Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙋𝙖𝙜𝙞 𝙨𝙖𝙝𝙖𝙗𝙖𝙩 𝙆𝙀𝘽𝘼𝙃𝘼𝙂𝙄𝘼𝘼𝙉 𝙎𝙀𝙅𝘼𝙏𝙄 المتزوج يرى أن الأعزب سعيد! "Orang yang sudah menikah melihat bahwa orang lajang itu bahagia!" والأعزب يرى أن المتزوج سعيد! "Dan orang lajang melihat bahwa orang yang sudah menikah itu bahagia!" فمن هو السعيد؟ "Lalu, siapa yang sebenarnya bahagia?" Makna yang ingin disampaikan adalah...

77,576 views • 5 days ago •via X (Twitter)

0 Comments

No comments available

Comments from the original post will appear here

Related Videos

▶️ MENGAPA BANYAK ORANG MUSLIM MISKIN? SEDANGKAN NON-MUSLIM KAYA RAYA 📡 Simak kajian selengkapnya: Pernahkah kita bertanya dalam hati, mengapa ada orang yang jauh dari Allah ﷻ tetapi hidupnya terlihat lapang, sementara ada yang beriman justru diuji dengan kesempitan? Pertanyaan ini sering muncul, dan jika tidak dipahami dengan ilmu, bisa menggoyahkan hati. Sebagai seorang muslim, kita diajarkan untuk adil dan jujur dalam menilai. Tidak tepat membandingkan orang beriman yang sedang diuji dengan orang lain yang hidupnya berkecukupan tanpa melihat latar belakang dan keadaannya. Ketakwaan kepada Allah ﷻ tidak selalu langsung terlihat dari harta dan kemudahan dunia. Ketika orang beriman diuji, sejatinya Allah ﷻ sedang membersihkan dan meninggikan derajatnya. Dunia bukan ukuran cinta Allah ﷻ, karena dunia bisa diberikan kepada siapa saja. Namun iman dan agama hanya Allah ﷻ berikan kepada hamba yang dicintai-Nya. Maka jangan menilai nikmat hanya dengan apa yang tampak di mata, tetapi lihat dengan ilmu dan keimanan. Allah ﷻ berfirman: وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. (QS Aṭ-Ṭalāq [65]: 2-3) Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata, إِنَّ اللهَ يُعْطِي الدُّنْيَا مَنْ يُحِبُّ وَمَنْ لاَ يُحِبُّ ، وَلاَ يُعْطِي الإيْمَانَ إِلاَّ مَنْ يُحِبُّ “Sesungguhnya Allah memberi dunia pada orang yang Allah cinta maupun tidak. Sedangkan iman hanya diberikan kepada orang yang Allah cinta.” (Diriwayatkan oleh Al Maruzi dalam Zawaiduz Zuhd, Ibnu Abi Syaibah 3/294) Mari luruskan cara pandang kita. Jika Allah ﷻ menjaga iman kita, itu adalah nikmat terbesar. Tetaplah bersabar, perbaiki takwa, dan jangan iri pada kenikmatan yang bisa jadi hanya sementara. Semoga Allah ﷻ menjaga hati kita agar selalu ridha dan yakin pada ketetapan-Nya. Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb. __ ♻️ Silahkan disebarluaskan 🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin #khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah

Khalid Basalamah Official

19,167 views • 5 months ago

🚨 Thierry Henry di CBS Sports Golazo ⚽️ setelah insiden penghinaan rasial Vinícius Júnior dalam laga Benfica-Real Madrid kemarin: “Dengarkan, saya akan mengatakan sesuatu yang cukup kuat di sini. Saya tidak suka Real Madrid, tetapi saya seorang madridista malam ini. Saya tidak peduli dengan seragam apa yang dikenakan Vinícius Júnior. Saya tidak ingin melihat itu. Saya juga mendengar beberapa orang bilang bahwa itu selalu terjadi padanya… Lalu kenapa? Jadi pertanyaannya, yang ingin kamu ubah itu subjeknya atau situasinya? Mari kembali ke inti persoalannya.” “Apa yang telah dikatakan? Dikatakan bahwa Vinícius Jr. adalah monyet. Kita lagi membicarakan apa? Apa yang harus kita lakukan? Dan di atas itu, dia tidak bisa merayakan golnya? Mengapa kita di sini? Apa yang kita bicarakan?” “Bukan, ini bukan menggeneralisasi tentang Benfica sebagai klub. Tidak ada yang membicarakannya. Kita semua punya rasa hormat terhadap Benfica. Tetapi, individu itu harus bertanggung jawab atas apa yang ia katakan.” “Dia tidak bisa keluar lalu berkata ‘Saya tidak mengatakan apa-apa’, nah kenapa kamu menutup mulutmu saat itu? Saya tidak suka berspekulasi. Saya percaya pernyataan Kylian [yang menyebut bahwa ia mendengar Prestianni memanggil Vini Jr dengan sebutan monyet]. Dia meninggalkan pesan untuk saya, ngomong-ngomong. Saya tidak sabar untuk mendengarnya. Saya biasanya tidak membicarakan apa yang saya lakukan di telepon dan sebagainya, kalian tahu itu, tapi ini penting.” “Saya akan menelponnya [Kylian Mbappé] dan saya ingin tahu apa yang dikatakan orang itu [Prestianni]. Tapi pada saat yang sama kita punya video buktinya. Cukup sudah.” “Ini permainan yang indah. Tapi kadang-kadang aturan yang kita miliki dalam permainan ini jauh dari apa yang orang lihat di dalam permainan. Apa itu? Kita di sini untuk mencetak gol atau membuat orang bahagia, tapi ketika seorang terluka, kita tidak bertindak, kita malah menyalahkan orang itu.” “Serius, apa yang kita bicarakan? Golnya menghentikan permainan ini? Itu yang kita dengar malam ini. Sebenarnya, golnya membuat saya terkejut, itu yang dia lakukan. Gol itu yang ingin saya lihat [bukan insiden rasismenya].”

Seputar Real Madrid

32,106 views • 4 months ago

Hi ENGENE, Berikut adalah PESAN JUNGWON saat LIVE di WEVERSE yang wajib kamu pahami dan ketahui: 1. Posisi ENHYPEN saat jelas, ditegaskan oleh JUNGWON, bahwa mereka adalah grup 6 member saat ini dan seterusnya. Setiap ENGENE harus menghormati hal ini. 2. Terkait Fan Chant versi "lama" yang masih banyak dilakukan oleh beberapa oknum "fans" di venue konser, adalah hal yang seharusnya tidak dilakukan, karena itu sangat mengganggu ENGENE lainnya. 3. Berhenti memperdebatkan jumlah member, karena posisi ENHYPEN telah jelas. Bagi mereka yang menyukai ENHYPEN, mereka akan tau bagaimana cara bertindak. Berikut adalah transkrip lengkapnya: Halo semuanya.... ada sesuatu yang benar-benar ingin aku sampaikan. Sejujurnya, inilah alasan aku memulai siaran langsung ini. Menurutku, ini bukan sesuatu yang bisa kita abaikan begitu saja, apalagi sekarang terjemahan di Weverse sudah tersedia. Aku tahu ada banyak orang yang sangat menyayangi masa lalu kami, dan aku mengerti itu. Banyak orang yang masih mencintai ENHYPEN seperti dulu. Tapi di saat yang sama, sepertinya masih banyak juga yang terus menyangkal ENHYPEN yang sekarang atau tidak mau menerima siapa kami saat ini. Karena sebelumnya kami belum pernah menyampaikan hal ini dengan jelas, ada yang mengatakan bahwa kami tidak pernah memberikan pernyataan resmi, sehingga pembahasan tentang jumlah anggota terus diangkat. Tentu saja, aku memahami perasaan orang-orang yang mencintai ENHYPEN di masa lalu. Tapi sekarang... ENHYPEN adalah enam (6) anggota, semuanya. ENHYPEN adalah enam anggota. Aku juga mengerti kenapa masih ada orang yang melakukan fan chant tertentu saat konser, karena memang sampai sekarang kami belum pernah menyampaikan hal ini secara jelas. Aku paham itu. Tapi sangat menyedihkan melihat ENGENE saling bertengkar karena masalah ini. Sejujurnya, hal itu juga mengganggu penampilan kami. Benar-benar mengganggu. "Karena hari ini aku sudah menyampaikannya dengan jelas, aku rasa siapa pun yang benar-benar menyukai ENHYPEN dan mendukung kami pasti tahu bagaimana seharusnya bersikap ke depannya." Aku akan berbicara dengan sangat jelas karena aku tidak ingin lagi menyampaikan hal ini secara samar. Ketika orang-orang terus mengatakan hal-hal seperti "ENHYPEN itu tujuh orang," yang terjadi hanyalah pertengkaran di dalam fandom kami. Tidak ada yang ingin ENGENE saling bertengkar. Perusahaan tidak menginginkannya. ENGENE juga tidak menginginkannya. Dan yang paling penting, kami berenam juga tidak menginginkannya. Mulai sekarang, secara pribadi aku tidak akan menganggap orang-orang yang terus memicu konflik seperti ini sebagai penggemar. Sejujurnya, inilah alasan utama aku memulai siaran langsung ini. Aku datang mewakili para anggota. Aku sudah berbicara dengan mereka, dan aku menyampaikan ini atas nama kami semua. Lima anggota lainnya juga memiliki perasaan yang sama. Jadi, aku sungguh berharap semua ini bisa berhenti. Seperti yang sudah kukatakan sebelumnya, hal ini benar-benar sangat mengganggu saat konser. Banyak orang menghabiskan uang dan waktu untuk datang menemui kami. Tiket konser tidak murah, dan itu juga tidak adil bagi para penggemar yang datang untuk menikmati pertunjukan. Jadi... aku benar-benar berharap semua orang berhenti melakukan hal seperti ini. Sekarang terjemahannya sudah tersedia, jadi aku rasa semua orang bisa memahami apa yang sedang kusampaikan. Dan untuk memperjelas, aku tidak mengatakan bahwa konser kami di Brasil dan Peru buruk. Konser-konser itu luar biasa. Penampilan kami benar-benar sangat baik. Aku juga sangat menantikan konser kami yang akan datang di Meksiko. Aku sudah menyampaikan posisi kami dengan sangat jelas. Aku mengatakan ini sebagai perwakilan ENHYPEN. Semua anggota lainnya juga memiliki pendapat yang sama. Tolong hentikan hal ini, dan aku berharap semua orang mau meluangkan waktu untuk memikirkannya dengan serius. Pada akhirnya, kami adalah orang-orang yang bekerja dan tampil untuk ENGENE. Dan sejujurnya... melihat semua ini bukanlah sesuatu yang menyenangkan bagi kami. Diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh ENHYPEN ASIA Diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh ENHYPEN INDONESIA

ENHYPEN INDONESIA

34,163 views • 9 days ago

𝐊𝐞𝐧𝐚𝐩𝐚 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐢𝐧𝐠𝐢𝐧 𝐡𝐢𝐣𝐫𝐚𝐡 𝐣𝐮𝐬𝐭𝐫𝐮 𝐦𝐚𝐤𝐢𝐧 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐮𝐣𝐢𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚? Kalau di Islam, makin lu nurut sama yang katanya pencipta dunia, lu makin digeprek masalah, bakal tambah banyak masalahnya. Bahkan Al-Qur'an sendiri ngomong kayak gitu Contoh ya Qur'an surat 29 Al-Ankabut ayat ke 2 "𝗔𝗵̣𝗮𝘀𝗶𝗯𝗮𝗻-𝗻𝗮̄𝘀𝘂 𝗮𝘆 𝘆𝘂𝘁𝗿𝗮𝗸𝘂̄ 𝗮𝘆 𝘆𝗮𝗾𝘂̄𝗹𝘂̄ 𝗮̄𝗺𝗮𝗻𝗻𝗮̄ 𝘄𝗮 𝗵𝘂𝗺 𝗹𝗮̄ 𝘆𝘂𝗳𝘁𝗮𝗻𝘂̄𝗻." Kalau bahasa kitanya "𝘑𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘭𝘶 𝘯𝘨𝘢𝘬𝘶 𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘶𝘫𝘪 𝘨𝘪𝘵𝘶?" malah digituin. 🗣️ : Jadi waktu lu berhenti itu, setelah banyak pemikiran itu, lu dapet banyak masalah? Dapat banyak masalah, dan nggak sedikit ayat tentang itu. Tapi akhirnya memang berkesimpulan bahwa, diayat yang lain kan bahkan sampai ditanyain "𝘑𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘯𝘨𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘬𝘦 𝘴𝘶𝘳𝘨𝘢 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘶𝘫𝘪 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨-𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘥𝘢𝘩𝘶𝘭𝘶" Orang-orang terdahulu itu justru orang-orang yang lebih taat daripada kita. Para Nabi, para orang yang berbuat baik. Sampai mereka juga nanya "𝘒𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘪 𝘮𝘢𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘭𝘦𝘴𝘢𝘪? 𝘒𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘰𝘭𝘰𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩?" Tapi, diakhirnya ditutup dengan "𝗪𝗮 𝗯𝗮𝘀𝘀𝘆𝗶𝗿𝗶𝘀-𝘀𝗮̄𝗯𝗶𝗿𝗶̄𝗻" "𝘉𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘣𝘢𝘳 𝘨𝘦𝘮𝘣𝘪𝘳𝘢 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘣𝘢𝘳" Dan dilanjutkan, siapa yang dapat kabar gembira tersebut? Orang yang mengucap setiap kali ada masalah "𝗜𝗻𝗻𝗮𝗹𝗶𝗹𝗹𝗮𝗵𝗶 𝘄𝗮 𝗶𝗻𝗻𝗮 𝗶𝗹𝗮𝗶𝗵𝗶 𝗿𝗮𝗷𝗶'𝘂𝗻" Intinya adalah "𝘒𝘢𝘮𝘪 𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢-𝘕𝘺𝘢" dalam artian gini, berarti penderitaan manusia itu diawali ketika MERASA MEMILIKI "Hartaku, jabatanku, karirku udah kupupuk bertahun-tahun segala macem" Enggak bro, titipan. Buktinya ada orang yang udah dapet itu semua bahagia nggak? Enggak Justru, itulah cara islam ngebahagiain orang. Karena pencipta lu tau, bahwa makin lu ngejar itu, makin nggak bisa bahagia. Makanya ketika akhirnya kita nurut sama pencipta dunia itu, lu makin digeprek sama masalah dalam artian lu berusaha dicabut dari semua kemelekatan itu. Sesuatu yang bermanfaat, tapi kalau melekat pasti jadi masalah. Mikrofon misalkan, kalau nggak pake itu satu masjid nggak akan kedengeran. Tapi kalau itu nempel sama tangan lu, lu cebok susah, lu makan susah, padahal benda itu bermanfaat. Apalagi ini nemploknya di hati. Jadi justru cara untuk bahagia yang islam ajarin adalah. Ya islam dari kata "𝗔𝘀𝗹𝗮𝗺𝗮 𝗬𝘂𝘀𝗹𝗶𝗺𝘂" "𝘓𝘦𝘱𝘢𝘴, 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘦𝘳𝘢𝘩" Di hati itu udah nggak ada apa-apa, tinggal pencipta doang. Jadi akhirnya makin lepas dari itu semua ya akhirnya lihat para orang-orang sholeh terdahulu yang kayak hidupnya kok sholehnya sesholeh itu, dosa terampuni bahkan mungkin tidak ada, tapi masalahnya lebih berat daripada kita. Udah gitu tetep baik sama orang-orang, kok bisa manusia sampai ditingkatan kayak gitu dan mereka bahagia. Sedangkan bos bos kami, kami dulu nggak ada yang bahagia. 𝘿𝙞𝙝𝙖𝙩𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙖𝙙𝙖 𝙖𝙥𝙖 𝙖𝙥𝙖 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙨𝙚𝙡𝙖𝙞𝙣 𝙎𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠 𝙨𝙚𝙜𝙖𝙡𝙖-𝙜𝙖𝙡𝙖𝙣𝙮𝙖 (𝘼𝙡𝙡𝙖𝙝) 𝘿𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙝𝙖𝙜𝙞𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙗𝙚𝙧𝙪𝙗𝙖𝙝 𝘽𝙖𝙝𝙖𝙜𝙞𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 '𝘼𝙥𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙠𝙪 𝙨𝙪𝙠𝙖' 𝙏𝙖𝙥𝙞 '𝘼𝙥𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝘼𝙡𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙪𝙠𝙖' 𝓑𝓪𝓻𝓪𝓴𝓪𝓵𝓵𝓪𝓱 𝓕𝓲𝓲𝓴𝓾𝓶

Mimom Sinchan 👶🏻

11,041 views • 23 days ago

Dahulu kala, Allah, Tuhannya umat manusia dan seluruh mahluk di muka bumi pernah menciptakan seorang Hitler yang memburu setiap orang Yahudi. Allah berfirman dalam Al-Qur’an : “Dan Telah kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu, “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi Ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”. Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, kami datangkan kepadamu hamba-hamba kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan Itulah ketetapan yang pasti terlaksana. Kemudian kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar. Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, Maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. Mudah-mudahan Tuhanmu akan melimpahkan rahmat(Nya) kepadamu; dan sekiranya kamu kembali kepada (kedurhakaan) niscaya kami kembali (mengazabmu) dan kami jadikan neraka Jahannam penjara bagi orang-orang yang tidak beriman.” (QS al-Israa’ : 4-8) Hakikat dan analisa ayat-ayat di atas menegaskan bahwa dua aksi pengerusakan yang dilakukan oleh Bani Israil akan terjadi setelah turunnya surat al-Israa’ di atas. Sekarang ini bangsa Yahudi memiliki daulah di Baitul Maqdis. Mereka banyak berbuat kerusakan di muka bumi. Mereka membunuhi kaum wanita, orang tua, anak-anak yang tidak mampu apa-apa dan tidak dapat melarikan diri. Mereka membakar tempat isra’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam dan merobek-robek kitabullah. Mereka melakukan kejahatan di mana-mana hingga mencapai puncaknya. Mereka menyebarkan kenistaan, kemaksiatan, kehinaan, pertumpahan darah, pelecehan kehormatan kaum muslimin, penyiksaan dan pelanggaran perjanjian. Jadi, aksi pengerusakan yang kedua sedang berlangsung sekarang dan telah mencapai titik klimaks dan telah mencapai puncaknya. Sebab tidak ada lagi aksi pengerusakan yang lebih keji daripada yang berlangsung sekarang. Kita sedang menanti peristiwa itu sebagai kebenaran janji Allah dan kebenaran berita-berita Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam. Pada hari itu kaum muslimin bergembira dengan pertolongan dari Allah Azza wa Jalla. Maha Benar Allah Dengan Segala FirmanNya..!!.

𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾

43,539 views • 2 years ago

Panutan Kita sering mengidolakan seseorang sebagai panutan. Tetapi ketika satu tindakannya tidak sesuai harapan, kita langsung meradang, seolah keteladanan yang kita bayangkan runtuh seketika. Padahal hidup adalah soal pilihan, termasuk memilih sisi mana yang ingin kita kenang dari seseorang: pencapaiannya yang menginspirasi, atau kekurangannya yang membuatnya tampak jatuh di mata kita. Ambil contoh Diego Maradona. Kita bisa memilih mengingatnya sebagai pencipta “Gol Tangan Tuhan”, ketika ia dengan sadar melakukan kecurangan di Piala Dunia 1986. Ia merayakan kecurangan itu, wasit mengesahkannya, dan rakyat Inggris tentu punya alasan kuat untuk mengingat sisi buruk tersebut. Gol curang Maradona membuat tim Inggris tersingkir. Namun dunia lebih memilih untuk mengingat gol keduanya pada pertandingan yang sama, gol yang sering disebut sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola. Maradona menggiring bola melewati lima atau enam pemain Inggris dengan kelincahan dan kontrol yang nyaris tak masuk akal. Pada momen itu, ia tampil sebagai seorang jenius sepak bola. Satu pertandingan, dua sisi: sebuah kesalahan dan sebuah kejayaan. Lalu, yang mana yang ingin kita kenang? Mungkin yang keliru bukan Maradona, tetapi cara kita membingkai kebesaran seorang panutan. Kita kerap lupa bahwa mereka juga manusia, memiliki potensi untuk tergelincir, sekaligus kemampuan untuk bangkit dan menciptakan kebaikan. Itu sebabnya salah satu tafsir terhadap firman Allah QS Baqarah: 222 “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang terus-menerus bertaubat”—adalah bahwa Allah menyukai hamba yang pernah melakukan kesalahan, tetapi tidak berhenti kembali, yang taubatnya berulang-ulang karena ia sadar bahwa dirinya manusia yang mudah jatuh tetapi tak pernah menyerah untuk bangkit. Dengan kata lain, kebesaran itu bukan milik yang tidak pernah salah, tetapi milik mereka yang tidak berhenti memperbaiki diri.

Nadirsyah Hosen

20,163 views • 8 months ago

Ingat dulu pas debat capres, ada sesi di mana para calon diminta untuk bicara di depan cermin? Ganjar dan Anies mau, tapi Prabowo tidak. Banyak yang menilai, Prabowo tidak mampu untuk mengevaluasi diri. Pemimpin yang tidak bisa atau tidak mau melakukan evaluasi diri biasanya memiliki ego yang sangat rapuh, meskipun dari luar terlihat tangguh atau otoriter. Menolak melihat cermin adalah cara fisik untuk "menutup mata" terhadap realitas. Jika mereka melihat cermin (atau melakukan muhasabah), mereka akan dipaksa melihat kekurangan, penuaan, kelelahan, atau kesalahan yang telah mereka perbuat. Untuk melindungi egonya dari rasa bersalah atau perasaan gagal, otak mereka menolak segala bentuk refleksi, baik refleksi visual di cermin maupun refleksi moral dalam pikiran. Muhasabah diri menuntut seseorang untuk jujur dan bertanggung jawab atas tindakan-tindakannya. Bagi seorang pemimpin yang anti-kritik atau tidak bisa mengevaluasi diri, kejujuran ini adalah ancaman. Menatap mata sendiri di cermin adalah salah satu tindakan psikologis yang paling intim. Saat seseorang menatap matanya sendiri, sulit untuk membohongi diri sendiri. Pemimpin yang menghindari cermin sering kali takut menghadapi "hakim" yang ada di dalam dirinya sendiri. Dalam psikologi kepemimpinan, ada yang disebut dengan Hubris Syndrome, kondisi di mana seorang pemimpin memiliki rasa percaya diri yang berlebihan, merasa selalu benar, dan memandang rendah pendapat orang lain. Sekilas, orang narsis dianggap suka melihat cermin. Namun, ada jenis narsisisme defensif di mana orang tersebut sebenarnya sangat rapuh. Mereka tidak mau mengevaluasi diri karena menganggap diri mereka sudah di atas angin. Menghindari cermin atau menghindari muhasabah adalah cara mereka mempertahankan ilusi kesempurnaan tersebut agar tidak runtuh. Ketika seorang pemimpin mengambil keputusan yang buruk atau merugikan orang lain, terjadi konflik batin antara tindakan mereka dengan nurani mereka. Jika mereka tidak mampu mengevaluasi diri secara sehat, mereka akan mengalami disonansi kognitif yang parah. Daripada memperbaiki diri (muhasabah), mereka memilih untuk memutus jalur komunikasi dengan diri mereka sendiri. Menghindari cermin adalah simbol dari putusnya hubungan antara ego (pencitraan luar) dengan alter-ego atau nurani mereka.

Bambang

136,340 views • 1 month ago

▶️ DILARANG TAJASSUS URUSAN ORANG LAIN 📡 Simak kajian selengkapnya: Islam melarang kita untuk mencari-cari kesalahan orang lain. Setiap manusia sudah dijaga oleh malaikat yang mencatat amalnya, jadi untuk apa kita ambil tugas malaikat dengan sibuk memata-matai? Rasulullah ﷺ mengingatkan agar seorang suami tidak tiba-tiba mengejutkan istrinya setelah pulang safar, apalagi dengan niat mencari kesalahannya. Beliau justru menganjurkan agar memberi kabar lebih dulu, supaya sang istri bisa mempersiapkan diri, rumah, dan hidangannya. Begitu pula dalam kehidupan rumah tangga, jangan biarkan rasa curiga dan buruk sangka menguasai hati. Kita cukup menilai apa yang tampak di depan mata. Jika baik, dukung. Jika salah, ingatkan. Adapun yang tidak kita ketahui, serahkan kepada Allah ﷻ yang Maha Mengetahui segalanya. Allah ﷻ berfirman: وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ “Dan janganlah mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain.” (QS Al-Ḥujurāt [49]: 12) Rasulullah ﷺ bersabda: إيّاكُمْ والظَّنَّ، فإنَّ الظَّنَّ أكْذَبُ الحَديثِ، ولا تَحَسَّسُوا، ولا تَجَسَّسُوا، ولا تَنافَسُوا، ولا تَحاسَدُوا، ولا تَباغَضُوا، ولا تَدابَرُوا، وكُونُوا عِبادَ اللهِ إخْوانًا. "Waspadalah kalian terhadap prasangka, karena sesungguhnya prasangka adalah ucapan yang paling dusta. Dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan (orang lain), janganlah saling memata-matai, janganlah saling bersaing secara buruk, janganlah saling mendengki, janganlah saling membenci, dan janganlah saling membelakangi. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara." (HR Bukhari: 5143 & Muslim: 2563) Mari jaga hati dan niat kita, agar hidup lebih tenang dan penuh keberkahan. Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb. __ ♻️ Silahkan disebarluaskan 🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin #khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah

Khalid Basalamah Official

14,098 views • 10 months ago

SIMPLE and Cheers to Youth are a perfect portrayal of us who grew up in this cruel world. Dua lagu tentang proses berpikir Woozi sebagai anak muda yang terjebak di kotak kecilnya dan si dewasa dengan perayaan hidup di tempat yang sama. SIMPLE ditulis waktu Woozi masih 20 tahun. Tentang isi kepala anak muda yang terkungkung di proses pendewasaan, anak muda yang lihat dunia kayak labirin raksasa tanpa jalan keluar, yang di dalamnya cuma ada hitam dan putih aja, yang seluruh perniknya terlihat monoton dan membosankan. Pada akhirnya, ini adalah kita di awal perjalanan menuju dewasa, manusia yang bahunya terasa berat banget dengan mimpi sendiri dan ekspektasi orang lain, manusia yang isi kepalanya selalu ramai dan berisik. Kita nggak butuh apa pun, not even happiness. Yang kita perlu cuma sesederhana waktu istirahat yang cukup untuk rebah dan meluruskan kaki yang lelah, sesederhana malam yang tenang, jauh dari bisingnya keributan dunia. Sesederhana ingin hidup berjalan dengan semestinya. Dan Cheers to Youth tentang mereka yang perjalanannya sudah dekat dengan garis akhir pendewasaan. Ini tentang si dewasa yang tetap lelah, resah, dan gelisah akan hidup. Tentang kita yang bahunya berat dengan tuntutan, dengan mimpi yang gagal tercapai, dengan ekspektasi yang dirasa makin sulit tergapai, dengan sapa dan pamit para masalah yang berbeda-beda. Tentang kita yang waktu nyalanya lebih lama dari waktu tidurnya, tentang kita yang selalu penasaran dengan apa itu bahagia. Tapi pada akhirnya hidup akan terus begini, kayak pinata yang di dalamnya penuh dengan bunga juga luka. Sekeras apa pun menghindar, kejutan itu akan terus meletup. Dan lagu ini kayak perayaan untuk diri sendiri bahwa biarpun kita jatuh, terluka, lelah, bosan, tertawa, berbuat salah, menjadi keliru, dan terkadang lupa akan sesuatu.. Toh, ini pertama kalinya kita hidup. Ini pertama kalinya kita menyecap manis dan getirnya hidup. Ini pertama kalinya kita berkenalan dengan dunia. Ini pertama kalinya kita belajar bertahan dan berdamai. Kita nggak bersalah hanya karena sering merasa lelah dan kecewa. Kehidupan pertama kita dengan segala bahagia dan kedukaannya, layak untuk dirayakan. Tiap dengerin 'mereka', ada semacam kelegaan bahwa.. ”Gue nggak melewati proses ini sendirian. Gue bertumbuh bareng yang lain. Ada banyak makhluk berparu-paru lain yang menghadapi hal serupa kayak gue. Dia mengalami ini. CARATs juga sama.”

nasi.

14,250 views • 4 months ago

Saya sudah menonton lengkap ceramah/pidato pak Jusuf Kalla (JK). 1) Kalau kita menonton video tersebut secara keseluruhan dan meletakkan pidato tersebut pada konteks yang ingin dituju dan disampaikan: sebagai Kristen saya tidak melihat ada ucapan pak JK yang menyinggung. Berikut penjelasannya: 2) Dalam video tersebut pak JK sedang berbicara dari sudut tokoh atau orang yang mendamaikan konflik Poso dan Ambon, selaku pelaku sejarahnya langsung. 3) Pak JK menjelaskan realitas dan fakta di lapangan ketika itu — yang beliau lihat, alami dan dengar sendiri — dimana “sentimen” agamalah yang membuat konflik tersebut jadi berkepanjangan, berdarah-darah dan memakan banyak korban. Karena kedua belah pihak sama-sama meyakini sedang “berjuang bahkan berperang dijalan suci”. 4) Gaya komunikasi Pak JK dalam ceramah tersebut aku melihat: memang berfokus pada pendekatan historis, sebagai pelaku sejarah langsung. Daripada sekadar menyebutkan istilah agama tertentu secara benar dan tepat. Karena memang ini bukan ceramah “akademik” tentang perbandingan agama. 5) Kalau mau tepatnya, kalau di Islam ada “mati syahid", kalau di kita Kristen mungkin lebih kurang disebut “mati sebagai Martir”. Itulah yang mungkin pak JK lihat ada di benak dan dipusaran 2 kelompok yang bertikai saat itu. Sama saja sebenarnya keduanya. Karena iman dan keyakinan-nya, masing-masing pihak rela menantang maut bahkan mati mengorbakan nyawanya untuk konflik ini. 6) Melalui pidatonya ini aku melihat, pak JK malah sedang mengingatkan kita kembali — generasi sekarang — tentang bahayanya radikalisme dan konflik berlatarbelakang agama. Inilah inti pidato pak JK. 7) Jadi menurutku, tidak perlulah kita umat Kristen tersinggung karena pidato pak JK tersebut. Karena pidato tersebut bukan mau menyerang ajaran agama kita. Pidato itu bukan ceramah yang mau membedah ada tidaknya “mati syahid” dalam ajaran Kristen? Bukan itu. 8) Fakta yang tidak bisa dibantah, konflik Ambon itu memang nyata dan benar ada. Poso juga. Dan yang bertikai sama-sama membawa keyakinan Agamanya ke pusaran konflik. Itulah yang membuat 2 kelompok yang bertikai jadi sama-sama teradikalisasi dan “ganas” (kalau istilahku). Berbeda dengan konflik dan kerusuhan umumnya. 9) Dan faktanya juga, yang mendamaikan konflik itu ya pak JK. Logikanya, kalau beliau mau menyerang agama tertentu, tidak mungkin dia dipercaya kedua belah pihak dan akhirnya bisa mendamaikan konflik tersebut. 10) Terakhir: sebagai penutup, mari kita lihat bagian lain dari pidato itu — yang satu kesatuan juga sebenarnya dengan video yang viral — dimana pak JK menegaskan bahwa tidak ada agama, baik itu Islam ataupun Kristen yang mengajarkan membunuh orang masuk surga. Berikut saya kutip ucapan pak JK: “Tunjukkan ke saya, agama Islam dan Kristen yang mengatakan membunuh orang tidak bersalah masuk surga? Di Islam tidak ada, di Kristen tidak ada.” 11) Ucapan diataslah sebenarnya inti dari pidato/ceramah pak JK. Mau agama apapun, tidak ada itu masuk surga kalau membunuh. Apalagi membunuh saudara sebangsanya sendiri. Baik di Islam atau Kristen, tidak ada namanya mati syahid kalau membunuh orang tak bersalah! 12) Terkait laporan polisi yang sudah masuk, menurutku tidak perlu dilanjutkan dan diperpanjang. Karena memang dari ucapan pak JK tidak ada “mens rea” nya. Tidak ada kandungan niat jahatnya untuk memojokkan, menjelekkan apalagi menista agama Kristen. Karena pidato itu memang bukan tentang agama atau ajaran agama tertentu. Tapi tentang konflik berlatarbelakang agama yang tidak boleh lagi terulang di bangsa ini. 13) Kedua pelapor aku kenal baik. Sahat dan Gusma, keduanya orang baik, terpelajar, generasi terbaik dan pemimpin muda yang ada di Kristen Protestan & Katholik saat ini. Aku yakin akan ada penyelesaian yang baik terkait masalah ini. 14) Sekali lagi: inti keseluruhan pidato pak JK bukan tentang menyerang ajaran agama, dalam hal ini Kristen. Tapi tentang konflik yang tidak boleh lagi terulang. Demikian sikapku Hormatku, JANSEN SITINDAON

Jansen Sitindaon

72,788 views • 3 months ago

“POLA YANG TERBACA” Persuasi Ancaman - Risakan (Character Assassination) Ada satu pola yang selalu berulang dalam sejarah pertarungan kebenaran vs kebohongan penguasa. Bukan hanya di satu negara. Bukan hanya di satu zaman. Pola itu sederhana: Ketika pengungkapan kebenaran menyentuh titik kritis, yang diserang bukan substansinya, tapi ORANG yang berani mengajukannya. Tahapannya hampir selalu sama. Pertama, dipersuasi. Dibujuk. Kedua, diancam, dengan berbagai ancaman langsung maupun tidak, fisik, non fisik, hingga metafisik Ketiga, masuk ke tahap berikutnya: Risakan atau penghancuran kredibilitas Melalui kelemahan atau kesalahan di masa lalu (siapa sih orang yang tidak punya kesalahan masa lalu?) Dan jika tidak ada, maka dibentuklah fitnah-fitnah dan pembunuhan karakter (character Assassination). Karena jika publik sudah tidak percaya pada orangnya, maka mereka tidak perlu lagi mengamanka kebohongannya. Ini bukan teori. Ini pola. Hari ini, melalui apa yang terjadi pada Rismon, kemudian apa yang terjadi pada dr Tifa dan Roy Suryo, kita melihat pola itu lagi. Bukan tentang siapa yang benar. Bukan tentang data apa yang valid. Tapi tentang bagaimana perhatian publik digeser: Dari hukum→ ke pribadi Dari substansi → ke sensasi Dari kebenaran → ke persepsi Isu-isu personal mulai dimunculkan. Label dilemparkan. Cerita dibangun. Dengan berbagai macam cerita dan fitnah yang dibangun dan terus-meneruskan dijejalkan kepada mindset publik. Bukan untuk menjelaskan. Tapi untuk mengaburkan. Saya ingin kita semua berhenti sejenak, dan bertanya dengan jujur: Kalau semua sudah jelas dan kuat, kenapa tidak dijawab saja jika memang masih ada pembelaan? Tidak cukup 22 Ahli, 127 Saksi, 709 dokumen pendukung untuk pembelaan atas 1 lembar ijazah? Masih perlu dibangun framing dan fitnahan? Kenapa harus berputar ke arah lain? Di titik ini, ini bukan lagi soal satu orang. Bukan soal nama tertentu. Ini soal sesuatu yang lebih besar: Apakah kita masih hidup dalam ruang di mana kebenaran boleh diajukan, dan dijawab dengan data? Atau kita sudah masuk ke fase di mana kebenaran dijawab dengan serangan? Saya tidak meminta Anda percaya pada saya. Walaupun Ilmuwan kelas dunia sekaliber Dr Ing Ridho Rahmadi, sudah memberikan keahlian dan pernyataan sevalid dan sekredibel ini. Saya hanya mengajak Anda menggunakan akal sehat. Lihat polanya. Nilai sendiri. Karena kebenaran tidak pernah takut pada pertanyaan. Yang takut biasanya adalah sesuatu yang berusaha disembunyikan. Dan jika hari ini yang diserang adalah orangnya, bukan pada kebenaran yang diungkapkan, Maka justru di situlah kita harus semakin fokus pada apa yang disampaikan. Saya, dr Tifa akan tetap di sana. Di titik kebenaran itu diletakkan. Tenang. konsisten. Dan tidak bergeser. Karena pada akhirnya, yang akan bertahan bukan suara paling keras, dan tindakan paling kejam. Yang akan bertahan adalah kebenaran yang diridhai Tuhan. Hasbunallah wanikmal wakil, nakmal maula wanikman Nashir La haula wala quwwata ila billahil aliyyil adziim.

Dokter Tifa

19,021 views • 3 months ago

1x kita berbuat baik, maka orang lain akan berterima kasih padamu. 2x kali kita berbuat baik, orang lain mulai mengharap padamu. 3x berbuat baik, maka orang lain akan bergantung padamu. 4x berbuat baik, maka orang lain akan menganggap kalau hal itu sudah menjadi tanggungjawab kita untuk dirinya. Namun ke 5x nya, kita tidak berbuat baik pada orang tersebut, sekecil apa pun, mereka menilai kita telah berbuat kejahatan. –Friedrich Nietzsche . . . KRONOLOGI BERDASARKAN KETERANGAN KORBAN Dua orang ini mohon bantu dikondisikan, karena sudah semakin meresahkan. Sejak dulu, keluarga kami selalu ikhlas membantu salah satu bapak ini. Awalnya hanya beliau seorang diri yang sering datang ke rumah untuk sekadar meminta makan dan minum. Kami selalu memberinya dengan lapang hati, bahkan ketika dulu Dia sering tidur di halaman rumah, kami pun tidak pernah mengusir. Namun, belakangan ini ia membawa seorang temannya lagi, sehingga kini ada dua orang yang datang. Yang membuat kami merasa terganggu adalah kebiasaan mereka datang larut malam, bahkan di atas pukul 21.00 WIB. Mereka sering menggedor pintu rumah dengan keras, seolah memaksa untuk dibukakan. Tadi malam, sekitar pukul 22.00 WIB, keduanya kembali datang. Karena waktunya sudah terlalu malam, kami memutuskan untuk tidak merespons. Bukannya berhenti, mereka justru semakin keras menggedor pintu. Puncaknya, salah satu bapak tersebut terlihat berada di samping jendela kamar saya. Entah hendak mengetuk jendela atau mencoba mengintip, tetapi hal itu jelas membuat saya sangat tidak nyaman dan terganggu. Kami mohon kepada siapa pun yang mengenal kedua bapak ini, agar bisa menenangkan atau menasihati mereka, 📍 Banyurip Pekalongan

Miss Tweet |

120,991 views • 10 months ago

▶️ TIGA PENYEBAB USAHA AKAN BERHASIL 📡 Simak kajian lengkapnya: Keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada kerja keras, tetapi juga harus sesuai dengan prinsip Islam. Tiga faktor utama yang menentukan keberhasilan usaha adalah sebagai berikut. Pertama, modal yang halal, karena harta yang bersih akan membawa keberkahan. Kedua, sistem yang sesuai dengan syariat, yaitu tanpa riba, judi, atau kezaliman, dengan akad yang jelas dan transparan. Ketiga, produk yang halal, sebab menjual barang haram akan menghilangkan keberkahan. Rasulullah ﷺ bersabda: إِنَّ اللهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّباً، وَإِنَّ اللهَ أَمَرَ المُؤْمِنِيْنَ بِمَا أَمَرَ بِهِ المُرْسَلِيْنَ فَقَالَ {يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوْا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا} وَقَالَ تَعَالَى {يَا أَيُّهَا الذِّيْنَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ} ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيْلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ: يَا رَبِّ يَا رَبِّ، وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ ومشربه حرام وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِيَ بِالحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لَهُ.رَوَاهُ مُسْلِمٌ. “Sesungguhnya Allah Ta’ala itu baik (thayyib), tidak menerima kecuali yang baik (thayyib). Dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada kaum mukminin seperti apa yang diperintahkan kepada para rasul. Allah Ta’ala berfirman, ‘Wahai para rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal shalih.’ (QS Al-Mu’minun: 51). Dan Allah Ta’ala berfirman, ‘Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepadamu.’ (QS Al-Baqarah: 172). Kemudian Rasulullah ﷺ menyebutkan seseorang yang lama bepergian; rambutnya kusut, berdebu, dan menengadahkan kedua tangannya ke langit, lantas berkata, ‘Wahai Rabbku, wahai Rabbku.’ Padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan ia dikenyangkan dari yang haram, bagaimana mungkin doanya bisa terkabul.” (HR Muslim: 1015). Maka, marilah kita menjalankan usaha dengan cara yang halal agar mendapatkan keberkahan dan kesuksesan yang hakiki. Semoga Allah ﷻ memberikan rezeki yang halal dan penuh keberkahan. Wallāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb. __ Dari Abu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Barang siapa menunjukkan suatu kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya.” (HR Muslim: 1893) ♻️ Silakan disebarluaskan. 🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin. Akun-akun resmi Ustadz Khalid Basalamah: Youtube LIVE : Instagram : WhatsApp Channel : Facebook Fanpage : Twitter : TikTok : Threads : Telegram Channel : Audio Mp3 Soundcloud : #khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah

Khalid Basalamah Official

10,888 views • 1 year ago

▶️ KETAHUILAH! DUA SYARAT TURUNNYA REZEKI DARI LANGIT DAN BUMI Setiap orang ingin rezekinya lancar, hidupnya cukup, dan hatinya tenang. Namun, Allah sudah memberi tahu dalam Al-Qur’an bahwa ada syarat agar keberkahan rezeki itu turun kepada kita. Allah menjelaskan bahwa kunci turunnya keberkahan dari langit dan bumi adalah iman dan takwa. Bukan sekadar usaha dunia, tapi juga kedekatan kita kepada Allah. Allah ﷻ berfirman: وَلَوْ اَنَّ اَهْلَ الْقُرٰٓى اٰمَنُوْا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ وَلٰكِنْ كَذَّبُوْا فَاَخَذْنٰهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ “Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan untuk mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan (para rasul dan ayat-ayat Kami). Maka, Kami menyiksa mereka disebabkan oleh apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS Al-A‘rāf [7]: 96). Iman membuat hati yakin kepada Allah, dan takwa membuat kita taat serta menjauhi larangan-Nya. Inilah sebab datangnya rezeki yang berkah dan mencukupi. Sebaliknya, ketika manusia berpaling dari iman dan takwa, keberkahan bisa dicabut. Mari perbaiki iman dan tingkatkan takwa. Karena rezeki yang paling baik bukan hanya banyak, tapi berkah dan membawa kebaikan. Semoga Allah menjadikan kita hamba yang beriman, bertakwa, dan dilimpahi keberkahan rezeki. Amin. Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb. __ ♻️ Silahkan disebarluaskan 🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin #khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah

Khalid Basalamah Official

20,966 views • 5 months ago

Ketika Allah yang Mencari “Akulah para pencari-Mu, ya Allah” — lirik lagu Ungu itu menggema di hati banyak orang. Betapa indah membayangkan diri sebagai musafir yang berjalan di padang luas kehidupan, menelusuri jejak menuju Sang Kekasih. Kita memohon, kita mengetuk, kita berlari, berharap menemukan Dia di balik kabut takdir. Namun, pernahkah kita merenung bahwa ada kisah yang lebih dahsyat dari sekadar manusia mencari Tuhan? Bahwa ada hamba-hamba tertentu yang justru Allah-lah yang mencari mereka. Para pecinta biasanya mencari yang dicinta, tapi dalam cinta Ilahi, terkadang Sang Kekasih yang lebih dahulu mendekat, mengetuk hati, dan menyingkap tabir rahasia. Ibn ‘Aṭā’illāh as-Sakandarī mengajarkan, إِذَا فَتَحَ لَكَ وِجْهَةً مِنَ التَّعَرُّفِ فَلَا تُبَالِ مَعَهَا أَنْ قَلَّ عَمَلُكَ، فَإِنَّهُ مَا فَتَحَهَا لَكَ إِلَّا وَهُوَ يُرِيدُ أَنْ يَتَعَرَّفَ إِلَيْكَ Jika Allah membukakan bagimu satu jalan untuk mengenal-Nya, maka janganlah resah jika amalmu terasa sedikit. Sebab, Dia tidak membukanya kecuali karena Dia ingin memperkenalkan diri-Nya kepadamu Kalimat ini mengguncang kesadaran. Betapa sering kita mengukur hubungan dengan Allah lewat hitungan amal, jumlah rakaat, panjang wirid, atau banyaknya sedekah. Padahal, di balik segala hitungan itu, ada satu rahmat agung yang tidak pernah bisa kita pesan atau rencanakan: dibukanya pintu ma‘rifat. Itu adalah undangan langsung dari-Nya. Bukan hasil tawar-menawar, bukan sekadar upah dari jerih payah. Ada hamba yang tak menonjol di mata manusia, amalnya sederhana, doanya lirih, tapi hatinya tiba-tiba tercerahkan — karena Allah ingin dikenal olehnya. Maka, jika suatu hari dada terasa lapang saat mengingat-Nya, air mata menetes tanpa sebab ketika nama-Nya disebut, atau hati tenang meski dunia berguncang, ketahuilah: itu bukan kebetulan. Itu tanda Dia sedang mendekat. Itu pesan cinta yang dibisikkan ke relung jiwa: Aku mencarimu Dan di titik itu, kita belajar bahwa perjalanan menuju Allah bukan hanya soal kaki yang melangkah, tapi hati yang dijemput. Bukan hanya soal kita mencari, tapi soal merasakan ketika Dia sendiri yang mendatangi Allah Karim 🙏🏻 Tabik, Nadirsyah Hosen

Nadirsyah Hosen

11,410 views • 11 months ago

Sebuah perusahaan dikecam karena tidak mengakui pengabdiannya selama lebih dari empat dekade oleh salah satu pekerjanya yang pensiun – dan rekan kerjanya harus turun tangan untuk menyelamatkan situasi tersebut. Seorang pria lanjut usia Amerika John Bartlett bekerja di gudang sebuah perusahaan yang tidak disebutkan namanya selama 42 tahun. Namun yang dia dapatkan dari jasanya hanyalah sertifikat dan barbeque di bawah standar, klaim rekan kerjanya. Untungnya, mereka mengambil tindakan sendiri. Rekannya, Sonia, membagikan klip ke media sosial tentang John, yang berusia 70-an, berangkat kerja pada hari terakhirnya. Dia merasa kerja kerasnya selama bertahun-tahun kurang dihargai.  “Hari ini adalah hari terakhir rekan kerja saya. Dia bekerja di perusahaan ini selama 42 tahun dengan upah minimum,” tulis Sonia dalam video tersebut. “Perusahaan hanya memberinya barbekyu dan memberinya sertifikat. Dia naik bus dan Bart (kereta api) untuk sampai ke sini setiap hari tepat waktu. Dia berusia 70+.” “Dia sangat suka bekerja di sini sehingga dia tidak ingin pensiun—[Dia mendapat] Tidak ada bonus, hanya barbekyu dan sertifikat. Jangan menjadi budak pekerjaan Anda. Terima kasih John atas kesetiaan Anda.” Video tersebut kini telah dihapus, namun mendapat ratusan ribu penayangan dan mendapat ribuan komentar dari orang-orang di internet yang ingin membantu John merasa lebih dihargai. Sonia memulai GoFundMe sebagai tanggapannya, dengan mengatakan di halaman tersebut bahwa dia akan membuatnya berfungsi “hujan atau cerah” dan bahwa dia sangat dapat diandalkan. Dia adalah “salah satu karyawan paling berbakat dan pekerja keras” di perusahaan, tambahnya. “Dia tidak punya istri atau anak, namun dia punya keponakan yang sangat dia sayangi,” tulisnya dalam penggalangan dana. “Akan menyenangkan untuk memberinya teman atau melakukan sesuatu sehingga dia tahu bahwa dia spesial dan dicintai.”  Sejak GoFundMe dibuat, ia telah mengumpulkan 68.178 dolar (sekitar Rp 1,070 miliar). Sonia berencana mencetak nama dan pesan dari pendukung John. Uang tersebut sudah melampaui dana pensiun yang dimiliki John sebelumnya. “Selamat pensiun, John! Kerja keras dan dedikasi kalian menjadi motivasi bagi kita semua,” kata salah satu orang dalam donasinya. “Selamat pensiun, John. Anda berhak mendapatkan lebih dari apa yang ditawarkan perusahaan ini kepada Anda. Semoga Anda mendapatkan yang terbaik dalam hidup dan masa depan Anda,” kata yang lain. “John yang terkasih, Kisah Anda benar-benar menyentuh hati saya. Saya harap Anda membaca semua komentar dari harapan baik dan mengetahui bahwa kontribusi Anda kepada dunia telah terlihat. Saya harap Anda bangga dengan pengetahuan itu karena Anda memang pantas mendapatkannya. Saya merasa terhormat bisa berkontribusi pada masa pensiun Anda.” (yn) Sumber: indy100

5tePh3N

57,840 views • 2 months ago

Arsenal dan Pressure waktu Title Race Lo pernah nggak ngerasa pressure yang berat di hidup lo, tapi ternyata lo bisa ngelewatin itu semua? Beberapa hari lalu, gue nonton interview super inspiratif dari Tom Hiddleston tentang title race Arsenal dan City. Salah frasa yang cukup sering dia bilang adalah “Pressure is a privilege.” Jujur, gue udah pernah denger frasa ini dari lama, it took me some time to really understand it. Gue jadi keinget sama tim kesukaan gue, Arsenal, yang sering crumble under pressure di akhir-akhir musim. Semalam Man City menduduki peringkat 1 setelah sekian lama Arsenal yang mimpin di klasemen liga. Mungkin ada banyak fans yang merasa takut, pasrah, tapi ada juga yang masih optimis untuk mendukung tim ini. Gue jadi inget rasanya waktu Arsenal pertama kali bikin semua orang percaya di musim 22/23. Mereka memimpin liga hampir sepanjang musim. Fans Arsenal untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama berani berharap. Tapi sejak itu, Man City dan Liverpool selalu datang dan Arsenal runtuh. Di beberapa musim setelahnya, Arsenal mencoba lagi, dengan pendekatan berbeda dan skuad yang lebih dalam, tapi belum berhasil. Jujur aja, ini yang mungkin membuat Arsenal terus-terusan menghadapi pressure karena tanggung finish di posisi dua terus. Pressure itu datang dari dua arah sekaligus. Fans Arsenal sendiri yang menunggu gelar, ada yang sebagian sabar, ada yang sebagian nggak. Tapi mereka menunggu karena mereka sebenarnya percaya sama kapasitas tim ini. Mereka sudah cukup tahu kalau di atas kertas, Arsenal bukan tim yang kebetulan bisa memimpin klasemen sepanjang musim. They have the capability to win it. Dan rasa kepercayaan itu beratnya luar biasa karena mengecewakan orang yang percaya jauh lebih menyakitkan dari mengecewakan orang yang nggak mengharapkan apa-apa. Di sisi lain, rival menunggu downfall Arsenal. Banyak alasannya kenapa mereka begitu, tapi yang jelas salah satunya penampilan Arsenal cukup menjanjikan untuk membuat kejatuhan mereka terasa memuaskan. Dua-duanya pressure. Dua-duanya karena Arsenal dianggap cukup menarik untuk diperhatikan. Gue jadi keinget sama interview-nya Hiddleston lagi, dia bilang kalau rasa takut dan excited itu reaksi kimianya sama di tubuh. Gue jadi penasaran sama Arteta dan pemain Arsenal, apakah mereka masih takut? Kalau gue yang ada di posisi itu, gue akan menganggap pressure ini adalah privilege. What a privilege to be expected to win by your own fans. What a privilege to be waited on to fall by everyone else. Sekarang City ada di atas. Hanya ada produktivitas gol aja yang memisahkan, it’s not even the goal difference. Gue berharap Arteta dan pemain Arsenal harus punya mindset positif dalam melihat ini. Pressure means you’ve earned your spot where the bar is high and the challenge is real. Kalau Arsenal bisa memenangkan battle ini, mereka akan mengenang cara kemenangan yang mungkin aja paling memorable. I hope they actually think “Oh this period is exciting and we feel most alive to beat those challenges.” Di aspek mana pun, pressure seberat ini nggak datang kepada semua orang, nggak datang kepada semua tim. Ini datang kepada mereka yang sudah cukup besar untuk membuat orang percaya dan cukup berbahaya untuk membuat musuh menunggu mereka jatuh. Kalau bukan privilege, namanya apa? Prove us that you are born for this Arsenal. (source pict & video: ESPN, Sky Sports & Pinterest)

sya

145,087 views • 2 months ago