Video yรผkleniyor...

Video Yรผklenemedi

๐™…๐™ž๐™ ๐™– ๐™ ๐™ž๐™ฉ๐™– ๐™—๐™š๐™ง๐™ฉ๐™–๐™ช๐™—๐™–๐™ฉ, ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™œ๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฉ ๐˜ผ๐™ก๐™ก๐™–๐™ ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™ข๐™š๐™ข๐™ž๐™ฃ๐™ฉ๐™– ๐™–๐™ข๐™ฅ๐™ช๐™ฃ ๐™ฅ๐™–๐™™๐™– ๐˜ผ๐™ก๐™ก๐™–๐™. ๐™๐™ž๐™™๐™–๐™  ๐™–๐™™๐™– ๐™จ๐™š๐™ ๐™–๐™ฉ ๐™–๐™ฃ๐™ฉ๐™–๐™ง๐™– ๐™ ๐™ž๐™ฉ๐™– ๐™™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐˜ผ๐™ก๐™ก๐™–๐™ Tolong garis bawahi ini, orang-orang yang langsung memiliki kesadaran saat dititik paling krusial terendah. Dan kita merasa tidak punya apa-apa lalu ada kesadaran kita punya Allah dan meminta, itu seketika nggak ada...

12,530 gรถrรผntรผleme โ€ข 1 ay รถnce โ€ขvia X (Twitter)

0 Yorum

Yorum bulunmuyor

Orijinal gรถnderinin yorumlarฤฑ burada gรถrรผnecek

Benzer Videolar

๐Ÿšจ Thierry Henry di CBS Sports Golazo โšฝ๏ธ setelah insiden penghinaan rasial Vinรญcius Jรบnior dalam laga Benfica-Real Madrid kemarin: โ€œDengarkan, saya akan mengatakan sesuatu yang cukup kuat di sini. Saya tidak suka Real Madrid, tetapi saya seorang madridista malam ini. Saya tidak peduli dengan seragam apa yang dikenakan Vinรญcius Jรบnior. Saya tidak ingin melihat itu. Saya juga mendengar beberapa orang bilang bahwa itu selalu terjadi padanyaโ€ฆ Lalu kenapa? Jadi pertanyaannya, yang ingin kamu ubah itu subjeknya atau situasinya? Mari kembali ke inti persoalannya.โ€ โ€œApa yang telah dikatakan? Dikatakan bahwa Vinรญcius Jr. adalah monyet. Kita lagi membicarakan apa? Apa yang harus kita lakukan? Dan di atas itu, dia tidak bisa merayakan golnya? Mengapa kita di sini? Apa yang kita bicarakan?โ€ โ€œBukan, ini bukan menggeneralisasi tentang Benfica sebagai klub. Tidak ada yang membicarakannya. Kita semua punya rasa hormat terhadap Benfica. Tetapi, individu itu harus bertanggung jawab atas apa yang ia katakan.โ€ โ€œDia tidak bisa keluar lalu berkata โ€˜Saya tidak mengatakan apa-apaโ€™, nah kenapa kamu menutup mulutmu saat itu? Saya tidak suka berspekulasi. Saya percaya pernyataan Kylian [yang menyebut bahwa ia mendengar Prestianni memanggil Vini Jr dengan sebutan monyet]. Dia meninggalkan pesan untuk saya, ngomong-ngomong. Saya tidak sabar untuk mendengarnya. Saya biasanya tidak membicarakan apa yang saya lakukan di telepon dan sebagainya, kalian tahu itu, tapi ini penting.โ€ โ€œSaya akan menelponnya [Kylian Mbappรฉ] dan saya ingin tahu apa yang dikatakan orang itu [Prestianni]. Tapi pada saat yang sama kita punya video buktinya. Cukup sudah.โ€ โ€œIni permainan yang indah. Tapi kadang-kadang aturan yang kita miliki dalam permainan ini jauh dari apa yang orang lihat di dalam permainan. Apa itu? Kita di sini untuk mencetak gol atau membuat orang bahagia, tapi ketika seorang terluka, kita tidak bertindak, kita malah menyalahkan orang itu.โ€ โ€œSerius, apa yang kita bicarakan? Golnya menghentikan permainan ini? Itu yang kita dengar malam ini. Sebenarnya, golnya membuat saya terkejut, itu yang dia lakukan. Gol itu yang ingin saya lihat [bukan insiden rasismenya].โ€

Seputar Real Madrid

32,106 gรถrรผntรผleme โ€ข 4 ay รถnce

๐Š๐ž๐ง๐š๐ฉ๐š ๐จ๐ซ๐š๐ง๐  ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐ข๐ง๐ ๐ข๐ง ๐ก๐ข๐ฃ๐ซ๐š๐ก ๐ฃ๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ซ๐ฎ ๐ฆ๐š๐ค๐ข๐ง ๐›๐š๐ง๐ฒ๐š๐ค ๐ฎ๐ฃ๐ข๐š๐ง๐ง๐ฒ๐š? Kalau di Islam, makin lu nurut sama yang katanya pencipta dunia, lu makin digeprek masalah, bakal tambah banyak masalahnya. Bahkan Al-Qur'an sendiri ngomong kayak gitu Contoh ya Qur'an surat 29 Al-Ankabut ayat ke 2 "๐—”๐—ตฬฃ๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป-๐—ป๐—ฎฬ„๐˜€๐˜‚ ๐—ฎ๐˜† ๐˜†๐˜‚๐˜๐—ฟ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ฬ„ ๐—ฎ๐˜† ๐˜†๐—ฎ๐—พ๐˜‚ฬ„๐—น๐˜‚ฬ„ ๐—ฎฬ„๐—บ๐—ฎ๐—ป๐—ป๐—ฎฬ„ ๐˜„๐—ฎ ๐—ต๐˜‚๐—บ ๐—น๐—ฎฬ„ ๐˜†๐˜‚๐—ณ๐˜๐—ฎ๐—ป๐˜‚ฬ„๐—ป." Kalau bahasa kitanya "๐˜‘๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ญ๐˜ถ ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ถ๐˜ซ๐˜ช ๐˜จ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ?" malah digituin. ๐Ÿ—ฃ๏ธ : Jadi waktu lu berhenti itu, setelah banyak pemikiran itu, lu dapet banyak masalah? Dapat banyak masalah, dan nggak sedikit ayat tentang itu. Tapi akhirnya memang berkesimpulan bahwa, diayat yang lain kan bahkan sampai ditanyain "๐˜‘๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ด๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ฆ ๐˜ด๐˜ถ๐˜ณ๐˜จ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ถ๐˜ซ๐˜ช ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ-๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ถ" Orang-orang terdahulu itu justru orang-orang yang lebih taat daripada kita. Para Nabi, para orang yang berbuat baik. Sampai mereka juga nanya "๐˜’๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ช? ๐˜’๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ?" Tapi, diakhirnya ditutup dengan "๐—ช๐—ฎ ๐—ฏ๐—ฎ๐˜€๐˜€๐˜†๐—ถ๐—ฟ๐—ถ๐˜€-๐˜€๐—ฎฬ„๐—ฏ๐—ถ๐—ฟ๐—ถฬ„๐—ป" "๐˜‰๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ข๐˜ณ ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ณ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ด๐˜ข๐˜ฃ๐˜ข๐˜ณ" Dan dilanjutkan, siapa yang dapat kabar gembira tersebut? Orang yang mengucap setiap kali ada masalah "๐—œ๐—ป๐—ป๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต๐—ถ ๐˜„๐—ฎ ๐—ถ๐—ป๐—ป๐—ฎ ๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ถ๐—ต๐—ถ ๐—ฟ๐—ฎ๐—ท๐—ถ'๐˜‚๐—ป" Intinya adalah "๐˜’๐˜ข๐˜ฎ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ญ๐˜ช๐˜ฌ ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜จ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข-๐˜•๐˜บ๐˜ข" dalam artian gini, berarti penderitaan manusia itu diawali ketika MERASA MEMILIKI "Hartaku, jabatanku, karirku udah kupupuk bertahun-tahun segala macem" Enggak bro, titipan. Buktinya ada orang yang udah dapet itu semua bahagia nggak? Enggak Justru, itulah cara islam ngebahagiain orang. Karena pencipta lu tau, bahwa makin lu ngejar itu, makin nggak bisa bahagia. Makanya ketika akhirnya kita nurut sama pencipta dunia itu, lu makin digeprek sama masalah dalam artian lu berusaha dicabut dari semua kemelekatan itu. Sesuatu yang bermanfaat, tapi kalau melekat pasti jadi masalah. Mikrofon misalkan, kalau nggak pake itu satu masjid nggak akan kedengeran. Tapi kalau itu nempel sama tangan lu, lu cebok susah, lu makan susah, padahal benda itu bermanfaat. Apalagi ini nemploknya di hati. Jadi justru cara untuk bahagia yang islam ajarin adalah. Ya islam dari kata "๐—”๐˜€๐—น๐—ฎ๐—บ๐—ฎ ๐—ฌ๐˜‚๐˜€๐—น๐—ถ๐—บ๐˜‚" "๐˜“๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ด, ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฉ" Di hati itu udah nggak ada apa-apa, tinggal pencipta doang. Jadi akhirnya makin lepas dari itu semua ya akhirnya lihat para orang-orang sholeh terdahulu yang kayak hidupnya kok sholehnya sesholeh itu, dosa terampuni bahkan mungkin tidak ada, tapi masalahnya lebih berat daripada kita. Udah gitu tetep baik sama orang-orang, kok bisa manusia sampai ditingkatan kayak gitu dan mereka bahagia. Sedangkan bos bos kami, kami dulu nggak ada yang bahagia. ๐˜ฟ๐™ž๐™๐™–๐™ฉ๐™ž๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™จ๐™ช๐™™๐™–๐™ ๐™ฉ๐™ž๐™™๐™–๐™  ๐™–๐™™๐™– ๐™–๐™ฅ๐™– ๐™–๐™ฅ๐™– ๐™ก๐™–๐™œ๐™ž ๐™จ๐™š๐™ก๐™–๐™ž๐™ฃ ๐™Ž๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ฅ๐™š๐™ข๐™ž๐™ก๐™ž๐™  ๐™จ๐™š๐™œ๐™–๐™ก๐™–-๐™œ๐™–๐™ก๐™–๐™ฃ๐™ฎ๐™– (๐˜ผ๐™ก๐™ก๐™–๐™) ๐˜ฟ๐™–๐™ฃ ๐™—๐™–๐™๐™–๐™œ๐™ž๐™–๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™จ๐™ช๐™™๐™–๐™ ๐™—๐™š๐™ง๐™ช๐™—๐™–๐™ ๐˜ฝ๐™–๐™๐™–๐™œ๐™ž๐™–๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™—๐™ช๐™ ๐™–๐™ฃ '๐˜ผ๐™ฅ๐™– ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™–๐™ ๐™ช ๐™จ๐™ช๐™ ๐™–' ๐™๐™–๐™ฅ๐™ž '๐˜ผ๐™ฅ๐™– ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐˜ผ๐™ก๐™ก๐™–๐™ ๐™จ๐™ช๐™ ๐™–' ๐“‘๐“ช๐“ป๐“ช๐“ด๐“ช๐“ต๐“ต๐“ช๐“ฑ ๐“•๐“ฒ๐“ฒ๐“ด๐“พ๐“ถ

Mimom Sinchan ๐Ÿ‘ถ๐Ÿป

11,041 gรถrรผntรผleme โ€ข 13 gรผn รถnce

MEREKA SEDANG TIDAK SEHAT . . . Anda curiga ada peran pak Jokowi pada hasil putusan MK? Sama seperti anda, saya pun punya rasa itu. Namun rasa curigamu lalu menjadi dasar pembenaran untuk menghukum beliau, itu mblandang namanya. Itu bar barโ€ฆ Serahkan pada hukum..! Itu konsekuensi logis kita bernegara. Di tengah rasa curiga kita dengan tindakan hukum menghukum, ada aturan main yang harus kita sepakati bersama. Ada hadir proses hukum berikut petugas hukum milik negara yang kredibel yang kerjanya mengurai rasa tidak adil itu. Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi atau MKMK sudah hadir. Indikasi adanya pelanggaran etik atas putusan MK yang membolehkan Gibran menjadi cawapres dan di sana hadir pamannya atau adik ipar bapaknya yang seorang presiden dan turut memutus perkara itu dan lalu membuat kita semua ikut curiga sudah dan sedang disidangkan. Apapun hasil putusan itu wajib hukumnya kita menerima. Menang dan kalah bukan tujuan pengadilan etik itu disidangkan tapi etis atau tidak etis tindakan paman Gibran ikut di dalamnya. Bila putusan itu bicara 'tidak etis' dan lalu berimbas pada hasil putusan MK terdahulu misalnya, kenapa pihak yang setuju atas putusan MK harus marah? Pun sebaliknya pihak yang tidak setuju karena putusan pengadilan etik ini tidak berlanjut pada pembatalan. Yang tetap ngamuk dan marah, sejatinya mereka bukan sedang mencari keadilan tapi mencari benar versi sendiri. Jadi? Lanjutkan pesta demokrasi dengan riang apapun hasil putusan MKMK hari ini. Yang masih ngamuk sama pak Jokowi karena putusan MKMK hari ini tidak membatalkan pencawapresan Gibran misalnya, itu pasti adalah orang - orang TAKUT KALAH. Dan orang takut kalah tapi sudah ngamuk sebelum bertanding, akan sulit dijelaskan dengan akal sehat. MEREKA SEDANG TIDAK SEHAT AKAL. . .

NitNot โ˜

152,084 gรถrรผntรผleme โ€ข 2 yฤฑl รถnce