
dari halte ke halte
@drhaltekehalte • 219,346 subscribers
Memberi rekomendasi tempat makan, ngopi & menarik lain di ibukota kuliner nusantara Jakarta dan Bodetabek dengan naik transportasi umum.
Shorts
Videos

Warung bakmi ayam tipe abang-abang gerobak yang enaknya di atas rata-rata ini rasanya tak butuh direkomendasikan lagi. Sejak pertama berjualan di daerah Roxy–yang kemudian jadi namanya, lalu membuka cabang di Sabang–tempat HalteMin pertama kali mencicipinya dua dekade lalu–hingga punya warung lagi lagi di Cikini, HalteMinterus jadi langganan Bakmi Roxy. Alasan HalteMin mau membahas warung bakmi yang sudah berjualan sejak 1990-an kali ini adalah mau kasih tahu HalTeman kalau cabang andalan Cikini sekarang pindah lokasi. Ya, Bakmi Roxy Cikini sudah semingguan yang lalu pindah ke lokasi barunya di Jl. Cikini Raya No. 49. Bahkan, kalau naik TiJe 6H atau 5M dan turun di setopan Jl. Cikini 7, HalTeman cuma tinggal koprol satu kali dan sampai sudah. Soalnya, Bakmi Roxy pindah ke salah satu unit di deretan gedung pertokoan art deco peninggalan Belanda. Tak jauh dari warung lamanya. Ruangannya lebih luas dan lega, serta nyaman tentunya. Tapi cuma itu saja yang berubah. Rasanya sih tetap sama. Bakminya masih selegit dulu, cah ayamnya, bakso, pangsit rebus, semua masih segurih yang lama, serta pangsit gorengnya tetap renyah dan enak. Eh, jam bukanya juga masih sama kok, 8.00-23.30. Oh ya, Abang tukang es campurnya juga ikutan pindah bareng. Jadi, lengkap sudah, makan bakmi ayam yang sedap lalu ditutup es teler moka dingin segar. HalTeman punya hubungan dengan warung bakmi ayam yang sudah lebih dari sepuluh bahkan 20 tahun–seperti HalteMin dan Bakmi Roxy–dan tetap mesra dalam rasa? Kasih tahu, ya. #dhkh
dari halte ke halte73,244 views • 15 days ago

Uji coba LRT Jakarta Manggarai-Kelapa Gading malam ini sebelum diresmikan besok
dari halte ke halte141,656 views • 2 months ago

Waduk Lebak Bulus cocok juga buat duduk-duduk nunggu bedug
dari halte ke halte450,880 views • 8 months ago

Ada HalTeman yang sering atau malahan setiap hari turun naik di Stasiun Karet? Mulai hari ini, stasiun yang berdiri sejak 1 Agustus 1922 tersebut resmi ditutup dan tidak lagi dipergunakan untuk menaikkan atau menurunkan penumpang. HalTeman yang selama ini menjadikan stasiun berusia 104 tahun 1 bulan sebagai tempat perhentian sekarang bisa turun di Stasiun Sudirman Baru. Sejak rencana penutupannya diumumkan tahun lalu, kemudian ditunda, satu hal yang pasti, keberadaan stasiun yang melayani 264 perjalanan itu tinggal menghitung hari. Dari berbagai sumber yang HalteMin baca, ada dua alasan utama penutupannya. Pertama, ukuran peronnya yang terlalu kecil untuk menampung volume penumpang yang lalu-lalang. Kedua, untuk menata alur pergerakan pelanggan agar lebih aman dan nyaman dengan mengintegrasikan Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru dan membangun sebuah concourse, atau sebuah ruang terbuka untuk tempat berkumpul). Terus, kalau stasiunnya ditutup, bagaimana caranya pergi ke stasiun dari dan ke Jl. K.H. Mas Mansyur? Tenang, hal itu sudah dipikirkan, kok. Tadi pagi HalteMin mencoba jalan kaki dari depan almarhum Stasiun Karet lewat jalur yang telah dibangun di antara stasiun dan Kali Ciliwung ke arah gerbang samping Stasiun Sudirman Baru. Tonton videonya untuk mengetahui waktu tempunya. Tapi, tolong diingat, HalteMin tingginya hampir 180 cm jadi langkahnya agak panjang, ya. Oh ya, pengerjaan integrasi Stasiun Karet dan Sudirman Baru dan pembangunan concourse akan berlangsung hingga akhir tahun ini. Kalau tak ada rencana aral melintang, kawasan Karet akan dihubungkan dengan sebuah travelator dalam ruangan berpendingin udara. Jadi, waktu tempuh HalTeman jalan kaki kalau mau naik mikrotrans dari perhentian St. Karet (akankah nama setopan ini diganti nanti?) akan semakin cepat dan nyaman. Bagaimana pendapat HalTeman tentang penutupan Stasiun Karet dan rencana integrasinya dengan Stasiun Sudirman Baru? Tulis di kolom komentar, ya. #dhkh
dari halte ke halte78,507 views • 1 month ago

Penumpang dalam TiJenya pasti gregetan. Video: Devina Sara
dari halte ke halte246,847 views • 6 months ago

Pawai ogoh-ogoh di Bundaran HI pagi ini. Seru dan keren banget!
dari halte ke halte265,238 views • 7 months ago

Sewaktu kemarin mencoba naik rute LRT Jakarta paling anyar, ada bagian yang bikin HalteMin merasa seperti naik roller coaster alias kereta luncur. Begitu meninggalkan Stasiun LRTJ Proklamasi, kereta perlahan membelok dan menanjak menuju Stasiun LRTJ Manggarai. HalteMin menengok ke balik jendela, wah, tinggi banget, ya. Di bawah tampak Stasiun KRL Manggarai. “Kita juga berada di ketinggian 24 meter,” Kak Pemandu menjelaskan Sekarang, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk keluar stasiun dari ketinggian 24 meter? HalteMin ambil hape, buka video kamera, dan mulai merekam perjalanan turun ke bumi. Empat eskalator, lobi, dan lorong untuk kembali menginjak trotoar? Tonton videonya, ya. Sekedar mengingatkan, waktu yang HalteMin tempuh hanya ancar-ancar saja. Selain langkah HalteMin yang relatif lebih lebar, ada satu-dua momen yang tak terekam video, seperti saat HalteMin harus mencari kartu yang terselip entah di mana. HalTeman sudah ada yang berhasil mendapatkan kuota uji coba LRT Jakarta hari ini? Kalau belum, silakan coba lagi besok, ya. Caranya ada di reel sebelumnya. #dhkh
dari halte ke halte44,112 views • 1 month ago

Dukuh Atas. Simpang Temu Dukuh Atas, atau Kawasan Berorientasi Transit (Transit-Oriented Development), yang menghubungkan paling banyak moda transportasi umum di Jakarta ini terus berkembang. Berita terbaru adalah rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun jembatan"Cincin Donat" di kawasan yang pada masanya merupakan perkebunan buah duku itu. HalteMin selalu menyambut gembira setiap ada rencana pembangunan dan pengembangan sarana, prasarana, dan fasilitas penunjang kenyamanan pengguna transum di Jakarta. Termasuk rencana pembangunan dek pejalan kaki yang rencananya akan mulai dibangun tahun ini dan selesai pada 2028. Kalau sudah selesai, proyek ini katanya bakal jadi penghubung berbagai moda transportasi umum yang terintegrasi. Bakal ada enam moda transportasi yang terintegrasi di kawasan Dukuh Atas. Lima di antaranya sudah beroperasi, yaitu MRT Jakarta, Transjakarta, KRL Commuter Line, Kereta Bandara, dan LRT Jabodebek. Sedangkan LRT Jakarta baru sampai Manggarai, walau rencananya akan diteruskan sampai Dukuh Atas. Pertanyaannya sekarang, apakah pembangunan jembatan ini akan memenuhi harapan kita-kita, para penggunanya, seperti rencana pemerintah? Harapannya sih, iya, dong. Nah, enggak ada salahnya kalau kita ikutan “berbadai otak”, berembuk menyampaikan harapan Dukuh Atas seperti apa yang kita inginkan? HalteMin mulai duluan, ya. Tonton videonya lalu tuliskan pendapat HalTeman di kolom komentar. #dhkh
dari halte ke halte94,251 views • 3 months ago

Sudut-sudut unik dan scenic yang bikin HalteMin jatuh cinta lagi dengan Jakarta #dhkh
dari halte ke halte329,411 views • 1 year ago

Kupang lontong. Sekitar tahun 2019, ada satu warung yang menyediakan makanan langka dari Sidoarjo ini di Cipete, Pawon Memez. Setelah pergi entah ke mana, HalteMin belum pernah lagi makan kupang lontong di Jakarta. Ada satu lagi warung yang HalteMin ketahui punya menu unik ini di Pondok Gede, Bekasi. Akhir pekan lalu, HalteMin pun ke sana naik KRL ke Stasiun Klender. Keluar stasiun belok kanan ke setopan Ps. Klender di atas jembatan layang untuk naik TiJe 4F. Perjalanan sampai di Jl. Anugerah Raya memakan waktu kurang dari 20 menit. Sedang dari setopan ke warungnya tinggal koprol dua kali. Warung yang HalteMin maksud berada di lantai dua sebuah ruko di atas sebuah klinik dokter gigi yang beralamat di Jl. Anugrah No.5. Spanduk namanya sudah kelihatan dari setopan: Kupang Lontong Cak Ananta. Selain lontong yang disajikan dengan sejenis kerang laut, atau kupang, kemudian disiram kuah rebusan kupangnya yang telah dicampur petis itu, Cak Ananta juga menyediakan lontong balap, tahu tek, dan rawon. Harganya berkisar antara Rp15K-Rp35K. “Dari kapan jualan di sini, Cak?” tanya HalteMin. “Tadinya saya jualan di Jatibening dari awal 2021. Setahun kemudian pindah ke sini,” katanya sambil membuatkan pesanan HalteMin. Tak lama, seporsi kupang lontong dan lontong balap komplet–pakai lentho singkong dan sate kerang–dihidangkan. HalteMin juga pesan satu porsi sate kerang isi 10 (Rp30K). Sekarang, mari kita santap. Beberapa sendokan pertama rasanya ada yang kurang. Tiba-tiba HalteMin tersadar kalau petis yang dioleskan di piring belum tercampur dengan kuah kaldu kerang. Setelah diaduk baru deh rasanya seperti yang seharusnya. Gurih, sedikit manis, dan pedas. Kupang yang dimasak dengan aneka bumbu sedemikian rupa hingga tak tersisa amisnya. Begitu masuk mulut langsung lumer. Lontong balapnya juga hangat dan menyegarkan. Taoge dan tahu memang pasangan kuah petis yang tepat. Sate kerang bumbu petisnya yang gurih manis dan lentho yang renyah bikin makan siang tambah berselera. Cak Ananta buka warung setiap Rabu-Minggu jam 10.00-19.00, jadi Senin dan Selasa tutup, ya. “Kalau mau pesan banyak hari Senin dan Selasa bisa kirim wa (082264444380) ke saya,” katanya. #dhkh
dari halte ke halte27,559 views • 1 month ago

Sekarang ada alternatif kalau nggak mau ngos-ngosan naik ke Halte Swadarma ParagonCorp
dari halte ke halte60,557 views • 4 months ago

Halte Senen merupakan bukti bahwa gotong-royong masih jadi bagian budaya kita. Setiap warga memberikan sumbangan sesuai kemampuan mereka. Mulai dari pasukan pelangi, ojol, sampai anak sekolah bahu-membahu sehingga pekerjaan besar bisa selesai dalam waktu singkat.
dari halte ke halte139,978 views • 1 year ago

Sekarang, cukup 3500 perak ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Blok M 🔥
dari halte ke halte81,337 views • 7 months ago