itu diduga dibunuh hingga akhirnya mati. BKSDA menegaskan akan memproses kasus tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Koordinasi dengan Polres Mesuji juga telah dilakukan, termasuk penyerahan dokumentasi dan rekaman video sebagai barang bukti awal. Hingga Kamis malam, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi dan menangkap para pelaku yang diduga terlibat dalam pembunuhan satwa dilindungi tersebut. Kasus ini menjadi perhatian karena populasi tapir di alam liar terus mengalami penurunan dan keberadaannya dilindungi oleh peraturan perundang-undangan di Indonesia. Sumber: Radar Lampung.

Netizen Viral

27,053 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ไธชๆœˆๅ‰

MALANG โ€“ Proses hukum dugaan konten p*rn*gr*f1 dalam lagu Gapapa versi Ica Chellow dan Mala Agatha terus bergulir. Meski kedua penyanyi telah meminta maaf dan menghapus video klip dari media sosial, Satreskrim Polresta Malang Kota memastikan penyelidikan tetap berjalan. Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Rahmad Aji Prabowo mengatakan, penyidik telah memeriksa saksi pelapor dari Yakuza Maneges Malang pada Senin (20/7/2026). Selanjutnya, polisi akan memeriksa saksi-saksi lain sebelum memanggil Ica Chellow, Mala Agatha, beserta tim kreatifnya. โ€œSetelah pemeriksaan saksi pelapor selesai, kami akan melakukan klarifikasi kepada saksi lainnya. Selanjutnya baru dilakukan pemanggilan kepada pihak terlapor,โ€ ujarnya. Menurut Aji, penyidik juga masih mendalami locus delicti atau lokasi dugaan tindak pidana. Jika peristiwa diketahui terjadi di luar wilayah hukum Kota Malang, penanganan perkara akan dikoordinasikan dengan Polres yang berwenang. Ia menegaskan, permintaan maaf maupun penghapusan video tidak serta-merta menghapus dugaan tindak pidana yang dilaporkan. โ€œWalaupun kontennya sudah ditake down, tindakan tersebut tidak serta-merta menggugurkan dugaan perbuatan pidana. Hasil akhirnya bergantung pada penyelidikan lebih lanjut,โ€ tegasnya. Sementara itu, Tim Hukum Yakuza Maneges Malang Raya, Zakki Chong, mengatakan pemeriksaan berlangsung sekitar dua jam. Penyidik menggali kronologi, waktu pertama kali mengetahui konten hingga dugaan lokasi pembuatannya. Menurut Zakki, permintaan maaf Ica Chellow dan Mala Agatha berkaitan dengan persoalan hak cipta lagu, bukan dugaan pelanggaran UU P*rn*gr*f1 yang dilaporkan pihaknya. โ€œLaporan kami berada di ranah publik karena kami menilai masyarakat, khususnya generasi muda, dirugikan oleh konten tersebut,โ€ katanya. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Setelah seluruh saksi diperiksa, polisi akan menggelar perkara untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana sebelum naik ke tahap penyidikan. Laporan: Kontributor Malang Raya Media I Senin, 20 Juli 2026

Malang Raya Info

13,209 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 1 ไธชๆœˆๅ‰

Bengkulu- Dugaan tindak pidana pemerk0saan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Seluma. Korban merupakan seorang remaja putri berinisial CS (14) siswi kelas III SMP asal salah satu desa di Kecamatan Seluma Timur. Saat ini, korban dilaporkan mengalami trauma berat setelah diduga disekap dan diperk*sa di sebuah pondok kebun kelapa sawit. Peristiwa tersebut telah dilaporkan secara resmi ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Seluma. Korban datang melapor dengan didampingi kedua orang tuanya untuk meminta perlindungan dan penanganan hukum atas kejadian yang dialaminya. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026 malam yang lalu. Saat itu, korban tengah berada di rumah temannya di wilayah Kecamatan Seluma Selatan. Sekitar pukul 21.00 WIB, korban dijemput oleh teman perempuannya berinisial AJ yang datang bersama dua pria berinisial ME dan YE. Dengan alasan hendak diajak jalan-jalan berkeliling Kota Tais, korban pun bersedia ikut. Saat itu korban dibonceng menggunakan sepeda motor bersama dua pria yang baru dikenalnya tersebut. Namun setelah berkeliling, korban justru dibawa menuju sebuah anjung atau pondok di area perkebunan kelapa sawit yang berada di dekat balai adat dan jauh dari permukiman warga. Setibanya di lokasi, korban dan teman perempuannya dipisahkan ke pondok yang berbeda namun berdekatan. Di dalam pondok itulah korban mengaku mengalami tindakan keker*san seksval. Korban menyebut dirinya berada dalam tekanan dan ancaman dari salah satu terduga pelaku berinisial YE. Sehingga tidak berani melawan ataupun berteriak meminta pertolongan. Usai kejadian, korban baru pulang ke rumah pada keesokan harinya. Awalnya korban memilih diam dan menyimpan peristiwa tersebut seorang diri. Namun setelah didesak ayahnya karena melihat perubahan sikap korban, akhirnya korban menceritakan kejadian tersebut kepada neneknya, yang kemudian diteruskan kepada pihak keluarga lainnya hingga akhirnya diputuskan untuk melapor ke polisi. Akibat peristiwa itu, kondisi psikologis korban terguncang. Koranradarseluma. Net

Never

32,470 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 6 ไธชๆœˆๅ‰

DIPERIKSA SIBER POLDA METRO JAYA, MODEL PENYEBAR HOAXS NGAKU PALANYA DIB4COK BEGAL DI KEBON JERUK BUNGKAM! Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Metro Jaya memeriksa seorang perempuan berinisial AWS terkait penyebaran informasi bohong (hoaks) mengenai dugaan pembegalan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Berdasarkan pantauan di Mapolda Metro Jaya pada Rabu (20/5/2026) sore hingga malam, AWS terlihat keluar dari gedung pemeriksaan dengan pengawalan petugas. Ia mengenakan hoodie biru dengan tudung menutupi kepala serta masker yang menutupi sebagian wajahnya. AWS juga tampak didampingi keluarganya saat meninggalkan lokasi pemeriksaan. Sepanjang berjalan menuruni tangga gedung, ia terlihat menunduk dan beberapa kali menutupi wajahnya dengan tangan. Saat dicecar sejumlah pertanyaan terkait kabar pembegalan yang sempat viral di media sosial, AWS memilih bungkam dan langsung menuju kendaraan yang telah menjemputnya. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memastikan bahwa AWS bukan korban pembegalan maupun tindak kriminal lainnya. โ€œKami tegaskan bahwa yang bersangkutan bukanlah menjadi korban begal ataupun tindakan kriminal lainnya,โ€ ujar Budi Hermanto, Rabu (20/5/2026). Menurut Budi, pemeriksaan dilakukan bersama Direktorat PPA dan PPO, Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, serta Polsek Kebon Jeruk. Polisi juga telah melakukan pengecekan ke rumah sakit dan menyisir lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian perkara (TKP). Namun, hasil penyelidikan tidak menemukan adanya tindak pidana sebagaimana narasi yang beredar di media sosial. Dari hasil pemeriksaan, polisi mengungkap motif AWS menyebarkan cerita tersebut karena iseng dan ingin mengikuti isu pembegalan yang tengah viral. โ€œYang pertama karena iseng, yang kedua ingin meng-glorifikasikan beberapa kejadian viral tentang begal,โ€ kata Budi. Polda Metro Jaya pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial. ๐Ÿ“:

Never

12,487 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 3 ไธชๆœˆๅ‰

K0rb4n masih dalam masa perawatan Seorang mahasiswi yang tengah bersiap menyelesaikan skripsinya menjadi K0rb4n p3ng4n14y44n di lingkungan kampus UIN Suska Riau, Kota Pekanbaru, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Peristiwa tersebut berawal dari informasi masyarakat yang masuk melalui call center 110 Polresta Pekanbaru terkait adanya dugaan tindak k3k3r4s4n di salah satu fakultas. Menindaklanjuti laporan itu, personel kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi. Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, menjelaskan bahwa kejadian terjadi di lantai dua Fakultas Hukum dan Syariah. โ€œBegitu menerima laporan melalui layanan 110, personel segera merespons dan mendatangi TKP. Bersama pihak keamanan kampus dan mahasiswa, pelaku berhasil diamankan,โ€ ujarnya. Korban diketahui bernama Faradhila Ayu Pramesi (23), yang mengalami lvk4 pada bagian kepala dan lengan akibat p3ng4n14y44n yang diduga dilakukan oleh t3rs4ngk4 berinisial R (21). Antara K0rb4n dan p3l4kv diketahui saling mengenal sebelumnya. Saat ini t3rs4ngk4 telah diamankan di Polsek Bina Widya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dengan metode scientific crime investigation guna mengumpulkan alat bukti secara profesional. Sementara itu, K0rb4n langsung mendapatkan pertolongan pertama di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Saat ini k0rb4n masih dalam penanganan medis dan direncanakan akan dirujuk ke RSUD Arifin Achmad untuk perawatan lanjutan. Dalam perkara ini, penyidik menerapkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Pasal 469 dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun p3nj4r4. Motif kejadian masih didalami oleh penyidik. Kabid Humas juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang cepat melaporkan kejadian melalui layanan 110. โ€œKami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan call center 110 apabila melihat atau mengalami tindak pidana. Informasi sekecil apa pun sangat membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban,โ€ tutupnya.

Never

24,589 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 6 ไธชๆœˆๅ‰

Buntut Dugaan Pengeroyokan Remaja hingga Tewas, Massa Bakar Rumah di Tabang Kukar Amarah warga pecah di Desa Bila Talang, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Ratusan masyarakat mendatangi lokasi kejadian dan membakar sebuah bangunan rumah setelah dipicu oleh insiden penganiayaan yang menewaskan seorang pemuda lokal. Berdasarkan laporan Pusaran Media, ketegangan ini berawal dari peristiwa dugaan pengeroyokan antar-remaja yang terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 22.00 WITA. Insiden maut tersebut mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia. Aksi pembakaran dan pergerakan massa beredar luas di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, tampak kerumunan warga berada di sekitar bangunan terbakarโ€”yang biasa menjadi tempat berkumpulnya para pemudaโ€”dengan beberapa di antaranya terlihat membawa senjata tajam. Menuntut Kepastian Hukum Camat Tabang, Asmi Riyandi Elvander, mengonfirmasi bahwa aksi massa tersebut merupakan bentuk desakan warga agar pihak kepolisian segera menindak tegas para pelaku. "Jadi beberapa waktu lalu terjadi insiden yang menyebabkan satu orang meninggal dunia. Di mana setelah ditelusuri ada dugaan pengeroyokan oleh sejumlah orang sehingga para warga ini meminta kejelasan terkait adanya insiden itu," ujar Asmi mengutip Pusaran Media. Ia menambahkan bahwa rumah yang dibakar warga berlokasi tepat di depan tempat kejadian perkara (TKP), yang selama ini dikenal sebagai area berkumpulnya anak-anak muda setempat. Saat ini, kepolisian telah selesai melakukan olah TKP dan proses penyelidikan masih terus berjalan. Sejumlah nama terduga pelaku mulai bermunculan dan beredar di tengah masyarakat, yang memicu kedatangan massa ke Polsek Tabang untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih bersiap memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus hukum serta situasi keamanan terkini di wilayah tersebut. pusaranmedia

Never

19,333 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 1 ไธชๆœˆๅ‰

Pilot dan kopilot Smart Air tewas ditembak KKB di Korowai Boven Digoel PAPUA SELATAN โ€” Insiden tragis terjadi di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026) siang sekitar pukul 11.00 WIT. Pilot Kapten Enggon dan Kopilot Kapten Baskoro pesawat milik Smart Air dilaporkan tewas setelah ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) saat pesawat hendak mendarat di Bandara Korowai dari Tanah Merah. Pesawat tersebut diketahui mengangkut 13 penumpang ketika insiden terjadi. Situasi mendadak mencekam saat tembakan dilepaskan ke arah pesawat dalam proses pendaratan. Akibat serangan itu, kedua awak kokpit dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Kepala Kepolisian Resor Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa laporan penembakan diterima sekitar pukul 11.00 WIT. โ€œIa benar ada terjadi penembakan dan kedua korban dilaporkan meninggal dunia,โ€ ujarnya. Sementara itu, Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani menjelaskan bahwa proses evakuasi kru pesawat dijadwalkan berlangsung pada Kamis (12/2). Sebelum evakuasi dilakukan, tim Satgas Damai Cartenz akan terlebih dahulu menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait insiden penembakan tersebut. โ€œRencananya evakuasi dilaksanakan Kamis (12/2) setelah Tim Satgas Damai Cartenz tiba di TKP,โ€ kata Faizal. Hingga kini, aparat belum dapat memastikan kelompok KKB mana yang bertanggung jawab atas penembakan pesawat tersebut. Dari laporan sementara, kedua jenazah pilot dan kopilot masih berada di kawasan bandara Korowai. Adapun 13 penumpang yang berada di dalam pesawat yakni Yance Bemonop, Limu Gurik, Yanduk Kogoya, Turis Magai, Emira Wonda, Kiris (bayi), Dua Lima Kogoya, Inantinus Kahipka, Irfan Kahipka, Samuel Jitmau, Pania Mialim, Topius Kogoya, dan Tialongga Kogoya. Pihak kepolisian menyatakan kondisi para penumpang akan dapat dipastikan setelah tim Satgas Damai Cartenz tiba dan melakukan pengecekan langsung di lokasi kejadian. Peristiwa ini kembali menambah daftar panjang insiden kekerasan bersenjata di wilayah pedalaman Papua yang mengancam keselamatan masyarakat sipil maupun aparat yang bertugas. Aparat keamanan kini berupaya melakukan penanganan cepat guna memastikan situasi tetap terkendali serta mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian.

CREEPY ROOM

67,044 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 7 ไธชๆœˆๅ‰