
Prof. Dr. Erma Yulihastin
@EYulihastin • 52,411 subscribers
Climatologist and Professor on Climatology & Climate Change, expert on Extremes Climate and Weather at the Research Center for Climate and Atmosphere, BRIN.
Shorts
Videos

Siapkan strategi untuk menyiapkan stok pangan, air, dan kondisi kualitas udara yang bisa memburuk karena cuaca panas (diperparah oleh pemanasan global+Karhutla) kering (dry spells) selama musim kemarau tahun ini, khususnya Juni hingga November 2026.
Prof. Dr. Erma Yulihastin225,593 views • 4 months ago

Penjelasan saya tentang fakta-fakta El Nino 2026 berdasarkan monitoring satelit NOAA di TV CNN pada Sabtu (26/7). Pemanasan di lapisan termoklin lebih tinggi dan lebih luas pada El Nino 2026 dibandingkan dengan 1997. Jika menilik pada proses fisika yang terjadi di laut tersebut, tak harus menunggu Oktober 2026, tapi Agustus 2026 Super El Nino bakal terbentuk seperti telah diprediksi oleh 4 model global ENSO (El Nino Southern Oscillation), yaitu: dari BOM (Australia), JAMSTEC (Jepang), ECMWF (Eropa) dan kini NOAA (Amerika Serikat). Sebagai catatan: selama ini model dari NOAA yang paling underestimated, sedangkan model Access dari BOM menunjukkan hasil yang paling konsisten dan terbukti akurat memprediksi El Nino kuat terbentuk pada bulan Juli 2026. Biar paham, Indonesia tidak punya model global ENSO. Oleh karena itu kita hanya bisa merujuk dan berpatokan pada model-model global utama tersebut.
Prof. Dr. Erma Yulihastin12,718 views • 5 days ago

Efek tornado: beda dg puting beliung, tornado punya skala kekuatan angin lebih tinggi dan radius lebih luas. Angin tornado minimal kecepatan angin mencapai 70 km/jam. Dalam kajian kami di BRIN, angin puting beliung terkuat: 56 km/jam. Sudah pernah lihat film Twister 1996?
Prof. Dr. Erma Yulihastin865,013 views • 2 years ago

Penemuan CENS yang berhubungan dg hujan ekstrem dinihari di Jakarta merupakan riset disertasi doktoral saya, dan untuk pertama kalinya topik hujan dinihari ini beserta mekanisme terjadinya saya sampaikan kepada komunitas internasional melalui jurnal Eropa: Annales Geophysicae.
Prof. Dr. Erma Yulihastin210,498 views • 6 months ago

Heatwave Eropa terjadi karena udara panas ekstrem melampaui 40°C terperangkap di permukaan karena jetstream atau arus angin kencang pada ketinggian sekitar 3-5 km absen atau mengalami lompatan ke ketinggian atmosfer lebih atas. Mungkinkah ini terjadi di Indonesia?
Prof. Dr. Erma Yulihastin22,290 views • 1 month ago

Update: Tracking badai tropis 91S ke timur mendekati Pulau Sumba. Potensinya dapat menimbulkan Strom Surge di pantai selatan Bali, Lombok, NTB, Sumba. Telah diprediksi KAMAJAYA BRIN sejak dua bulan lalu, yg saya narasikan waktu itu sebagai: waspada the next Senyar.
Prof. Dr. Erma Yulihastin70,167 views • 6 months ago

Mahasiswa yg turun ke jalan perlu dengarkan seruan Sekjen Amnesty Internasional ini. Setiap demo menimbulkan risiko yg perlu dimitigasi: "Be a super smart, prepare: to protect your body part, to have lawyer team, to react non-violence, to use socmed in creating your own story..."
Prof. Dr. Erma Yulihastin82,438 views • 1 year ago

"Jangan salahkan publik jika draft RUU TNI yg beredar di medsos beda dg yg dibahas di DPR," tegas pakar UGM. "Logical policy yg sesat," ujar Dr. Karlina Supelli. Yang jelas, kami menolak perluasan peran militer di berbagai jabatan sipil karena ini berlawanan dg mandat reformasi.
Prof. Dr. Erma Yulihastin76,039 views • 1 year ago

Senyar predicted by SADEWA, developed by our research team of BRIN.
Prof. Dr. Erma Yulihastin37,310 views • 7 months ago

Huder dan angcang di Bogor tadi sore terekam oleh video. Cuaca ekstrem ini diturunkan dari sistem awan konvektif yg kuat dan mendalam (deep convective cloud) persis di atas kota Bogor, yg terpantau satelit. Jika terjadi cuaca ekstrem, berhenti dan menepilah. Jangan melaju terus
Prof. Dr. Erma Yulihastin37,984 views • 1 year ago

Ulasan Cuaca Ekstrem Bali: saya sampaikan 5 hari lalu tentang Bali yg kurang direkomendasikan untuk liburan karena potensi hujan yg tinggi (dan kini banjir di banyak titik efek 93S). Rekomendasi liburan outdoor activity sejauh ini yg relatif aman adalah Jawa bagian tengah.
Prof. Dr. Erma Yulihastin20,566 views • 7 months ago

Pandangan saya tentang fase tanggap darurat: "harus segera dilakukan assessment apakah kini sudah saatnya tanggap darurat diakhiri dan masuk ke fase berikutnya dg kriteria yg jelas, terukur." Skala penanggulangan dan prosesnya yang massif dan sistematis harus jadi pertimbangan.
Prof. Dr. Erma Yulihastin10,445 views • 7 months ago

Penyebab hujan deras meluas dan persisten di Jateng adalah karena terjadi pembentukan bibit badai vorteks di laut selatan Jateng, ditandai dg pola Gill pattern atau "tapal kuda" dari klaster awan. Selain itu juga terjadi penguatan bibit badai siklon tropis 28S di selatan NTT.
Prof. Dr. Erma Yulihastin11,453 views • 1 year ago
No more content to load